Anda di halaman 1dari 9

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)

KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA


RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016
Resume Kegiatan
Hari/Tanggal
: Senin, 14 Maret 2016
Tempat
: SDN Mulyorejo
Waktu
: 19.00 WIB 20.00 WIB
Nama Kegiatan
: Focus Group Discussion
1. Peserta Acara
Acara Focus Group Discussion dapat dihadiri oleh10 orang mahasiswa
dan 4 tokoh masyarakat RW 02. Empat tokoh masyarakat yang hadir terdiri
dari pokja KIA KB yaitu kader-kader posyandu dari RT 1, 2 dan 3.
2. Susunan Acara
1) Setting Waktu
N
Waktu
O
1.
19.00-19.05
2.
19.05-19.55
3.

19.55-19.50

Kegiatan
Pembukaan
Diskusi kelompok POKJA
KIA
Penutupan

PJ Pelaksana
Siti Roudhotul J., S.Kep
Qumairy Luthfiah., S. Kep
Anna Nurwachidah, S.Kep

2) Setting Tempat

Keterangan:
Mahasiswa
Tokoh Masyarakat

3. Hasil Evaluasi
1) Evaluasi Struktur
Waktu untuk memulai acara FGD terlambat 30 menit dari rencana
awal, namun waktu untuk pembukaan dan diskusi dengan kader posyandu
sesuai seperti rencana awal. Media yang digunakan adalah format
pertanyaan terstruktur yang terkait dengan kesehatan ibu dan anak seperti

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016
kesehatan ibu hamil, WUS (Wanita Usia Subur), Ibu dengan Balita, Bayi
dan Balita. Mahasiswa yang hadir dalam formasi lengkap berjumlah 10
mahasiswa. Sarana prasarana seperti kursi, meja, format pertanyaan serta
konsumsi

sudah

disiapkan

sebelumnya.

Kegiatan

FGD

juga

didokumentasikan sebagai bahan laporan akhir.


2) Evaluasi Proses
Proses diskusi dilakukan oleh 1 kelompok kecil yang sesuai terdiri
dari kader-kader posyandu terkait dan mahasiswa POKJA KIA. Diskusi
berlangsung selama 45 menit sesuai rencana awal. Proses diskusi
berlangsung cukup aktif dan komunikasi tampak berlangsung dua arah
antar kader dan mahasiswa. Saat proses diskusi tidak ada hambatan yang
terjadi. Saat proses diskusi berlangsung para peserta baik mahasiswa
maupun warga tampak aktif dan tanya jawab berjalan dengan baik.
Keseluruhan alokasi penggunaan waktu dalam kegiatan ini sesuai dengan
rencana awal. Rekapitulasi hasil proses FGD bersama warga RW 02
terlampir.
3) Evaluasi Hasil
(1) Prosentase peserta yang hadir dalam kegiatan FGD adalah 50% dengan
rincian 4 orang hadir dari 8 undangan.
(2) Mahasiswa mampu mengidentifikasi data yang diperlukan dari hasil
FGD untuk menentukan masalah yang terdapat di RW 02.

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016

Surabaya, 14 Maret 2016


Ketua Kelompok RW II

Gading Ekapuja Aurizki.,S.Kep


NIM. 1315131430001

PJ POKJA KIA

Anna Nurwachidah Rois Habibi, S. Kep.


NIM. 131513143053

Mengetahui,
Penanggungjawab Profesi Keperawatan Kesehatan Komunitas dan Keluarga
Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan UNAIR

Setho Hadisuyatmana, S.Kep.,Ns.,MNS (CommHlth&PC)


NIP. 198509112012122001

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016

Hasil FGD KIA

No

Pertanyaan

Nama

1.

Berapa jumlah ibu hamil


di RW 02 khususnya RT.
01, 02, dan 03?

Bu Wati

2.

Masalah apa yang


banyak terjadi pada ibu
hamil disini?

(Kader
KIA)
Bu Nuryati
(Kader
KIA)

Pernyataan
Untuk RT.01 ibu hamil
berjumlah 5 orang, RT 02 4
orang dan RT 03 ada 1 orang
Hipertensi, usia terlalu tua, tapi
itu dulu, sekarang sudah jarang
karena sudah muncul
kesadaran untuk periksa ANC
ke puskesmas secara rutin. Jika
ada ibu hamil yang tidak mau
ANC maka kadernya yang
blusukan.
Selaian itu, masih banyak juga
ibu hamil yang jarang ke
posyandu, soalnya posyandu
nya pagi dan ibu-ibu hamilnya
bekerja.

3.

Bagaimana pelaksanaan
ASI eksklusif di wilayah
sini?

Bu Diana
(Kader
KIA)

ASI Eksklusif di wilayah sini


masih jarang sekali, banyak
yang dibantu dengan susu
formula, meskipun penyuluhan
mengenai ASI eksklusif sudah
sering.
BUTEKI banyak yang kurang
telaten dan menganggap ASI
saja masih kurang untuk
mencukupi kebutuhan bayi.
Saran yang diberikan yaitu
diadakan penyuluhan ASI
eksklusif tetapi sasarannya
adalah ibu hamil dan cara
perawatan payudara untuk

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016
BUTEKI yang ASI nya tidak
bias keluar atau keluar sedikit.
4

5.

Bagaimana peran ayah


disini untuk mendukung
pemberian ASI
eksklusif?

KB yang paling banyak


di wilayah sini dan
keluhan terbanyak akibat
pemakaian KB

Bu Diana
(Kader
KIA)

Bu Dasa
(Kader
KIA)

Kebanyakan bapak-bapak
disini cuek dan banyak
tergantung pada istrinya.
Kebanyakan masyarakat sini
menengah kebawah, saran dari
orang tua untuk memberikan
ASI eksklusif jarang
dihiraukan.
KB yang paling banyak
digunakan ya KB suntik, untuk
keluhan jarang, tapi pernah ada
ibu yang menggunakan pil KB
tidak cocok dan pusing-pusing.
Penyuluhan KB sudah pernah
dilakukan

6.

Bagaimana pemberian
MP ASI pada bayi
didaerah sini?

7.

Adakah balita disini yang


gizinya dibawah garis
merah? Atau gizi lebih
atau obesitas?

Bu Nuryati
(Kader
KIA)

Ada sebagian yang


mengaplikasikan memberikan
makanan pada bayi setelah usia
6 bulan, namun banyak ibu
yang memberikan makanan
pendamping ASI pada bayi
sebelum usia 6 bulan, karena
mereka menganggap bayi nya
rewel dan tidurnya tidak
nyenyak jika tidak diberi
makan.

Bu Dasa
(Kader
KIA)

Untuk saat ini tidak ada yang


dibawah garis merah, ada yang
garis kuning tapi tidak ada
yang dibawah garis merah.
Balta yang gizi berlebih ada
banyak mbak disini.
Kebanyakan ibu-ibu disini
untuk makanan yang diberikan
kepada balita sesuai dengan
keinginan anak, karena itu

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016
jarang anak yang jarag makan
sayur.

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016
Lembar Observasi Kegiatan
Focus Group Discussion (FGD) KIA
No
1.

Aspek yang dinilai

Ya

Struktur Kegiatan
Persiapan Media FGD : Alat tulis
Kelengkapan Jumlah

2.

1) Mahasiswa
2) Undangan
Proses Kegiatan
Pembukaan, moderator :

3.

1) Membuka acara FGD dengan mengucapkan salam


2) Memperkenalkan diri
3) Menjelaskan kontrak waktu
4) Menjelaskan tujuan kegiatan
5) Menyebutkan susunan acara kegiatan
Pelaksanaan, pembicara :
N
O

WAKTU

KEGIATAN

PJ
PELAKSANA

1.

19.00Pembukaan
19.05 WIB

Moderator

2.

Pemaparan masalah serta


19.05kendala yang dialami di RW
19.25 WIB 02 khususnya RT I, RT II, dan
RT III

Notulen

3.

Pemaparan hasil temuan yang


didapatkan dari data
pengkajian yang dilakukan
19.25oleh mahasiswa profesi
19.40 WIB
angkatan A11 Fakultas
Keperawatan Universitas
Airlangga

4.

19.40Penyampaian hasil Focus


19.50 WIB Group Discussion

Moderator

5.

19.50Penutupan
20.00 WIB

Moderator

Moderator

Tdk

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS (P3N)


KEPERAWATAN KOMUNITAS DAN KELUARGA
RW 02 KELURAHAN MULYOREJO
KECAMATAN MULYOREJO
SURABAYA, 14 Maret 2016
Pelaksanaan Kegiatan tepat pada waktu yang telah ditentukan

Diskusi :

4.

1) Moderator memberikan kesempatan kepada peserta untuk


mengemukakan pendapat mengenai temuan kasus
2) Setiap mahasiswa mendapatkan giliran untuk menjawab dan
melaksanakan timbal balik bagi pernyataan yang disampaikan
undangan
Hasil Kegiatan
Proses Kegiatan :
1) Kegiatan FGD dimulai pukul 19.00 WIB
2) Proses berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan
3) Semua mahasiswa dan undangan aktif dalam kegiatan FGD
Peserta Kegiatan :
1)
2)
3)
4)

Peserta kegiatan FGD antusias mengikuti kegiatan


Terjadi komunikasi dua arah saat diskusi
Peserta mengikuti FGD sampai dengan selesai
Jumlah undangan yang hadir sebanyak 100%