Anda di halaman 1dari 24

STUDI KELAYAKAN PROPOSAL SISTEM

DEWI RAHMAWATI (12650054)


FITHROTIN MAULIDIYAH (12650059)
SOFIATUSSOLIHA (12650124)

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

ANALISIS KELAYAKAN DAN PROPOSAL SISTEM


Dalam dunia bisnis saat ini, tampak semakin jelas bahwa analis harus belajar untuk
berfikir seperti halnya manajer bisnis. Aplikasi computer dikembangkan pada tahap
record. Lebih dari pada sebelumnya, manajemen mengharapkan sistem informasi
menghasilkan manfaat lebih. Informasi adalah modal utama yang harus ditetapkan,
sebagaimana halnya pemasaran harus menetapkan produk baru dan bagian
produksi menetapkan gedung atau peralatan baru. Analis sistem semakin
diharapkan untuk membantu menjawab pertanyaan berikut:
1. Apakah investasi akan menghasilkan keuntungan?
2. Apakah ada investasi
pengeluaran?

lain

yang

menghasilkan

lebih

besar

daripada

ANALISIS KELAYAKAN-PENDEKATAN CREEPING COMMITMENT


Kelayakan adalah: ukuran akan seberapa menguntungkan atau seberapa praktis
pengembangan sistem informasi terhadap organisasi. Kelayakan analis atau analisis
kelayakan adalah proses pengukuran kelayakan. Kelayakan sebaiknya diukur di
sepanjang siklus hidup. Lingkup dan kompleksitas proyek yang tampaknya dapat
dikerjakan dengan mudah, dapat berubah setelah persoalan dan kesempatan awal
dianalisis secara lengkap atau setelah sistem di desain. Jadi, proyek yang layak
dikerjakan di satu titik dapat menjadi tidak layak pada saat selanjutnya.

Gambar diatas menunjukkan titik periksa kelayakan selama fase analisis sistem
pada siklus hidup kita. Titik periksa tersebut ditampilkan dengan bentuk berlian.
Berlian tersebut mengindikasikan bahwa penilaian ulang kelayakan dan tinjauan
manajemen sebaiknya dilakukan pada akhir fase sebelumnya (sebelum fase
berikutnya). Proyek dapat dibatalkan atau direvisi pada setiap titik periksa, dengan
mengabaikan sumber daya yang telah digunakan.
Ide untuk pembatalan proyek seringkali sulit untuk dilakukan. Biasanya untuk
melakukan pembenaran dilakukan dengan cara melanjutkan proyek berdasarkan
waktu dan uang yang telah dipergunakan. Namun dalam prinsip dasar manajemen
adalah jangan pernah menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang
merugikan. Memutuskan untuk membatalkan tidak berarti menganggap biaya yang
telah dikeluarkan tidak penting. Biaya pada akhirnya harus direkoveri jika investasi
tersebut dianggap berhasil.

ANALISIS SISTEM-TITIK PERIKSA DEFINISI LINGKUP


Analisis kelayakan pertama dilakukan pada fase definisi lingkup. Pada tahap awal
proyek, kelayakan tidak lebih dari pengukuran tingkat kepentingan persoalan dan
perkiraan bagian pertama dari biaya pengembangan. Secara realistis, kelayakan

tidak dapat diukur secara akurat, sampai persoalan dan persyaratan difahami
dengan lebih baik. Setelah memperkirakan keuntungan penyelesaian persoalan dan
kesempatan, analis memperkirakan biaya pengembangan sistem sebesar 50
sampai 100 persen.
ANALISIS SISTEM - TITIK PERIKSA ANALISIS MASALAH
Titik periksa selanjutnya terjadi setelah studi dan analisis persoalan yang lebih
detail pada sistem terbaru. Analis dapat membuat perkiraan yang lebih baik
tentang biaya pengembangan dan keuntungan yang akan diperoleh dari sistem
baru. Nilai minimum pemecahan masalah setara dengan biaya persoalan tersebut.
Diharapkan sistem yang lebih baik akaan dapat melakukan hal yang lebih baik
daripada itu. Akan tetapi sistem tersebut harus mengembalikan nilai minimum ini.
Biaya pengembangan pada titik ini hanyalah angka perkiraan. Analis belum
mendefinisikan seluruh persyaratan pengguna atau menetapkan solusi desain untuk
persyaratan tersebut. Jika biaya yang diperkirakan meningkat secara signifikan dari
fase penyelidikan awal ke fase analisis persoalan, aka kemungkinan penyebabnya
adalah lingkup. Lingkup memiliki kecenderungan untuk meningkat dalam banyak
proyek.

DESAIN SISTEM-TITIK PERIKSA ANALISIS KEPUTUSAN


Fase analisis keputusan menyatakan aktifitas analisis kelayakan utaman karena fase
tersebut memetakan salah satu dari banyak kemungkinan implementasi sebagai
target untuk desain sistem. Persoalan dan persyaratan sebaiknya dikenali mulai
sekarang. Selama fase analisis keputusan, solusi alternative didefinisikan dalam
konteks metode input/output, metode penyimpanan data, persyaratan perangkat
keras dan lunak, metode pengolahan, dan implikasi orangnya.
Daftar berikut menyatakan rentang pilihan umum yang dapat dievaluasi oleh analis:
1. Membiarkan sistem yang sudah ada.
2. Atur kembali proses bisnis (manual), bukan proses yang berbasis computer.
3. Meningkatkan proses computer yang telah ada.
4. Membeli aplikasi terpaket.
5. Mendesain dan membangun sistem berbasis computer yang baru.
Sesudah menentukan pilihan-pilihan ini, masing-masing dianalisis untuk
mengetahui kelayakan operasional, teknis, jadwal, dan ekonomisnya. Suatu
alternative direkomendasikan pada pemilik sistem untuk mendapat persetujuan dan
sebagai desain umum dan detail.

EMPAT PENGUJIAN KELAYAKAN


Sebagian besar analis setuju bahwa ada empat kategori pengujian kelayakan:

1. Operational feasibility/kelayakan operasional adalah ukuran sebaik apa solusi


tersebut akan bekerja dalam organisasi. Juga ukuran pendapat orang tentang
sistem atau proyek tersebut.
2. Technical feasibility/kelayakan teknis adalah ukuran kepraktisan solusi teknis
tertentu dan kesediaan sumber dan pakar teknis.
3. Schedule feasibility/kelayakan
pelaksanaan proyek tersebut.

jadwal

adalah

ukuran

kelayakan

daftar

4. Economic feasibility/kelayakan ekonomis adalah ukuran efektivitas biaya


sebuah proyek atau solusinya.
Kriteria kelayakan teknis dan operasional mengukur kelayakan persoalan atau
solusinya. Kelayakan operasional adalah people-oriented sedangkan kelayakan
teknis adalah computer-oriented

KELAYAKAN OPERASIONAL
Ada dua aspek kelayakan operasional yang harus dipertimbangkan, yaitu:
1. Apakah masalah itu cukup berharga untuk diselesaikan, atau akankah solusi
itu bermanfaat untuk menyelesaikan suatu masalah?
2. Bagaimana pendapat pengguna akhir dari manajemen mengenai maslaah
(solusi) itu?

APAKAH MASALAH ITU CUKUP BERHARGA UNTUK DISELESAIKAN, ATAU


AKANKAH SOLUSI ITU BERMANFAAT UNTUK MENYELESAIKAN SUATU
MASALAH?
PIECES dapat digunakan sebagai dasar analisis tingkat kepentingan suatu masalah
atau efektivitas suatu solusi. Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang ditujukan
pada persoalan ini:
1. Performance (Apakah sistem itu menyediakan throughput dan waktu respon
yang cukup)
2. Information (Apakah sistem menyediakan informasi terhormat yang tepat
waktu, saling berkaitan, akurat, dan berguna bagi pengguna akhir dan
manajer)
3. Economy (Apakah sistem itu menawarkan tingkat dan kapasitas pelayanan
yang memadai untuk mengurangi biaya bisnis atau meningkatkan
keuntungan bisnis)
4. Control (Apakah sistem itu menawarkan control yang memadai untuk
mengatasi penipuan dan penggelapan dan untuk menjamin keakuratan dan
keamanan data dan informasi
5. Efficiency (Apakah sistem itu menggunakan secara maksimum sumber yang
tersedia termasuk orang, waktu, aliran form, meminimalkan penundaan
proses, dan semacamnya?)

6. Services (Apakah sistem itu menyediakan layanan yang diinginkan dan andal
pada siapa saja yang menginginkannya? Apakah sistem itu fleksibel dan
dapat dikembangkan?)

BAGAIMANA PENDAPAT PENGGUNA AKHIR DARI MANAJEMEN MENGENAI


MASALAH (SOLUSI) ITU?
Sangat penting untuk tidak hanya mengevaluasi apakah sistem itu dapaat bekerja
tetapi juga mengevaluasi apakah sistem itu akan bekerja. Solusi yang dapat
dikerjakan mungkin bisa gagal karena adanya perlawanan pengguna akhir atau
manajemen. Pertanyaan berikut ditujukan pada hal tersebut:
1. Apakah manajemen mendukung sistem tersebut?
2. Bagaimana pendapat pengguna akhir tentang peranannya dalam sistem
yang baru?
3. Pengguna akhir atau manajer bagaimana yang menentang atau tidak
bersedia menggunakan sistem tersebut?
4. Bagaimana perubahan lingkungan kerja pengguna akhir? Dapatkah atau
akankah pengguna akhir dan manajemen menyesuaikan diri dengan
perubahan itu?
Pada dasarnya, pertanyaan ini ditujukan pada penerimaan politis terhadap
penyelesaian persoalan atau solusinya.

ANALISIS KEGUNAAN
Dalam menentukan kelayakan operasional pada tahap siklus hidup selanjutnya,
usability analys/analisis kegunaan sering dilakukan dengan prototype sistem yang
dapat bekerja dari sistem yang diajukan. Ini merupakan pengujian antar muka
pengguna sistem.
Ada tujuan atau kriteria tertentu yang disepakati para pakar untuk mengukur
kegunaan antar muka, antar lain :
1. Kemudahan untuk dipelajari berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk
melatih seseorang agar dapat bekerja pada level yang diinginkan.
2. Kemudahan untuk digunakan seberapa mudah seorang pengguna dapat
melakukan suatu aktifitas dengan cepat dan akurat.
3. Kepuasan seberapa puas seorang pengguna terhadap suatu antarmuka dan
apakah pengguna lebih menyukai nya dari pada tipe yang telah ada.

KELAYAKAN TEKNIS
Saat ini, sangat sedikit hal yang secara teknis tidak mungkin. Akibatnya, kelayakan
teknis mengarah pada hal yang praktis dan masuk akal. Kelayakan teknis ditujukan
pada tiga maslaah pokok.

a. Apakah teknologi atau solusi yag diajukan cukup praktis?


b. Apakah saat ini kita telah mempunyai teknologi yang memadai?
c. Apakah kita mempunyai pakar teknis yang memadai?

APAKAH TEKNOLOGI ATAU SOLUSI YANG DIAJUKAN CUKUP PRAKTIS?


Teknologi untuk tiap solusi yang terdefinisi biasanya tersedia. Beberapa perusahaan
suka menggunakan teknologi state-of-the-art, tetapi sebagian besar perusahaan
lebih suka menggunakan teknologi yang matang dan teruji. Teknologi yang matang
memiliki dasar pengguna yang lebih besar sehingga kita dapat memperoleh nasihat
yang berkaitan dengan persoalan dan peningkatan.

APAKAH SAAT INI KITA TELAH MEMPUNYAI TEKNOLOGI YANG MEMADAI?


Dengan mengansumsikan solusi pada teknologi yang yang diperlukan adalah
praktis, maka kita selanjutnya harus bertanya pada diri kita, apakah teknologi ini
tersedia pada toko sistem informasi kita? Jika teknologi itu tersedia, maka kita
bertanya apakah kita memenuhi kapasitas yang diperlukan. Jika jawaban pada
kedua pertanyaan tersebut tidak, maka selanjutnya kita harus bertanya pada diri
kita, bisakah kita mendapatkan teknologi tersebut? Teknologi itu mungkin praktis
dan tersedia dan kita membutuhkannya. Tetapi mungkin kita tidak mampu untuk
menjangkaunya. Sekalipun argumentasi ini terbentur pada kelayakan ekonomis, hal
ini sebenarnya merupakan kelayakan teknis. Jika kita tidak dapat menjangkau
teknologi tersebut, maka alternative yang membutuhkan teknologi itu tidak praktis
dan secara teknis tidak layak.

APAKAH KITA MEMPUNYAI PAKAR TEKNIS YANG MEMADAI?


Pertimbangan kelayakaan teknis ini sering dilupakan selama analisis kelayakan.
Sekalipun sebuah perusahaan memiliki teknologinya, tidak berarti ia memiliki
keahlian yang dibutuhkan untuk mengaplikasikan teknologi itu secara tepat.
Misalnya, sebuah perusahaan mungkin memiliki DBMS. Akan tetapi, analis dan
programmer yang tersedia untuk proyek tersebut mungkin tidak cukup mengenal
DBMS untuk dapat mengaplikasikannya dengan tepat. Kurva pembelajaran ini akan
mempengaruhi kelayakan teknis suatu proyek, khususnya mempengaruhi jadwal.

KELAYAKAN JADWAL
Beberapa proyek diawali denga tenggat waktu yang spesifik. Sangat perlu untuk
menentukan apakah tenggat waktu itu bersifat perintah atau keinginan. Jika tenggat
waktu tersebut berdasar keinginan daripada perintah, maka analis dapat mengajuka
jadwal alternative. Lebih baik (kecuali jika tenggat waktu sepenuhnya perintah)
mengirimkan sistem informasi yang berfungsi dengan tepat dua bulan lebih lambat,
dari pada mengirimkan tepat waktu sistem informasi yang tidak berguna yang
penuh kesalahan. Melewati tenggat waktu merupakan hal yang problematis, namun

mengembangkan sistem yang tidak memadai dapat menjadi malapetaka. Ini


merupakan pilihan maana yang lebih baik dari dua hal yang buruk.

KELAYAKAN EKONOMIS
Hal mendasar dalam banyak proyek adalah kelayakan ekonomis. Selama fase awal
proyek, analisis kelayakan ekonomis hanyalah menentukan apakah manfaat yang
diperoleh dari menyelesaikan persoalan tersebut cukup berharga. Biaya secara
praktis tidak mungkin diperkirakan pada tahap itu, karna persyaratan pengguna
akhir dan solusi teknis alternative belum diidentifikasi. Akan tetapi, segera setelah
persyaratan dan solusi spesifik diidentifikasi, analis dapat memperkirakan biaya dan
keuntungan tiap alternative tersebut. Ini disebut analis cost-benefit.

TEKNIK ANALISIS COST BENEFIT


Kelayakan ekonomis telah didefinisikan sebagai analisis cost-benefit. Bagaimana
biaya dan keuntungan diperkirakan? Bagaimana biaya dan keuntungan
dibandingkan untuk menentukan kelayakan ekonomis? Subjek ini membahas
tentang manajemen keuangan, analisis keputusan keuangan, ekonomi, dan analisis
teknis.

BERAPA BANYAK BIAYA YANG DIBUTUHKAN SISTEM TERSEBUT?


Biaya dapat dibagi menjadi dua kategori. Ada biaya yang dihubungkan dengan
pengembangkan sistem, dan ada biaya yang digabungkan dengan pengoperasian
sistem. Biaya pertama dapat diperkirakan dari permulaan proyekdan seharusnya
diperbaiki pada akhir tiap fase proyek. Biaya kedua dapat diperkirakan hanya
sesudah solusi berbasis computer yang spesifik telah didefinisikan.
Biaya pengembangan sistem informasi dapat digolongkan menurut fase terjadinya.
Biaya pengembangan sistem biasanya merupakan biaya satu kali, yang tidak akan
berulang sesudah proyek selesai. Banyak organisasi memiliki kategori biaya standar
yang harus dievaluasi. Jika kategori tersebut tidak tersedia, maka daftar berikut ini
bisa membantu:
1. Biaya personil gaji analis sistem, programmer, konsultan, personil entri
data, operator computer, sekretaris, dan semacamnya.
2. Penggunaan computer pemrograman, pengujian, konversi, word processing,
pemeliharaaan kamus proyek, dan semacamnya.
3. Pelatihan jika personil computer atau pengguna akhir harus dilatih, maka
pelatihan memerlukan pengeluaran.
4. Biaya persediaa, duplikasi, dan perlengkapan.
5. Biaya tiap peralatan dan perangkat lunak computer baru.

Biaya operasi sistem sepanjang sistem tersebut berfungsi dapat digolongkan


sebagai biaya tetap dan biaya tidak tetap.
Fixed Cost/biaya tetap terjadi pada jarak waktu teratur tetapi pada tarif yang
relative tetap. Contoh biaya operasi tetap antara lain:
1. Pembayaran sewa dan pembayaran lisensi perangkat lunak.
2. Gaji rata-rata operator sistem operasi dan personil pendukung.
Variable Cost/biaya variable terjadi sesuai dengan porsi beberapa factor kegunaan.
Contoh nya antara lain:
1. Biaya pemakaian computer
2. Persedian
3. Biaya overhead rata-rata

APA MANFAAT YANG DISEDIAKAN SISTEM?


Tangible Benefit/Keuntungan Nyata adalah keuntungan yang dapat dengan mudah
diukur. Keuntungan nyata biasanya diukur dalam konteks penyimpanan bulanan
atau tahunan atau berdasarkan profit bagi perusahaan. Sebagai kemungkinan lain,
keuntungan nyata dapat diukur dalam konteks penghematan atau profit unit biaya.
Intangible Benefit/Keuntungan Tidak Nyata adalah keuntungan yang sulit atau tidak
mungkin diukur. Kecuali jika keuntungan ini merupakan yang paling sedikit
diidentifikasi, maka mungkin banyak proyek akan menjadi tidak layak. Jika
keuntungan tidak dapat diukur, maka sangat sulit untuk menerima validitas analisis
cost-benefit yang didasarkan pada data yang tidak lengkap. Beberapa analis
memperdebatkan eksistensi keuntungan tak nyata ini. Mereka memperdebatkan
bahwa semua keuntungan dapat diukur; beberapa keuntungan lebih sulit diukur
dari pada yang lainnya. Contoh dari keuntungan tidak nyata adalah peningkatan
niat baik pelanggan.

APAKAH SISTEM YANG DIUSULKAN COST-EFFECTIVE?


Ada tiga teknik popular untuk memperkirakan kelayakan ekonomis, disebut juga
cost-effectiveness: analisis payback, return on investment, dan net present value.
Pilihan
teknis
seharusnya
mempertimbangkan
audiens
yang
akan
menggunakannya. Sebenarnya, semua manajer yang telah menjalani pendidikan
sekolah bisnis sangat mengenal ketiga teknik tersebut. Sebuah konsep yang
seharusnya dapat diaplikasikan pada tiap teknik tersebut adalah penyesuaian biaya
dan keuntungan untuk merefleksikan nilai waktu terhadap uang.

NILAI WAKTU TERHADAP UANG


Sebuah konsep yang digunakan oleh ketiga teknik tersebut adalaah nilai waktu
terhadap uang. Satu dolar saat ini bernilai lebih dari satu dolar pada satu tahun

mendatang. Anda dapat menanamkan dolar saat ini, dan dengan bunga yang ters
meningkat, anda akan memiliki lebih dari satu dolar setahun mendatang.
Beberapa biaya sistem akan berkembang sesudah implementasi. Selain itu, semua
keuntungan sistem baru akan berkembang di masa depan. Sebelum analisis costbenefit, biaya tersebut harus dikonversi ke nilai dolar saat ini.
Misalkan kita akan merealisasikan keuntungan $20.000 dua tahun mendatang.
Berapakah nilai dolar saat ini untuk keuntungan $20.000 itu? Jika return on
investments saat ini sekitar 10 % maka investasi $16.528 saat ini akan kembali
pada kita $20.000 dalam dua tahun.
Karena suatu proyek lebih sering dibandingkan dengan proyeek lain yang memiliki
waktu hidup berbeda, maka teknik analisis time-value telah menjadi metode costbenefit yang lebih disukai bagi sebagian besar manajer. Dengan biaya dan
keuntungan time-adjusting, anda dapat meningkatkan teknik cost-benefit berikut.

PAYBACK ANALYS
Payback analys merupakan metode yang sederhana dan popular dalam
menentukan bagaimana dan kapan sebuah investasi akan balik modal. Karena
biaya pengembangan sistem telah ada jauh sebelum keuntungan mulai bertambah,
maka akan membutuhkan waktu lama bagi keuntungan untuk melampaui biaya.
Sesudah implementasi, anda akan mengeluarkan ongkos operasi tambahan yang
harus diperoleh kembali.
Payback analys menentukan berapa banyak waktu yang diperlukan sebelum
keuntungan yang meningkat dan berkelanjutan. Periode waktu itu disebut payback
period.

Pada gambar diatas kita melihat sebuah sistem informasi yang akan dikembangkan
dengan biaya $418.040. biaya operasi bersih yang diperkirakan untuk tiap enam
tahun mendatang juga ditunjukkan dalam table. Juga ditunjukkan keuntungan
bersih yang diperkirakan selama enam tahun operasi yang sama. Berapa payback
period-nya?
Pertama, kita menentukan biaya dan keuntungan untuk nilai waktu terhadap uang
(yaitu, menetapkan nilai tersebut ke nilai dolar saat ini). Dengan cara: nilai dolar

saat ini pada tahun n tergantung pada discount rate. Discount rate adalah
presentase serupa dengan tingkat suku bunga yang anda peroleh pada tabungan
anda. Pada banyak kasus discount rate untuk bisnis adalah opportunity cost untuk
menanamkan modal pada proyek lain, termasuk kemungkinan berinvestasi di pasar
saham, dll. Kemungkinan lain, discount rate dapat menggambarkan apa yang
dianggap oleh perusahaan sebagai return on investment yang dapat diterima.
Misalkan discount rate untuk perusahaan contoh kita adalah 12 persen. Nilai saat ini
disebut present value, untuk dolar di masa mendatang dapat dihitung dengan
rumus berikut:
PVn=1/(1+i)n
PVn merupakan present value $1.00 n tahun dari saat ini dan I adalah discount rate.
Oleh karena itu, present value dolar dua tahun dari sekarang adalah:
PV2=1/(1+0,12)2=0.797
Pada gambar sebelumnya, perhatikan bahwa kita telah menetapkan semua biaya
dan keuntungan pada contoh ke present value. Perhatikan pula bahwa discount rate
pada tahun 0 adalah 1.000. present value dolar oada tahun 0 adalah $1. Dengan
kata lain, jika anda memiliki satu dolar saat ini, maka dolar tersebut bernilai tepat
$1.
Perhatikan biaya dan keuntungan seumur hidup kumulatif. Biaya seumur hidup
secara berangsur-angsur meningkat dalam periode 6 tahun karena muncul biaya
operasi. Tetapi perhatikan juga keuntungan seumur hidup bertambaah pada tingkat
yang lebih cepat. Keuntungan seumur hidup akan melampaui biaya seumur hidup
antara tahun 3 dan 4. Dengan membuat grafik membuat biaya dan keuntungan
time-adjusted seumur hidup kumulatif, kita dapat memperkirakan bahwa breakeven point akan menjadi kira-kira 3,5 tahun sesudah sistem mulai dioperasikan.
Perlu diperhatikan bahwa anda dapat melakukan payback analysis tanpa melakukan
time-adjusting pada biaya dan keuntungan. Hasilnya adalah 2,8 tahun payback
yang tampak lebih menarik dari pada 3,5 tahun yang kita hitung.

ANALISIS RETURN-ON-INVESTMENT
Teknik analisis return-on-investment (ROI) membandingkan keuntungan seumur
hidup pada solusi atau proyek otomatis. ROI untuk solusi atau proyek adalah tingkat
prosentase yang mengukur hubungan antara jumlah yang di dapat kembali bisnis
tersebut dari sebuah investasi dan jumlah yang diinvestasikan. ROI seumur hidup
untuk solusi atau proyek potensial dihitung sbb:
ROI Seumur hidup=(Keuntungan seumur hidup terestimasi-Biaya seumur
hidup terestimasi)/Biaya seumur hidup terestimasi
Solusi yang menawarkan ROI tertinggi merupakan solusi yang terbaik. Akan tetapi
sebagaimana halnya dengan analisis payback, bisnis dapat menetapkan ROI
minimum yang dapat diterima untuk semua investasi. Jika tidak ada solusi
alternative yang memenuhi standar minimum maka tidak ada alternative yang
layak secara ekonomis. Sebagaimana analisis payback, kita dapat menghitung ROI
tanpa melakukan time-adjusting.

NET PRESENT VALUE


Net Present Value pada alernatif investasi dianggap sebagai teknik cost-benefit
yang lebih disukai oleh banyak manager terutama yang telah menjalani pendidikan
sekolah bisnis. Pada awalnya pebisnis menentukan biaya dan keuntungan tiap
tahun pada umur-hidup sistem. Pebisnis juga perlu menetapkan semua biaya dan
keuntungan ke nilai dolar.

Gambar diatas mengilustrasikan teknik net present value. Biaya digambarkan


sebagai aliran kas negative, sedangkan keuntungan digambarkan dengan aliran kas
positif. Kitaa telah menetapkan semua biaya dan keuntungan pada contoh kita ke
present value. Perlu diingat lagi bahwa discount rate pada tahun 0 adalah 1.000
atau $1.
Sesudah memotong semua biaya dan keuntungan, kurangi jumlah biaya yang telah
dipotong dengan jumlah yang telah dipotong untuk menentukan net present value.
Jika hasilnya positif, maka investasi tersebut bagus. Jika negtif, maka investasi
tersebut buruk. Pada saat membandingkan banyak solusi ataau proyek, maka satu
pilihan dengan net present value positif tertinggi adalah investasi terbaik. Hal ini
daapat dilakukan bahkan jika alternative tersebut memiliki umur-hidup berbeda.

ANALISIS KELAYAKAN SISTEM KANDIDAT


Selama fase analisis keputusan dalam analisis sistem, analisis sistem
mengidentifikasikan solusi sistem kandidat kemudian menganalisis solusi itu untuk
mengetahui kelayakannya. Kita telah membahas kriteria dan teknik analisis. Pada
bagian ini, kita mengevaluasi sepasang teknik dokumentasi yang dapat sangat
meningkatkan perbandingan dan perbedaan solusi sistem kandidat. Keduanya
menggunakan format matriks. Kegunaan matriks ini adalah untuk menggambarkan
kandidat dan rekomendasi pada manajemen.

MATRIKS SISTEM KANDIDAT

Matriks pertama memungkinkan kita membandingkan sistem kandidat pada basis


beberapa karakteristik. Candidate Systems Matrix atau Matriks Sistem Kandidat
mendokumentasikan kemiripan dan perbedaan antara sistem kandidat; akan tetapi
tidak menawarkan analisis.
Kolom matriks menggambarkan solusi kandidat. Analis yang berpengalaman selalu
mempertimbangkan banyak pilihan implementasi. Paling tidak satu diantara pilihan
tersebut adalah sistem yang sudah ada karena berfungsi sebagai dasar untuk
membandingkan alternative tersebut.
Baris pada matriks menggambarkan karakteristik yang membedakan kandidat.
Untuk memenuhi kebutuhan buku ini, kita mendasarkan beberapa karakteristik
pada blok pembangun sistem informasi.
Pembagian nya adalah sebagai berikut:
1. Stakeholder mengidentifikasi bagaimana sistem berinteraksi dengan orang
lain dan sistem yang lain
2. Pengetahuan mengidentifikasi bagaimana penyimpanan
diimplementasikan dan bagaimana output akan dihasilkan.

data

akan

3. Proses mengidentifikasi bagaimana proses bisnis manual akan dimodifikasi,


bagaimana proses computer akan diimplementasikan. Untuk selanjutnya, kita
memiliki sejumlah pilihan, termasuk proses online versus batch dan
perangkat lunak terpaket versus built-in-house.
4. Komunikasi mengidentifikasi bagaimana proses dan data akan disalurkan.
Kita dapat mempertimbaangkan beberapa alternative misalnya, solusi
sentralisasi versus desentralisasi versus terdistribusi versus kerjasama
(client/server).

TEMPLATE MATRIKS SISTEM KANDIDAT


Nama
Kandidat 1
Stakehold
er
Pengetahu
an
Proses
Komunika
si

Nama
Kandidat 2

Nama
Kandidat 3

Sel pada dokumen matriks apapun karakteristiknya membantu pembaca untuk


memahami perbedaan antara pilihan-pilihan itu. Gambar diatas mengilustrasikan
struktur dasar matriks itu.
Sebelum mempertimbangkan beberapa solusi, kita harus mempertimbangkan
beberapa batasan pada solusi tersebut. Batasan solusi menyesuaikan dengan
bentuk keputusan arsitektural untuk menyertakan urutan dan konsistensi pada
aplikasi. Misalnya, arsitektur teknologi mungkin membatasi solusi pada relational
database atau jaringan client/server.

Ada beberapa pendekatan untuk mengidentifikasi solusi kandidat, antara lain:


1. Mengenali ide dan opini pengguna di seluruh proyek sistem, pengguna
daapat menyarankan solusi yang manual atau technology-related. Saran
mereka perlu dipertimbangkan.
2. Mengkonsultasikan standar metodologi dan arsitektur banyak metodologi
organisasi dan standar arsitektur yang menunjukkan bagaimana pemilihan
solusi teknologi dan teknologi apa yang digunakan.
3. Brainstorming solusi yang mungkin brainstorming merupakan teknik yang
efektif untuk mengidentifikasi solusi yang mungkin. Terutama jika dikerjakan
menggunakan pendekatan atau kerangka kerja terorganisisr seperti blok
pembangun IS atau karakteristik IS lain.
4. Mencari referensi analis seharusnya mengumpulkan ide dan opini dari
orang lain dan organisasi lain yang telah mengimplementasikan sistem
serupa.
5. Membaca jurnal dan majalah yang sesuai semua literatir dapaat
menampilkan iklan dan artikel yang berhubungan dengan strategi otomatis,
keberhasilan, kegagaln, dan teknologi.
Kombinasi pendekatan di atas dapat digunakan secara mandiri oleh anggota tim
pengembang untuk mendapatkan sejumlah solusi siste alternative.

Karakteristik

Kandidat 1

Kandidat2

Kandidat 3

Bagian sistem yang


dikomputerisasi

COTS package
platinum Plus yang
berasal dari
Entertainment
Software Solution
akan dibeli dan
dikustomisasi untuk
memuaskan
kebutuhan fungsional
Member Service

Member Service dan


operasi gudang
sehubungan dengan
pemenuhan
pemesanan.

Sama dengan
kandidat 2

Deskripsi ringkas
bagian sistem yang
akan dikomputerisasi
dalam kandidat ini

Keuntungan
Deskripsi ringkas
keuntungan bisnis
yang aakaan
direalisasikan paada
kandidat ini.

Solusi ini dapat


diimplementasikan
secara cepat karena
merupakan solusi
pembelian

Dukungan penuh
pengguna yang
membutuhkan
proses bisnis untuk
Sound Stage Inc.
Ditambah interaksi
yang lebih efisien
dengan rekening
anggota.

Sama dengan
kandidat 2

BEBERAPA CONTOH MATRIKS SISTEM KANDIDAT

MATRIKS ANALISIS KELAYAKAN


Matriks kedua ini melengkaapi matriks sistem kandidat dengan sebuah anaalisis
dan peringkat sistem kandidat. Ini dinamakan feasibility aanaalysis matrix/matriks
analisis kelayakan. Kolom matriks yang berhubungan dengan solusi kandidat sama
dengan yang ditunjukkan dalam matriks sistem kandidat. Baris ditambahkan untuk
mendeskripsikan solusi umum dan peringkat kaandidat. Format umumnya adalah
sebagai berikut:
Deskripsi

Nama
Kandidat 1

Nama Kandidat
2

Nama Kandidat
3

Kelayakan
Operasional
Kelayakan teknis
Kelayakan Jadwal
Kelayakan ekonomis
Peringkat

Sel yang berisi penilaian kelayakan dituliskan untuk tiap kandidat. Tiap baris dapat
diberi peringkat atau nilai untuk tiap standar (misalnya, untuk kelayakan
operasional, kandidat dapat dirangking 1, 2, 3, dst.) Setelah penetapan peringkat
atau penilaian semua kandidat pada tiap standar, maka peringkat atau nilai akhir
dicatat pada baris terakhir. Tidak semua kriteria kelayakan setara tingkat
kepentingannya. Sehingga, sebelum menetapkan peringkat terakhir, kandidat yang
tidak layak menurut salah satu standar tersebut dapat dihapus. Pada kenyataannya
hal ini tidak sering terjadi.

PROPOSAL SISTEM
Merekomendasikan sebuah solusi termasuk membuat system proposal/proposal
sistem. Penyampaiannya biasanya berupa laporan tertulis resmi atau disampaikan
melalui presentasi lisan kepada pemilik dan pengguna sistem. Oleh karena itu,
analisis sistem harus mampu menulis laporan bisnis resmi dan membuat presentasi
bisnis tanpa terjebak dalam pembahasan teknis maupun alternatifnya.

LAPORAN TERTULIS
Laporan tertulis merupakan metode yang sering disalahgunakan oleh analis untuk
berkomunikasi dengan pengguna sistem. Ada kecenderungan untuk membuat
laporan yang tebal agar tampak menarik. Kadang-kadang laporan seperti itu
diperlukan, tapi lebih sering tidak. Jika seorang manager menerima laporan teknis
setebal 300 halaman, manajer mungkin membacanya secara sabil lalu tetapi tidak
membaca keseluruhan. Dan anda dapat memastikan bahwa laporan ini tida akan
dipelajari secara mendetail.
PANJANG LAPORAN TERTULIS
Berikut ini dasar- dasar umum bagaimana membatasi ukuran laporan:
1. Untuk level eksekutif manajer satu atau dua halaman
2. Untuk level manajer menengah tiga sampai lima halaman
3. Untuk level manajer supervisor kurang dari 10 halaman
4. Untuk level personil level pegawai kurag dari 50 halaman
Dimungkinkan untuk mengelola laporan yang lebih besar dengan menyertakan sub
laporan untuk manajer yang berada pada level yang berbeda. Sub laporan ini
biasanya termasuk bagian awal dalam suatu laporan dan meringkas laporan itu
dengan memusatkan pada hal-hal yang digaris bawahi.

SUSUNAN LAPORAN TERTULIS


Ada sebuah pola umum untuk mengelola beberapa laporan. Tiap laporan terdiri dari
laporan utama dan tambahan. Elemen utama menggaambarkan informasi actual
yang akan disampaikan dalam laporan tersebut. Karena elemen utama
menyertakan informasi actual, maka semua laporan juga terdiri dari elemen
tambahan. Elemen tambahan mengemas laporan itu sehingga pembaca dapat
dengan mudah mengidentifikasi laporan dan elemen utamanya. Elemen tambahan
juga menambahkan polesan professional pada laporan tersebut.
Elemen utama laporan tertulis dapat diatur dalam salah satu dari dua format, yaitu
factual dan administrative. Format factual adalah format tradisional yang paling
cocok untuk pembaca yang tertarik pada fakta, detail dan kesimpulan. Format ini
tidak sesuai bagi sebagian besar manajer dan eksekutif. Format administrative
merupakan format modern dan beroientasi hasil, yang disukai oleh sebagian besar
manajer dan eksekutif. Format ini dirancang bagi pembaca yang menyukai hasil,

bukan fakta.
rekomendasi.

Format

ini

pada

awalnya

Format Faktual

menggambarkan

kesimpulan

Format Administratif

I.

Pengenalan

II.

Metode Dan Prosedur

VIII.

III.

Fakta Dan Rinciannya

IX.

IV.

Diskusi Analisis
Rinciannya

Ringkasan Diskusi Fakta Dan


Rinciannya

X.

Metode Dan Prosedur

Rekomendasi

XI.

Kesimpulan Akhir

Kesimpulan

XII.

Lampiran Dengan Fakta Dan


Detail

V.
VI.

atau

VII.

Fakta

Dan

Pengenalan
Kesimpulan Dan Rekomendasi

Kedua format menyatakan beberapa elemen umum. Pendahuluan harus


menyertakan empat komponen, tujuan laporan, keterangan masalah, lingkup
proyek dan narasi penjelasan isi laporan. Bagian Metode dan Prosedur memberi
penjelasan singkat bagaimana informasi itu disajikan dalam sebuah laporan yang
sedang dikembangkan. Bagian fakta mendeskripsikan tipe data factual yang
disajikan. Kesimpulan seharusnya meringkas secara singkat laporan itu, menguji
keterangan masalahnya, menelusuri, dan merekomendasikan.

ELEMEN TAMBAHAN LAPORAN TERTULIS

Surat Pengiriman
Jenis Halaman
Daftar Isi
Daftar Gambar, Islustrasi, dan Tabel
Abstrak Ringkasan Khusus
(Elemen utaman-tubuh laporan dalam format factual maupun administrativedigambarkan pada
bagian laporan ini)
Lampiran

Diatas menunjukkan elemen tambahan atau paket padaa laporan dan hubungannya
dengan elemen utama. Sebagian dari elemen ini adalah self-explanatory. Tidak ada
laporan yang didistribusikan tanpa surat pengiriman pada penerima. Surat

pengiriman memberi keterangan mengenai tipe kegiatan apa yang dibutuhkan


dalam laporan tersebut.
Abstrak atau ringkasan eksekutif merupakan ringkasan satu ataau dua halaman dari
keseluruhan laporan. Hal ini membantu pembaca untuk memutuskan apakaah
laporan itu berisi informasi yang mereka ketahui. Sebagian besar manajer akan
membacanya, kemungkinan melewatkan fakta dan detail lampiran.

MENULIS LAPORAN
Berikut ini merupakan beberapa petunjuk yang harus diperhatikan untuk menulis
laporan resmi:
1. Paragraf seharusnya menyampaikan ide tunggal. Paragraf seharusnya
mengalir secara lancer dari satu paragraph ke paragraph selanjutnya.
Struktur paragraph yang lemah biasanya dapat dilacak dengan melihaat
kekuraangan pada uraaiannya.
2. Kalimat seharusnya tidak terlalu kompleks. Rata-rata panjang kalimat
seharusnya tidak lebih dari 20 kata.
3. Tuliskan dalam tata bahasa aktif. Tata bahasa pasif menggunakan terlalu
banyak kata dan membosankan jika digunakan terus-menerus.
4. Hilangkan jargon, kata-kata besar, dan tidak berguna.

PRESENTASI FORMAL
Untuk mengkomunikasikan informasi kepada banyak orang yang berbeda yang
terlibat dalam proyek pengembangan sistem, seorang analis sistem sering
membutuhkan presentasi formal. Presentasi formal merupakan presentasi khusus
yang digunakan untuk menjual gagassan baru dan memperoleh persetujuan daari
adanya sistem baru. Presentasi ini mungkin juga digunakan untuk salah satu tujuan
berikut: menjual sistem baru, menjual ide baru, menjual perubahan, menyampaikan
kritik, menetapkan tujuan, menguji kesimpulan, menjelaskan fakta, dan laporan
pengembangan. Dalam banyak kasus, presentasi resmi mungkin menetapkan atau
menambahkan lebih banyak detail pada laporan tertulis.
Presentasi menawarkan keuntungan pengaruh melalui umpan balik yang cepat dan
respon yang spontan. Audiens dapat merespon presenter, yang dapat
menggunakan penekanan, jeda waktu, dan bahasa tubuh untuk menyampaikan
pesan yang tidak mungkin disajikan dalam bentuk tertulis. Kelemahan presentasi
adalah materi yang dipresentasikan biasanya mudah untuk dilupakan karena terlalu
banyak kata yang diucapkan dan panduan visual nya bersifat sementara.

PERSIAPAN UNTUK PRESENTASI FORMAL


Garis besar dan alokasi waktu untuk presentasi lisan adalah sebagai berikut:
I.

Pengenalan (seperenam dari total waktu yang tersedia)

A. Keterangan Masalah.
B. Pekerjaan yang diselesaikan sampai dengan saat itu.
II.

Bagian Presentasi (dua-pertiga dari total waktu yang tersedia)


A. Ringkasan masalah dan baatasan yang ada
B. Deskripsi ringkasan dari sistem yang diajukan
C. Analisis kelayakan
D. Jadwal yang diajukan untuk menyelesaikan proyek.

III.
IV.

Pertanyaan dan kekhawatiran audiens (waktu disini tidak termasuk dalam waktu
yang dialokasikan untuk presentasi dan kesimpulan; tergantung pada siapa saja
yang mengajukan pertanyaan dan menyuarakan kepentingannya.)
Kesimpulan (seperenam total waktu yang tersedia)
A. Ringkasan Proposal
B. Ajakan untuk tindakan (permintaaan otoritas yang anda butuhkan untuk
melanjutkan pengembangan sistem.

PETUNJUK UNTUK BANTUAN VISUAL

MELAKSANAKAN PRESENTASI FORMAL


Untuk meningkatkan presentasi actual anda dapat melakukan haal-hal berikut:
a. Berpakaian secara professional

b. Hindari penggunaan kata saya saat membuat presentasi, gunakan kata


kami/kita
c. Jagalah kontak mata dengan kelompok dan rasa percaya diri
d. Waspada dengan
melangkah, dll.

sikap

anda,

jangan

terlalu

banyak

gerak

tangan,

Kadang-kadang saat anda presentasi, beberapa audiens mungkin tidak


mendengarkan. Saran berikut ini mungkin berguna agar orang tetap mau
memperhatikan:
a. Berhenti berbicara sejenak.
b. Ajukan beberapa pertanyaan kepada audiens.
c. Cobaalah sedikit humor
d. Gunakan alat bantu
e. Ubah nada suara anda
f.

Lakukan sesuatu yang tidak terduga.

Biasanya presentasi resmi akan menyediakan waktu bertanya bagi audiens. Kami
menyarankan beberapa petunjuk berikut pada saat anda menjawab pertanyaan:
a. Biasakan menjawab suatu pertanyaan dengan serius
b. Berilah jawaban pada individu yang mengajukan pertanyaan dan juga pada
seluruh audiens
c. Ringkaskan jawaban anda
d. Batasi waktu yang anda gunakan untuk menjawan tiap pertanyaan
e. Jujur, jika anda tidak tahu jawaban suatu pertanyaaan jangan pernah
mengada-ada maupun berbohong.

MENINDAKLANJUTI PRESENTASI FORMAL


Sangat penting untuk menindaklanjuti presentasi formal karena kata-kata yang
diucapkan dan bantuan visual yang mengesankan dalam suatu presentasi tidak
akan diingat selamanya. Karena alas an ini, sebagian besar presentasi diikuti
dengan laporan tertulis sehingga audiens maendapatkan salinan informasi yang
telak dikomunikasikan secara lebih permanen.

DAFTAR PUSTAKA
Whitten, Jeffery L, Lonnie D. Bentley & Kevin C. Dittman. 2004. Systems Analysis
and Design Methods
(Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah ANDI dengan
judul Metode Desain dan Analisis Sistem).
Yogyakarta: ANDI.

1. DefinisiSistem

Sistemadalahkumpulan / group / komponenapapunbaikphisik yang


salingberhubungansatusama lain
danbekerjasamasecaraharmonisuntukmencapaisatutujuantertentu.
Terdapatduakelompokpendekatandidalammendefinisikan system, yaitu yang
menenkankanpadaprosedurnyadan yang menekankanpadakomponenatauelemennya.Pendekatan
system yang lebihmenekankanpadaprosedurmendefinisikan system sebagaiberikutini :
SuatuSistemadalahsuatujaringankerjadari procedure-prosedure yang salingberhubungan,
berkumpulbersama-samauntukmelakukansuatukegiatanatauuntukmenyelesaikansuatusasaran
yang tertentu
Pendekatan system yang lebihmenekankanpadaelemenataukomponennyamendefinisikan system
sebagaiberikutini :
Sistemadalahkumpulandarielemen-elemen yang berinteraksiuntukmencapaisuatutujuantertentu
Keduakelompokdefinisitersebutadalahbenardantidakbertentangan, yang
berbedaadalahcarapendekatannya. Pendekatan system yang merupakankumpulanelemenelemenataukomponen-komponenataususbsistem-subsistemmerupakandefinisi yang
lebihluas.Definisiinilebihbanyakditerima, karenakenyataanyasuatu system
dapatterdiridaribeberapasubsistematau system bagian..Sebagai missal, system
akuntansidapatterdiridaribeberapasubsistem-subsistem, yaitusubsistemakuntansipenjualan,
subsistemakuntansipembelian, subsistemakuntansipenggajian, subsistemakuntansibiayadan lain
sebagainya.
Sedangkan Kelayakan sistem adalah ukuran akan seberapa menguntungkan atau seberapa
praktis pengembangan sistem informasi terhadap organisasi.

Analisis kelayakan adalah proses pengukuran kelayakan. Kelayakan sebaiknya diukur sepanjang
siklus hidup
Pengertian studi kelayakan menurut OBrien (2005, p515) adalah studi awal untuk merumuskan
informasi yang dibutuhkan oleh pemakai akhir, kebutuhan sumber daya, biaya, manfaat dan
kelayakan proyek yang diusulkan. Analisiskelayakanadalah proses pengukurandankelayakan,
kelayakansebaiknyadiukursepanjangsiklushidup.
Aspek kelayakan menurut OBrien:

Kelayakan Organisasional

Seberapa baik sistem yang diusulkan untuk mendukung prioritas bisnis perusahaan.

Kelayakan Ekonomi

Penghematan biaya
Peningkatan pendapatan
Pengurangan investasi yang dibutuhkan.
Peningkatankeuntungan.

Kelayakan Teknis

Kemampuan, keandalan dan ketersediaan hardware, software dan jaringan.

Kelayakan Operasional

Penerimaan karyawan, pelanggan dan supplier.


Dukungan manajemen.
Persyaratan pemerintah dan persyaratan lainnya.
Whitten et al.(2004, p382), kategori pengujian kelayakan

Operational Feasibility

Technical Feasibillity

Schedule Feasibility

Economic Feasibility

Operational Feasibility

kelayakan operasional adalah ukuran sebaik apa solusi tersebut akan bekerja dalam
organisasi. Juga ukuran pendapat orang tentang sistem atau proyek tersebut.

Ada beberapa aspek kelayakan operasional yang perlu dipertimbangkan:


a. Apakah masalah itu cukup berharga untuk diselesaikan, atau akankah solusi itu bermanfaat
untuk menyelesaikan suatu masalah?
b. Bagaimana pendapat penggunaakhir atau manajemen mengenai masalah atau solusi itu?
Technical Feasibillity

Kelayakan Teknis adalah ukuran kepraktisan solusi teknis tertentu atau ketersediaan
sumber dan pakar teknis.

Aspek kelayakan teknis mempertimbangkan tiga masalah pokok:

a. Apakah teknologi atau solusi yang disajikan cukup praktis?


b. Apakah saat ini kita telah mempunyai teknologi yang memadai?
c. Apakahkitamempunyaipakarteknis yang memadai
Schedule Feasibility

Kelayakan Jadwal adalah ukuran kekayakan daftar pelaksanaan proyek tersebut.

Kelayakan jadwal ditujukan pada masalah Apakah tenggang waktu proyek cukup masuk akal?
Economic Feasibility

Kelayakan Ekonomis adalah ukuran efektivitas biaya sebuah proyek atau solusinya.
Kelayakan Ekonomis didefinisikan sebagai Analisis Cost Benefit.

Bagaimana biaya dan keuntungan diperkirakan?

Bagaimana biaya dan keuntungan dibandingkan untuk menentukan kelayakan ekonomis?

Berapa banyak biaya yang dibutuhkan Sistem ?


Biaya dapat dibagi menjadi 2:
1. Biaya pengembangan

Biasanya merupakan biaya satu kali, yang tidak akan berulang sesudah proyek selesai.
a. Biaya personil (analis sistem, konsultan, programer)
b. Penggunaan komputer (word. Pengujian, pemrograman)
c. Pelatihan
d. Biaya persediaan, duplukasi, perlengkapan
e. Biaya tiap peralatan dan perangkat lunak komputer baru.
2. Biayaoperasi
Contoh:
a. Pembayaransewadanpembayaranlisensiperangkatlunak.
b. Gaji rata-rata operator.
c. Pustakawansistem (1 jam / 100000)
Keuntungan
1. Keuntungannyata
adalahkeuntunganyang dapatdenganmudahdiukur.
Con: kesalahanpengolahansedikit, pengeluaranberkurang, wakturesponcepat.
2. Keuntungantaknyata
adalahkeuntungan yang sulitatautidakmungkindiukur
Con: kepuasanpelanggan, namabaikpelangganmeningkat, moral pekerjanaik, layananpelanggan.
Ada 3 teknik populer untuk memperkirakan kelayakan ekonomis, disebut analisis payback,
return on investment, dan net present value.
Analisis payback merupakan metode yang sederhana dan populer dalam menentukan bagaimana
dan kapan sebuah investasi akan balik modal.
Net present value merupakan teknik yg membandingkan biaya potongan tahunan dengan
keuntungan solusi alternatif.
Return on investment digunakan untuk mengukur prosentase manfaat yang dihasilkan proyek
dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkannya.
Contoh:

TOTAL BIAYA-BIAYA 16.592.226 7.650.000 7.750.000 7.850.000