Anda di halaman 1dari 3

Tips Merawat Kulit Badan yang Sensitif

Hallo readers, apa kabar? Semoga hari kalian selalu bersemangat dan produktif yah.
Kali ini saya ingin berbagi tips tentang merawat kulit badan yang sensitif.
Sebenarnya ini pengalaman pribadi dari saya sendiri. Saya mempunyai kulit tubuh
yang sensitif dan mudah gatal karena alergi, tidak parah sih, namun cukup
mengganggu karena sering kambuh. Biasanya alergi ini akan kambuh bila berada di
lingkungan yang banyak berdebu dan kondisi cuaca yang dingin. Dan kondisinya
akan bertambah berat bila kondisi kulit saya kering, gatalnya jadi berlipat-lipat,
sehingga saya garuk-garuk bagian yang gatal itu dan jadi membekas.
Menurut saya, kulit badan juga aset berharga bagi wanita. Jadi tidak cuma kulit
muka saja yang perlu dirawat, kulit badan juga. Justru jika kulit badan sehat, maka
akan tampak lebih segar dan cantik secara menyeluruh, dibandingkan jika hanya
kulit wajah yang bagus. Karenanya masalah kulit badan yang sensitif ini juga
menjadi perhatian saya. Syukurlah sekarang saya sudah tahu cara untuk mengatasi
masalah tersebut, dan saya ingin membagikannya kepada Anda yang mungkin
mengalami problem yang sama.

Kenali pemicu alergi


Nah, ini adalah hal utama yang harus diketahui oleh orang-orang dengan bakat
alergi. Tidak cuma alergi pada kulit ya, tapi juga keluhan lain seperti asma, rhinitis
(pilek dan bersin-bersin), konjungtivitis alergi (mata merah), atau kelainan alergi
lainnya. Kenali pemicu alergi masing-masing! Coba deh diamati dengan seksama,
pada kondisi seperti apa biasanya alergi itu timbul. Bisa berbagai macam
penyebabnya, seperti makanan, obat-obatan, bulu hewan, serangga, debu, cuaca
(dingin atau panas), atau penyebab lainnya.
Lho, bukannya ada pemeriksaan untuk mencari penyebab alergi yaa??
Iya betul sekali, sekarang memang sudah ada pemeriksaan untuk mengetahui
dengan detail dan tepat apa penyebab alergi. Namun taukah kalian, bahwa
pemeriksaan itu menyakitkan, memakan biaya yang amahal, dan juga tidak semua
fasilitas kesehatan mempunyai sarana untuk pemeriksaan itu, biasanya ada di
rumah sakit besar di kota besar. Kalau menurut hemat saya sih, lebih baik masingmasing mengamati dan kalau perlu mencatat, apa saja kondisi yang bisa
mencetuskan timbulnya alergi, bila sudah tau, sebisa mungkin dihindari. Bukankah
mencegah lebih baik kan dari pada mengobati.

Gunakan produk yang hypoallergic


Gunakanlah produk dengan kandungan hypoallergic, terutama untuk produk lotion
dan sabun. Paling gampang gunakanlah produk untuk bayi. Saya sudah
mempraktekannya. Bila kulit sedang sensitif, biasanya saya ganti sabun mandi

dengan sabun bayi, dan kulit terasa lebih lembab, walaupun efek sampingnya
memang kulit terasa lebih licin dibandingkan dengan sabun orang dewasa. Tapi itu
cuma sementara kok, setelah kering kulit justru akan terasa lebih baik.

Hindari penggunaan sabun antibakteri


Ketika bertemu dengan pasien atau orang dengan kelainan kulit, banyak
diantaranya yang mempercayai bahwa jika sedang bermasalah dengan kulit maka
harus menggunakan sabun antibakteri atau sabun kesehatan. Hal ini sebenarnya
keliru, karena sabun antibakteri, mempunyai efek samping membuat kulit menjadi
kering. Pasti pembaca juga merasa kan, setelah mandi dengan sabun antibakteri,
biasanya kulit akan terasa kesat. Kesan kesat itu menandakan kulit kering. Padahal
kulit kering akan memicu gatal, sehingga justru memperberat kondisi kulit. Seperti
yang sudah dijelaskan sebelumnya, lebih baik gunakanlah sabun bayi atau sabun
hypoallergic.
Sabun antibakteri sebenarnya baik untuk kesehatan, bila digunakan dalam kondisi
kulit yang normal/ sehat. Jika sedang mengalami peradangan, terutama alergi atau
sensitif, lebih baik tidak menggunakan sabun jenis ini.

Rajin menggunakan pelembab


Kulit kering akan memicu kulit semakin gatal, jadi kelembaban kulit harus tetap
dijaga, terutama bagi yang sering berada di lingkungan dingin atau AC. Secara rutin
gunakan lotion, atau body butter di seluruh tubuh. Jangan hanya kalau mau
berpergian yah, baiknya setiap sehabis mandi gunakanlah pelembab badan. Kalau
perlu sebelum tidur juga gunakan lagi di selubuh badan, terutama yang tidur di
kamar ber-AC.
Oh iya, jika akan bepergian ke luar rumah saat pagi atau siang hari, jangan lupa
untuk menggunakan pelembab dengan kandungan UV protection yah, karena sinar
ultraviolet dari sinar matahari pun bisa menyebabkan iritasi dan kerusakan kulit

Jangan over scrubbing


Siapa yang suka scrubbing atau luluran? Para wanita memang biasanya sering
luluran untuk menghaluskan dan memutihkan kulit badan. Scrubbing dengan body
scrub atau lulur memang mempunyai efek yang memuaskan untuk mempercantik
kulit badan, apalagi bila melakukannya teratur 1-2 kali seminggu. Namun, bila kulit
sedang alergi atau sensitif, lebih baik skip dulu aktivitas ini, karena tekstur body
scrub atau lulur yang kasar bisa menyebabkan iritasi kulit. Apalagi bila kondisinya
sedang alergi, kulit sedang radang, sehingga bisa menyebabkan iritasi yang justru
memperparah kondisi kulit.

Berobat ke dokter
Bila keluhan sudah berat dan sangat mengganggu, lebih baik untuk tetap berobat
ke dokter terdekat. Alergi walau kebanyakan ringan, namun beberapa kasus juga
bisa menjadi berat. Biasanya dokter akan memberikan obat anti radang dan anti
alergi.

Sekian tips kali ini, semoga bermanfaat untuk para pembaca ya. Bila ada
pertanyaan, silahkan meninggalkan pesan di kolom komentar.
Terima kasih