Anda di halaman 1dari 24

MESIN GERINDA

Oleh :
Reza Gunarto ( 061530200823 )

Dosen Pembimbing :
Fenoria Putri, S.T.,M.T.

MESIN GERINDA

Pengertian Mesin Gerinda


adalah salah satu mesin perkakas dengan mata potong jamak,
yang digunakan untuk mengasah/memotong benda kerja
dengan tujuan tertentu. Prinsip kerja mesin gerinda adalah
batu gerinda berputar bersentuhan dengan benda kerja
sehingga terjadi pengikisan, penajaman, pengasahan, atau
pemotongan.

Fungsi Utama Mesin Gerinda


1. Memotong benda kerja yang ketebalanya yang tidak relatif tebal.
2. Menghaluskan dan meratakan permukaan benda kerja.
3. Sebagai proses jadi akhir ( finishing ) pada benda kerja.
4. Mengasah alat potong agar tajam.
5. Menghilangkan sisi tajam pada benda kerja.
6. Membentuk suatu profil pada benda kerja ( baik itu elips, siku, dan lain-lain )

Jenis-jenis Mesin Gerinda

MESIN GERINDA PERMUKAAN RATA


1. Mesin gerinda sumbu datar / surface grinding machine
Adalah mesin gerinda dengan teknik penggerindaan mengacu pada
pembuatan bentuk datar dan permukaan yang tidak rata pada sebuah
benda kerja yang berada di bawah batu gerinda yang berputar. Pada
umumnya mesin ini di gunakan untuk menggerinda permukaan yang
meja mesinnya bergerak horizontal bolak-balik. Meja ini dapat
diopersikan manual maupun otomatis. Pencekaman benda kerja dengan
cara diikat pada kotak meja magnetik.

Bagian-bagian utama mesin gerinda datar:

Keterangan:
1. Spindel pemakanan batu gerinda
6. Tuas kontrol meja mesin
2. Pembatas gerak langkah meja mesin/ stopper 7. Panel kontrol
3. Sistem hidrolik mesin
8. Meja mesin
4. Spindel penggerak meja mesin naik turun
9. Spindel utama batu gerinda

Mesin surface grinding berdasarkan pergerakan meja dan


spindlenya dibagi menjadi 4 macam, yaitu:

1. Mesin gerinda datar horizontal dengan gerak meja bolak-balik

Mesin gerinda ini digunakan untuk menggerinda benda-benda


dengan permukaan rata dan menyudut. Mengenai panjang langkah pada
meja dan gerakan melintang batu gerinda dapat disetting pada tuas
dimeja mesin gerinda sesuai dengan sifat dan karakter benda kerja yang
akan dikerjakan.

2. Mesin gerinda datar horizontal dengan gerak meja


berputar

Mesin jenis ini dipergunakan untuk menggerinda


permukaan rata pada benda kerja silindris. Tepatnya dibagian
sisi permukaan rata benda kerja tersebut dengan gerakan
berputarnya meja mesin surface grinding.

3. Mesin gerinda datar vertical dengan gerak meja bolak-balik

Mesin jenis ini digunakan untuk menggerinda benda-benda


berpermukaan rata, lebar, dan menyudut. Penggerindaan berlangsung pada
sisi samping roda gerinda sehingga ketika proses harus berhati-hati dalam
pemakanan (DOC) dengan cara lebih sedikit-sedikit. Cara ini dilakukan
agar benda kerja tidak gosong ketika menerima beban dan luas penampang
yang terlalu besar pada sisi potong batu gerinda.

4. Mesin gerinda datar vertical dengan gerak meja berputar

Mesin jenis ini dipergunakan untuk menggerinda permukaan rata


poros dan lubang. Bisa juga untuk membuat lubang yang presisi bila
memang tidak ada mesin universal grinding dalam bengkel Anda saat
diperlukannya penggerindaan lubang dalam seperti gambar disebaliknya.

2. Mesin Gerinda Sumbu Tegak

Pada mesin ini letak sumbu roda gerindanya tegak lurus terhadap meja,
sedangkan roda gerindanya terletak sejajar dengan meja mesin.Bagian sisi
datar roda gerinda merupakan sisi potongnya.

Dilihat dari arah gerakan meja maka mesin gerinda permukaan rata dibagi atas 2
macam yaitu:
a) Mesin gerinda permukaan dengan gerakan meja bolak balik
Yang bergerak adalah benda kerja sedangkan poros gerinda tidak berpindah
tempat. Cara ini serupa dengan cara kerja mesin ketam meja(planner) yang
besar.
b) b) Mesin gerinda permukaan dengan gerakan meja berputar
Mesin ini menggunakan meja dengan gerakan berputar untuk itu benda kerja
benda kerja dapat disusun radial.Dalam hal ini gerk lurus tidak lagi dibutuhkan.

Bila ditinjau dari sistem gerakan untuk melakukan proses pemotongan , maka
mesin gerinda terdiri atas tiga jenis,yaitu
) Manual yaitu mesin gerinda yg gerakan mejanya sepenuhnya digerakkan oleh
tangan.

) semi otomatis yaitu mesin gerinda yg hanya sebagian saja gerakannya dilakukan
dengan tangan seperti gerakan penurunan roda gerinda.
)
) Otomatis yaitu mesin yang sepenuhnya bergerak secara hidrolis/ menggunakan
komputer

Bagian-bagian utama dari mesin gerinda permukaan adalah sebagai berikut:

Alas mesin
Alas mesin disebut juga bed merupakan kotak terbuat dari besi tuang dan didalamnya
ditempatkan unit penggerak hidrolis.
Eretan
Eretan disebut juga sadel. Eretan bergerak bolak balik dlm arah memanjang/melintang diatas bed.
Meja
Meja ini terpasang pada permukaan begian atas eretan dan dilengkapi dengan 3 buah alur T untuk
menempatkan baut pengikat.
Badan atau kolom tegak
Kolom ini berfungsi untuk menopak unit kepala gerinda.
Kepala gerinda
Unit kepala gerinda terbuat dari besi tuang , didalamnya terdapat sumbu roda gerinda & bantalan
peluru penahan gesekan.
Unit pengendali
Unit pengendali terdiri atas:
1) Penatur gerakan meja memanjang
2) Penatur gerakan meja melintang
3) Pengatur gerakan roda vertikal
4) Kontrol kelistrikan.

Berdasarkan prinsip kerjanya mesin gerinda datar dibagi menjadi


dua macam, yaitu:
1. Surface grinding semi otomatis, proses
pemotongan dapat dilakukan secara manual
(tangan) dan otomatis mesin.
2. Surface grinding otomatis, proses pemotongan
diatur melalui program (NC/Numerical Control
dan CNC/Computer Numerically Control).

Berdasarkan prinsip pendingin (coolant) mesin gerinda datar


dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Penggerindaan kering
Sesuai dengan tujuannya, penggerindaan kering dilakukan tanpa
menggunakan cairan pendingin. Agar debu yang timbul dari
penggerindaan tidak beterbangan dan terhisap oleh orang yang
bekerja, maka mesin dilengkapi dengan penyedot debu. Karena apabila
tidak disedot, maka debu akan mengendap pada bagian-bagian mesin.
2. Penggerindaan basah
Pada penggerindaan basah digunakan cairan pendingin untuk
mencegah debu yang timbul dari penggerindaan. Hal ini perlu dijaga
agar tidak sampai mengenai operator, dan tidak pula berserakan keluar
mesin maupun kena lantai. Untuk itu mesin ini operlu dilengkapi perisai
untuk menahan cairan pendingin. Pada penggerindaan basah, kita
dapat mempertahankan sifat logam, karena tidak mengalami kenaikan
suhu akibat gesesekan pada proses pemotongan.

Mesin Gerinda Silindris


(cylindrical grinding machine )

Adalah Mesin gerinda silindris adalah alat pemesinan yang berfungsi untuk membuat bentuk-bentuk
silindris, silindris bertingkat, dan sebagainya.

Mesin jenis gerinda silinder ini dibagi menjadi 4 macam, yaitu :


Mesin gerinda silindris dalam. Mesin Gerinda jenis ini berfungsi
untuk menggerinda benda-benda dengan diameter dalamnya yang
berbentuk silindris dan tirus.
Mesin gerinda silindris luar. Mesin ini berfungsi untuk menggerinda
diameter luar pada benda kerja yang berbentuk silindris dan tirus.
Mesin gerinda silindris luar tanpa senter. Mesin jenis ini digunakan
untuk menggerinda diameter luar dalam jumlah yang banyak/
massal baik panjang maupun pendek.

Mesin gerinda silindris universal. Mesin universal mampu


menggerinda benda kerja dengan diameter luar dan dalam baik
yang berbentuk silindris maupun tirus.

Bagian-bagian mesin gerinda silindris

3. Mesin Gerinda Alat Potong


(tool grinding machine)

Mesin gerinda jenis ini hanya digunakan untuk pekerjaan presisi, yaitu
untuk menajamkan (mengasah) berbagai jenis cutting tool seperti mata
pahat bubut, mata bor dan lain-lain. Mesin ini juga digunakan untuk
memperhalus (finishing) bentuk silinder, internal, taper dan surface dari
benda kerja yang membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Mesin
gerinda alat potong dibagi menjadi dua, yaitu :

1. Mesin gerinda untuk pengasahan perkakas potong seperti


pisau frais, reamer dan sejenisnya. Perlengkapan mesin
untuk pengasahan bisa diputar atau digeser sesuai dengan
bentuk benda kerja yang diasah. Pada waktu pengasahan
batu gerinda digerakkan dengan tangan melalui handelnya
secara bolak-balik dan benda kerja diputar dengan tangan
melalui perlengkapan penjepitnya.

2. Mesin gerinda untuk pengasahan perkakas potong seperti pahat


potong mesin bubut dan pengasahan mata bor. Prinsip kerjanya
yaitu benda kerja didorong ke arah batu gerinda yang sedang
berputar. Mesinnya tidak mempunyai meja, namun dapat diganti
dengan perlengkapan lainnya yang sudut-sudut derajatnya dapat
digeser sesuai dengan sudut-sudut pada benda kerja yang diasah.

4. Mesin Gerinda Tangan (Hand Grinding)

Mesin gerinda ini merupakan jenis mesin gerinda dimana gaya penggeraknya diteruskan dari
engkol ke roda gerinda melalui transmisi roda gigi. Mesin gerinda ini merupakan mesin yang
serba guna karena dapat digunakan untuk menggerinda atau memotong benda logam, kayu,
bahan bangunan, kaca dan juga dapat digunakan untuk memoles mobil.
Dengan cara penggunaan mesin dan mata yang tepat kita akan dapat menggunakan mesin
gerinda tangan ini secara optimal. Tetapi jangan lupa juga yang perlu kita perhatikan yaitu
keselamatan kerja. Mesin ini biasanya digunakan pada bengkel kecil atau untuk keperluan rumah
tangga sebagai alat pemotong.

BAGIAN-BAGIAN UTAMA MESIN GERINDA TANGAN DAN FUNGSINYA:


1.MOTOR/MESIN, Berfungsi untuk menjalakan puturan pada batu
gerinda.
2.TOMBOL ON/OFF, Berfungsi untuk menghidupkan atau
mematikan mesin gerinda .
3.BATU GERINDA, Berfungsi untuk menghaluskanpermukaan
benda yang kasar.
4.PENGAMAN BATU GERINDA, Berfungsi untuk menutup atau
menahan serbuk-serbuk atau tatal supaya tidak tersebar dan
tidak mengenai mata.
5.BADAN/PENUTUP
MESIN
GERINDA,
Berfungsi
untuk
mempermudah dalam memegang mesi pada saat pengerjaan .

5. Mesin Gerinda Duduk

Mesin gerinda jenis ini terutama digunakan untuk mengasah perkakas potong
yang berukuran kecil seperti mata bor, pahat tangan, pahat bubut pisau, kapak,
golok, dan lain-lain. Pada jenis mesin gerinda duduk, batu gerinda kasar dipasang
pada poros sebelah kiri sedangkan pada poros sebelah kanan dipasang batu
gerinda halus. Pemasangan dua batu gerinda ini dimaksudkan agar supaya mesin
gerinda ini memiliki dua fungsi, yaitu sebagai pemotong benda kerja (dengan
batu gerinda kasar) dan sebagai pengasah perkakas potong (dengan batu gerinda
halus).

Proses pengerindaan

Benda kerja didekatkan dan ditempelkan ke roda gerinda yang


berputar hingga permukaan benda kerja terkikis oleh roda gerinda.
Selain untuk mengikis atau mengasah, gerinda ini juga bisa
digunakan untuk menempa atau membuat perkakas baru, seperti
misalnya membuat pisau khusus buat meraut bambu, membuat
obeng dan alat bantu lainnya.

Bagian dari mesin gerinda duduk yaitu badan mesin yang berfungsi
sebagai peredam getaran dan untuk menopang meja kerja dan
kepala rumah spindle, bagian poros spindel yang merupakan
bagian yang kritis karena harus berputar dengan kecepatan yang
tinggi selain itu juga dibebani oleh gaya pemotongan dari berbagai
arah pada batu gerindanya. Bagian meja juga merupakan bagian
yang dapat mempengaruhi hasil kerja pada proses penggerindaan
karena diatas meja inilah benda kerja diletakkan.