Anda di halaman 1dari 24

Cara Instal Windows XP Melalui USB

Flashdisk
1. Silahkan Download dulu software untuk membuat bootable windows xp USB boot Versi 2
2. Instal USB boot Versi 2 hingga selesai tampilanya seperti ini :
3. Siapkan file Instalasi windows XP yang didapat dari copyan CD Instalasi microsoft windows
XP atau dari hasil exstark file iso microsoft windows XP
4. Pilih Windows XP Source dengan cara klik Browse, arahkan ke folder instalasi file microsoft
windows XP yang sudah disiapakan sebelumnya
5. Klik RMPrep USB untuk format flashdisknya agar bisa digunakan sebagai master instalasi
windows XP
6. Pilih Filesystem FAT32 , kemudian ceklist Boot as HDD (2PTNS) dan pilih XP boobtable
(NTLDR) setelah itu klik Prepare Drive

7. Tunggu hingga proses di commandprompt(cmd) selesai kemudian klik exit


8. Cara terakhir adalah klik GO tunggu sampai proses selesai
9. Jika berhasil akan tampil pesan seperti ini
10. Klik OK , maka USB Flashdisk pun sudah bisa digunakan sebagai file instalasi microsoft
windows XP
Ok demikianlah tutorial cara instal windows xp dengan flashdisk, yang perlu diingat jika kita
menggunakan flashdisk maka backup terlebih dahulu isi data didalam flashdisk anda sebelum
mengikuti tutorial ini karena jika proses dilanjutkan disaat data di flashdisk masih ada maka

otomatis USB Boot akan memformat semua data anda.

TUTORIAL

Cara Install Windows XP


Dengan Mudah (Lengkap
Dengan Gambar)
By Edo Chrisnado | April 13, 20135 Comments

GRATIS TERBATAS: INILAH RAHASIA MENJADI PRIBADI YANG KAMU IMPIKAN (EBOOK SENILAI 183RB)

Apakah kamu baru saja membeli komputer dengan sistem operasi kosong? Ingin kamu
install dengan Windows XP? Berikut ini WinPoin akan memberikan cara install Windows XP
dengan mudah lengkap beserta gambarnya sehingga tidak membuat kamu kebingungan.
Artikel ini bertujuan untuk membantu kamu yang baru pertama kali belajar install
Windows XP, jadi kamu harus melihat step-by-step yang WinPoin lakukan. Berikut langkah
install Windows XP:

Langkah pertama, saat PC Booting masuk ke Boot Menu, biasanya menekan F8, F12 atau
Esc tergantung (keterangannya bisa kamu lihat dibawah layar). Masukkan CD dari
installasi Windows XP, dan pada Boot Menu pilih CD-ROM Drive.

Kemudian komputer kamu baru dan belum ada partisi disk, kamu bisa mengaturnya.
Caranya dengan menekan C, dan isikan partisi yang kamu inginkan.

Setelah partisi selesai dibuat, pilih partisi yang akan kamu buat untuk installasi Windows
XP dan tekan Enter. Saran WinPoin, selalu taruh installasi Windows XP pada bagian atas
sendiri pada partisi lainnya.

Lalu pilih Format the partition using the NTFS file system (baca File System)

Tunggu sampai format partisi selesai dilakukan proses dilakukan dua kali, jika sudah
selesai dilakukan maka komputer akan otomatis restart dan memasukki Windows.

Ketika komputer sudah memasuki Windows XP, kamu akan disuruh menunggu selama 40
menit.

Pada tengah-tengah proses akan ada notif yang menyuruh kamu untuk mengisi identitas
diri, masukkan nama dan perusahaan kamu bekerja (terserah bisa kamu isikan apapun).
Lalu klik Next.

Kemudian isikan nama komputer, jika kamu ingin memberi password pada komputer,
isikan field Administrator password dan Confirm password. Jika sudah klik Next.

Setelah itu isikan tanggal dan waktu, jika kamu ingin diatur secara otomatis, ubah Time
Zone menjadi GMT+07:00 dan klik Next.

Lalu kamu disuruh untuk mengisikan produk lisensi Windows XP yang kamu beli setelah
mengatur itu semua.

Tunggu sampai komputer melakukan restart untuk memasuki Windows XP.

Windows XP akan menyambut kamu dan menyuguhkan settingan yang perlu kamu atur,
klik Next.

Pada tahap ini kamu bisa memilih update otomatis atau tidak ingin melakukan update
otomatis. Saran WinPoin lakukan update otomatis dengan memilih bagian atas sendiri,
lalu klik Next.

Jika komputer kamu selalu terhubung dengan internet pada tahan ini kamu bisa memilih
pilihan pertama atau jika komputer kamu tidak selalu terhubung dengan internet kamu
bisa memilih yang kedua, atau kamu bisa juga melewati step ini dengan mengklik Skip.
Kalau kamu sudah menentukan pilihan internet, klik Next.

Setelah itu kamu disuruh untuk mendaftarkan komputer ke Microsoft, ini terjadi bila kamu
selalu koneksi internet. Jika kamu tidak ingin register, klik opsi kedua dan klik Next.

Isikan Nama user komputer, bila pengguna komputer lebih dari satu isikan kolom dua,
ketiga dan seterusnya sesuai dengan user yang kamu inginkan dan klik Next.

Nah sekarang kamu akan memasuki desktop dari Windows XP.

AYO BERLANGGANAN MAJALAH TEKNOLOGI "ORACLE MAGAZINE", MUMPUNG MASIH GRATIS!

Itulah panduan install Windows XP yang baru saja WinPoin berikan untuk kamu, mudah
dan cepat bukan? Perlu kamu ketahui, WinPoin tadi meng-install Windows XP SP3 dan
antara cara install Windows XP SP3 dengan Windows XP lainnya sama. Tidak ada cara
yang berbeda. Bila ada pertanyaan yang kamu butuhkan untuk tutorial install Windows XP
diatas, bisa kamu ajukkan saja melalui Facebook Fanspage atau Akun Twitter WinPoin.

Cara Sharing Printer Melalui Jaringan LAN atau Wifi


Kamis, Januari 01, 2015

Sharing Printer merupakan penggunaan sebuah printer yang dapat digunakan oleh beberapa komputer bersama-sama
dalam satu jaringan LAN atau Wifi. Share Printer sekarang sudah banyak dilakukan oleh kantor-kantor, Bank, Sekolahsekolah, Rental Komputer maupun warnet, selain menghemat jumlah printer juga dapat menghemat ruangan, Anda bisa
bayangkan jika ada sepuluh komputer dalam satu ruangan dan setiap komputer memiliki printer masing-masing, tentu akan
memakan banyak tempat. Dengan sharing printer ini Akan banyak menghemat printer dan ruangan Anda juga tidak terlalu
sumpek dengan printer. Apalagi sekarang ini hampir semua karyawan kantoran memiliki laptop masing-masing yang ingin
menghubungkan laptopnya ke printer, dengan menggunakan Cara Sharing printer melalui lan atau wifi ini akan banyak
menghemat ruang dan waktu karyawan.

Untuk bisa share printer setidaknya dibutuhkan dua komputer yang terhubung dengan sebuah jaringan LAN yang sama,
satu komputer terhubung langsung dengan printer (Komputer Master) dan satu komputer lagi yang tidak ada printernya
(Komputer Cliens). Secara umum Ada 3 Tahap proses yang harus dilakukan untuk bisa share printer:
1. Pengaturan pada Semua Komputer (Komputer Master dan Komputer Cliens)
2. Pengaturan pada Komputer Master
3. Pengaturan pada Komputer Cliens

Note: Pada artikel ini, saya menggunakan Windows XP sebagai contoh, namun Anda tetap bisa mencapai hasil yang sama
dengan menggunakan Windows Vista atau windows 7, tapi navigasi terminologi dan menu mungkin sedikit berbeda.

Mari kita uraikan satu persatu:

1. Pengaturan pada Semua Komputer (Komputer Master dan Komputer Cliens)


Sebelum kita mulai sharing printer, terlebih dahulu Anda sudah mengetahui cara print dan install driver printer di komputer
Anda. Kemudian beberapa komputer sudah terhubung dengan jaringa LAN atau Wifi dengan sebuah workgroup yang
sama, jika komputer tersebut belum terhubung silahkan ubah terlebih dahulu Workgroup pada komputer Anda dengan
nama yang sama, pada contoh kali ini kami membuat nama workgroup dengan nama "WORKGROUP". Untuk
mengubahnya ikuti panduan berikut:

Buka Control Panel melalu Start => Control Panel lalu temukan dan bukaSystem

Gambar 1. System Properties

Pilih Tab Computer Name, lihat apakah workgroup tersebut sudah sama dengan nama workgroup yang anda
inginkan. Jika belum ubah workgorup tersebut dengan klik Change.

Gambar 2. Membuat nama komputer dan workgroup

Lalu ubahlah workgroup dengan nama yang Anda inginkan dan harus sama dengan nama workgroup pada
komputer yang lain yang ingin Anda share printer, lalu klik OK.

2. Pengaturan pada Komputer Master


Pada Komputer yang terhubung langsung dengan Printer yang ingin Anda Share haruslah mengatur settingan printer
sebagai berikut:

Buka kembali Control Panel melalui Start kemudian pilih dan buka Printer and Faxes, pada windows Printer
And Faxes tersebut Akan terlihat printer yang sudah ready dan terhubung dengan komputer sekarang ini, klik
kanan printer yang Anda ingin share lalu klik Sharing... (contoh kami menggunakan printer brother)

Gambar 3. Membuka Sharing Printer Properties

Lalu akan terbuka Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Silahkan pilih Share this printer, Beri nama
sesuka Anda atau biarkan dengan nama yang sudah ada kemudian klik OK. Jika ada permintaan CD Windows,
atau konfirmasi dari printer sharing, pilih Just Enable File and Printer Sharing dan Klik OK.

Gambar 4. Nama Printer pada Sharing Printing

3. Pengaturan pada Komputer Cliens


Setelah pengaturan pada tahap kedua selesai (jangan kebalik urutannya harus 1, 2 dan 3) maka terakhir kita Tambahkan
printer yang telah di-sharing tadi pada komputer cliens:

Buka Control Panel melalu Start => Control Panel lalu pilih Printer and Faxes, Pada tab di sebelah kiri pilih Add
a Printer. Seperti gambar dibawah ini:

Gambar 5. Menambahkan Printer Sharing

Maka akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next >

Gambar 7. Tampilan awal Add Printer Wizard

Kemudian Pada Local or Network printer pilih A network printer, or a printer altachead to another
computer lalu klik Next >

Gambar 8. Pilih A network printer

Kemudian pilih Browse for printer lalu klik Next >, maka komputer Anda akan mencari printer yang tadinya sudah
kita share. Untuk proses cepatnya Anda bisa pilih yang kedua yaitu Connect to this printer dengan mengetikkah

Nama printer master dan nama printer yang dishare tadi dengan format "\\server\printer" atau jika menggunakan
contoh dari kami yang menggunakan printer brother maka "\\Operator\BrotherD" (lihat gambar 1 untuk nama
komputer, dan gambar 4 untuk nama printer)

Gambar 9. Pilih Browser for a printer atau Connet to this printer

Terakhir akan muncul info untuk mengkonfirmasi apakah Share Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Deafult,
Anda bisa pilih tidak dengan menekan tombol No atau Pilih sesuai kebutuhan. Kami menyarankan Anda tidak
memilih Yes karena setiap Anda print nanti akan ngeprint otomatis ke printer server, bagi pemula akan bingung
karena yang diprint tidak keluar-keluar padahal sudah terprint di printer master.