Anda di halaman 1dari 28

Stroke Iskemik

Anatomi Perdarahan Otak

Hemisfer serebri disuplai oleh 3


arteri utama

Anterior

Middle

Posterior

Anterior dan Middle Cerebral


Artery berasal dari Arteri Karotis
Interna

posterior cerebral arteries


berasal dari arteri basilar

VASCULAR TERRITORY
Anterior Circulation (Carotid)

Structures Supplied

Cortical branches:medial frontal and parietal lobe


Anterior Cerebral Artery

Medial lenticulostriate branches:caudate head, globus


pallidus, anterior internal capsule

Cortical branches:lateral frontal and parietal lobes lateral and


anterior temporal lobe
Middle Cerebral Artery
Lateral lenticulostriate branches:globus pallidus and
putamen, internal capsule

Anterior Choroidal Artery

Optic tracts, medial temporal lobe, ventrolateral thalamus, corona


radiata, posterior limb of the internal capsule

Posterior Circulation (Vertebrobasilar)


Cortical branches:occipital lobes, medial and posterior
temporal and parietal lobes
Posterior Cerebral Artery
Perforating branches:brainstem, posterior thalamus and
midbrain

Stroke adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kelainan


neurologis baik fokal maupun general yang diakibatjkan oleh
adanya kelainan vascular di otak.

Stroke berdasarkan kelainan vascular

Iskemik

hemoragik

Acute ischemic stroke (AIS) ditandai dengan berkurangnya suplai


darah ke salah satu daerah otak akibat oleh adanya sumbatan
pembuluh darah yang menyebabkan gangguan neurologis.

Klasifikasi

Trombotik

Merupakan obstruksi aliran darah akibat adanya sumbatan.


Penyebab tersering adalah aterosklerosis. Gejalanya biasanya
memberat secara bertahap

Embolik

Disebabkan oleh adanya sumbatan pembuluh darah dari tempat


yang lebih proksimal. Gejalanya biasanya langsung memberat atau
hanya sesaat dan kemudian menghilang kembali setelah emboli
terlepas ke arah distal seperti yang terjadi pada TIA.

Epidemiology

Berdasarkan data dari WHO 15 juta orang menderita stroke


setiap tahunnya. Dari semuanya, 5 juta orang meninggal, dan 5
juta orang lainnya cacat permanen.

Laki laki berada di tingkat resiko yang lebih tinggi dibanding


dengan perempuan dengan insiden 62,8 per 100.000, pada
perempuan perbandingannya yaitu 59 per 100.000

Walaupun stroke lebih dikaitkan dengan orang yang lebih tua,


sepertiga dari pasien stroke merupakan pasien dibawah 65
tahun. Resiko stroke meningkat sesua dengan umur, terutama
pada pasien diatas 65 tahun dimana penyumbang 75% total
pasien stroke.

Etiology

Stroke iskemik dihasilkan dari suatu kejadian yang menyebabkan


penurunanatau memberhentikan aliran darah ke otak, seperti
trombotik embolism atau thrombosis in situ.

Iskemi neuron yang irreversible pada umumnya dimulai pada


rata rata aliran darah < 18 ml/100 g jaringan/menit, dengan
kematian sel akan progresif pada rata rata < 10 mL/100 g
jaringan/ menit.

Faktor Resiko

Dapat dimodifikasi

Umur

Jenis Kelamin

Hereditas

Tidak dapat dimodifikasi

Hipertensi

Diabetes Mellitus

Cardiac Disease

Hypercholesterolemia

Gaya hidup (alcohol, rokok)

Obesitas

Patogenesis
Disfungsi endotel
LDL masuk ke subintima
Fagositosis oleh makrofag
Sel foam
Mediator inflamasi

Mediator Inflamasi

Kemotraktan

Fibrosis

Metalloproteinnase

Akumulasi peradangan dan


penebalan dinding vascular
Ruptur
Agregasi trombosit
Trombus
Oklusi Pembuluh darah

Patofisiologi
oklusi pembuluh darah akibat dari thrombus ataupun embolus
Iskemia
zona penumbra (< 25 ml/g jar/min)
Hipoksia sel
Deplesi ATP sel
Tidak adanya energy untuk menstabilkan gradient ion yang melewati membrane sel
Influx sodium yang tak terkompensasi oleh ATP
Masuknya air ke dalam sel
Edema sitotoksik

Edema sitotoksik
kompresi pembuluh darah local
Iskemik meningkat
Kerusakan jaringan
Ischemic core (<10 ml/g jar/min)
Neuron
BBB (4-6 jam kemudian)
Barrier melemah
Ekstravasasi plasma
Vasogenic edema

Gejala Klinis

Defisit Neurologis fokal

Hemiparesis, hemihipestesia, afasia, disfagia, dll.

Gejala klinis bersifat tenang berupa progresif bertahap

Jarang menimbulkan TIK

Dapat menimbulkan TIK apabila edema yang berat.

Gejala TIK

Nyeri kepala

Mual muntah

Penurunan kesadaran

Hemorrhagic vs. Iskemik


hemorrhagic

iskemik

Gejala peningkatan TIK lebi


menonjol

Nyeri kepala, penurunan


kesadaran, muntah

Gejala fokal lebih menonjol

Kelemahan gerak satu sisi, afasia,


gangguan memori, kelumpuhan
nervus kranial (mulut mencong,
baal sisi wajah, kesulitan
menelan)

Trombotik vs. Embolik


Trombotik

Gejala subakut

Seing terjadi saat istirahat dan


bangun pagi

Biasanya kesadarannya baik

embolik

Gejala mendadak (paling cepat


diantara semua jenis stroke)

Sering terjadi pada saat waktu


isitrahat

Umumnya kesadarannya baik

Harus ada sumber emboli


(umumnya dari jantung akibat
gangguan katup atau irama)

Diagnosis

Anamnesis

Deskripsi gejala yang muncul

Gejala neurologis fokal apakah yang muncul

Aktivitas saat serangan, progesifitas, perbaikan, menetap

Gejala penyerta

Penurunan kesadaran, nyeri kepala, mual muntah

Faktor resiko stroke

Pemeriksaan Fisik

Tanda Vital

St. Neurologis

Kesadaran

Fungsi Luhur

Rangsang meningeal

Nervus kranialis

Motorik (Kekuatan, reflex patologis, reflex fisiologis)

Sensorik

Pemeriksaan penunjang

Laboratorium

Gula darah, profil lipid

Radiologi

Foto toraks

CT Scan

Middle cerebral artery (MCA) infarction. Noncontrast


computed tomography (CT) scanning demonstrates a large
acute infarction in the MCA territory involving the lateral
surfaces of the left frontal, parietal, and temporal lobes

Posterior cerebral artery (PCA) infarction. The


noncontrast computed tomography (CT) images
demonstrate PCA distribution infarction involving the right
occipital and inferomedial temporal lobes. The image
on the right demonstrates additional involvement of the
thalamus, also part of the PCA territory.

Magnetic resonance imaging (MRI) scan in a 70-year-old woman with a history of left-sided
weakness for several hours. An axial T2 fluid-attenuated inversion recovery (FLAIR) image
(left) demonstrates high signal in the lentiform nucleus with mass effect. The axial
diffusion-weighted image (middle) demonstrates high signal in the same area, with
corresponding low signal on the apparent diffusion coefficient (ADC) maps, consistent with true
restricted diffusion and an acute infarction. Maximum intensity projection from a 3dimensional (3-D) time-of-flight magnetic resonance angiogram (MRA, right)
demonstrates occlusion of the distal middle cerebral artery (MCA) trunk (red circle).

Tata Laksana
Kegawatdaruratan dan Tata
Laksana Khusus
Airway ; Breathing ; Circulation ;
Peningkatan TIK ; Kejang

Ruang Rawat dan Tata Laksana


Khusus
Cairan ; nutrisi ; mobilisasi ;
simptomatik (analgetik, antiemetik),
pemasangan kateter urin)

Tata Laksana Khusus

Tata laksana hipertenis

Tata laksana gula darah

Trombolisis

Antitrombosit

Neuroprotektor

GOAL :
Memastikan
kestabilan pasien
dan membatasi
kematian neuron
(ischemic
penumbra)

- Restoring blood
flow
- Optimizing
collateral flow

Kegawatdaruratan

Airway

Pastikan jalan nafas bebas

Intubasi apabila beresiko


mengalami aspirasi

Pengendalian tekanan
intracranial

Elevasi kepala 20-30

Mannitol 0,5 g/kgBB (20g/100ml)


setiap 4 6 jam

Breathing

Oksigen 3-4 Lpm pada saturasi


<95%

Circulation

Penanganan kejang

Bolus lambat diazepam 5 20 mg

Fenitoin 15 20 mg/kgBB dengan


kecepatan 50 mg/menit

Rawat ICU

Cairan kristaloid

Ruang Rawat

Cairan

30 ml/kgBB/hr

Nutrisi

25 30 kcal/kgBB/hari

Masukan enteral paling lambat 48 jam

Apabila gagguan menelan dan penurunan kesadaran pasang NGT

Mobilisasi

Simptomatik

Kateter Urin

Tata Laksana Khusus

Antihipertensi

Diberikan apabila tekanan darah sistolik >220mmHg atau diastolic


>120 mmHg

Apabila diberikan rtPA (recombinant Tissue Plasminogen Activator)


tekanan darah harus < 185 mmHg dan diastolic < 110 mmHg

Antihipertensi yang digunakan yang efektif adalah ARB


(candesartan)walaupun tidak menurunkan disabilitas

CCB (nicardipine) tidak memiliki efikasi yang signifikan

Gula Darah

Hindari kadar gula darah >180 mg/dL

Tanpa DM NaCl 0,9%

DM Insulin

rTPA

Diberikan 100 U/100 mL salin perhari dibedakan tetesan permenitnya


berdasarkan Gula Darah