Anda di halaman 1dari 16

1.

Ina Rosalina/ 5552102895


Sebut dan Jelaskan karakteristik-karakteristik biaya?
Karakteristik penting yang melekat pada biaya yaitu :
1. Aliran keluar atau penurunan asset (Outflow Of Assets, Gross decrease in assets,
decrease in economic benefits, using up of assets, consumption of assets, use of
economic services, expired costs, applicable costs to current period).
2. Akibat kegiatan yang membentuk operasi utama yang menerus ( Ongoing major
operations, Profit-directed activities, for the purpose of generating revenues,
creation of revenues, earning activities ).
2. Ina Rosalina/ 5552102895
Apakah pengertian pemanfaatan atau penggunaan (Using Up) asset dalam pengertian
biaya? Apakah penggunaan manfaat asset dengan sendirinya akan menjadi biaya?
Pemanfaatan atau ( Using Up) adalah Manfaat ekonomik asset ( di representasi oleh
kos ) telah habis karena melekat pada barang atau jasa yang telah diserahkan ( keluar)
dari kesatuan usaha sehingga kesatuan usaha tidak menguasai lagi manfaat tersebut.
Pemakaian bahan baku untuk pembuatan produk tidak dapat disebut sebagai biaya
kalau produk tersebut belum terjual ( keluar dari kesatuan usaha) karena kalau produk
belum terjual sebenarnya belum terjadi penurunan asset, yang terjadib hanyalah
perubahan bentuk asset sebagai potensi jasa.
3. Evi Fahruroji/5552102928
Dapatkah biaya didefinisi sebagai penurunan ekuitas?
Definisi apb dan iai secara eksplisit menyebutkan bahwa penrunan aset akhirnya akan
mengubah ekuitas atau menurunkan ekuitas. Pendefinisian ini sebenarnya menegaskan bahwa
akuntasi menganut konsep kesatuan usaha sehingga ekuitas secara konseptual adalah utang
perusahaan kepada pemilik. Oleh karena itu, turunnya aset sebgai biaya harus mengakibatkan
turunnya ekuitas. Bila ekuitas akhirnya tidak terpengaruh, jelas turunnya aset bukan karena
biaya. Fasb memasukkan karakteristik ini dalam definisinya karena makna operasi sentral
mengandung pengertian sebagai proses penciptaan laba, sehingga penurunan ekuitas
merupakan konsekuensi logis dari pengertian tersebut. Maka dapat disimpulkan dari gagasan
di atas bahwa pendefinisian biaya sebagai penurunan ekuitas kurang tepat.
4. Evi Fahruroji/5552102928
Sebutkan atau ungkapkan definisi biaya menurut kam. Apakah definisi tersebut cukup
komperehensif untuk mengungkap makna biaya?
Expenses are decreases in the value of assets or increases in the value of liabilities or
stakeholders equity that represent the cost of using up goods of services by the entity to
generate for the current period.

Akuntansi 6H (angkatan 2010)


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Dari pengungkapan di atas bahwa definisi menurut kam komperehensif untuk mengungkap
makna biaya.
5. Khairunnisa/5552102853
Apakah definisi biaya bila dikaitkan dengan kos?
Definisi biaya bila dikaitkan dengan kos merupakan biaya yang diukur dengan kos yang
sebelumnya melekat pada asset. Biaya dipandang sebagai bagian kos yang telah terhabiskan
dalam rangka menciptakan pendapatan. Bagian kos yang terhabiskan dapat dihubungkan
dengan pendapatan atas dasar hubungan sebab-akibat, alokasi sistematik dan rasional, atau
pengakuan negara.
6. Khairunnisa/5552102853
Apakah perbedaan antara pengeluaran (expenditures) dan biaya (expenses)?
pengeluaran (expenditures) merupakan dasar penggolongan biaya. Misalnya nama objek
pengeluaran adalah bahan bakar, maka semua pengeluaran yang berhubungan dengan bahan
bakar disebut biaya bahan bakar. sedangkan biaya (expenses) merupakan nilai yang diukur
dengan kos barang dan jasa yang dapat dikuasai dan dimanfaatkan kesatuan usaha melalui
penyerahan asset (pembelian tunai), penimbulan kewajiban (pembelian kredit) dan
peningkatan ekuitas.
7) Herna Ferari 5552102787
apakah yang disebut rugi ? haruskah rugi dibedakan dengan baiya?
Jawaban: rugi dapat dideinisikan menjadi penurunan ekuitas(asset bersih), transaksi
peripheral atau incidental, dan selain apa yang didefiniskan sebagai biaya atau selain
distribusi ke pemilik.
Maka dari itu rugi harus dibedakan dari biaya karena biaya hanya untuk penurunan asset yang
berkaitan denga operasi utama lalu diklasifikasi menjadi nonoperasi.
8. ( Nita Qonitha : 5552102723 )
Sebutkan dan jelaskan kriteria pengakuan biaya . kapan kriteria tersebut dipenuhi?
Jawab :
Pengakuan biaya tidak dibedakan dengan pengakuan rugi. Pengakuan menyangkut
masalah kriteria pengakuan (recognition criteria) yaitu apa yang harus dipenuhi agar
penurunan nilai aset yang memenuhi definisi biaya atau rugi dapat diakui dan masalah saat
pengakuan (recognition rules atau timing) yaitu peristiwa atau kejadian apa yang
menandai bahwa kriteria pengakuan telah dipenuhi.
Pada dasarnya cost memiliki dua kedudukan penting, yaitu :
a. sebagai aktiva (potensi jasa)
b. sebagai beban pendapatan (biaya)
Proses pembebanan cost padas dasarnya merupakan proses pemisahan cost. Oleh karena
itu, agar informasi yang dihasilkan akurat, bagain cost yang telah diakui sebagai biaya
pada periode berjalan dan bagian cost yang akan dilaporkan sebagai aktiva (diakui sebagai
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

biaya peda periode berjalan dan bagian cost yang akan dilaporkan sebagai aktiva (diakui
sebagai biaya periode mendatang) harus dapat ditentukan dengan jelas.
Ada dua masalah yang muncul sehubungan dengan pemisahan cost tersebut, yaitu :
1.

kriteria yang digunakan untuk menentukan cost tertentu yang harus dibebankan pada
pendapatan periode berjalan.

2.

kriteria yang digunakan untuk menentukan bahwa cost tertentu ditangguhkan


pembebanannya.
Semua cost dapat ditangguhkan pembebanannya sebagai biaya apabila cost tersebut
memenuhi criteria sebagai berikut :

memenuhi definisi aktiva (memiliki manfaat ekonomi masa mendatang, dikendalikan


perusahaan, berasal dari transaksi masa lalu).

Ada kemungkinan yang cukup bahwa manfaat ekonomi masa mendatang yang
melekat pada aktiva dapat dinikmati oleh entitas yang menguasai.

Besarnya manfaat dapat diukur dengan cukup andal.


Dari uraian diatas, secara umum dapat dirumuskan bahwa berdasarkan konsep
penandingan (matching), pengakuan pendapatan. Apabila pengakuan pendapatan ditunda,
maka pembebanan biaya juga ditunda. Untuk mengatasi berbagai perbedaan pendapatan
tentang pengakuan biaya, biasanya badan berwenang mengeluarkan aturan tertentu untuk
mengakui biaya.

9. ( Nita Qonitha : 5552102723 )


sebut dan jelaskan kriteria pengakuan rugi . kapan kriteria tersebut dipenuhi ?
Jawab :
rugi pada umumnya diakui bilamana salah satu dari dua kriteria berikut dipenuhi ( SFAC
No.5,prg. 85):
a) Konsumsi manfaat (consumption of benefits).
Biaya atau rugi diakui bilamana manfaat ekonomik yang dikuasai suatu entitas telah
dimanfaatkan atau dikonsumsi dalam pengiriman atau pembuatan barang, penyerahan atau
pelaksanaan jasa, atau kegiatan lain yang merepresentasikan operasi utama atau sentral
entitas tersebut.
b) Lenyapnya atau berkurangnya manfaat masa datang (loss or lack of future benefits).

Akuntansi 6H (angkatan 2010)


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Biaya atau rugi diakui bilamana aset yang telah diakui sebelumnya diperkirakan telah
berkurang manfaat ekonomiknya atau tidak lagi mempunyai manfaat ekonomik.

11. Muhamad Mukhlis/552102565


dapatkah kos disebut biaya atau sebaliknya ?
Beberapa sumber mendefinisi biaya dalam kaitannya dengan pengertian kos karena
memang biaya tidak dapat dipisahkan dengan kos. Perlu ditegaskan kembali bahwa kos
adalah pengukur biaya atau biaya dipresentasi dengan kos sehingga secara teknis dan praktis
biaya sering disebut kos saja (sebagaimana digunakan oleh APB diatas). Memang biaya
selalu dapat disebut kos karena kos melekat di dalamnya (konsep dasar kos melekat). Akan
tetapi, kos tidak selalu dapat disebut biaya karena kos juga dapat merepresentasi asset.

12. Muhamad Mukhlis/552102565


Apakah perbedaan karakteristik proses pengakuan kos sebagai asset dan proses pembebanan
kos sebagai biaya ?
Dua tahap kritis perlakuan kos adalah pengakuan(aliran masuk sebagai asset) dan
pembebanan (aliran keluar sebagai biaya). Tahap pengakuan tidak mengalami masalah pelik
karena pengakauan lebih banyak menyangkut bukti objektif yang umumnya tersedia pada
saat transaksi. Di lain pihak, tahap pembebanan lebih banyak menyangkut
pertimbangan(judgment), pendapat(opinion), atau interpretasi(interpretation) terhadap situasi
yang melingkupi. Dengan kata lain, tahap pembebanan banyak melibatkan unsure
kesubjektifan(subjektivitas).
13. Euis Risdiana/ 5552101547
Mengapa perbandingan ( matching ) menjadi kebutuhan dalam akuntansi
Prinsip perbandingan menjadi suatu kebutuhan ( necessity ) dalam akuntansi karena alasan
sebagai berikut:
1) Pengakuan pendapatan tidak langsung dikaitkan dengan pengakuan biaya karena
tehnik pembukuan tidak memungkinkan hal tersebut.dengan kata lain , proses
penandingan tidak dilakukan pada saat transaksi si pendataan terjadi tetapi pada
umumnya dilakukan pada akhir tahun.
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

2) Transaksi terjadinya pendapatan pada umumnya tidak berkaitan langsung dengan


transaksi terjadi biaya . sebagai contoh , pemerolehan dan pembayaran barang dan
jasa untuk menghasilkan produk tidak selalu bersamaan ( tidak terjadi dalam periode
yang sama ) dengan penjualan dan pengumpulan kas.
14. Euis Risdiana/ 5552101547
Jelaskan prinsip umum perbandingan biaya dan pendapatan
Untuk mendapatkan laba periodik yang bermakna maka pendapatan yang diakui untuk suatu
perioda harus ditandingkan ( diasosiasi ) dengan biaya yang dianggap telah menciptakan
perbandingan tersebut.
15. Anta Failani
Apakah argumen untuk mendukung pengakuan kos sebagai biaya secara arbitrer ?
Jawab : Kos adalah pengukur biaya atau biaya direpresentasi dengan kos sehingga secara
teknis dan praktis biaya sering disebut kos saja. Memang biaya selalu dapat disebut kos
karena kos melekat didalamnya. Akan tetapi, kos tidak selalu dapat disebut biaya karena
kos dapat juga merepresentasi aset. Pengakuan segera (immediate recognition). Beberapa
kos diasosiasi dengan perioda berjalan sebagai biaya karena :
1. Kos yang terjadi dalam perioda berjalan tidak memberi manfaat masa datang yang
cukup nyata (discernible),
2. Kos yang dicatat sebagai aset dalam perioda-perioda sebelumnya tidak lagi mempunyai
manfaat ekonomik yang cukup nyata,
3. Mengalokasi berbagai kos baik atas dasar asosiasi dengan pendapatan atau atas dasar
perioda akuntansi dipandang tidak mempunyai manfaat yang berarti.
16. Jayus Muhaidir
Apakah yang dimaksud bahwa penandingan harus didasarkan pada kelayakan ekonomik?
Masalah penandingan terletak pada penentuan dasar atau basis yang memuaskan untuk
menyatukan pendaatan dan biaya. Penandingan yang tepat harus didasarkan pada kelayakan
ekonomik dan bukan fisis. Memang penandingan menuntut identifikasi konsumsi manfaat
aset atau jasa secara fisis tetapi nilai aset atau jasa yang dikonsumsi juga harus ditentukan
secara tepat dengan memperhatikan kondisi yang melingkupinya. Oleh karena itu, dasar
penandingan yang paling utama adalah kelayakan ekonomik (economic reasonableness)
bukannya dasar aliran fisis semata-mata.
17. Jayus Muhaidir
Apakah komisi penjualan dapat dikurangkan langsung ke pendapatan sehingga yang
dilaporkan hanya pendapatan netonya?
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Ada kalanya biaya komisi penjualan, biaya angkut pengiriman barang, dan biaya-biaya lain
yang bersangkutan dengan transaksi penjualan dikurangkan langsung terhadap hasil
penjualan dan hanya jumlah rupianh netonya dicatat dalam akun Penjualan dan penjualan
dilaporkan sebesar nilai netonya. Perlakuan semacam ini secara teoritis tidak layak. Karena
karakteristik yang berbeda, upaya harus dipisahkan dengan hasil. Semua kos yang
merepresentasikan upaya harus tetap diacatat sebagia kos (atau biaya kalau langusng
dibebankan). Sebaliknya, seluuh hasil penjualan produk harus dicatt seluruhnya secara utuh
sebagai pendapatan. Alasannya adalah aliran pendapatan dan cost berbeda dan keduanya
mencerminkan dua faktor yang berbeda (upaya dan hasil) sehingga tiap faktorharus
ditunjukkan secara utuh sesuai dengan fungsinya.pos yang satu tidak selayaknya
dikompensasi dengna pos yang lain. Penyimpangan terhadap prinsip ini jelas akan
mengaburkan faktor-faktor penting dalam penentuan laa tidak terpengaruh.
18. Fahmit Romadon / 5552102398
apakah masalah yang timbul bila asosiasi produk di jadikan basis penandingan ?
19. Fahmit Romadon / 5552102398
apakah alokasi sistematik dapat di justifikasi dalam akuntansi ? Jelaskan argumen pro dan
kontra terhadap alokasi dalam akuntansi.
18.konsep penandingan menyatakan bahwa untuk mendapatkan laba periodic yang bermakna
maka pendapatan yang di aku untuk suatu perioda harus di tandingkan (diasosiasi ) dengan
biaya yang di anggap telah menciptakan pendaptan tersebut.penandingan yang tepat akan
terjadi kalau terdapat asosoasi yang masuk akal (layak)antara pendapatan dan biaya.asosiasi
yang layak berarti bahwa pendapatan dan biaya berkolerasi positif artinya makin besar
pendapatan maka makin besar pula biaya. Masalah yang timbul terletak pada penentuan dasar
atau basis yang memuaskan untuk menyatukan pendapatan dan biaya.penandingan yang tepat
harus di dasarkan pada kelayakan ekonomik bukan fisis.
19.alokasi sistematik merupakan proses penandingan dengan perioda sebagai penakar
pendapatan dan biaya.argumen pro dan kontra terhadap alokasi dalam akuntansi keberatan
terhadap penandingan bahwa proses alokasi menimbulkan banyak metoda alokasi.karena
kesulitan penentuan pola penggunaan atau konsumsi manfaat ekonomi yang
sebenarnya,metoda alokasi yang di pilih sering tidak sejalan dengan pola
penyerapantersebut.sebenarnya berbagai metoda alokasi menunjukan bahwa akuntansi
berusaha untuk melaraskan pola penyerapan kos kira kira mendekati pola pemanfaatan.oleh
karena itu alokasi sistematik dapat di justifikasi dalam akuntansi.
20. Fredi Ardiansyah 5552102205
Apa yang dimaksud alokasi interim dan apakah implikasinya terhadap perhitungan laba
interim dan laba per unit produk?
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Alokasi interim adalah menerbitkan serangkaian statemen laba-rugi tahunan seperti


apa adanya bukan serangkaian statemen yang diratakan.
Implikasinya

yaitu

agar

kos

produksi

untuk

perioda

interim

(bulanan)

menggambarkan kos yang tepat disbanding kos actual perioda tersebut. misalnya kos
pemeliharaan mesin hanya terjadi sekali setahun di bulan mei, depresiasi baru di
perhitungkan dan diakui pada bulan desember, dan gaji ke 13 dibayarkan pada bulan puasa.
Dengan demikian, menentukan kos produksi untuk keperluan keputusan manajerial atas dasar
kos actual bulanan dapat menyesatkan. Misalnya, penentuan harga untuk order khusus yang
datang pada bulan juli harus memperhitungkan kos pemeliharaan yang dibayar pada bulan
mei dan depresiasi yang baru dicatat akhir tahun. Bila di dasarkan atas kos actual, harga yang
ditawarkan dapat menjadi terlalu rendah.
21. Fredi Ardiansyah 5552102205
Apakah tujuan yang ingin dicapai oleh alokasi interim dapat dijadikan dasar untuk
pemerataan laba?
Tujuan alokasi interim bukan untuk mengaburkan perkembangan (trend) laba melainkan
untuk menjadikan statemen laba-rugi interim bermanfaat untuk kepentingan manajerial. Di
lain pihak, dalam jangka panjang ada tahun-tahun gemuk dan ada pula tahun-tahun
kurus. Justru fungsi akuntansilah untuk mengungkapkan kondisi ini dengan jelas bukan
malahan menutupinya dengan perataan laba. Kemajuan dan reputasi suatu perusahaan harus
ditunjukkan dengan kinerja yang sebenernya bukan semata-mata dengan permainan mata.
Untuk mengatasi fluktuasi laba tahunan, cara terbaik adalah menerbitkan serangkaian
stetemen laba-rugi tahunan seperti apa adanya bukan serangkaian statemen laba yang telah
diratakan.
26. Herliza Ranggi / 5552103120
Mengapa kos gabung dan kos bersama perlu dialokasi?
Jawab
Sesungguhnya alokasi merupakan proses yang tidak dapat dihindari untuk mencapai
penandingan sebab akibat. Karena karakteristik operasi perussahaan pada umunya,
penentuan kos produk secara tepat membutuhkan alokasi untuk kos gabungan (joint cost)
atau kos bersama (common cost) betapapun dasar alokasi tersebut agak bersifat arbitrer.
Kedua jenis kos ini sama-sama merupakan kos fasilitas, kegiatan, proses, atau departemen
jasa yang dinikmati oleh beberapa angkatan produk atau objek kos lain (misalnya
departemen produksi). Akan tetapi keduanya berbeda dalam hal penyerapan oleh produk.

Akuntansi 6H (angkatan 2010)


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

28. Mahadi Arief Nasution / 5552103341


Metoda asosiasi manakah yang paling menggambarkan operasih perusahaan yang faktual ?
Metoda yang cocok digunakan adalah, metoda FIFO, karena berasumsi bahwa faktor kos
mengalir melalui perusahaan secara berurutan seperti antrean, tidak saling mendahului.
Dalam banyak kasus, aliran fisis faktor jasa yang sesungguhnya memang harus mengalir
seperti ini terutama kalau bahan, atau barang, atau produk harus segera digunakan karena
meretia merupakan jenis yang mudah rusak atau utang karena waktu. Metoda ini sangat logis,
dalam merefleksi asosiasi sebab akibat karena sangat sederhana dan jelas untuk memecah
kos dalam 2 komponen ( sediaan dan barang terjual ) atas dasar kos yang benar benar
melekat dalam kedua komponen tersebut.

29. Eneng Asih (5552103429)


Apakah kelemahan metoda identifikasi khusus untuk mengasosiasi kos sediaan dengan
pendapatan?
Jawab: kelemahan-kelemahannya antara lain:
1. Jarang sekali pendapatan khusus ditandingkan dengan kos khusus karena
pendapatan perusahaan merupakan hasil dari seluruh upaya perusahaan sebagai
kesatuan. Oleh karena itu, identifikasi khusus tidak memberi nilai tambahan
informasi.
2. Untuk jenis barang yang homogen dan harganya relatif murah, metoda ini menjadi
terlalu mahal dan tidak sepadan dengan nilai tambahan informasi yang diperoleh.
3. Kalau fluktuasin harga sangat mencolok, metoda ini dapat digunakan sebagai alat
manipulasi laba atau earnings management. Bila perusahaan menginginkan laba
yang tinggi, perusahaan dapat memilih barang yang kosnya rendah. Sebaliknya,
bila perusahaan menginginkan laba yang rendah, perusahaan dapat memilih
barang yang kosnya tinggi.
31. Asep/5552102145
Berilah contoh dengan angka aplikasi penerapan metoda asosiasi sediaan berikut:
a.
b.
c.
d.

Metoda harga eceran


Metoda MTKP nilai-rupiah
Metoda eceran nilai-rupiah
Metoda sediaan normal

CONTOH SOAL
PT Pendawa mempunyai data mutasi persediaan sebagai berikut :
Maret 1 persediaan awal 300 kg @ Rp 800 = Rp 240.000
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

3 pembelian 500 kg @ Rp 775 = Rp 387.500


5 penjualan 350 kg
10 pembelian 700 kg @ Rp 825 = Rp 577.500
15 penjualan 300 kg
20 penjualan 500 kg
25 pembelian 200 kg @ Rp 850 = Rp
170.000
1.700 kg Rp1.375.000 1.150 kg
Berdasarkan data di atas hitunglah nilai persediaan pada tanggal 31 Maret jika digunakan
a. metode identifikasi khusus, dengan persediaan yang masih ada berasal dari pembelian
tanggal 3 Maret 350 kg dan pembelian tanggal 25 Maret 200 kg.
b. metode rata rata : sederhana dan tertimbang
c. metode MPKP
d. metode MTKP
e. metode persediaan dasar, jika persediaan dasar ditetapkan 200 kg dengan harga dasar Rp
800/kg dan selisih antara kuantitas persediaan yang ada dengan persediaan dasar dihitung
berdasarkan harga rata rata sederhana.
JAWAB :
a. Metode identifikasi khusus
Kuantitas persediaan = 1.700 kg 1.150 kg = 550 kg terdiri dari
Pembelian 3 Maret = 350 x Rp 775 = Rp 271.250
Pembelian 25 Maret = 200 x Rp 850 = Rp 170.000
Nilai persediaan Rp 441.250
b. Metode rata rata
1) Metode rata rata sederhana
Kuantitas akhir 550 kg. Frekuensi pembelian = 4 kali
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Harga rata rata = Rp 800 + Rp 775 +


Rp 825 + Rp 850 = Rp 3.250 = Rp 812,50
44
Nilai persediaan = 550 x Rp 812,50 = Rp 446.875
2) Metode rata rata tertimbang
Harga rata rata tertimbang = 1.375.000 = Rp 808,82
1.700
Nilai persediaan = 550 x Rp 808,82 = Rp 444.851
c. Metode MPKP
Persediaan akhir 550 kg terdiri atas
Pembelian 25 Maret = 200 x Rp 850 = Rp 170.000
Pembelian 10 Maret = 350 x Rp 825 = Rp 288.750
Nilai Persediaan Rp 458.750
d. Metode MTKP
Persediaan akhir 550 kg terdiri atas
Pembelian awal = 300 x Rp 800 = Rp 240.000
Pembelian 3 Maret = 250 x Rp 775 = Rp 193.750
Nilai Persediaan Rp 433.750
e. Metode persediaan dasar
Persediaan akhir 550 kg terdiri atas
Persediaan dasar = 200 x Rp 800 = Rp 160.000
Harga rata rata sederhana = 350 x Rp 812,50 = Rp 284.375

Akuntansi 6H (angkatan 2010)


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Nilai Persediaan Rp 444.375


33) Fridha Amelia Y / 5552101912
Sebut dan jelaskan kelemahan atau kritik terhadap metode MTKP?
a. Penilaian sediaan untuk tujuan penyajian di neraca tidak mengambarkan potensi jasa
yang sesungguhnya dan kemungkinan tidak mempunyai tidak mempunyai arti
ekonomik lagi karena kos yang digunakan adalah kos yang sudah usang. Akibat dari
hal ini adalah perhitungan-perhitungan indikator keuangan seperti rasioakan sangat
tidak berpaut atau relevan lagi
b. Metode MTKP bukan merupakan metoda untuk mengatasi perubahan tingkat harga
umum (daya beli) yang sering dijadikan alasan untuk mengunakan metoda ini.
pengunaan metoda MTKP hanya mengatasi perubahan tingkat harag khusus
c. Metoda ini betentangan dengan aliran fisis yang sesungguhnya sehingga tidak
menggambarkan laba oprasi perusahaan atas dasar kegiatan yang kronologos. Dengan
kata lain, konsep penandingan atas dasar sebab-akibat dilanggar sama sekali;
pendapatan tidak ditandingkan dengan kos yang menimbulkan pendapatan tersebut
d. Kalau pengunaan/penjualan barang melebihi sedian yang dianggap permanen, akan
tetapi penandingan an antara pendapatan sekarang dengan kos masa lalu yang sudah
usang sehingga laba akan tidak menggambarkan kemampuan operasi perusahaan
tetapi sekadar berisi akumulasi untung atau rugi menahan persediaan yang mula-mula
dimiliki perusahaan pada saat metoda mulai MTKP diterapkan. Kalu toh metoda ini
dianggap bermanfaat maka manfaat itu akan dirasakan hanya jika sediaan dasar
tertentu dipertahankan atau dilikuidasi/dijual
e. Alasan untuk meratakan laba dengan metoda ini tidak didukung sama sekali oleh
konsep pelaporan atas dasar kontinuitas usaha. Fluktuasi tahunan merupakan fakta
yang justru harus diungapkan melalui laba. Fluktuasi laba itu sendiri merupakan
informasi bagai pemakai laporan. Telah disebutkan bahwa laporan rugi-laba harus
dianggap bersifat tentatif dan untuk mengambarkan kemampuan perusahaan
menghasilkan laba, serangkaian laporan rugi-laba tahunan akan lebih berati daripada
satu perioda laporan laba yang telah diratakan.
f. Bila informasi untung dan rugi fluktuasi harus diungkapkan, metoda MTKP secara
automatis justru menyembunyikan dalam laba operasi sehingga dapat menyesatkan
pemakai pemakai stemen keuangan.
34) Fridha Amelia Y / 5552101912
Mengapa istilah beban pokok penjualan atau harga pokok penjualan tidak tepat sebagai
padan kata cost of gods sold?
Karena memang biaya tidak dapat dipisahkan dengan kos. Bahwa kos adalah pengukur
biaya atau biaya direpresentasi dengan kos sehingga secara teknis dan praktis biaya sering
disebut kos saja, akan tetapi kos tidak selalu dapat disebut biaya karena kos dapet juga
merepresentasi aset Dan kos sama sekali tidak mengandung makna pokok
35. Asep Fachrul Umam/5552101862
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Apakah untuk dapat disebut asset tetap suatu asset harus berwujud fisis?
36. Asep Fachrul Umam/5552101862
Sebut dan jelaskan karakteristik umum fasilitas fisis ( Plant and Equipment )
35. Ya, harus berwujud fisis karena memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun, digunakan
dalam kegiatan operasi suatu perusahaan, tidak dimaksudkan untuk di jual kembali.
36. *. Adanya karakteristik manfaat dimasa mendatang
*. Adanya pengorbanan ekonomi untuk memperoleh aktiva
*. Berkaitan dengan entitas tertentu
*. Menunjukkan proses akuntansi
*. Berkaitan dengan dimensi waktu
*. Berkaitan dengan karakteristik keterukuran
FASB mendefinisikan aktiva adalah manfaat ekonomi yang mungkin terjadi dimasa
mendatang yang diperoleh atau dikendalikan oleh suatu entitas tertentu sebagai akibat
transaksi atau peristiwa masa lalu.
Dari definisi diatas dapat diketahui bahwa definisi aktiva memiliki 3 karakteristik
utama:
1. Memiliki Manfaat Ekonomi Dimasa Mendatang
Sesuatu dikatakan sebagai aktiva apabila memiliki manfaat atau potensi jasa yang
cukup pasti dimasa mendatang.Artinya sesuatu tersebut memiliki kemampuan baik
secara individu maupun bersama-sama dengan aktiva lain untuk menghasilkan aliran
kas masuk dimasa mendatang, baik secara langsung maupun tidak langsung.
SFAC No 6 menyebutkan bahwa manfaat ekonomi merupakan esensi
sebenarnya dari aktiva. Artinya aktiva harus memiliki kemampuan bagi suatu entitas
untuk ditukar dengan sesuatu yang lain yang memiliki nilai, atau digunakan untuk
menghasilkan sesuatu yang bernilai atau digunakan untuk melunasi hutang.Jadi
manfaat ekonomi masa mendatang yang melekat pada aktiva merupakan potensi dari
aktiva tersebut untuk memberikan sumbangan, baik langsung maupun tidak langsung,
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

arus kas dan setara kas kepada perusahaan.


Manfaat ekonomi masa mendatang dapat juga berhubungan dengan sumber-sumber
ekonomi. Ada dua karakteristik utama yang dapat digunakan untuk menunjukkan
sumber-sumber ekonomi yaitu kelangkaan dan kemanfaatan. APB dalam statement
No 4 memberikan contoh sumber ekonomi perusahaan sebagai berikut:
a. Sumber-sumber ekonomi yang produktif
1. Bahan baku, tanah, peralatan, paten, dan sumber-sumber lain yang
digunakan dalam produksi.
2. Hak kontrak untuk menggunakan sumber-sumber ekonomi milik unit
usaha lain seperti hak guna bangunan dsb.
b. Produk yaitu barang yang siap untuk dijual/ barang yang masih dalam proses
produksi.
c. Uang
d. Klaim untuk menerima uang
e. Hak pemilikan pada perusahaan lain
2. Dikuasai Oleh Suatu Unit UsahaSesuatu dapat dikatakan sebagai aktiva bila unit usaha
tertentu dapat menggunakan
manfaat aktiva tersebut dan menguasainya sehingga dapat mengendalikan akses
pihak lain terhadap aktiva tersebut. Jadi penguasaan terhadap suatu manfaat
merupakan faktor yang sangat penting agar suatuunit usaha dapat menghalangi akses
pihak lain terhadap pemakaian aktiva. Penguasaan dan pengendalian terhadap suatu
aktiva dapat diperoleh suatu unit usaha melalui pembelian, pemberian, Penemuan,
perjanjian, produksi, penjualan, dan pertukaran.
Perlu diperhatikan bahwa pemilikan bukan merupakan kriteria utama untuk mengakui
suatu aktiva. Pemilikan umumnya dibuktikan dengan dokumen-dokumen yang sah
menurut hukum terhadap suatu barang. Hal ini disebabkan akuntansi tidak
memusatkan pada masalah hukum. Akuntansi lebih memusatkan pada substansi
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

ekonomi suatu transaksi yang mempengaruhi posisi keuangan/ hasil usaha suatu
perusahaan. Pemilikan hanya merupakan karakteristik pendukung untuk mengakui
aktiva karena ada hak yuridis yang pasti untuk menguasainya. Bentuk fisik bukan
faktor penentu dari aktiva
3. Hasil Dari Transaksi Masa Lalu
Suatu unit usaha dapat mengakui suatu aktiva apabila telah terjadi transaksi atau
peristiwa lain yang menyebabkan suatu entitas memiliki hak atau pengendalian
terhadap manfaat dari aktiva tersebut. Meskipun definisi FASB tersebut dapat
diterima secara umum, banyak kritik yang ditujukan. Hal ini disebabkan dalam
definisinya, FASB mengabaikan faktor exchangeability.
Mac Neal mengatakan bahwa suatu barang kehilangan faktor exchangeability berarti
kehilangan nilai ekonomi karena pembelian atau penjualannya tidak memungkinkan
untuk dilakukan sehingga tidak ada nilai pasar yang melekat padabarang tersebut.
Meskipun demikian, FASB menolak ise tersebut karena pada dasarnya manfaat
darisuatu aktiva tidak terbatas pada unsur dapat saling dipertukarkan.
37. Muchammad Zainul Mursofi / 5552101818
Apakah depresiasi merupakan biaya nyata atau hipotesa ?
Depresiasi merupakan biaya yang nyata bukan biaya hipotesa. Akuntansi depresiasi adalah
proses alokasi sistematis dalam rangka penandingan biaya dan pendapatan. Akuntansi
depresiasi bukan sarana akumulasi dan untuk pengagantian aset tetap . akuntansi depiasi juga
bukan sarana untuk pemulihan investasi. Akuntansi dperesiasi juga bukan merupakan proses
penilaian untuk mengukur penurunan nilai aset.
38. Muchammad Zainul Mursofi / 5552101818
Sebut dan jelaskan berbagai makna depresiasi ?
Depresiasi Sebagai Proses Akumulasi Dana adalah suatu gagasan bahwa untuk dapat
mempertahankan kelangsungan hidup, perusahaan harus dapat mengganti fasilitas
fisik yang habis umurnya. Akibatnya perusahaan harus menyisihkan dana dari
pendapatan yang diperoleh. Dengan mengurangi pendapatan, laba akan berkurang
sebesar depresiasi yang dibebankan.
Depresiasi Sebagai Pemulihan Investasi adalah secara konseptual sama dengan
pandangan diatas tetapi dianggap bahwa fasilitas fisis didanai dengan utang agar
perusahaan mampu membayar kembali investasinya maka harus dilakukan penyisihan
dana dengan cara mengurangi pendapatan perusahaan sebesar depresiasi.
Depresiasi Sebagai Proses Penilaian adalah pendefinisian depresiasi sebagai bagian
kos yang dibebankan secara sistematik dan rasional merupakan pemaknaan depresiasi
secara sintetik. Yang artinya depresiasi didefinisikan sebagai penerapan prosedur.
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Kelemahan pendefinisian ini adalah bahwa alokasi sistematik dalam banyak hal tidak
mempresentasi fenomena atau kegiatan operasi yang esungguhnya. Alokasi kos hanya
merupakan mekanisma yang tidak mempresentasi realitas ekonomik.

39. Nina Agustini (5552101780)


Jelaskan pengertian sistematik dan rasional dalam alokasi kos fasilitas fisis sebagai
depresiasi.Apakah metoda garis lurus lebih sistematik dibandingkan dengan metoda
depresiasi yang lain?
Alokasi kos fasilitas fisis sebagai depresiasi merupakan suatu proses alokasi kos secara
sistematik dan rasional dan jumlah rupiah nya diukur atas dasar bagian kos potensi jasa yang
dianggap telah dimanfaatkan dalam menciptakan pendapatan. Kos fasilitas fisis sebagai
depresiasi mempunyai kedudukan yang sama seperti kos manfaat ekonomik lain yang
diperoleh dan dimanfaatkan sekaligus dalam perioda terjadinya.
Ya,metode garis lurus lebih sistematik dibandingkan dengan metoda depresiasi lainnya
karena depresiasi didefinisi sebagai penerapan prosedur ,namun ada kelemahan bahwa
alokasi sistematik dalam banyak hal tidak mempresentasi fenomena atau kegiatan operasi
yang sesungguhnya.
40. Nina Agustini (5552101780)
Apakah tanah dapat di depresiasi ?petunjuk lihat PSAK No 47
Tanah dapat didepresiasi atau tidak bergantung pada karakteristik atau fungsi tanah dalam
operasi perusahaan .Menurut PSAK No 47
Tanah tidak disusutkan ,kecuali:
a. Kondisi tanah tak layak lagi untuk digunakan dalam operasi utama entitas
b. Sifat operasi utama meninggalkan tanah dan bangunan begitu saja apabila proyek
selesai
c. Prediksi manajemen atau kepastian bahwa perpanjangan atau pembaharuan hak
kemungkinan atau pasti tidak diperoleh.
Jadi Tanah dapat disusutkan jika terdapat kondisi tertentu yang memungkinkan tanah
untuk didepresiasi.
41. Muhamad Abroji : 5552101693
Bila suatu perusahaan mendapatkan hibah berupa aset tetap ( misalnya kendaraan) apakah
depresiasi kendaraan tersebut merepresentasi upaya sehingga dapat diperlakukan sebagai
biaya?
Jawaban :
Akuntansi 6H (angkatan 2010)
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Jika aktiva tetap diperoleh sebagai sumbangan atau pemberian maka tidak ada harga
perolehan

sebagai

pasarnya yang
pemberian
aktiva tetap.
Dalam

basis

wajar.

penilaiannya,

Kendatipun

atau

pengeluaran

aktiva

tetap

tertentu

dicatat

mungkin

dengan
dilakukan

harga
atas

aktiva tetap tersebut. Tetapi pengeluaran itu biasanya jauh lebih kecil dari nilai
PSAK,

Ikatan

Akuntan

Indonesia

(2009

: 16.7) mengemukakan

tentang pencatatan aktiva tetap yang berasal dari sumbangan sebagai berikut Aktiva tetap
yang
diperoleh dari sumbangan harus dicatat sebesar harga taksiran atau harga pasar yang layak
dengan mengkreditkan akun modal donasi.
Jadi, dengan penjelasan diatas, maka ketika suatu perusahaan mendapatkan hibah berupa
asset tetap (misalnya kendaraan) maka depresiasi kendaraan tersebut merepresentasikan
upaya sehingga dapat diperlakukan sebagai biaya.
42. Muhamad Abroji : 5552101693
Apakah amortisasi diskun utang obligasi merupakan biaya (bunga)?
Amortisasi Diskun Utang Obligasi merupakan bunga yang belum dibayar, yaitu
bagian bunga efektif total yang baru akan dibayar pada saat utang obligasi jatuh tempo.
Dengan demikian, diskun tersebut harus dilaporkan dalam neraca sebagai pengurang nilai
nominal utang obligasi.
43. Asep Affendi (5552092768)
Apakah yang dimaksud dengan goodwill dan kapan timbul serta dapat diakui?
Goodwill adalah selisih lebih jumlah rupiah tunai atau setaranya yang dibayarkan oleh
perusahaan pembeli di atas nilai pasar wajar atau nilai buku kekayaan fisis perusahaan
yang dibeli. Goodwill timbul apabila suatu perusahaan membeli perusahaan lain yang
sudah berjalan secara keseluruhan.
44. Asep Affendi (5552092768)
Sebut dan jelaskan berbagai interpretasi terhadap goodwill?
Diinterprestasikan sebagai kemampuan lebih dalam menghasilkan laba disbanding
kemampuan normal perusahaan yang kondisi kekayaan fisisnya sama. Kemampuan
lebih tersebut tidak dapat diperoleh secara terpisah dengan jalan membeli hak
monopoli atau cara lainnya. Secara akuntansi, goodwill tidak dapat ditimbulkan
sendiri oleh perusahaan tetapi harus melalui pembelian suatu perusahaan yang sedang
berjalan.

Akuntansi 6H (angkatan 2010)


Universitas Sultan Ageng Tirtayasa