Anda di halaman 1dari 4

KISTA GARTNER

Kista ini berasal dari sisa kanalis Wolfii (disebut juga duktus
Gartner) yang berjalan di sepanjang permukaan anterior dan
bagian atas vagina. Diameter kista sangat tergantung dari
ukuran duktus dan kapasitas tampung cairan di dalamnya
sehingga

bisa

dalam

ukuran

yang

relatif

kecil

(tidak

menimbulkan penonjolan) hingga cukup besar untuk mendorong


dinding vagina ke arah tengah lumen atau malah dapat
memenuhi lumen dan mencapai introitus vagina.1
Kista Gartner dengan nama lain kista duktus Gartner atau
kista Gartnerian adalah tumor kistik vagina yang bersifat jinak,
berasal

dari

sisa

duktus

Gartner

(duktus

epoophoron

longitudinalis) atau the embryonic mesonephros maupun sistim


duktus Wolffian. Kista ini timbul dari bagian terminal duktus
Wolffian yang berkembang akibat adanya penyumbatan sekret
yang dihasilkan duktus tersebut. Kista duktus Gartner berdinding
tipis dan translusen yang terdiri dari epitel gepeng berlapis atau
epitel kolumnar atau dapat kedua-duanya. Tumor ini biasanya
terdapat pada dinding vagina dan jarang terjadi pada daerah
labia minora, klitoris atau himen.2
Lokasi umum kista Gartner adalah bagian anterolateral
puncak vagina. Pada perabaan kista ini bersifat kistik, dilapisi
oleh dinding translusen tipis yang tersusun dari epitel kuboid
atau kolumner, baik dengan atau tanpa silia dan kadang-kadang
tersususn dalam beberapa lapisan (stratified). Ruang gerak kista
agak terbatas, terkait dengan topografi duktus Gartner di
sepanjang alurnya pada puncak vagina.1
Secara klinis kista duktus Gartner biasanya asimtomatik
dengan ukuran diameter tidak lebih dari 2 cm, tetapi pernah

dilaporkan adanya giant Gartner duct cyst pada dinding vagina


yang berukuran 16 x 15 x 8 cm dengan gejala klinis berupa
disparenia.3
Diagnosa

kista

duktus

Gartner

didasarkan

pada

hasil

pemeriksaan fisik dan histopatologi. Tanda karakteristik kista ini


terletak pada vulva bagian lateral dan biasanya soliter serta
berdinding

tipis

yang

mengandung

cairan

jernih,

secara

mikroskopis didapatkan epitel kuboid.4


Diagnosa

banding

yang

perlu

dipikirkan

adalah

kista

moetelial (hidrokel = Cyst of the Canal of Nuck). Cyst of the


Canal of Nuck merupakan kista pada vulva yang jarang
ditemukan, kista tersebut timbul akibat dilatasi labia mayora dan
labia minora serta akibat meluasnya kantung peritoneal dari
saluran inguinal

ke dalam

vulva, cairan peritoneal

dapat

terakumulasi pada kantung peritoneal tersebut.4


Pemeriksaan ultrasonografi dapat membantu menegakkan
diagnosis

kista

Gartner,

karena

memberikan

gambaran

karakteristik berupa masa noduler yang berbatas tegas dan


berdinding tipis dengan intensitas gema yang tidak ekhoik.
Rasines LG dan kawan-kawan (tahun 1998) dalam penelitiannya
di Spanyol mendapatkan 2 kasus kista Gartner yang dilakukan
dengan pemeriksaan transrectal sonography, hasil pemeriksaan
tersebut dikonfirmasi dengan pembedahan dan pemeriksaan
histopatologi. Pengobatan kista Gartner dengan ektirpais.2,4
Penanganan yang dapat dilakukan dengan insisi dinding
anterolateral vagina dan eksisi untuk mengeluarkan kista dari
sisa kanalis Wolfii ini.1

Gambar 1. Pencitraan MRI kista Gartner di anterolatral puncak vagina.


(sumber: www.radiopedia.org)

Daftar Pustaka
1. Anwar, Mochammad, Alli Baziad, dan R. Prajitno Prabowo. Ilmu
Kandungan Ed. 3. 2011. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo. Hal 265
2. Pritchard, JA, McDonald PC, Gant.NE, The Anatomy of the
Reproductive Tract of Women, Williams Obstetrics 7th ed
Norwalk. Practice Hall International Inc 1985, P.29-30.
3. Hagspiel KH, Giant Gartner Duct Cyst, Magnetic Resonance
Imaging Finding, Abdom Imaging 1995, 20 : 566-8.
4. Supriadi, et al. Kista gartner pada Labia Minora Seorang Anak,
dalam

Kumpulan

Naskah

Ilmiah

PERDOSKI, Surabaya 1999, 8-11 juli.

Kongres

Nasional

IX,