Anda di halaman 1dari 2

HD Berhubungan Dengan Komplikasi Mual Muntah

1. Definisi Mual Muntah


Mual yaitu pengalaman yang sekalipun subyektif, didefinisikan juga sebagai
sensasi yang selekasnya mendahului muntah. Pasien menyebutkan bahwa mereka terasa
seakan-akan bakal muntah, atau melukiskan sensasi seperti terasa tak nyaman atau sakit
perut.
Muntah didefinisikan juga sebagai evakuasi isi lambung yang cepat serta dengan
cara paksa dengan alur balik dari perut hingga serta keluar dari mulut. Muntah
umumnya, tetapi tidak selamanya, dilanjutkan lagi dengan mual. Muntah sifatnya
berkali-kali di mana berlangsung kontraksi aktif otot-otot perut yang membuahkan
desakan yang mengakibatkan evakuasi isi perut.
2. Etiologi
Gangguan Gastro Intestinal,
Hipotensi,
Cemas

3. Patofisiologi
Terlampir
4. Penatalaksanaan
Kecilkan kecepatan aliran darah
Kecilkan UFR
Berikan kantong plastik
Bantu kebutuhan pasien
Observasi tanda-tanda vital selama proses dialisis berlangsung
Jika tensi turun, guyur 100 cc NaCl 0,9% sesuai keadaan umum pasien
Jika keadaan sudah membaik, program dialisis diatur secara bertahap
Kolaborasi dokter jika tidak ada perbaikan.

5. Diagnosa Keperawatan
Mual b/d gangguan pada uremia
Tujuan dan Kriteria Hasil

Mual akan berkurang yang dibuktikan oleh Selera makan, Tingkat kenyamanan,

NOC

Selera makan; keinginan untuk makan ketika dalam keadaan sakit atau sedang

menjalani pengobatan
Tingkat kenyamanan; derajat persepsi yang posistif tentang kenyamanan fisik

dan psikologis
Pengendalian mual-muntah; tindakan individu untuk mengendalikan mual dan

muntah
Keparahan mual dan muntah; keparahan mual, rasa ingin muntah dan muntah
tatus nutrisi: asupan makanan dan cairan; jumlah makanan dan cairan yang
masuk kedalam tubuh dalam 24 jam

NIC

Pantau gejala subjektif mual pada pasien


Kaji penyebab mual
Pantau adanya kulit kering dan pecah-pecah yang disertai depigmentasi
Pertahankan keakuratan pencatatan asupan dan haluaran urin
Kolaborasi pemberian obat anti mual