Anda di halaman 1dari 5

Nilai-nilai moral untuk anak-anak / Moral Values for Children

Shyness is usually a combination of fear


and self-consciousness. When we're shy,
it's often because we're worried about
what other people might say or think
about us, especially if we've heard it
before or think it ourselves. Maybe we
think we're too tall or too short, or too
fat or too thin, or ugly, or whatever.
Hampir dalam setiap kasus, perasaan
malu pada umumnya adalah
perpaduan antara ketakutan dan
merasa canggung. Kalau kita merasa
malu, seringkali karena kuatir akan
pendapat orang lain mengenai diri
kita, merasa takut akan apa yang
orang lain katakan atau pikirkan
tentang diri kita. Mungkin kita merasa
terlalu tinggi atau terlalu pendek, atau
terlalu gemuk atau terlalu kurus, atau
jelek, dan lain sebagainya.

How can we overcome shyness and timidity? One way is to forget about ourselves.
When we stop worrying about all the things we think others would like us to be and
instead are content with the way God made us, then we will stop worrying so much
about the opinions of others.

Jadi bagaimanakah kita bisa


mengatasi perasaan malu?
Satu cara yaitu dengan
melupakan diri sendiri dan
mengingat kepentingan
orang lain! Apabila kita
berhenti berkuatir tentang
apa yang kita rasa
diinginkan orang dan
sebaliknya puas dengan
bagaimana Tuhan
menciptakan kita, maka kita
tidak lagi kuatir tentang
pendapat orang lain.

Overcoming shyness isn't just something you should do for yourself; it's also part of
being a contributing member of society. When you have a thought or idea that deserves
to be heard, you're not only hurting yourself by keeping quiet, you're hurting the people
around you.
Other people need you. They need your intelligence and insight. They need your help
to work through problems. By hiding behind shyness, you limit the help you can give to
your friends and family members.
Mengatasi perasaan malu bukanlah sesuatu yang hendaknya Anda lakukan untuk
diri Anda sendiri; itu juga merupakan bagian dari kontribusi Anda kepada masyarakat.
Apabila Anda mempunyai pemikiran atau gagasan yang layak didengarkan, Anda
bukan saja merugikan diri sendiri dengan tidak mengutarakannya, tetapi Anda juga
merugikan orang-orang di sekitar
Anda.
Orang lain membutuhkan Anda.
Mereka membutuhkan kecerdikan
dan wawasan Anda. Mereka
memerlukan bantuan Anda untuk
memecahkan persoalan mereka.
Dengan bersembunyi di balik
perasaan malu, Anda membatasi
bantuan yang dapat Anda berikan
kepada teman dan keluarga.

No one wants to be met by a


cold stare of rejection, but if
you spend your life avoiding
rejection, you will never get
very far or accomplish much.
Step out. Nothing ventured,
nothing gained.

Tidak ada seorang pun yang


ingin ditolak mentahmentah, tetapi jika Anda
melewatkan seluruh sisa
hidup Anda menghindari
penolakan, maka Anda tidak
akan menuntaskan apa-apa.
Ambillah langkah. Tanpa
keberanian, maka tidak akan
ada yang diperoleh.
www.freekidstories.org
Text courtesy of Activated magazine. Used by
permission. Art TFI.