Anda di halaman 1dari 25

Makalah

Pengantar Teknologi Mineral


Alat Gali dan Alat Muat

Disusun Oleh :
MUSTARI NUR ALAM
DBD 114 144

TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

2015

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan Semesta Alam
karena atas izin dan kehendakNya, makalah sederhana ini dapat saya rampungkan
tepat pada waktunya.
Penulisan dan pembuatan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas
mata kuliah Pengantar Teknologi Mineral. Adapun yang saya bahas dalam
makalah sederhana ini mengenai macam macam alat muat dan gali, fungsi dan
penggunaanya dalam bidang pertambangan.
Dalam penulisan makalah ini saya menemui berbagai hambatan yang
dikarenakan terbatasnya Ilmu Pengetahuan kami mengenai hal yang berkenan
dengan penulisan makalah ini..
Kami menyadari akan kemampuan kami yang masih amatir. Dalam
makalah ini kami sudah berusaha semaksimal mungkin.Tapi kami yakin makalah
ini masih banyak kekurangan disana-sini. Oleh karena itu kami mengharapkan
saran dan juga kritik membangun agar lebih maju di masa yang akan datang.
Harapan saya, makalah ini dapat menjadi track record dan menjadi
referensi bagi saya dalam mengarungi masa depan. Kami juga berharap agar
makalah ini dapat berguna bagi orang lain yang membacanya.

Palangkaraya, Mei 2015

Penyusun

DAFTAR ISI
Kata Pengantar..................................................................................................

Daftar Isi...........................................................................................................

ii

BAB I Pendahuluan..........................................................................................

iii

A.

Latar Belakang...................................................................................

B.

Tujuan Penulisan...............................................................................

C.

Manfaat Penulisan.............................................................................

BAB II Pembahasan.........................................................................................
A.

Macam macam alat gali serta kegunaanya...................................

B.

Macam macam alat angkut serta kegunaanya...............................

BAB III Penutup...............................................................................................


A.

Kesimpulan........................................................................................

B.

Saran.................................................................................................

Daftar Pustaka

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pemuatan adalah kegiatan yang di lakukan memasukan material atau
endapan bahan galian hasil pembongkaran kedalam alat angkut kegiatan pemuatan
di lakukan setelah kegiatan penggusuran dan, pemuatan di lakukan dengan
menggunakan alat muat atau whell loader dan di isikan kedalam alat angkut.

Kegiatan pemuatan bertujuan

untuk

memindahkan

material

hasil

pembonggkaran kedalam alat angkut. pengangkutan di lakukan dengan sistim


siklus, artinya truck yang telah dimuati langsung berangkat tanpa harus menunggu
truck yang lain dan setelah membongkar muatan langsung kembali ke lokasi
penambangan untuk di muati kembali.
Proses pemuatan dilakukan dengan menggunakan alat gali atau shovel
untuk menggali material hasil peledakan atau material lepas yang berupa bijih
atau batuan penutup dan kemudian dimuat kedalam alat angkut, yang dikenal

sebagai truck angkut tambang (dump truck). Proses pemuatan dapat dibagi
menjadi empat tahapan :
1. Menggali (dig)
2. Mengayunkan ke truck (swing)
3. Melepaskan Muatan (dump)
4. Mengayun Kembali ke Posisi semula (Swing)

Alat - alat pemuatan Yaitu peralatan mekanis yang digunakan untuk


mengambil dan memuat material ke atas alat angkut. Ada banyak jenis dari alat
muat, antara lain:
1. Power shovel
2. Dragline Back hoe
3. Clam shell Bucket
4. Wheel excavator
5. Showel dozer
6. Over head shovel
7. loader Bulldoze

Pengakutan Merupakan serangkaian pekerjaan yang dilakukan untuk


mengangkut bahan atau endapan bijih dari satu tempat (tambang) ke tempat lain
(tempat penimbunan / pengolahan).

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Tahap - Tahap Pengangkutan Menunggu (queue) Tahap dimana truk


menunggu untuk memulai manuver sebelum menggambil posisi untuk di beri
muatan.Mengambil posisi (spot) Tahap di mana truk di beri muatan setelah
mengambil posisi. Pengisisan (Load) Tahap di mna truk sedang di beri
muatan Pengangkutan muatan/kembali.
kosong (Haul) Tahap di mana truk membawa muatan ke tempat
pembuangan

atau

kembalike

shovel

setelah

dumping.

Pembuangan (dump) Tahap di mana material yang di angkut di buang ke


overburden dump.
B. Tujuan Penulisan
Diharapkan para pembaca makalah ini dapat memahami apa yang
dimkasud dengan penggalian dan pemuatan bahan galian, mengetahui alat yang
digunakan dalam pengggalian dan pengangkutan sehingga pembaca memiliki
gambaran mengenai alat yang dioperasikan dalam dunia pertambangan.
C. Manfaat Penulisan
1. Mengetahui macam-macam alat gali
2. Mengetahui macam-macam alat angkut
3. Mengetahui kegunaan dari alat muat dan alat angkut

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

BAB II
PEMBAHASAN
A. Macam-macam alat gali serta kegunaanya
Pemilihan alat mekanis melalui dua pertimbangan yaitu dari segi secara
mekanis dan dari segi ekonomisnya. Pertimbangan dari aspek secara mekanis
meliputi :

Alat mekanis nantinya mampu berhadapan dengan bahan galian yang


alamiahnya memiliki sifat fisik dan mekanis relatif keras.

Tenaga mekanis (mesin) dapat dirancang berkemampuan cukup kuat untuk


menghadapi kondisi batuan.

Akan meningkatkan laju produksi tinggi dibandingkan konvensional.

Dapat digunakan untuk produksi yang besar.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Pertimbangan dari segi aspek ekonomis meliputi :


Investasi dan biaya kepemilikannya cukup besar.

Suku cadang terbatas (hanya terdapat pada agen tertentu).

Biaya operasi yang mencakup perawatan dan lain-lain cukup tinggi.

Pemilihan alat harus cermat agar sesuai dengan umur tambang.

Dari segi pengelompokannya ada 3 jenis alat mekanis yang digunakan pada
umumnya alat tersebut yaitu:

1. Alat gali-muat ; alat yang digunakan untuk menggali bahan galian lunak
atau hasil peledakan sekaligus memuat material kedalam alat angkut.
2. Alat angkut ; alat yang digunakan untuk menggangkut bahan galian dari
lokasi front kerja tambang ke stoke pile atau ke proses selanjutnya atau
langsung ke konsumen.
3. Alat bantu/penunjang ; alat yang diguanakan untuk kelancaran proses
produksi pada tambang, contohnya alat pelebaran jalan angkut, alat
pengupasan soil dll.
Alat Gali :
1. Backhoe (pull shovel).
Backhoe sering juga disebut pull shovel, adalah alat dari golongan shovel
yang khusus dibuat untuk menggali material di bawah permukaan tanah atau di

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

bawah tempat kedudukan alatnya. Galian di bawah permukaan ini misalnya parit,
lubang untuk pondasi bangunan, lubang galian pipa dan sebagainya.
Keuntungan beckhoe ini jika dibandingkan dregline dan clamshell ialah
karena beckhoe dapat menggali sambil mengatur dalamnya galian yang lebih baik.
Karena jangkauan konstruksinya, beckhoe ini lebih menguntungkan untuk
penggalian dengan jarak dekat dan memuat hasil galian ke truk. Tipe backhoe
dibedakan dalam beberapa hal antara lain dari alat kendali dan under carriage nya.
Menurut alat kendali:

Dengan kendali kabel (cable controlled).

Dengan kendali hidrolis (hydraulic controlled)

Menurut undercarriage nya:

Roda rantai (crawler mounted).

Roda karet (wheel mounted)

Cara Kerja Backhoe :


Sebelum mulai bekerja dengan backhoe sebaiknya kita pelajari lebih
dahulu kemampuan alat seperti yang diberikan oleh pabrik pembuatnya, terutama
mengenai jarak jangkauan, tinggi maksimal pembuangan dan dalamnya galian
yang mampu dicapai, karena kemampuan angkat alat ini tidak banyak
berpengaruh terhadap kemampuan standar alatnya.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Untuk mulai menggali dengan backhoe bucket dijulurkan ke depan ke


tempat galian, bila bucket sudah pada posisi yang diinginkan lalu bucket diayun
ke bawah seperti dicangkulkan, kemudian lengan bucket diputar ke arah alatnya
sehingga lintasannya seperti terlihat pada gambar di bawah. Setelah bucket terisi
penuh lalu diangkat dari tempat penggalian dan dilakukan swing, dan
pembuangan material hasil galian dapat dilakukan ke truk atau tempat yang lain.

2. Power Sovhel
Dengan memberikan shovel attachment pada excavator, maka didapatkan
alat yang disebut dengan power shovel. Alat ini baik untuk pekerjaan menggali
tanah tanpa bantuan alat lain, dan sekaligus memuatkan ke dalam truk atau alat
angkut lainnya. Alat ini juga dapat untuk membuat timbunan bahan persediaan
(stock pilling).
Pada umumnya power shovel ini dipasang di atas crawler mounted, karena
diperoleh keuntungan yang besar antara lain stabilitas dan kemampuan
floatingnya. Power shovel di lapangan digunakan terutama untuk menggali tebing

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

yang letaknya lebih tinggi dari tempat kedudukan alat. Macam shovel dibedakan
dalam dua hal, ialah shovel dengan kendali kabel (cable controlled), dan shovel
dengan kendali hidrolis (hydraulic controlled).
Cara Kerja/Power Shovel Pada dasarnya gerakan-gerakan selama bekerja dengan
shovel ialah:

Maju untuk menggerakkaa dipper menusuk tebing

Mengangkat dipper/bucket untuk mengisi

Mundur untuk melepaskan dari tanah/tebing

swing (memutar) untuk membuang (dump)

Berpindah jika sudah jauh dan tebing galian, dan

Menaikkan/menurunkan sudut boom jika diperlukan

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

3. Dragline.
Dragline adalah alat untuk menggali tanah dan memuatkan pada alat-alat
angkut. misalnya truk atau ke tempat penimbunan yang dekat dengan tempat
galian. Pada umumnya power shovel sampai dengan kapasitas 2.5 cu-yd dapat
diubah menjadi dragline, dengan melepas boom shovel diganti boom dan bucket
dragline.
Untuk beberapa proyek. power shovel atau dragline digunakan untuk
menggali, tetapi dalam beberapa hal, dragline mempunyai keuntungan yang
umumnya disebabkan oleh keadaan medan dan bahan yang perlu digali.
Dragline biasanya tidak perlu masuk ke dalam tempat galian untuk
melaksanakan pekerjaannya, dragline dapat bekerja dengan ditempatkan pada
lantai kerja yang baik, kemudian menggali pada tempat yang penuh air atau
berlumpur Jika hasil galian terus dimuat ke dalam truk, maka truk tidak periu
masuk ke dalam lubang galian yang kotor dan berlumpur yang menyebabkan
teriebaknya truk tersebut. Dragline sangat baik untuk penggalian pada parit-parit,
sungai yang tebingnya curam, sehingga kendaraan angkut tidak periu masuk ke
lokasi penggalian. Satu kerugian dalam menggunakan dragline untuk menggali
ialah produksinya yang rendah, antara 70% 80% dibandingkan dengan power
shovel untuk ukuran yang sama.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Macam dragline ada tiga tipe ialah crawler mounted, wheel mounted dan
truck mounted. Crawler mounted digunakan pada tanah-tanah yang mempunyai
daya dukung kecil sehingga floating-nya besar, tetapl kecepatan geraknya rendah
dan biasanya diperlukan bantuan alat angkut untuk membawa alat sampai ke
lokasi pekerjaan.
Cara Kerja Dragline
Penggalian dimulai dengan swing pada keadaan bucket kosong menuju ke
posisi menggali, pada saat yang sama drag cable dan hoist cable dikendorkan,
sehingga bucket jatuh tegak lurus ke bawah. Sesudah sampai di tanah maka drag
cable ditarik, sementara hoist cable digerak-gerakkan agar bucket dapat mengikuti
permukaan tebing galian sehingga dalamnya lapisan tanah yang terkikis dalam
satu pass dapat teratur, dan terkumpul dalam bucket. Kadang-kadang hoist cable
dikunci pada saat penggalian, berarti pada saat drag cable ditarik, bucket bergerak
mengikuti lingkaran yang berpusat pada ujung boom bagian atas.
Keuntungan cara ini ialah bahwa tekanan gigi bucket ke dalam tanah
adalah maksimal.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Setelah bucket terisi penuh, sementara drag cable masih ditarik, hoist cable
dikunci sehingga bucket terangkat lepas dari pennukaan tanah. Hal ini untuk
menjaga agar muatan tidak tumpah, juga dijaga posisi dump cable tetap tegang
dan tidak berubah kedudukannya. Kemudian dilakukan swing menuju tempat
(dump)nya material dari bucket. Sebaiknya truk ditempatkan sedemikian rupa
sehingga swing tidak melewati kabin truk. Jika bucket sudah ada di atas badan
truk, drag cable dikendrokan bucket akan terjungkir ke bawah dan muatan
tertuang.

4. Clamshell
Clamshell adalah alat gali yang mirip dengan dragline yang hanya tinggal
mengganti bucketnya saja. Clamshell terutama digunakan untuk mengerjakan
bahan-bahan lepas, seperti pasir, kerikil, lumpur dan lain-lainnya. Batu pecah dan
batubara dapat juga diangkut secara massa oleh clamshell. Clamshell bekerja
dengan mengisi bucket, mengangkat secara vertikal ke atas, kemudian gerakan

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

swing dan mengangkutnya ke tempat yang dikehendaki di sekelilingnya untuk


kemudian ditumpahkan ke dalam truk, atau alat-alat angkut lain, atau hanya
menimbun saja. Karena cara mengangkat dan membuang muatan vertikal, maka
clamshell cocok untuk pekerjaan pengisian pada hopper yang lebih tinggi
letaknya.
Bucket Clamshell
Bucket clamshell yang digunakan terdapat dalam berbagai ukuran, mempunyai
dua macam bucket yakni :
Heavy duty bucket, yang dilengkapi dengan gigi yang dapat dilepas, digunakan
untuk penggalian
Light duty bucket, untuk mengangkat bahan ringan, tanpa dilengkapi oleh gigigigi.
Kapasitas bucket dihitung dalam 3 macam ukuran yaitu:

Water level capasity adalah kapasitas bucket dimana bucket terendam air
(digantungkan setinggi permukaan air)

Plate line capacity adaleh kepasitas, dimana bucket terisi rata mengikuti!
garis sepanjang puncak clamshell

Heaped capacity adalah kapasitas bucket munjung.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

5. Excavator
Alat-alat gali sering disebut sebagai excavator, yang mempunvai bagianbagian utama antara lain:

Bagian atas yang dapat berputar (revolving unit)

Bagian bawah untuk berpindah tempat (travelling unit), dan

Bagian-bagian tambahan (attachment) yang dapat diganti sesuai pekerjaan


yang akan dilaksanakan.
Attachment yang penting kita ketahui adalah crane, dipper shovel,

backhoe, dragline dan clamshell. Bagian bawah excavator ini ada yang digunakan
roda rantai (track/crawler) dan ada yang dipasang di atas truk (truck mounted).
Umumnya excavator mempunyai tiga pasang mesin pengerak pokok yaitu :

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Penggerak untuk mengendalikan attachment, misalnya untuk gerakan


menggali mengangkat dan sebagainya

Penggerak untuk memutar revolving unit berikut attachment yang


dipasang

Penggerak untuk menjalankan excavator pindah dan satu tempat ke tempat


lain
Excavator adalah alat yang bekerjanya berputar bagian atasnya pada

sumbu vertikal di antara sistem roda-rodanya, sehingga excavator yang beroda


ban (truck mounted), pada kedudukan arah kerja attachment tidak searah dengan
sumbu memanjang sistem roda-roda, sering terjadi proyeksi pusat berat alat yang
dimuati berada di luar pusat berat dari sistem kendaraan, sehingga dapat
menyebabkan alat berat tergulmg. Untuk mengurangi kemungkinan terguling ini
diberikan alat yang disebut out-triggers.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Alat muat.
1. Articulated Dump Truck
Disingkat ADT, digunakan untuk memindahkan dan membuang material
dengan kapasitas terbatas dan kondisi jalan berlumpur. Alat angkut ini banyak
dipakai untuk mengangkut : tanah, endapan bijih, batuan untuk bangunan dll.
Pada jarak yang dekat dan sedang. Karena kecepatannya yang tinggi maka truk
mempunyai produksi yang tinggi, sehingga ongkos per ton material menjadi
rendah.selain itu dump truck juga fleksibel, artinya dapat dipakai untuk
mengangkut bermacam-macam barang yang mempunyai bentuk dan jumlah yang
beraneka ragam pula., dan tidak terlalu tergantung pada jalur jalan .
Alat ini dapat digerakkan dengan motor bensin, disel, butane atau propane.
Yang besar-besar biasanya digerakkan oleh mesin diesel. Kemiringan jalan yang
dapat

dilalui

maksimum

hingga

35

(efektif

17

18

%).

Penggolongan Dump Truck


a. Berdasarkan tenaga penggerak drive Front wheel drive (tenaga
penggerak pada roda depan), lambat dan lekas aus bannya.
b. Rear wheel drive (tenaga penggerak pada roda belakang),
merupakan tipe yang paling umum digunakan.
c. For wheel drive (tenaga penggerak pada roda depan dan belakang).
d. Double Rear wheel drive (tenaga penggerak pada dua pasang roda
belakang).

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

Berdasarkan cara dumping

End-dump : mengosongkan muatan kebelakang.

Side-dump : mengosongkan muatan kesamping

Bottom-dump : mengosongkan muatan kebawah.


Bodynya terbuat dari baja yang kuat, berkapasitas anatara 5-40 ton,

sekarang 150 ton.Pemilihan tergantung dari keadaan tempat kerja, artinya


tergantung dari keadaan dan letak tempat pembuangan material (dump site).
Mengenai

cara

pemilihan

ukuran

dump

truck

memang

agak

sukar

menentukannya. Akan tetapi sebagai pegangan dapat dikatakan bahwa kapasitas


minimum dari dump truck kira-kira 4 5 kali kapasitas alat penggalinya (power
shovel atau dragline).
Keuntungan memakai dump truck yang kecil kapasitasnya adalah :
1. Lebih mudah menggerakkan kekanan dan kekiri.
2. Lebih cepat dan ringan tak lekas merusak ban dan jalan.
3. Kalau macet satu, kemerosotan produksi kecil.
4. Lebih mudah menyesuaikan dengan kapasitas alat galinya.

Kerugiannnya adalah :
1. Sukar mengisinya karena kecil jadi lebih lama spooting time nya.
2. Lebih banyak pengemudi maintenance, spare part yang diperlukan
untk kapasitas yang sama.
3. Mesinnya sering memakai bahan baker yang mahal.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

2. Off Highway Truck


Sama halnya dengan ADT, Off Highway Truckjuga digunakan untuk
memindahkan material dengan kapasitas yang besar mulai 40T sampai 360T.

3. Ponton.
Adalah alat angkut sungai seperti terlihat di gambar dibawah ini

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

4. Belt conveyor
Belt coveyer dapat digunakan untuk mengangkut material baik yang
berupa unit load atau bulk material secara mendatar ataupun miring, yang
dimaksud dengan unit load adalah benda yang biasanya dapat dihitung jumlahnya
satu-persatu.misalnya balok kantong dan lain sebagainya. Sedangkan bulk
material adalah material yang berupa butir-butir bubuk atau serbuk misalnya :
pasir,semen dan batu bara.
Fungsi belt comveyer adalah untuk membawa material yang diangkut dari
lokasi penambangan. Belt dapat dibuat dari berbagai macam bahan, yaitu lapis
tenunan benang kapas yang tebal yang biasanya membentuk carcass.
Fungsinya adalah untuk membawa material yang diangkut.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

5. Dump truck scania


Termasuk di dalam kategori alat pengangkut material, karena alat ini dapat
mengangkut material secara vertical dan kemudian memindahkannya secara
horizontal pada jarak jangkau yang relatif kecil. Untuk pengangkutan material
lepas (loose material) dengan jarak tempuh yang relatif jauh, alat yang digunakan
dapat berupa belt, truck dan wagon. Alat-alat ini memerlukan alat lain yang
membantu memuat material ke dalamnya.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

B. Macam macam alat angkut serta kegunaanya


Alat gali angkut Dan muat
1. Backhoe Loader
Merupakan gabungan dari dua alat berat yang berbeda fungsinya. Bagian
depan dilengkapi dengan bucket dan berfungsi sebagaimana loader dan bagian
belakang dilengkapi dengan perlengkapan yang sama dengan yang digunakan
padaexcavator.
Bagian bagian utama dari backhoe :
1. Bagian atas revolving unit (bias berputar )
2. Bagian bawah travel unit ( bias berjalan )
3. Bagian attachment yang dapat diganti. Backhoe dikhususkan untuk
penggalian yang letaknya dibawah backhoe itu sendiri .
4. Backhoe dapat berfungsi sebagai alat gali yang mempunyai tingkat
kedalaman yang lebih teliti, juga dapat digunakan sebagai alat
pemuat bagi truck truck

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Materi mengenai Kristalografi dan Mineralogi sejatinya sebuah materi
yang banyak penerapanya dalam kehidupan sehari-hari. Harapanya, pembaca
dapat melakukan aplikatif dari teori ini untuk dapat memahami teori secara
keseluruhan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu, dalam setiap
materi dan praktikum Kristalografi dan Mineralogi agar memahami dengan benar
dan menyeluruh agar nantinya ketika bekerja ilmu tersebut dapat diterapkan.

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20

DAFTAR PUSTAKA
http://info-pertambangan.blogspot.com/2012/10/alat-berat-penambangan.html
http://godamaiku.blogspot.com/2014/03/macam-macam-alat-mekanispertambangan.html
http://rachmatrisejet.blogspot.com/2013/08/pemuatan-dan-pengangkutan.html

Makalah Pengantar Teknologi Mineral Mustari Nur Alam DBD 114 144

20