Anda di halaman 1dari 10

PEMBAHASAN SOAL

SOAL NERACA MASSA


DAN ENERGI 2
DISUSUN OLEH:
WINDY (0704050 )
FITRIA ( 0704050 )
MICHAEL LIM (080405025)
KRISSANDARTA (080405029)
ERIC WIRTANTO (080405033)

NERACA ENERGI TANPA TABEL DATA


TERMODINAMIKA YNAG LENGKAP

Tabulasi entalpi dan energi dalam, seperti


halnyasteam tabletidak tersedia
untukkebanyakan senyawa, yang tersedia
datanya adalah data kapasitas panas. Untuk
apa datakapasitas panas ?

Data kapasitas panas dapat digunakan untuk


menghitung perubahan entalpi dari
suatusenyawa yang terlibat dalam suatu
proses tertentu dan tidak mengalami
perubahanfasa (panassensibel)

H2(T2,P)H1(T1,P) =Cp (T) dT


entalpi dengan tekanan tetapsuatu proses
kebanyakan dipertahankan pada tekanan
tetap

Cp(T) artinya kapasitas panas sangat


dipengaruhi oleh variable temperatur, tetapi
bukan berarti kapsitas panas tidak dipengaruhi
oleh tekanan, akan tetapi pengaruh
temperatur jauh lebih besar daripada tekanan.
Oleh karena itu, seringkali
pengaruh tekanan terhadap kapasitas panas
diabaikan.

CONTOH SOAL
1.Dua aliran air dicampurkan yaitu aliran-1 memiliki temperatur

30oC dan aliran-2 memiliki temperatur 80 oC. Laju alir aliran-1 300
kg/jam dan laju aliran-2 100 kg/jam.
Hitunglah temperatur campuran. Cp,air= 4,2 kJ/(kg.C) tekanan
pada 1 atm
Penyelesaian :
F1= 300 kg/jam
F3:
?
T1 =30o C
Pencampuran
H2O = 100%
H2O: 100%

F2 : 100kg/jam
T2 : 80O C
H2O : 100%

T3:

Selesaikan dahulu persamaan neraca massa :

Neraca massa total : F1+ F2= F3= 400 kg/jam


- susunlah persamaan neraca energi

Q=F H out - F H in
Q = F3 [H3(T3) H3(Tref)] F1 [H1(T1) H1(Tref)]
F2 [H2(T2) H2(Tref)]
Dimana :
Q=0
Tref = 25 C
Maka,
0 = F3 [H3(T3) H3(25o C)] F1 [H1(30o C) H1(25o C)]
F2 [H2(80o C) H2(25o C)

H3(T3)H3(25C)

=Cpair(T) dT = 4,2 (T325)


H1(30 C)H1(25 C)=Cpair(T) dT = 4,2 (3025)
H2(80 C)H2(25 C)=Cpair(T) dT = 4,2 (8025)
Jadi:
Q = F3 [H3(T3) H3(Tref)] F1 [H1(T1) H1(Tref)]

F2 [H2(T2) H2(Tref)]
0 = F3 [H3(T3) H3(25o C)] F1 [H1(30o C) H1(25o C)]
F2 [H2(80o C) H2(25o C)
0 = 400(4,2)(T325)300 (4,2)(30-25)100 (4,2)(80-25)
Jadi diperoleh:
T3= 42,5

H2O (Reklaitis, 1983)


Cpl = 18,2964 + 0,472118T 1,33878.10-3T2 + 1,31424.10-

T3
= 18,2964 + 0,472118 (298,15) 1,33878.10-3(298,15)2
+ 1,31424.10-6(298,15)3
= 74,8817 J.mol-1K-1
6

0 = F3[H3(T3)H3(25o C)]F1[H1(30o C)H1(25o C)]

F2[H2(80o C)H2(25o C)
0 = 400(74,8817)(T3298)300 (74,8817)(313-298)100
(74,8817)(353-298)
T3= 315,5 K

Contoh soal 2:
2.Aliran gas alam setelah mengalami kompresi didinginkan

dalamheat exchangerdari keadaan masuk dengan temperatur


T1= 38Cmenjadi T2= 20C. Laju alir gas alam adalah 100
mol/detik. Komposisi (disederhanakan) dan data kapasitas panas
gas alam (disederhanakan) disajikan dalam tabel di bawah ini:
Tentukan panas yang harus dibuang dari system aliran gas alam
ini.

Pengaruh perubahan tekanan terhadap entalpi diabaikan


Cp CH4 = 38,387, 90%

, Cp CO2 = 19,022, 10%

- susunlah persamaan neraca energi


Q=N H out - N H in
Q= N2 [H2(T2) H2(Tref)] N1 [H1(T1) H1(Tref)]
Q = N2 [H2(293K) H2(Tref)] N1 [H1(311K) H1(Tref)
Tentukan harga Tref, misalkan kita ambil Tref= 298 K
H2(293K)H2(298K)
= YCH4,2 Cp,CH4dT + YCO2,2 Cp,CO2dT

= 0,9(38,387)(293-298) + 0,1(19,022)(293-298)
= -182,2525 J/mol

H1(311K)H1(298K)
= YCH4,1Cp,CH4dT + YCO2,1Cp,CO2dT

= 0,9(38,387)(311-298) + 0,1(19,022)(311-298)
= 473,8565 J/mol

Q = N2 [H2(293K) H2(Tref)] N1 [H1(311K) H1(Tref)


Q =100 (-182,2525)100(473,8565) =-65610,9 J/s