Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kimia analisis adalah salah satu cabang dari ilmu kimia yang mempelajari yang
berfokus pada analisis cuplikan material untuk mengetahui komposisi, struktur, dan
fungsi kimiawinya. Kimia analisis telah dimanfaatkan secara luas dalam berbagai
macam disiplin ilmu seperti kedokteran, farmasi, arkeologi, forensik, pemantauan
kualitas lingkungan dan lain sebagainya (Huda, 2009).
Analisa kualitatif atau disebut juga analisa jenis adalah untuk menentukan
macam atau jenis zat atau komponen-komponen bahan yang dianalisa. Dalam
melakukan analisa kita mempergunanakan sifat-sifat zat atau bahan, baik sifat-sifat
fisis maupun sifat-sifat kimianya. Misalnya ada suatu sampel cairan dalam gelas
kimia. Bila kita ingin tahu apa sampel cair itu maka kita lakukan analisa kualitatif
terhadap sampel cairan itu. Caranya ialah kita tentukan sifat-sifat fisis sampel
tersebut. Misalnya bagaimanakah warna, bau, indeks bias, titik didih, massa jenis
serta kelarutan. Begitu pula bila sampel berupa padatan, kita tentukan bagiamanakah
warna, bau, warna nyala, titik leleh, bentuk kristal, serta kelarutannya. Harus disadari
bahwa untuk melakukan analisa kualitatif yang cepat dan tepat diperlukan
pengetahuan yang cukup mengenai sifat fisis bahan-bahan yang dianalisa.
Berdasarkan metodenya, analisa kualitatif dapat dikelompokkan dalam dua
kelompok. Pertama, analisis bahan berdasarkan karakterisasi fisis, yaitu penentuan
sifat fisis dan keasaman. Kedua, analisis bahan berdasarkan metode H2S, yaitu
analisis kation dan analisis anion (UPI, 2004)
Dalam percobaan ini, yang akan dianalisa adalah apakah ada kation kation
yang terdapat di dalam sampel dan apa jenis dari kation yang terkandung dalam
sampel. Pengidentifikasian kation kation didasarkan pada prinsip reaksi warna.
1.2 Perumusan Masalah
Adapun permasalahan yang akan dirumuskan dalam percobaan Analisa
Kualitatif adalah bagaimana mengidentifikasi warna dari logam Fe dengan reaksi
warna.
1.3 Tujuan Percobaan

Tujuan dari percobaan ini yaitu untuk mempelajari reaksi-reaksi identifikasi


warna dari logam besi (Fe).
1.4 Manfaat Percobaan
Adapun manfaat dari percobaan ini adalah untuk memahami reaksi-reaksi
identifikasi warna dari logam besi (Fe).
1.5 Ruang Lingkup Percobaan
Praktikum Kimia Analisa Kualitatif ini dilakukan di Laboratorium Kimia
Analisa, Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara
dengan kondisi ruangan :
Tekanan udara : 760 mmHg
Suhu ruangan

: 30oC

Percobaan analisa kualitatif ini dilakukan dengan menggunakan bahanbahan


antara lain Asam Klorida (HCl) 3N, Asam Nitrat (HNO3) 3N, Aquadest (H2O), Asam
Sulfida (H2S), Natrium Hidroksida (NaOH) 4N, Kalium Tiosianat (KCNS), Kalium
Heksasianoferat (II) (K4Fe(CN)6), sampel air parit Gelato, air parit FIB USU serta
minuman Root Beer. Sedangkan peralatan-peralatan yang digunakan selama
percobaan ini adalah tabung reaksi, beaker glass, gelas ukur, pipet tetes, rak tabung,
lakmus merah, spiritus, dan penjepit tabung.