Anda di halaman 1dari 6

Pengertian dan 15 Jenis Ekonomi Kreatif di Indonesia

1.

Konsep Ekonomi Kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi

baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide


dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi
utama dalam kegiatan ekonominya.
2.

Kementerian Perdagangan Indonesia menyatakan bahwa Industri kreatif

adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta


bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan
menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.
3.

Departemen Perdagangan Republik Indonesia (2008) merumuskan ekonomi

kreatif sebagai upaya pembangunan ekonomi secara berkelanjutan melalui


kreativitas dengan iklim perekonomian yang berdaya saing dan memiliki
cadangan sumber daya yang terbarukan.

KonsepEkonomi Kreatifmerupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang


mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge dari
Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Struktur
perekonomian dunia mengalami transformasi dengan cepat seiring dengan pertumbuhan ekonomi,
dari yang tadinya berbasis Sumber Daya Alam (SDA) sekarang menjadi berbasis SDM, dari era
pertanian ke era industri dan informasi. Alvin Toffler (1980) dalam teorinya melakukan pembagian
gelombang peradaban ekonomi kedalam tiga gelombang. Gelombang pertama adalah gelombang
ekonomi pertanian. Kedua, gelombang ekonomi industri. Ketiga adalah gelombang ekonomi informasi.
Kemudian diprediksikan gelombang keempat yang merupakan gelombangekonomi kreatifdengan
berorientasi pada ide dan gagasan kreatif.
Disini saya memilih contoh ekonomi kreatif tentangFURNITURE-PENTINGNYA ESTETIKA PADA
RUANGANkarena menurut saya contoh ekonomi kreatif yang saya ambil ini sangat menarik dan
tidak akan bosan untuk membahasnya karena berhubungan dengan nilai keindahan/seni rupa. Pada
ruangan yang ada pada rumah anda,akan menentukan selera anda untuk menentukan dekorasi dan
tata ruang yang sesuai selera yang anda inginkan.

Menurut ahli ekonomi Paul Romer (1993), ide adalah barang


ekonomi yang sangat penting, lebih penting dari objek yang
ditekankan di kebanyakan model-model ekonomi.
Howkins (2001) dalam bukunya The Creative Economy
menemukan kehadiran gelombangekonomi kreatifsetelah
menyadari pertama kali pada tahun 1996 ekspor karya hak
cipta Amerika Serikat mempunyai nilai penjualan sebesar US$
60,18 miliar yang jauh melampaui ekspor sektor lainnya seperti
otomotif, pertanian, dan pesawat. Menurut Howkins ekonomi
baru telah muncul seputarindustri kreatifyang dikendalikan
oleh hukum kekayaan intelektual seperti paten, hak cipta,
merek, royalti dan desain.Ekonomi kreatifmerupakan
pengembangan konsep berdasarkan aset kreatif yang
berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi. (Dos Santos,
2007).

Disini saya memilih contoh ekonomi


kreatif tentangFURNITUREPENTINGNYA ESTETIKA PADA
RUANGANkarena menurut saya contoh
ekonomi kreatif yang saya ambil ini sangat
menarik dan tidak akan bosan untuk
membahasnya karena berhubungan
dengan nilai keindahan/seni rupa. Pada
ruangan yang ada pada rumah anda,akan
menentukan selera anda untuk
menentukan dekorasi dan tata ruang yang
sesuai selera yang anda inginkan.

Berikut adalah 15 Jenis-Jenis Ekonomi Kreatif:


#1. Periklanan (advertising)
#2. Arsitektur
#3. Pasar Barang Seni
#4. Kerajinan (craft)
#5. Desain
#6. Fesyen (fashion)
#7. Video, Film dan Fotograf
#8. Permainan Interaktif (game)
#9. Musik:
#10. Seni Pertunjukan (showbiz)
#11. Penerbitan dan Percetakan
#12. Layanan Komputer dan Piranti Lunak (software)
#13. Televisi & Radio (broadcasting)
#14. Riset dan Pengembangan (R&D)
#15. Kuliner