Anda di halaman 1dari 2

RS.

JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

FLEBOTOMI
No. Revisi
0

No. Dokumen

Halaman
1/2

Jl. Rd. Gilap No. 8


Palimanan
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Ditetapkan oleh
Direktur RS. Jantung Hasna Medika

Tanggal Terbit

Dr. Nurdin
Suatu kegiatan pengambilan darah vena atau kapiler untuk

PENGERTIAN

keperluan pemeriksaan laboratorium


Mendapatkan spesimen yang berkualitas dan benar untuk

TUJUAN

jaminan mutu hasil laboratorium yang benar


1. Pelayanan di Laboratorium harus selalu berorientasi kepada
mutu dan keselamatan pasien (Sesuai dengan SK Direktur RS
Jantung Hasna Medika No --/--/----/SK_Dir_Keb/2016 tentang
Kebijakan Pelayanan Instalasi Laboratorium).

KEBIJAKAN

2.

Pasien diidentifikasi sebelum pemberian obat, darah, atau


produk darah, sebelum pengambilan darah dan spesimen lain
untuk

pemeriksaan

tindakan

laboratorium

prosedur

(Sesuai

klinis,
SK

serta

sebelum

Direktur

No.

--/--/--/SK_DIR_Keb/2016 tentang Kebijakan Pelayanan RS


PROSEDUR

Jantung Hasna Medika).


Pengambilan darah vena :
1. Tanyakan identitas pasien : siapa nama lengkap ibu/
bpk/sdr....( sesuai SPO identifikasi pasien )
2. Cocokan dengan gelang identitas ( untuk pasien rawat inap )
3. Cocokan dengan formulir permintaan
4. Periksa parameter pemeriksaan yang diminta
5. Siapkan tabung sesuai dengan parameter yang diminta
6. Siapkan perlengkapan flebotomi : torniquet, swab alkohol, kasa
kering, plester dan jarum vacutainer dengan holdernya
7. Minta pasien mengulurkan lengannya, identifikasi vena yang
mau diambil.
8. Cuci tangan dan pakai kaos tangan
9. Kenakan torniquet pada lengan pasien 4 jari diatas fossa
cubiti (torniquet tidak boleh terpasang > 1 menit)
10. Usap daerah vena yang akan ditusuk dengan swab alkohol

RS. JANTUNG
HASNA MEDIKA
CIREBON

No. Dokumen

FLEBOTOMI
No. Revisi
0

Halaman
1/2

Jl. Rd. Gilap No. 8


Palimanan
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal Terbit

Ditetapkan oleh
Direktur RS. Jantung Hasna Medika
Dr. Nurdin

dengan cara sirkuler (dari dalam mengarah keluar)


11. Biarkan benar-benar kering
12. Tusuk vena dengan sudut 15 30 derajat
13. Holder ditarik perlahan-lahan sampai volume darah yang
diinginkan.
14. Torniquet dilepas, kapas diletakkan diatas jarum dan ditekan
sedikit dengan jari kiri, lalu jarum ditarik.
15. Pasien diinstruksikan untuk menekan kapas selama 12 menit
dan setelah itu bekas luka tusukan diberi plester hansaplast.
16. Jarum ditutup lalu dilepaskan dari sempritnya, darah
dimasukkan kedalam botol atau tabung penampung melalui
dinding secara perlahan. Bila menggunakan anticoagulant,
segera perlahan-lahan dicampur.
17. Minta pasien menekan luka bekas tusukan dengan kasa kering
18. Buang jarum (tanpa recapping) ke dalam pembuangan jarum.
19. Plester bekas tusukan.
20. Label setiap tabung dengan identitas pasien dan tunjukan
kepada pasien untuk memastikan kebenaran identitas.
(LAKUKAN DI SAMPING PASIEN /BEDSIDE )
Instalasi Labortorium
Instalasi Gawat Darurat
UNIT TERKAIT

Instalasi Rawat Inap


Instalasai Rawat Jalan