Anda di halaman 1dari 18

AKHLAK TERHADAP

LINGKUNGAN HIDUP
Oleh : Bara Juardino, S.HI

LINGKUNGAN HIDUP

Lingkungan Hidup adalah pengetahuan dasar


tentang bagaimana makhluk hidup berfungsi
dan bagaimana mereka berinteraksi satu
sama lain dengan lingkungan mereka.
Lingkungan hidup merupakan bagian dari
kehidupan
manusia.
Bahkan,
manusia
menjadi salah satu komponen dari lingkungan
hidup itu sendiri. Kehidupan manusia juga
sangat bergantung pada kondisi lingkungan
hidup, tempat ia tinggal.

LINGKUNGAN HIDUP
Pengertian Lingkungan Hidup Menurut Para Ahli
Emil Salim
Menurut Emil Salim, lingkungan hidup diartikan
sebagai benda, kondisi, keadaan dan pengaruh
yang terdapat dalam ruang yang kita tempati
dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk
kehidupan manusia. Definisi lingkungan hidup
menurut Emil Salim dapat dikatakan cukup luas.
Apabila batasan tersebut disederhanakan, ruang
lingkungan hidup dibatasi oleh faktor-faktor
yang dapat dijangkau manusia, misalnya faktor
alam, politik, ekonomi dan sosial.

Soedjono
Soedjono mengartikan lingkungan hidup sebagai lingkungan
fisik atau jasmani yang terdapat di alam. Pengertian ini
menjelaskan bahwa manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan
dilihat dan dianggap sebagai perwujudan fisik jasmani.
Menurut definisi Soedjono, lingkungan hidup mencakup
lingkungan hidup manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan
yang ada di dalamnya.
Munadjat Danusaputro
Lingkungan hidup adalah semua benda dan daya serta
kondisi termasuk didalamnya manusia dan tingkah
perbuatannya yang terdapat dalam ruang dimana manusia
berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup yang lain.
dengan demikian, lingkungan hidup mencakup dua
lingkungan, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan budaya.

Otto Soemarwoto
Otto Soemarwoto berpendapat bahwa lingkungan hidup
merupakan semua benda dan kondisi yang ada dalam
ruang kita tempati dan mempengaruhi kehidupan kita.
Menurut batasan tersebut secara teoritis ruang yang
dimaksud tidka terbatas jumlahnya. Adapun secara
praktis ruang yang dimaksud selalu dibatasi menurut
kebutuhan yang dapat ditentukan.
Sambas Wirakusumah
Lingkungan merupakan semua aspek kondisi eksternal
biologis, dimana organisme hidup dan ilmu-ilmu
lingkunga menjadi studi aspek lingkungan organisme
itu.

Definisi mengenai lingkungan hidup tidak hanya datang


dari para ahli, tetapi definisi tersebut dituangkan pula
dalam undang-undang, yaitu Undang-Undang Nomor 32
tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup. Di dalam undang-undang ini,
lingkungan hidup diartikan sebagai kesatuan, dan
mahluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan
kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya.
Menurut Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tersirat
bahwa lingkungan hiduplah yang mempengaruhi
mahluk hidup, termasuk di dalamnya manusia.
Manusia hendaknya menyadari kalau alamlah yang
memberi kehidupan dan penghidupan, baik secara
langsung maupun tidak langsung

Makhluk Tuhan
Makhluk hidup
1. Manusia
2. Hewan(Fauna)
3. Tumbuhan
(Flora)

Makhluk tak hidup/benda


mati
1. Benda Padat
2. Benda Cair
3. Benda Gas

BAGAN

Antara makhluk hidup dan tak hidup itu


saling bergantungan atau saling
membutuhkan.
Binatang

Bendabenda
mati

Manusia

Tumbuhtumbuhan

Hidup manusia bergantung pada benda-benda mati seperti air,


udara, sinar matahari dan lain sebagainya.
Bergantung pula pada tumbuhan sebagai obat, makanan, dan
lainnya.
Juga bergantung pada hewan sebagai makanan atau
memanfaatkan tenaganya.
Firman Allah Swt dalam surat Al-Baqarah:164 :
" Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih
bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut
membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah
turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia
hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di
bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan
yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat)
tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang
memikirkan.

TUMBUH-TUMBUHAN (FLORA)

Lingkungan hidup merupakan dukungan terhadap


kehidupan dan kesejahteraan, bukan saja terhadap
manusia akan tetapi juga bagi makhluk yang lain
seperti tumbuh-tumbuhan.
Diantara anugrah Allah kepada manusia adalah
diciptakan-Nya tumbuh-tumbuhan. Sebagian besar
makanan manusia berasal dari tumbuh-tumbuhan.
Demikian pula makanan binatang-binatang ternak,
sebagian besar adalah tumbuh-tumbuhan yang
bermacam-macam jenisnya.
Oleh karena itu lingkungan harus tetap terjaga
keserasian dan kelangsungan hidupnya sehingga secara
berkesinambungan tetap dalam fungsinya sebagai
pendukung kehidupan.

Firman Allah dalam surat Al-Naziat : 31-33 :


"Ia memancarkan daripadanya mata air dan menumbuhkan tumbuhtumbuhan dan gunung-gunung dipancangkanNya dengan teguh
(semua) itu untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang
ternakmu.

Akhlak terhadap lingkungan dapat diwujudkan dalam


bentuk perbuatan insan yaitu dengan menjaga
keserasian dan kelestarian serta tidak merusak
lingkungan hidup, contohnya :
1. Merawat tanaman
2. Tidak merusak dan menebang pohon sembarangan
3. Menjaga kebersihan alam
4. Menanam tanaman yang memberikan manfaat

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut


disebabkan karena perbuatan tangan manusia,
supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian
dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka
kembali (ke jalan yang benar). (surat Ar-Rum : 41).
Kerusakan di darat ialah seperti terjadinya
kekeringan atau banjir akibat penggundulan hutan,
dan juga akibat punahnya hewan karena menganggu
kesinambungan ekologi.
Kerusakan Di laut ialah seperti pencemaran air laut
disebabkan pembuangan limbah oleh industri, yang
mana dapat mengancam kehidupan yang ada di laut.

"Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah


berbuat baik kepadamu. dan janganlh kamu
berbuat kerusakan di (muka) bumi.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orangorang yang berbuat kerusakan. "
(Q.S Al Qashas:77)
"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di
muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya
dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut
dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat
dekat kepaa orang-orang yang berbuat baik."
(Al A'raf : 56)

AHKLAK TERHADAP HEWAN


(FAUNA)
Dalam akhlak terhadap hewan terdiri dari 2
pengertian yaitu :
Syafaqah
Syafaqah artinya lembut dan halusnya
perasaan. Dalam makna positif syafaqah
diartikan sebagai sikap jiwa yang selalu
ingin berbuat baik serta penuh kasih sayang
terhadap sesama makhluk Tuhan.

"Kasihanilah siapa yang ada di bumi ini, niscaya kalian


dikasihani oleh yang ada di langit" (HR At-Tirmdzi)

CONTOH SYAFAQAH
1.

Tidak menyiksanya dengan cara penyiksaan


apapun, atau dengan membuatnya kelaparan,
memukulinya, membebaninya dengan sesuatu yang
ia tidak mampu, menyiksanya atau membakarnya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah
bersabda : "Seorang perempuan masuk neraka
karena seekor kucing yang ia kurung hingga mati,
maka dari itu ia masuk neraka karena kucing
tersebut, disebabkan ia tidak memberinya makan
dan tidak pula memberinya minum di saat ia
mengurungnya, dan tidak pula ia membiarkannya
memakan serangga di bumi, (HR Al-Bukhari).

2.

Memberinya makan dan minum apabila hewan itu lapar


dan haus.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda :
"Pada setiap yang mempunyai hati yang basah (hewan) itu
terdapat pahala (dalam berbuat baik kepadaNya)" (HR Al-

3.

Bukhari)
Jikalaupun harus menyembelih, jangan dengan cara
menyiksa.
"Sesungguhnya Allah mewajibkan berlaku baik atas segala
sesuatu, maka apabila kamu membunuh (hewan) hendaklah
membunuh dengan baik, dan apabila kamu menyembelih
maka sembelihlah dengan baik, dan hendaklah kamu
menajamkan pisaumu, dan hendaklah binatang sembelihan
itu disenangkan (dengan cara memberi makan sebelum
disembelih). (HR Muslim).

HIMAYAH

Himayah adalah pemeliharaan. Allah Swt.


menerangkan dalam al-Quran bahwa hewanhewan itu dijadikan-Nya untuk menjadi
kesenangan dan itibar bagi manusia.
Rasulallah Saw. bersabda: Ya Abu Hurairah,
sayangilah semua makhluk Allah, maka Allah
akan menyayangimu dan menjagamu dari
neraka pada hari kiamat, (Nasihat
Rasulullah Saw. pada Abu Hurairah).

SEKIAN

TERIMA KASIH