Anda di halaman 1dari 3

Nama

BP
Kelompok
Tugas

: Nurfazlina
: 1110312157
: 7A
: Informed Consent

Suatu hari Ibu Rina datang bersama suaminya,Bapak Maulana ke rumah sakit untuk
berobat karena keluhan ada tonjolan dibagian payudaranya. Setelah seorang dokter
menganamnesis gejala yang dialami Ibu Rina, dokter mendiagnosa bahwa Ibu Rina
mengidap kanker payudara atau daging tumbuh yang ganas di bagian payudara. Ibu Rina
telah mengidap kaker payudara Stadium IIIB, sudah menjalar ke kulit tapi belum sampai
ke alat yang jauh seperti paru. Dokter memberitahu bahwa terdapat suatu tindakan yang
disebut Mastektomi sederhana atau pengangkatan seluruh payudara hingga dada menjadi
datar untuk menghilangkan borok akibat kanker tetapi tidak menyembuhkan. Dokter
melakukan informed consent pada Nyonya Rina apakah Ibu Rina menyetujui untuk
dilakukan tindakan tersebut.
Dokter : Assalaamu alaikum wr wb, Bapak Maulana dan Ibu Rina, saya dokter Alin.
Ibu Rina dan Suami : Waalaikum salam wr wb, Dok.
Dokter : Begini pak,bu,
Melihat kondisi ibu, saya memiliki suatu saran berupa tindakan mastektomi
sederhana atau operasi pengangkatan seluruh payudara hingga dada menjadi
datar untuk menghilangkan borok akibat kanker ibu tetapi tidak menyembuhkan.
Berdasarkan pemeriksaan saya, ibu aman untuk di operasi. Selanjutnya, Ibu akan
diberi obat anti kanker enam kali setiap tiga minggu
Nyonya Rina dengan serius memdengarkan penjelasan dokter. Ia telah merasa begitu
lemah bahkan sedikit putus asa. Namun, sang suami senantiasa menguatkan. Suami Ibu
Rina, Bapak Maulanapun menanyakan efek samping atau resiko tindakan yang mungkin
timbul.
Efek samping atau resiko tindakan yang mungkin timbul akibat operasi ini adalah
penumpukan darah mati di luka operasi. Namun, bapak dan ibu tidak perlu
khawatir karena bila timbul dapat diatasi dengan melakukan penyedotan cairan
darah tersebut.
Nyonya Rina sedikit merasa ragu. Iapun penasaran apakah kerugian dan manfaat
tindakan tersebut terhadap penyembuhan penyakit kanker yang ia derita.

Operasi pengangkatan pengangkatan payudara ibu ini bertujuan untuk


menghilangkan borok karena kanker ibu sudah menjalar ke kulit tapi untung
belum sampai ke alat yang jauh seperti paru.
Kerugian yang ibu derita akibat tindakan ini berupa payudara ibu menjadi datar.
Namun, kerugian ini tidak sebanding dengan efek yang akan ibu terima jika tidak
melakukan tindakan ini. Kerugian apabila tidak dilakukan tindakan ini adalah
kanker ibu dapat menyebar ke paru, hati, tulang dsb.

Melihat raut wajah sedih Ibu Rina, dokter pun mencoba memberi tindakan alternatif.
Ibu, tindakan alternatif lain dapat dilakukan berupa penyinaran tapi tetap harus
di suntik enam kali setiap tiga minggu. Hasil akhirnya hampir sama.
Nyonya Rina tetap merasa ragu. Pertanyaan terakhir pun keluar dari bibirnya dan
berharap bisa meyakinkan dirinya untuk mengambil sebuah keputusan.
Nyonya Rina : Dok, apa yang akan terjadi jika tindakan ini tidak dilakukan terhadap
saya? (Sang suami berusaha menegarkannya dan menyusap setiap tetasan kesedihan yang
muncul diwajahnya)
Dokter Alin : Ibu, Kerugian apabila tidak dilakukan tindakan ini adalah kanker ibu
dapat menyebar ke paru, hati, tulang dsb. Sebenarnya, Bila ibu datang lebih cepat
kemungkinan dapat dipastikan sembuh tapi sekarang tentu tidak sebaik yang kita
harapkan. Namun, ini lebih baik dari pada kalau sudah menjalar sampai ke hati.
Bapak Maulan dan Ibu Rina pun dengan serius mendengarkan penjelasan dokter.
Merekapun merasa telah yakin terhadap keputusan yang akan diambil.
Dokter Alin : Bapak, ibu, apakah bapak dan ibu memahami keteranan saya mengenai
tindakan ini.
Ibu Rina : Iya..dok, saya mengerti dan menyetujui tindakan operasi ini .(Bapak maulana
pun turut mengangguk untuk menguatkan sang istri).
Dokter Alin : Ibu, boleh saya tau nama lengkap, umur, pekerjaan, alamat, dan nomor
identitas ibu. (sembari mengisi surat informed consent)
Ibu Rina : Rina Luthfi, 45 tahun, Manager, Jl Tapakis no.5 Jati, Padang, Sumatra Barat,
1306085002920002
Dokter pun segera melengkapi isian data administrasi pasien dalam surat informed
consent berupa nama institusi, kepala surat, nama pasien, jenis kelamin, umur, pekerjaan,
alamat, nomor kartu identitas, nomor rekam medis, jenis tindakan medis yang akan
dilakukan, pernyataan bahwa yang memberikan persetujuaan sudah mengerti dengan
tindakan yang akan dilakukan dan tidak keberata dengan tindakan yang akan dilakukan,
tempat/waktu pembuatan, nama jelas dan tanda tangan yang memberi persetujuan, nama
jelas dan tanda tangan dokter, dan nama jelas dan tanda tangan saksi. ( terlampir dalam
surat informed consent di belakang halaman ini)