Anda di halaman 1dari 31

Nama : Nur Izzati Haziqah binti Mohd Said

Mata pelajaran : Bahasa Malaysia


Tingkatan : 5 Mawa (2014)
Tempoh : Sepanjang Cuti Persekolahan Akhir Tahun : 2013
Tarikh :

( 23 November 2013 - 31 Disember 2013)

PENGAJARAN
kekuatan diri
melawan segala
kekecewaan
- percaya
setiap yang
berlaku ada
hikmah
- tabah
hadapi masalah
cinta
NILAI:- jangan
lupa akan kasih
sayang orang
-Ketahanan
diri.

MAKSUD RANGKAP
1) Kekecewaan yang dialami
dalam percintaan tidak
dipedulikan lantaran adanya
kekuatan diri dan ketahanan
dalaman walaupun kelukaan
dan kekecewaan tersebut
sangat memedihkan.
2) Semua
perkara atau kejadian yang
berlaku itu sudah ditakdirkan
oleh Allah, dan bukan
disebabkan salah ibu
mengandungkannya.
3)
Kekecewaan seseorang
terhadap kekasihnya yang
sudah menemui pengganti
sehingga kekasih yang lama
itu sudah tidak disayangi atau
dihiraukan lagi.

Pantu
n
Enam
-Diksi:-Kerat

-Percaya
pada qadak
dan qadar.
GAYA BAHASA:
-Kesetiaan.
Buluh bersisip tali jerami

-Peribahasa:- Ibarat kaca


-Ketabahan
jatuh ke lantai
-Sinkof:- Rasa pedih buat tak
hirau
-Anafora:pengulangan sudah diawal
ayat
-Epifora:pengulangan lagi diakhir
ayat
-Inversi:- hati luka
pura tiada (sepatutnya hati
luka tiada pura)
UNSUR BUNYI:
- asonansi : pengulangan
bunyi vokal i :Tidak patah
digoncang bilis
- aliterasi : pengulangan
bunyi konsonan b : Buat
bangsal ditengah lautan

TEMA kekecewa
n dalam
percintaa
n.
PERSOALAN
- Kekuatan dan
ketahanan diri ketika
berdepan dengan
kekecewaan dalam
bercinta.
-Reda dengan
ketentuan yang telah
ditetapkan oleh-Nya.
-Untung nasib
seseorang merupakan
permainan hidup.

-Kesetiaan seseorang
terhadap
BENTUK
PANTUN:
pasangannya
dalam
percintaan.
-Puisi terikat/tidak
bebas.
- Mempunyai 3
rangkap.
-Bilangan baris adalah
sama, iaitu enam baris
serangkap.
-Tiga baris pertama
adalah pembayang,
manakala tiga baris
berikutnya adala maksud.
-Bilangan kata kata
dalam setiap baris hampir
sama, iaitu antara empat
hingga lima patah kata
dalam satu baris.
-Bilangan suku kata dalam
setiap baris terdiri
daripada sembilan hingga
sebelas suku kata

Pengajaran :
- menanamkan sifat
sabar
- bersyukur
kerana memperoleh
utusan Allah
Jangan mudah
terpengaruh dengan
budaya Barat

Nilai :
kesabaran

Tema:
- sifat sabar,
kelahiran seorang
utusan Allah ke
bumi, sifat leka
yang membawa
padah kepada
manusia

Pantu
n
Lapan
Kerat

kesyukuran
-tanggungjaw
ab
menghargai

Gaya Bahasa:
- personifikasi : Budaya
Timur dinodai Barat
hiperbola : Bahasa
ibunda hina terbiar
Unsur bunyi :
asonansi : pengulangan
vokal i ; Tidak patah
digoncang iblis
- aliterasi :
pengulangan bunyi
konsonan b ; Buat
bangsal di tengah hutan

Persoalan:
- sabar kunci
utama kejayaan
seseorang
- kelahiran utusan
Allah yang
istimewa
Pencemaran
budaya Timur dan
Bahasa Melayu
Bentuk pantun:

puisi terikat/tidak
bebas
- tiga
rangkap,lapan baris
serangkap
- tiga
baris pertama
pembayang,tiga baris
berikutnya maksud
- tiga hingga lima
patah kata
lapan hingga tiga
belas suku kata
- rima akhir :
abcdabcd (sekelang)

Tema:
perbuatan riak
yang menjadi
amalan
sesetengah
manusia

Pengajaran:
- bersikap jujur
mementingkan
kebersihan diri
merendah diri
- memikul
tanggungjawab
menerokai ilmu
agama

Syair
Makna
Riak

Nilai :
- kejujuran
-kebersihan
fizikal dan
mental
kerajinan

kesederhanaa
n

Gaya bahasa :
- simile: Terkadang
jazbah seperti gila
personifikasi : Lidah
berzikir Allah Taala

bahasa arab :
jazbah,kasad,wali, tasbih
- asonansi :
pengulangan vokal a ;
Kemudian dinyatakan
makna riak
- aliterasi :
pengulangan bunyi
konsonan b ; Sejadah di
bahu bersampaian

Persoalan:
- Sikap berpurapura melakukan
amal ibadat
-Pengabaian aspek
kebersihan diri
Mementingkan
aspek keduniaan
Kemurkaan Allah
terhadap riak

Bentuk syair:
- terikat/tidak bebas
- lapan rangkap
- empat
baris serangkap
- semua baris
adalah maksud
- tiga
hinga lima patah kata
dalam satu baris
- lapan hingga
empat balas suku
kata
- rima akhir : aaaa

Pengajaran :
- Taat akan perintah
- Berani
menggalas
tanggungjawab
Mendahulukan
kepentingan negara
-Berkorban
jiwa dan raga
- Jangan
melengahkan urusan
negara
-Mengambil berat
akan musibah
keluarga

Tema:
Semangat
patriotik/cinta
akan tanah air
seorang tokoh
sejarah,
Laksamana

Syair
Pemberont
akan Patani

Nilai :
- Taat dan
setia
- Berkorban
- Keberanian
- Tawakkal

Kasih Sayang

Gaya Bahasa:
- Kata arkaik(kata
klasik): dura,pegari

bahasa istana :
dititahkan,bonda,
daulat
Unsur
Bunyi :
- asonansi :
pengulangan vokal a ;
Kesalahan pinta
dimaafkan
- aliterasi :
pengulangan bunyi
konsonan b ; Daulat
baginda daulat berdiri

Persoalan:
- Ketaatan
terhadap
pemerintah
Kepentingan
negara
Tanggungjawab
dan sifat amanah
- Pasrah dan
berserah kepada
Allah
Bentuk Syair:
- puisi terikat/tidak
bebas
- sepuluh
rangkap
- empat baris
serangkap
- semua baris,
maksud
Tiga hingga lima
patah kata
sembilan hingga
tiga belas suku kata
- rima
akhir: aaaa

Pengajaran:
- kepentingan masa
laksanakan
pekerjaan dengan
tekun
- jangan
boros,bermewah dan
berbelanja tanpa
kawalan
- bertindak
dengan bijak
-melaksanakan
sesuatu pekerjaan
dengan ikhlas
Nilai :
- Kebijaksaan

Kesederhanaan
Ketinggian peribadi
Kekuatan sifat baik
hati
menjalankan
kewajipan
- Kebijaksaan
berhemat
Kesabaran
Berfikiran kreatif

Tema:
-Jati diri, iaitu
menjadi orang
yang berguna
untuk bangsa
dan negara

Persoalan:
-Menghargai masa
-Ketekunan dan
gigih bekerja
telus

GURINDA
M
TONGGA
K DUA
BELAS
Gaya Bahasa :
- Kata pinjaman:
kreatif, aktif
kata arkaik: durja
Unsur Bunyi:

asonansi :
pengulangan vokal i
; Ketinggian
peribadi jadi amalan
- aliterasi :
pengulangan
konsonan m;
Hendak pandai
menghargai masa

-Ikhlas dan

-Pengaruh
pemimpin
-Sifat sabar
-Kreativiti

Bentuk Gurindam:
-Terikat/tidak bebas
-Terdiri dua belas
rangkap
-Dua baris
serangkap
-Empat patah
kata dalam satu
baris
-Terdiri
sembilan hingga lima
belas suku kata
-Rima akhir
aa

Pengajaran :
- melatih dan
mendidik anak anak berdikari
- amalkan budaya
bercucuk tanam
dan berkebun
- Pelihara
haiwan ternakan
dengan baik Guna kelebihan diri
untuk masa depan
yang cerah

Tema:
Sikap tidak pandai
menggunakan
kepandaian kearah
kebaikan

Seloka Si
Luncai

Nilai :
- Berilmu
-Kerajinan
Gaya Bahasa :
- repitis:
Si Luncai ; Baris 1
& 11
Unsur Bunyi :
asonansi:
pengulngan vokal
a ; Ada mata tiada
kuasa
- aliterasi :
Pengulangan
konsonan s ; Sikap
Si Luncai

Persoalan:
- Tanggungjawab
menjaga rumah

Kegagalan mendidik
anak dengan baik
Malas bertani dan
ternak haiwan
Tidak menggunakan
kecerdikan dengan
betul
Bertindak tanpa
menggunakan akal
Bentuk Seloka:
- puisi bebas
- satu
rangkap,dua belas
baris serangkap
- empat
patah kata kecuali
baris ke 11 (dua
patah kata) dan
baris ke 12 ( lima
patah kata )
enam hingga tiga
belas suku kata
- rima
akhir :
abcbdefgbhab

Pengajaran:
- cinta akan bahasa
Melayu
mengekalkan
kedaulatan bahasa
Melayu
mempertahankan
martabat bahasa
Melayu
- menghormati
bahasa Melayu
bersyukur bahasa
Melayu diwarisi
turun temurun

Nilai :
- cinta akan
kebangsaan
tanggungjawa
b
hemah tinggi
kesyukuran

Nada :
patriotik

Tema :
kedaulatan
bahasa
Melayuyang
tinggi
martabatnya
wajar
dipertahankan

Dirgaha
yu
Bahasa
ku

Persoalan:
- bahasa
kebangsaan
- kecekalan
hati para
pejuang bangsa
-bahasa
ilmu, bahasa
perpaduan dan
penyatuan
masyarakat
Bentuk Sajak:
- bebas @tidak
terikat
lima rangkap dan
baris setiap rangkap
tidak sama
- dua hingga
tujuh patah kata
enam hingga enam
belas suku kata
rima akhir : r1;abcd,
r2;aabab, r3 &
r4;aaabb, r5;abaccaa

Gaya Bahasa:
- hiperbola:
gagah pelautku
membelah lautan
- sinkope:
merentas dunia tak
bertepi
Unsur bunyi:
-asonansi:
pengulangan vokal
a;Dirgahayu Bahasaku
aliterasi pengulangan
konsonan b; di bumi
bertuah ini

Pengajaran:
-jujur dan
amanah
-mengaut
keutungan
-tabah
menjalani
kehidupan
-gigh
berusaha
-sedar akan
balasan Tuhan
-sabar

Nilai:
-kejujuran
-ketabahan

Tema:
sifat manusia
yang berbeza
dalam melakukan
sesuatu
pekerjaan
mempengaruhi
kehidupan
seseorang

Kece
k

Persoalan:
- ketamakan harta
dan wang ringgit
- kesenangan
hidup
kepayahan hidup
kaum tani
kegigihan kaum
nelayan mencari
rezeki yang halal
balasan daripada
Allah Sajak:
Bentuk
- bebas
empat rangkap dan
bilangan baris tidak
sama
- satu hingga
lima patah kata
- tiga hingga
dua belas suku kata

-kegigihan

- rima akhir :
r1;abbcdba,
r2;abcdccedccb,
r3;abcccbebcfgc,
Gaya Bahasa:
r4;abcbd

-keadilan

Nada:
melankoli
k

- personifikasi:
di rahang laut
ternganga
- imejan : di
rumah keadilan;
rangkap ke 4&5
Unsur bunyi:
- asonansi:
pengulangan vokal a;
Yang sudah lama
-aliterasi:
pengulangan konsonan
d; tetapi dalam diam

Pengajaran:

generasi muda
penentu jatuh
bangunnya negara
- rajin
berusaha
bersyukur
- hasil
bumi dan ekonomi
kita dikuasai orang
lain

Tema:
seruan kepada
generasi muda
agar segera
merebut peluang
untuk memajukan
diri dan
membangunkan
tanah air

Bangkitl
ah

Nilai:
- cinta akan
negara
kerajinan
kesyukuran

Nada:
Patrioti
k

Persoalan:

sikap malas
dalam generasi
muda
penyesalan
memulakan
langkah sebelum
terlambat
Bentuk Sajak:
- bebas

lima rangkap dan


bilangan baris tidak
sama
-satu
hingga enam patah
kata
- tiga hingga
empat belas suku
kata
- rima akhir :
r1;abcd, r2;abbc,
r3;abccd, r4;abcde,
Gaya Bahasa:
r5;abcd
paradoks: kau mahu
terus nangis
unsur alam: awan
Unsur bunyi:
- asonansi:
pengulangan vokal a;
jangan sesal nanti
-aliterasi:
pengulangan
konsonan b; apa kau
masih belum bangkit
(rgkp 2 brs 4)

Pengajaran
- bijak
menyampaikan
pandangan
- bersikap
rasional
- akal
apabila berhujah
dengan pihak lain

Tema:
kerenah
segolongan
masyarakat
yang begitu
lantang
bersuara di
warung-warung

Pasar
Perasa
an

Nilai:

Berhati-hati

-kebijaksana
an
rasional

Nada :
sinis

Persoalan:
- Pelbagai sifat
manusia
emosional ketika
berhujah
kepelbagaian isu
semasa
berasaskan fikiran
dan pendapat
yang dangkal
Bentuk Sajak:
- bebas dan tujuh
rangkap
- bilangan
rangkap tidak sama
- tiga hingga lima
patah kata

enam hingga lima


belas suku kata
- rima
akhir: r1;abb,
r2;abcd , r3;abbcd,
Gaya Bahasa: r4&r5;abc, r6;aaabb,
r7;ab
simile: yang rapuh
dan lapuk
metafora: pasar
perasaan
Unsur Bunyi:
asonansi:
pengulangan vokal
a ; ini pasar
perasaan
aliterasi:
pengulangan
konsonan p; ini
pasar perasaan

Pengajaran :

bersatu padu
- bencimembenci mesti
dihindari
- menerima
hakikat bahawa
semua insan
adalah sama

Tema:
kemanusiaan
sejagat
Persoalan:
Tanggungjawa
b - Halangan
- halangan
Perkongsian
sumber alam

Di
bawah
Langit
yang
Sama

Nilai:
- kasih sayang
perpaduan
kemuafakatan
persahabatan
-berpandangan
positif

Nada:
romantis

Bentuk Sajak :
- bebas dan lima
rangkap
- bilangan baris
setiap rangkap
tidak sama
- satu hingga
enam patah kata
- dua
hingga enam belas
patah kata
- Rima akhir :
r1;aabbaa, r2;aabb,
r3;aba,
r4;abcabbbb,
Gaya Bahasa: r5;aabbbcdeb
- kata
pinjaman: visa,
pasport dokumen
- hiperbola:
angin dingin tajam
Unsur bunyi :

asonansi :
pengulangan vokal
a; Kita sama
- aliterasi:
pengulangan
konsonan l; Layari
Lautan Teduh
rentasi Laluan
Sutera

Pengajaran :
- mengorbankan
alam semula jadi
- peka
akan persekitaran
- sayang akan
alam semula jadi
pembangunan
sebuah bandar
dilakukan dengan
teliti

Nilai :
- cinta akan
alam semula
jadi
- berhemah dan
berhati-hati
kebijaksanaan
kemesraan

Tema:
keseimbangan
dan keselarasan
dititikberatkan
dalam
pembangunan
bandar

Arkite
k
Kota

Gaya Bahasa:

Nada :
Melankoli
k

Persoalan:
- Ciriciri seorang
perancang yang
baik
- Keindahan
alam semula
jadi
- Pengaruh
perancang
bandar
Bentuk Sajak:
- bebas
dan enam rangkap
Bilangan baris
setiap rangkap tidak
sama
- dua
hingga tujuh patah
kata
- lima
hingga empat belas
suku kata
- rima akhir:
r1;abacdea,
r2;aabcdd,
r3;abcad, r4;abcd,
r5;abcc, r6;a

- ayat
yang pendek:
perasaan musim

- kata pinjaman BA: fiil


Unsur bunyi:

asonansi :
pengulangan vokal i ;
pencipta kota ialah
- aliterasi :
pengulangan
konsonan s ; alur sg
serta diam batu

Pengajaran :
- bijak
menggunakan
kelebihan diri
- taat
& setia pada
pemerintah
- berani
melakukan
sesuatu perkara
menghargai
nyawa orang lain

Nilai :
- kegigihan
- kasih
sayang
- keberanian
tanggungjaw
ab

Gaya
Bahasa :
- BM Klasik:
berlangsir,
bercereterala
h
- bahasa
istana :
inangda,sant
ap
peribahasa:
ekor mata

Tema:
Kebijaksanaan
dan kehebatan
anak raja yang
mempunyai
kuasa luar
biasa dalam
usahanya
menakluki
puteri
idamannya

Hikaya
t
Langla
ng
Buana

Persoalan :
- Kesungguhan
Kebijaksanaan
menggunakan
akal
- Buat sesuatu
tanpa berfikir
panjang
- Taat setia
rakyat yang tidak
berbelah WATAK
bagi
dan
PERWATAKAN
1) Raja Indera Bumaya
- anak
Raja Johan Nyahperi dan
Puteri Candera Lela
Nurlela
- tampan ,susuk
badan menarik
berbudi bahasa dan bijak
- ada kesaktian dan
berani
- tenang hadapi musibah
2) Tuan Puteri Mandu
Ratna Dewi

- anak Raja Bahrum Dewa


- cantik dan
LATAR:
sayang haiwan
1) Tempat
- Tinggal di istana khas
- istana
- penakut dan
T.P.R.M.D dan R.B.D.
kasihkan R.I.B.
- taman dan
3) Raja Bahrum Dewa
tasik
- ayah
- Negeri Lela Gambar
T.P.M.R.D.
2) Masa
- bertanggungjawab
pagi dan malam
bersikap terburu-buru
- zaman
pemerintahan R.B.D.
3) Masyarakat
- memiliki kesaktian
dilamun cinta

- ambil
berat keselamatan diri &
keluarga
bertindak secara terburuburu
- taat &
patuh pada pemerintah
- jin yang dicipta
oleh raja

Pengajaran :
- kerjasama &
saling membantu
- sayang
akan ahli keluarga

Tema :
keistimewaan
keturunan raja
yang berdaulat
yang menuntut
bela atas
ayahnya &
merampas
semula takhta

- bersikap
adil & taat
mengembalikan
pemerintahan
kepada yang hak
Nilai :
- kasih
sayang
- kegigihan
- kesetiaan
kerjasama

kebijaksanaa
n
tanggungjaw
ab

Gaya Bahasa:
- BA :
alaihissalam
- BM Klasik:
Syahadan,
setinggar
- peribahasa:
air mata

Persoalan :
-kehebatan kuasa
daulat oleh
pewaris sebenar
bijak atur strategi
perang
-rakyat
yang taat setia
WATAK dan
PERWATAKAN
tindakan
terburu1) Tuan
Bujang
buru tanpa
mengawal hawa
anak En.
Apung
nafsu
- isteri: anak
Dipati Batu Kucing

- adil & bertimbang rasa


kahwin dgn Tengku
Kamariah
gelaran: Sultan Abdul Jalil
Syah
2) Puteri Jilan
adik En. Apung
- bagi gelaran
Yamtuan Sakti pada Tuan
Bujang
- srh TB balas
dendam atas kematian
LATAR :
bapanya
1) Tempat
serahkan pedang
Sepurejab pada Tuan
- Palembang Bujang
Pagaruyung - Kuala
Johor - Mengkalis
- 3) Bendahara
Rawas - Jambi dll
Yang
Dipertuan
Besar
2) Masa
- Insafi
kasalahan
- patuh
pemerintahan
hasrat Tuan
Kesultanan Melayu
Bujang
Johor

Hikay
at
Siak

3) Masyarakat
- tahu
kembalikan hak
pemerintah
- jalankan
hukuman tanpa pilih
kasih
menghormati darjat
seseorang

Pengajaran :
- tindakan yang
diambil harus
dilakukan
dengan bijaksana
- cabaran &
dugaan perlu
dihadapi dgn
berani
melayan tetamu
yang datang dgn
sopan santun

Tema:
kegagahan &
keperkasaan
seorang lelaki
yang tiada
tolok
bandingnya
untuk memiliki
gelaga hikmat

- bangsawan, bertubuh
sasa & tampan

- menepati
janji
Nilai:
- Kebijaksanaan
keberanian
- tolong
menolong
- bersopan
santun
-menepati janji
Gaya Bahasa :
- simile: seperti
- kata
ganda: indahindah,
bersendasenda
- BA :
suf sakhlat
ainulbanat

Persoalan:
- tipu muslihat
cabaran dalam
kehidupan
WATAK
& PERWATAKAN
kehidupan
alam
nyata dengan
1)alam
Inderaputera
kayangan

Dua
Geliga
Hikmat

- anak Maharaja Bikrana


Buspa & Puteri Jamjam
Ratna Dewi
- suka
mengembara, gagah
berani dan bijaksana
- tabah menempuh
dugaan & cabaran
2) Tuan Puteri Seri
Ratna Gemala Nehran

LATAR :
1) Tempat

Tasik Semendera
Jin
balai dalam
Taman Rangga
Puspa Berahi
- mahligai
T.P.S.R.G.N.
2) Masa
- Zaman
pengaruh hindu
3) Masyarakat
golongan
bangsawan
jin & alam
kayangan

- keturunan
dewa-dewa
- anak Maharaja Syah
Tokan
dijagai 7 orang bidadari
- ada
gemala hikmat
3) Peri
Raksasa &keturunan jin
- pemilik
geliga Mayan Bedi
- sayang
Inderaputera dan
mengakui dia sebagai
cucunya
4) 7 orang Bidadari
cantik & taat pada
T.P.S.R.G.N.
melayan Inderaputera
dengan berhemah

Pengajaran :
- berhati-hati
dalam membuat
perjanjian
- menghargai
khidmat
@pertolongan
mengembalikan
maruah negeri
Lakukan tugas
sebaik mungkin
Nilai :
- keberanian
kemuafakatan
- kasih
sayang
kegigihan
perpaduan
membalas
budi
Gaya
Bahasa :
- BA: rijalul
ghaib, baqa
peribahasa:
seperti aur
ditarik songsang
repitisi: sama
baik, sama
jahat,sama
baik...

Tema :
kebijaksanaa
n, kehebatan
dan
kepahlawana
n berlima
bersaudara

Hikayat
Opu
Daeng
Menamb
un

LATAR :
1) Tempat
-Kuala
Kandang
Kerbau,Matan
- ngri
Riau, Siak, Kedah
- Mempawah
2) Masa
waktu malam &
siang
3) Masyarakat
- raja berkuasa
mutlak
taat & patuh pada
raja
berpegang teguh
pada perjanjian
suka berperang

Persoalan :
- kesetiaan rakyat
kembalikan
maruah negara
perpaduan dan
permuafakatan
kehadiran
orang& PERWATAKAN
WATAK
asing
1) Opu
Daeng Perani
- perjanjian
dibuat
dgn teliti
anak paling
tua
- anak
penghargaan
Alang
Nakhoda
khidmat /
- 2 org anak;
pertolongan
Daeng Kemboja & Daeng
Khadijah
dikahwinkan anak Yang
Amtuan Raja Selangor
- utamakan kesenangan
& kebahagiaan adik-adiknya
2) Opu Daeng Menambun
kahwin dgn Puteri Kesumba
- glrn:
Pangeran Emas Seri Negara
- sgt kasih akan
abg & adiknya
- taat perintah &
suruhan agama
3) Opu Daeng Merewah
- Yamtuan Muda di ngri Riau
- kahwin
dgn Ungku En. Ayu
- di kurniakan 1
anak lelaki & 2 org anak
perempuan
-sikap
bermuafakat & berani
4) Opu Daeng Chelak
- handal
& cekap bermain senjata
- kahwin dgn
Tengku Puan
- dikurniakan 4 org
anak
5) Opu Daeng Kemasi
anak bongsu
- kahwin
dgn Urai Tengah
- glrn: Pangeran
Mangkubumi

Tema:
- keberanian
seorang pejuang
tanah air yang
sanggup
berkorban demi
nyawa demi
menyelamatkan
bangsa & negara

Pengajaran :
- tabah
menghadapi
kesulitan dan
keperitan hidup
bekerjasama &
berani bertindak
- mengenang
jasa & sanggup
berkorban demi
bangsa & tanah
Nilai: air
- Kasih sayang
- Patriotisme
- Ketabahan
& keberanian
- Kerjasama &
tanggungjawa
b
- Simpati &
mengenang
jasa
sanggup
berkorban
Gaya Bahasa:
- Simile : seperti
Metafora:
bunga-bunga
politik
- BA: aqiqah
- ayat
pendek:
Perang!.

Pahlaw
an
Buntun
g
LATAR:
1)Tempat
Khalid

- rumah

- Kg Pulau Pak
Amat & Kg Dal
- kota & dalam
perahu
2) Masa
tahun 1973, 1941, 1946
- waktu
malam, awal pagi/subuh,
siang
3) Masyarakat
kawasan perkampungan
di tepi laut & tepi sg.
mangsa peperangan
- saling
bekerjasama
- penjajah/askar
asing yang bertindak
kejam
- semangat
patriotisme &
bekerja sbg nelayan

Persoalan :
- Semangat
patriotime yang
tinggi
- Kasih sayang
menebal
- Kerjasama yang
erat
Kekacauan &
pergolakan
WATAK
Kezaliman
& &
PERWATAKAN
kekejaman
Pak Husain
penjajah 1)
terhadap
penduduk
60 tahun & anak jati Kg.
Pulau Pak Amat
Badan tegap sasa &
digilai oleh banyak gadis
sewaktu muda
Bijak mengatur strategi
& buat helah
Berani membedil
sekumpulan perompak
- Berkorban & bergadai
nyawa
2) Khalid
- anak
jati K.P.P.A.
- anak Hassan & ada
2 org adik-beradik,
Salim & Fatimah
- Hargai
& kagumi jasa &
keberanian Pak Husain
3) Mak Bidah
Isteri Pak Husain
Sayang akan suaminya
Bertanggungjawab

Pengajaran :
- bersifat
penyayang
bersimpati
tabah,
amanah &
ikhlas

Nilai:
- Kasih sayang
- Belas
kasihan
-Amanah
Kecekalan
Tanggungjawa
b

Tema:
ketabahan
seorang ibu
dalam
membesarkan
anaknya yang
cacat

Pungut
Alias
Zahara
Alias Yap
Siew
Hong

Gaya Bahasa:
- peribahasa:
angkat
sumpah
- simile:
macam
sinkope: tak
- dll

LATAR
1) Tempat
- rumah
Mak Timah, Bibik
dan hospital
2) Masa
- tahun
1981, 1957
- waktu petang
3) Masyarakat
- bersimpati
@ prihatin
- tidak
berperikemanusiaa
n
mementingkan diri
masyarakat kg
yang berbilang
kaum hidup dalam
keadaan
aman

Persoalan:
- kasih sayang
kepercayaan kpd
qada & qadar
ketabahan
seorang ibu
angkat
- keercayaan
terhadap amalan
karut
WATAK & PERWATAKAN
- tidak
1)
Mak Timah
berperikemanusia
an ibu kandung - Ibu
Kandung : Katijah & Munah
- Ibu
angkat : Zahara
- Penyayang,prihatin
bertanggungjawab
- ambil berat
& mesra dgn jiran tetangga
2) Pungut
- Nama:
Zahara binti Muhamad Alias
Yap Siew Hong
berketurunan Cina, berumur
24 tahun
- bersaiz
sebiji buah betik ketika
dilahirkan, diserahkan oleh
Bibik kerana tidak dapat
menerimanya
- cacat,
tidak berdikari
3) Bibik
- keturunan
Cina Peranakan
Nenek kpd Pungut
- Fasih
berbahasa Melayu
- tuan
sewa rumah Mak Timah
- tidak
menyukai Pungut krn cacat
4) Siew Lan
- Keturunan Cina
Ibu kandung Pungut

- Tidak
suka Pungut krn cacat
berbanding 4 org
anaknya yg lain

Pengajaran :
menyayangi ahli
keluarga
- yakin
akan kebolehan
dan
keistimewaan
diri
amanah &
bertanggungjaw
ab
- jujur
dalam berkatakata

Nilai :

- kasih

sayang
- rasional
- amanah
berbudi bahasa
kesabaran
-kejujuran
Gaya Bahasa
peribahasa :
merendah diri
- simile:
bak
metafora: lubuk
sukma
sinkope: saja

Tema:
kecelaruan
mencari
identiti diri
dalam
kehidupan
yang sebenar

Idol
a
LATAR
1) Tempat

panggung
bangsawan
rumah kecil di
sebatang lorong
sempit
2) Masa
waktu pagi,
petang , malam
3) Masyarakat
- bekerja
di pentas
bangsawan
bercita-cita tinggi
- jujur &
berterus terang
- berada
dalam kemiskinan

Persoalan:
- Tanggungjawab
seorang pekerja
- Yakin akan
kebolehan &
keistimewaan
- Rasional
dan kejujuran

WATAK & PERWATAKAN


1) Si Penjaga Panggung
Penjaga panggung
bangsawan
ada seorang isteri & 10
org anak
- bercitacita tinggi & kagumi bakat
dan lakonan hero
bangsawan
- keras
kepala dan setia dgn
pekerjaannya
2) Hero Bangsawan
- pelakon
yg hebat
- suka merendah diri &
berterus terang
3) Isteri Si Penjaga
Panggung
- Ibu kpd 10 org anak
- suri rumah
tangga
- bertanggungjawab
- bersikap
rasional & sabar

Pengajaran :
- hidup mati seseorang
telah ditentukan oleh
Allah
meluahkan perasaan
yang terbuku di hati
membantu org yg
berada dalam
kesusahan
- kekuatan
dalaman untuk
meneruskan kehidupan

Tema:
Perasaan
seorang isteri
yg sukar
menerima
kenyataan

-mendapatkan rawatan
doktor sekiranya sakit
- jangan
mudah berputus asa
Nilai : apabila ditimpa
masalah

- belas kasihan
kasih sayang
bersabar
keberanian
ketaatan
hemah tinggi

Gaya
Bahasa:
- peribahasa:
hati batu
simile: bagai,
seperti
sinkope: tau

Penaggun
gan

LATAR
1) Tempat :

anjung rumah Kapten


Mamat
- atas
geladak,di dalam
kapal
2) Masa
waktu tengah hari
3) Masyarakat
- kelasi
kapal
- ibu tunggal
- prihatin
akan nasib malang
yang menimpa yang
menimpa org lain
- percaya pada
sampuk
& bomoh

Persoalan:
- hukum alam
penderitaan hidup
balu
kesabaran
memperjuangkan
nasib keluarga
sikap prihatin &
simpati ketua
WATAK &
PERWATAKAN
1) Kapten Mamat
- pandai
menyesuaikan diri dgn
keadaan & tempat
- berbudi
bahasa
- berani memberikan
nasihat
- berjanji akan
menyelesaikan masalah
2) Masnah
- Isteri
Baharum
- Ibu tunggal : 2
org anak masih kecil
sedih tragedi meragut
nyawa & bimbang nasib
anak masa hadapan
- hidapi penyakit
ngilu tulang
ingin bina hidup baru di
kampung

Pengajaran:
- menyedari &
mengakui
kesilapan
- isteri mesti
pandai masak &
rajin
tanggungjawab
terhadap
pendidikan
- alam semula
jadi harus
dipelihara
- bekerjasama &
jangan
memusnahkan
hidupan laut
Nilai:
- keinsafan
kebijaksanaan
tanggungjawa
b
kerajinan
kesepakatan
Gaya Bahasa:
- simile: bagai
- sinkope:
tak, dulu
- peribahasa:
cari makan
imej alam: kera

Tema:
penyesalan
seorang lelaki
tua atas
perbuatannya
yg lalu &
usahanya
untuk
memulihara
hutan rimba yg
tercemar

Huta
n
Rimb
a

LATAR:
1) Tempat
- hutan
rimba
- dusun buahbuahan
- Sg Kinabatangan
2) Masa

masa lalu & kini


- waktu
malam
3) Masyarakat

berpendidikan tinggi
- tiada
kesedaran menjaga
kelangsungan alam
sekitar
- bijak &
masyarakat sungai
yg pandai merambat
ikan & memasak

Persoalan :
- kerakusan
manusia
mementingkan
pendidikan anakanak
kerosakan alam
membawa
musibah kpd
manusia
melestarikan
alam semula jadi
- kesepakatan ahli
keluarga
WATAK &
PERWATAKAN :
1) Pak Tua
- suami
Mak Tua
- ada 4 org anak &
utamakan pendidikan
anak-anak
- pemandu traktor
- menyesali
perbuatannya
- menanam semula pokok
-pokok hutan
- datuk yg
penyayang & taat
perintah agama
2) Mak Tua
keturunan sungai
- isteri Pak
Tua
- Pandai memujuk dan
menenteramkan
perasaan Pak Tua
mahir masakan kg
- rajin
tambat ikan tepi sg
- sokong usaha
suaminya

Pengajaran :
- tegas dalam
mempertahankan
warisan
keturunan
- yakin bahawa
rezeki ada di
mana-mana
- berfikir
secara rasional
bersubahat dgn
pihak musuh
- setia
kpd suami
Nilai:
- kasih sayang
ketegasan
nasihatmenasihati
berpandangan
positif
ketaatan

Gaya
Bahasa:
- BA:
istighfar
- BI :
dolar,
seismik
simile:
bagai

Tema:
ketegasan
seorang wanita
dalam
mempertahank
an empayar
perniagaan

Tangg
ar
Aman
at
LATAR
1) Tempat:

rumah Hawa

alam janin
2) Masa

- musim gugur
3) Masyarakat
tinggal di AS
- usahawan
janin

pendirian tegas
prihatin
kejam

Persoalan :
- usaha yg gigih
- kasih
sayang ibu
terhadap anak
kesabaran
seorang suami
- berpadapada pegang
prinsip @
prinsip
Pengorbanan
besar
WATAK &
PERWATAKAN:
1) Hawa
hamil 4 bulan &
generasi ke 7 Ahmad
Abdullah
- tunggu 8 thn
tunggu anak
- degil & teguh
pendirian
- akur dgn bisikan
bayinya
- bersikap rasional
2) Anak
- di
alam janin
-usia:
4 bulan
- bijak beri
pendapat
- bakal lahir
seorang lelaki
- Sayang ibu
bapanya
3) Adam
- anak kelahiran
Malaysia
- suami Hawa
-pujuk isteri pulang
ke Malaysia

Pengajaran:
- mengenang
jasa
menghormati
orang tua
sikap suka
menabung
- berani
mengakui
kesilapan
- setia
kepada suami
- jangan
menyinggung &
menyakiti
Nilai:
pearasaan orang
tua
kasih sayang
-tanggungjawa
b
- kesabaran
kegigihan

Tem
a:
Tema:
pengabaian
kasih sayang
dan perhatian
anak-anak
terhadap ibu
bapa

Tiang
Cengal
Dinding
Sayung

-keinsafan

berhemah
Gaya
Bahasa
tinggi
- BA:
Insya-allah
- BI:
enjin neor
- simile:
ibarat, m
acam
macam

- sinkope: tak,
saja

LATAR
1) Tempat

rumah Pak Jumaat


- tepi
pantai
2) Masa
waktu pagi hingga
senja
3) Masyarakat
bekerja sbg nelayan
mengutamakan
kerjaya & wang
ringgit
- saling membantu
antara jiran
pendidikan tinggi
tapi pentingkan diri
- suka
mengambil
kesempatan

Persoalan:
- kesetiaan seorang
istri
kesibukan anak
dalam kerjaya
sehingga
mengabaikan ibu
bapa
- jasa
ibu bapa yg tidak
ternilai harganya
ketentuan qada
qadar Tuhan
WATAK
& yg
kasih
sayang
PERWATAKAN
tiada gantinya
1) Jimah
- isteri
Pak Jumaat
- setia tunggu
kepulangan suami
- penyayang, pemaaf &
mementingkan pelajaran
2) Sani
anak angkat berumur 28
thn
- kahwin
dgn Wan Malini & doktor
- Taat &
bertanggungjawab
- ambil berat
perasaan Jimah
3) Sabariah
- 34 thn
& sudah kahwin
- menetap di
London, suka berterus
terang & gagal mengawal
emosi
4) Shahrul
- 30 thn & masih bujang
seorang akauntan &
pentingkan kerjaya & duit
5) Salmah
29 thn & masih bujang
- ahli
perniagaan &
berperawakan
seksi

Pengajaran :

menerima segala
ketentuan Allah dgn
reda
- Jangan
leka dgn kemewahan
hidup
mematuhi nasihat
org yg lebih tua @
lebih arif
- adil
dalam
menyelesaikan
permasalahan
- insaf &
segera bertaubat
perbuatan syirik &
segera bertaubat
Nilai :
- ketaatan
-keadilan

kesederhanaan
kesedaran&
keinsafan
- baik
hati
- ketaatan

Gaya Bahasa
:
- BA: al-Quran
- simile:
seperti
- sinkope:
saja, tak
- peribahasa:
naik kepala

Tema:
penghijrahan
manusia yg
hidup dalam
kemewahan
sehingga lupa
akan agama &
asal usul ke
pangkal jalan
setelah diuji dgn
musibah

140
0
LATAR:
1)Tempat
- rumah
Soud, Dolah & tuk
pawang
- balai raya,
surau dll
2) Masa
- waktu
siang & malam
3) Masyarakat
- hina
kepada goongan
kurang upaya
- amalan
syirik & khurafat
-mudah lupa
daratan
tidak
berperikemanusiaan
- insaf &
berusaha menebus
semula kesalahan
silamnya

Persoalan :
- kepatuhan
pada suruhan
agama
amalan syirik &
khurafat
kesanggupan
nmenipu orang
lain
kesedaran &
WATAKkeinsafan
& PERWATAKAN:
1) Dolah
- suami
Siti Rahimah
- kedua
kakinya capik
- sering bantu org kg
- lupa
asal usul selepas kaya
- tidak
berperikemanusiaan
- sedar & insaf atas
kesalahan
2) Siti Rahimah
- Isteri
Dolah
- asal: Pusat Tasik
Pauh Janggi
Baik hati, berbudi pekerti,
halus tutur kata & ikhlas
- dipndang
mulia & rendah diri
- hidapi penyakit kusta
3) Mak Som

pembantu rumah Dolah


- bidan kg & sgt
menyayangi Intan Siti
Rahimah

~
Alhamdulillah ~