Anda di halaman 1dari 4

Pertanyaan, perihal arti fisis sudut

dan sudut

60 0

pada metode EEI.

Jawaban saya kembali pada teori yang telah dijelaskan oleh Whitcombe terkait dengan
memodifikasi persamaan EI dari Connolly.
Jawab :
Berdasarkan pendekatan linear orde 2 dari persamaan Zoeppritz yang diturunkan oleh

Aki dan Richard,

R A B sin 2

sin 2
, terdapat kebutuhan untuk membuat

melebihi nilai 1,

sin 2
namun demikian nilai reflektivitas dapat melebihi 1 ketika nilai

meningkat. Jelas, tidak

ada nilai kontras impedansi yang mampu membangkitkan reflektivitas yang melebihi 1, kecuali

sin 2
terdapat nilai impedansi negatif. Dalam praktiknya, ketika

mendekati atau melampaui

nilai 1, maka log EI yang didefinisikan Connolly, menjadi tidak akurat.


Suku

sin 2

dalam pendekatan linear persamaan Zoeppritz membatasi rentangan

observasi reflektivitas pada batas 0 sampai dengan 1. Namun ekstrapolasi pada arah negatif dan
positif dari rentang observasi reflektivitas sepanjang sumbu
ditunjukkan oleh Gambar 1.

sin 2

dapat dilakukan, seperti yang

Gambar 1. Rentangan observasi dari plot amplitude pre-stack dapat dimodelkan dengan
ekstrapolasi linear pada arah negatif dan positif sepanjang sumbu

sin 2

(Whitcombe, 2002)
Maka sebuah definisi baru dari konsep impedansi elastik dapat dibuat dengan mengganti

sin 2

menjadi

tan

, sehingga persamaan linear orde 2 dari pendekatan persamaan Zoeppritz

didefinisikan pada rentangan

daripada

0 1

. Selain itu sebuah faktor scalling

cos

dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa nilai reflektivitas tidak akan pernah melebihi 1.
AI

EEI AI 0
AI 0

cos( )

GI

AI 0

sin( )

Dengan menggunakan bentuk lain dari persamaan EEI seperti persamaan yang di atas,

90
0

suatu kondisi yang dapat diharapkan yaitu, bahwa EEI

90
0

EEI

, ditunjukkan pada Gambar 2.

berkorelasi terbalik dengan

Gambar 2. Spektrum EEI untuk rentang sudut -90 s/d 90 (Whitcombe, 2002)

Pada dasarnya tujuan kita menggunakan metode EEI adalah mencari korelasi optimum
antara log EEI sudut

90 0

sampai

90 0

dengan parameter sensitif kita. Arti sudut

tersebut sebenarnya adalah sudut rotasi koordinat dari parameter yang kita miliki, sehingga
parameter tersebut biasanya akan bisa memisahkan shale dan sand. Jadi apabila yang kita
dapatkan sudut negatif, sebenarnya secara fisis adalah parameter sensitif kita dapat memisahkan
litologi dengan cara merotasi koordinat searah jarum jam (karena negatif).

Atau bisa juga berarti log EEI yang kita miliki memiliki kemiripan dengan parameter
sensitif kita di sudut negatif tersebut. Jadi apakah negatif atau sudut besar, arti fisisnya sesuai
dengan arti fisis parameter sensitif kita, sudut hanya sebatas indikasi untuk kita ada di sudut
berapa koordinat kita bisa dirotasi atau di sudut berapa log EEI kita mirip dengan parameter kita.
Hal tersebut dapat dicontohkan dari percobaan yang dilakukan oleh Whitcombe, ditunjukkan
pada Gambar 3.

Gambar 3. Cross correlation antara parameter elastik dan kurva EEI, yang
menunjukkan derajat korelasi tinggi.