Anda di halaman 1dari 29

ISLAM, SYARIAH DAN

AKUNTANSI

PRESENTED BY
.NURSYAMSU, SHI., MSI

Curriculum Vitae
Nama
TTL
Alamat
HP

: Nursyamsu, SHI., MSI.


: Enrekang, 07 Mei 1986
: Jl. Umar Syarif No. 21
: 085326312012
: +6285326312012
em@il
: syamsu86.ekis@gmail.com
Riwayat Pendidikan : S1, UNIDA Ponorogo, 2010
S2, UII Yogyakarta, 2013
Pengalaman sebagai dosen : a) Dosen Tetap di FSEI IAIN Palu 2015
sekarang
b) Menjadi Dosen Luar Biasa pada FAI UMPAR

OUTLINE
Pendahuluan
Islam dan Syariah islam
Sistem Ekonomi Islam.
Sistem Keuangan syariah
Kaitan antara Islam dan akuntansi

Islam & Syariah


Islam

Pengertian Islam
Dari sisi bahasa, kata Islam
berasal dari kata aslama, yuslimu,
islaman yang berarti tunduk dan
patuh, jadi seorang yang tunduk &
patuh kepada kepala negara, secara
bahasa, bisa dikatakan aslama lirais ad-daulah. Inilah makna
generik atau makna bahasa dari
kata Islam.

Pengertian Islam
Menurut terminologi, berdasarkan sabda Rasulullah SAW,
Islam adalah bahwasanya engkau bersaksi bahwa
sesungguhnya tiada Tuhan selain Allah & bahwa
sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, engkau
menegakkan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan
shaum ramadhan, dan menunaikan ibadah haji ke
Baitullah-jika engkau berkemampuan melaksanakannya.
(HR.Muslim)
jadi inti dari ajaran Islam adalah:
Tauhid, yaitu tindakan mengesakan Allah (Tauhidullah)
disertai sikap pasrah, tunduk & patuh kepada Allah,
sebagai syarat mutlak bagi seseorang untuk disebut
sebagai mukmin. Maka tanpa sikap sikap itu ia disebut
sebagai kafir.

Ajaran Inti Islam


Islam berlandas pada tiga (3) ajaran inti,
yaitu akidah, syariah , dan Akhlaq
Aqidah: ajaran inti & primer agama Islam
adalah tentang aqidah (aqd) yang berarti
pengikatan. Seseorang yang memeluk
Islam sebagai keyakinan maka dengan
sendirinya mengikatkan hati dan dirinya
terhadap Islam.
Aqidah menjadi fondasi utama dari segala
perbuatan yang dilakukan manusia.

Lanjutan
Pertama: Aqidah berimplikasi kepada
segala perbuatan manusia dalam rangka
melakukan pendekatan kepada Allah SWT.
Kedua: manusia secara sadar
mengikatkan diri dengan meyakini (iman)
kepada Allah SWT. Malaikatnya, kitabkitabnya, Nabi dan Rasulnya, dan
meyakini akan hari akhir dan hari
pembalasan.

Lanjutan
Syariah: dalam konteks hukum Islam,
syariah adalah aturan yang bersumber dari
nash yang qatie dari Al-Quran dan AlSunnah (jelas penyebutannya, baik lafadz
dan maknanya).
Ketentuan syariah bersifat komprehensif dan
universal. Konferehensif, berarti mencakup
seluruh aspek kehidupan manusia dengan
Allah, SWT. Didalamnya meliputi ibadah
mahdhah dan ibadah muamalah.

Lanjutan
Ibadah mahdhah mengatur mengenai
hubungan antara manusia dengan Allah SWT
seperti sh aalat, puasa, haji dan lainnya.
Ibadah muamalah mengatur mengenai
hubungan antara sesama manusia serta
antara manusia dengan mahkluk atau ciptaan
Allah SWT lainnya termasuk alam semesta.
Universal, bermakna dapat diterapkan bagi
semua manusia dalam setiap waktu dan
keadaan.

Lanjutan
Kaidah fikih: Hukum asal ibadah mahdhah
adalah bahwa segala sesuatu dilarang
untuk dikerjakan, kecuali ada perintah
untuk mengerjakannya, sedangkan
hukum asal ibadah muamalah adalah
dibolehkan kecuali ada dalil yang
melarangnya.

Lanjutan
Merujuk pada Al-Munjid fi al-Lughah wa alIlam, bahwa akhlak adalah bentuk jamak
khuluq yang maknanya adalah budi pekerti,
perangai, tingkah laku atau tabiat.
Akhlak merupakan wujud kongkrit yang
ditampilkan oleh setiap pemeluk agama Islam.
Akhlak pemeluk agama islam diharapkan
berupa perilaku yang berlandaskan atas
syariah Islam, dalam rangka pencapaian
ajaran inti yaitu aqidah.

KAITAN ANTARA 3 AJARAN INTI ISLAM

Akhlak
Syari
ah

Syari
ah

Syari
ah

Aqidah
Ajaran inti dan primer adalah aqidah yang di uraikan dan dijabarkan
lebih lanjut dalam ajaran inti kedua berupa syariah . Selanjutnya
ajaran inti akhlak merupkan implementasi ajaran aqidah dan syariah
yang seharusnya tercermin dalam tingkah laku umat Islam.

SISTEM EKONOMI ISLAM


Sebagai sebuah sistem Islam
memiliki 3 sasaran pokok yakni:
1.Pensucian jiwa.
2.Menegakkan keadilan dalam
masyarakat.
3.Mewujudkan kemaslahatan manusia.

Tujuan Syariah
(Maqashidus Syariah)
Maqashidus
Syariah

Memelihar
a Agama

Memelihar
a Jiwa

Memeliha
ra
Keturuna
n

Memeliha
ra Akal

Memeliha
ra Harta

Secara filosofi, seluruh


kegiatan harus sesuai dengan
maqashidus syariah

Muamalah

Ibadah

Hak
Khusus

Hak Umum

Ekonomi

PRINSIP DASAR SISTEM EKONOMI


ISLAM
Kejujuran: yakni komitmen akan pentingnya
perkataan, tindakan dan semua yang terkait dengan
perikatan dalam sistem ekonomi syariah sehingga
dapat dijadikan pengangan dalam muamalah
Kesetaraan (Al-Musawah): hal ini menegaskan
bahwa setiap pihak berada pada posisi yang sama
dalam muamalah. Tidak ada perbedaan status
sosial dan kesemua merupakan bentuk tanggung
jawab tidak hanya pada stakeholders tapi
khususnya pada Allah, SWT.
Keadilan dan Kebenaran: hal ini menjadi faktor
penting karena manjadi hasil akhir dari transaksi.

PRINSIP DASAR SISTEM EKONOMI


ISLAM
Kejujuran: yakni komitmen akan pentingnya
perkataan, tindakan dan semua yang terkait dengan
perikatan dalam sistem ekonomi syariah sehingga
dapat dijadikan pengangan dalam muamalah
Kesetaraan (Al-Musawah): hal ini menegaskan
bahwa setiap pihak berada pada posisi yang sama
dalam muamalah. Tidak ada perbedaan status
sosial dan kesemua merupakan bentuk tanggung
jawab tidak hanya pada stakeholders tapi
khususnya pada Allah, SWT.
Keadilan dan Kebenaran: hal ini menjadi faktor
penting karena manjadi hasil akhir dari transaksi.

LEMBAGA

Sistem Ekonomi
Islam &
Kelembagaan
Ekonomi Islam

SEI

DPLK
SYARIAH

REASURANSI
SYARIAH

PEMBIAYAAN
SYARIAH

PASAR
MODAL

SEKURITAS
SYARIAH

Manajemen
Ekonomi
Akuntansi

SE
SEI
SEK

REKSADANA
SYARIAH

BANK
SYARIAH

OBLIGASI
SYARIAH

ASURANSI
SYARIAH

LKM
SYARIAH

BISNIS
SYARIAH

GADAI
SYARIAH

SISTEM KEUANGAN SYARIAH


Dalam sistem keuangan syariah ada
3 konsep yang menjadi landasan
penting:
1.Konsep kepemilikan.
2.Perolehan harta.
3.Penggunaan dan Pendistribusian
harta.

SISTEM KEUANGAN SYARIAH


1. Konsep kepemilikan: harta yang baik
harus memenuhi dua kreteria, yaitu:
diperoleh dengan cara yang sah dan
benar (legal and fair), serta dipergunakan
dengan dan untuk hal yang baik di jalan
Allah SWT.
Jadi dalam islam: kepemilikan harta
kekayaan pada manusia hanya terbatas
pada
kepemilikan
kemanfaatannya
selama masih hidup di dunia, dan bukan
kepemilikan secara mutlak.

SISTEM KEUANGAN SYARIAH


2. Konsep Perolehan harta: harta yang
diperoleh harus didapatkan dengan caracara yang sesuai dengan aturan syariah.
Yakni niatnya benar, tujuannya benar dan
cara memperolehnya juga benar.
3. Penggunaan
dan
Pendistribusian
harta: tidak boros dan tidak kikir,
memberi infak dan shadakah, membayar
zakat sesuai dengan ketentuan, memberi
pinjaman tampa bunga, meringankan
kesulitan orang yang berutang.

KAITAN ANTARA ISLAM


LEMBAGA KEUANGAN DAN
AKUNTANSI

LANDASAN SYARIAH
BAGAIMANA ISLAM MEMANDANG AKUNTANSI ?
QS AL BAQARAH (2) : AYAT 282 (AYAT TERPANJANG)
TERNYATA menjelaskan tentang AKUNTANSI & MUAMALAH,
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak
secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu
menuliskannya.
Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya
dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya
sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis,
dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang
akan ditulis itu),
dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah
ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya

MENGAPA PERLU PENCATATAN?


Informasi kepatuhan Bank dan Lembaga Non Bank terhadap Perintah Allah & Prinsip Syariah
Informasi u/pihak yg berkepentingan dalam pengambilan keputusan :

Shahibul Maal / pemilik dana


Pemegang saham
Muzaki / Pembayar ZIS
Lembaga Amil - ZIS
Bank Indonesia
Pemerintah
Masyarakat

Informasi atas prospek sumber daya ekonomi


Informasi atas wujud amanah Bank & LNB dalam Pengelolaan dana
masyarakat
Informasi tentang pemenuhan fungsi sosial perbankan syariah dan LNB

Berdasarkan prinsip syariah


Implementasi prinsip ekonomi Islam dg ciri :
- pelarangan riba dlm berbagai bentuk
- tidak mengenal konsep time value of money
- uang sbg alat tukar bukan komoditi yg
diperdagangkan.
Beroperasi atas dasar bagi hasil & margin
Kegiatan usaha utk memperoleh imbalan atas jasa
Tidak menggunakan bunga sbg alat untuk
memperoleh pendapatan
Azas utama => kemitraan, keadilan, transparansi dan
universal.
Tdk membedakan secara tegas sektor moneter dan
sektor riil => dpt melakukan transaksi-2 sektor riil.

LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH


Fungsi

TAMWIL

MANAGER INVESTASI

INVESTOR

MAAL

JASA LAYANAN

SOSIAL

Aplikasi Produk
PENGHIMPUN DANA
Prinsip Wadiah
Prinsip Mudharabah
PENYALURAN DANA :
Prinsip Jual Beli (Murabahah, Salam, Istishna
dsb)
Prinsip Bagi Hasil ( Mudharabah, Musyarakah )

PRODUK JASA :
Wakalah, Kafalah, Sharf, Qordh
Hawalah, Rahn dsb

DANA KEBAJIKAN :
Penghimpunan dan penyaluran
Qardhul
Hasan
Penghimpunan dan Penyaluran ZIS

AKUNTANSI SYARIAH
Cakupan / ruang lingkup

AKUNTANSI
(catat mencatat, pengukuran,
penyajian, pengungkapan)

SYARIAH
(Sistem bagi hasil, Prinsip bagi
hasil,
Uang muka, diskon, Pengenaan
denda dan sebagainya)
dan sebagainya )

Yang berhak (tanggung jawab)

Dewan Standar

(Ikatan Akuntan Indonesia)

Dewan Syariah Nasional

Wassalamu alaikum warahmatullahi


wabarakatuh

SEKIAN DAN TERIMA


KASIH