Anda di halaman 1dari 16

PROBLEM BASED LEARNING

LEVEL 2

DM dan SIROSIS

Disusun Oleh :
1. Mia Riswani
2. Galuh Sinoarsih
3. Chandranadia R. E

122210101042
122210101050
122210101110

BAGIAN FARMASI KLINIK DAN KOMUNITAS


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS JEMBER
2015

Assesment SOAP

I. IDENTITAS PASIEN
Nama Pasien
: Ibu. Rukiyah
MRS
: 6 April 2012
Umur
: 65 Tahun
Diagnosa
: HCAP, DM tipe II, SH Child Pugh B, Anemia, Intake sulit Dehidrasi
II. SUBYEKTIF
2.1.
Keluhan Utama
- BAB cair , sesak nafas, batuk, batuk, dahak, putih, nafsu makan menurun
2.2.
Keluhan Tambahan
- Tidak ada
2.3.
Riwayat Penyakit Dahulu
- Pasien menderita gangguan jantung dan liver. Imobilisasi sejak 2005
III.OBYEKTIF
3.1 Data Pemeriksaan Fisik, Laboratorium, dan Penunjang Lain
APTT
Test
Norma 8/4
11/4
13/4
14/4
17/4
l
Pasien 31.060.7
80.6
69.2
62.2
64.3
47.0
Kontro
32.4
34.1
31.4
31.4
31.2
l
Rasio
1.87
2.36
2.2
1.98
2.06
Albumin
Test
Normal
Albumi 3.4-4.8 g/dL
n

7/4
1.96

Asam Urat
Test
Normal
Asam urat <5.7 mg/dl
Bilirubin
Test
Bilirubin Total
Bilirubin Direk
Bilirubin
Indirek
Elektrolit
Test
Normal

11/4
2.28

14/4
2.18

17/4
2.5

7/4
11.2

Normal
<1.00 mg/dl
< 0.30 mg/dl
0.10-0.70
mg/dl

7/4

8/4
1.21
0.60
0.61

11/4

13/4

14/4

17/4

Natriu
m
Kalium
Klorida

132-147
meq/L
3.30-5.40
meq/L
94.0-111.0
meq/L

132

134

128

128

131

2.85

2.66

2.49

3.34

2.48

97.8

98.6

93.5

95.6

95

11/4
8.8
27.2
3.26
83

14/4
7.8
23.9
2.90
58

17/4
9.8
30.2
3.63
46

Darah Perifer Lengkap


Test
Normal
7/4
Hb
12.0-14.0
9.8
Hct
37.0-43.0
30.1
Eri
4.00-5.00
3.61
Trombosi 150-400
144
t
rb/ul
Pemeriksaan Lain
Test
Normal
Calcium
8.8-10.2 mg/dl
Creatinin
0.6-1.2 mg/dl
SGOT
<27 U/L
SGPT
< 36 U/L

8/4
7.9
0.6
32
17

IV. ASSESMENT
Problem
Medik
HCAP
(Hospitally
Acquired
Pneumonia

Subjek /
Objektif
S : Batuk
berdahak,
sesak nafas,
diare,

hilang
nafsu

makan
O :

Terapi

Analisa

DRP

Plan dan Monitoring

Plan :
Cefpirom 2 x 1 Cefpirom
Berdasarkan hasil uji
Penghentian
antibiotik
gram
merupakan
kultur Antibiotik
cefpirom
karena
pada
golongan
Cefpirom ternyata
Fluimucil 3x Cl
tanggal
8
dinyatakan
bahwa
sefalosporin 3
resisten sehingga tidak
New diatab 2x
resisten terhadap antibiotik
(antibiotik
spektrum
efektif.
tiap diare
tersebut
sehinga
perlu
luas). (Drugs.com)
Smecta 3 x1
penggantian antibiotik yang
Fluimicil merupakan
sachet
lebih sensitif
seperti
antibiotik
untuk
O2 3L/menit bila
cotrimoxazol, vancomycin
gangguan
saluran
sesak
sebab hasil kultur sensisit
pernapasan dengan
IUFD Triofusin
terhadap stapylococcus.
sekresi mukus yang
500 cc/12 jam
Informasi :
berlebihan termasuk
NS 500 + KCl 25
Pneumonia
HCAP
pneumonia.
meq/12jam
merupakan penumonia yg
( Drugs.com)
disebabkan
oleh Alkes
Sistenol
Untuk
mengobati
selama pasien rawat inap
simtomatik
pada
dan tindakan medis.
diare
non-pesifik.
Monitoring :
New
Diatabs

Memindahkan perawatan
menyerap
cairan
pasien ke perawatan
radang,
sehingga
intensif
membantu
Monitoring
kadar
memperbaiki
oksigen apabila kurang
konsentrasi
feses.
dan terjadi sesak maka
(http://www.dechaca
perlu oksigenasi
re.com/)

Sering mengganti tempat


Digunakan
untuk
pemasangan infus karena
pengobatan gejala-

Problem
Medik

Sirosis

Subjek /
Objektif

S : Dari
keterangan
diagnosis
dokter
O
:
hipoalbumi

n,
APTT
meningkat,
trombosit
menurun
( trombosit

Terapi

Analisa

DRP

gejala diare non


spesifik.
Setiap
sachet mengandung
3
gram.
Dosis
dewasa & anak
berusia lebih dari 12
tahun
:
3
bungkus/hari.
(http://apotik.medica
store.com/)
IUFD Triofusin dan
NS +KCl untuk
nutrisi parenteral.
Sistenol merupakan
obat untuk
antipiretik terutama
manifestasi klinik
karena pneumonia
(Drugs.com)
Aldacton
1x25 Aldactone
Menggunakan kaptopril
mg p.o
(spironolactone)
bersama dengan
adalah
diuretik
hemat
spironolactone dapat
Lasik 1x20 mg
kalium yang
meningkatkan kadar
i.v
mencegah
tubuh
kalium dalam darah
Transfusi albumin
untuk menyerap
Anda (hiperkalemia),
Transfusi FFP
terlalu banyak garam
terutama jika Anda
Curcuma
dan menjaga kadar
dehidrasi atau penyakit
3x200mg
kalium tidak terlalu
ginjal, diabetes, gagal
KSR 3x1
rendah.
jantung
Omeprazole 1x

Plan dan Monitoring


untuk mencegah tempat
pertumbuhan bakteri

Plan :
Terapi furosemid dihentikan
karena
pasien
kadar
kaliumnya
rendah
(hipokalemia) tapi dapat
dilanjutkan
jika
kadar
kaliumnya tinggi
Monitoring:
Kadar elektrolit (Na, K),
kadar albumin, APTT, laju
klirens

Problem
Medik

Subjek /
Terapi
Analisa
DRP
Objektif
openia),
40mg i.v
Furosemide (lasik)
Penggunaan lasik pada
bilirubin
Ondansetron 3x4
adalah diuretik kuat
pasien ini tidak tepat.
meningkat
gr i.v
yang digunakan untuk
Penggunaan furosemid
terapi gangguan
pada pasien
jantung dan sirosis.
menyebabkan
Namun furosemid
penurunan kadar
memiliki efek
kalium
samping
Pada pasien geriatri,
hiperurisemia (asam
pemberian ondansetron
urat tinggi).
jangka panjang dapat
Transfusi
albumin
menurunkan laju
diberikan
karena
klirens di hati (DIH,
kadar albumin rendah
2009)
Transfusi FFP diberikan KSR Tablet dapat
karena APPT dan PT
menyebabkan
pasien tinggi sehingga
kerusakan ginjal, gagal
dapat
menurunkan
jantung kongestif. KSR
APPT dan PT
tablet dapat
meningkatkan resiko
Membantu memelihara
hiperkalemia jika
kesehatan fungsi hati,
digunakan dengan ACE
memperbaiki nafsu
Inhibitor, silosporin,
makan dan
diuretika,dan obat yang
melancarkan buang
mengandung kalium
air besar
seperti garam kalium
(http://www.dechacar
dari penisilin
e.com/) serta curcuma
(MIMS,2015)
untuk meningkatkan
nafsu makan pasien
Sifat Fisikokimia :

Plan dan Monitoring


Informasi :
Disarankan saat meminum
kaptopril harus menghindari
asupan
makanan
yang
mengandung kalium cukup
tinggi atau tinggi. Hal ini
dapat
menyebabkan
tingginya kadar kalium
dalam darah.
Plan :
Pemakaian
KSR
terus
digunakan, akan tetapi
apabila kadar kalium telah
sesuai, penggunaan KSR
segera dihentikan.
Monitroing :
Penderita
lanjut
usia,
kerusakan ginjal ringan
sampai sedang memerlukan
monitoring ketat
Informasi :
berbahaya jika diberikan
bersamaan dengan obatobat
yang
dapat
meningkatkan kadar kalium
plasma seperti diuretik
hemat kalium, inhibitor
ACE Iatau siklosporin.

Problem
Medik

Subjek /
Objektif

Terapi

Analisa
suplemen
kalium
dalam bentuk garam
larut
dalam
air.
Injeksi
Kalium
klorida mempunyai
pH 4.0 8.0.
Senyawa ini berperan
dalam
sejumlah
proses fisiologi yang
penting,
seperti
menjaga
tonisitas
intraseluler
dan
transportasi natrium
ke
dalam
sel
membran,
metabolisme seluler,
transmisi
impuls
syaraf,
kontraksi
jantung,
keseimbangan asam
dan basa. (drugs.com)
omeprazol berfungsi
untuk pengobatan
penyakit ulkus
duodenum aktif atau
active benign gastric
ulcer;
gastroesophageal
reflux (GERD) (DIH,
2009)

DRP

Plan dan Monitoring

Problem
Medik

DM II

Subjek /
Objektif

Terapi

S: berdasar
diagnosis
dokter
O: GDS 30
sbm = 236

Analisa

Ondansentron adalah
derivate carbazalone
yang berfungsi
Pencegahan mual dan
muntah.(DIH, 2009)
Humulin
R Humulin
R
corrected dose
mengandung
kelipatan 5
Humulin R Regular
soluble human insulin
metformin 3x500
(recombinant DNA
mg, metformin
origin). Humulin N
XR 1x500mg
lsophane
human
Vitamin K
insulin (recombinant
DNA
origin).
Humulin
30/70
Regular
soluble
human insulin 30% &
isophane
human
insulin suspensi 70%
(recombinant DNA
origin).
Humulin R
(Concentrated) adalah
bentuk hormon
insulin yang memiliki
reaksi cepat. Humulin
R (Concentrated)
bekerja dengan
membantu tubuh
untuk menggunakan

DRP

Plan dan Monitoring

Plan:
Merekomendasikan
pada
dokter untuk menggunakan
Humulin
R
Monitoring:
Memonitoring kadar gula
serta berat badan pasien
Informasi:
Menginformasikan
penggunaan Humulin R
Dengan benar,
Plan:
Merekomendasikan
pada
dokter untuk menggunakan
vitamin K dalam terapi
pasien
Monitoring:
Memonitoring penggunaan
vitamin K, karena apabila
digunakan secara berlebihan
dapat mengabitkan diare,
anemia, muntah.
Informasi:

Problem
Medik

Subjek /
Objektif

Terapi

Analisa
gula dengan benar.
Hal ini akan
menurunkan jumlah
glukosa dalam darah,
sehingga membantu
untuk mengobati
diabetes. (drugs.com)
Metformin adalah obat
diabetes oral yang
membantu
mengontrol kadar
gula darah.
Metformin adalah
untuk orang dengan
diabetes tipe 2.
Metformin kadangkadang digunakan
dalam kombinasi
dengan insulin atau
obat lain, tetapi tidak
untuk mengobati
diabetes tipe 1.
Berdasarkan jurnal
penelitian yang
diterbitkan Diabetes
Care menytakan
bahwa vitamin K
mampu mengurangi
resiko resistensi
insulin, sehingga

DRP

Plan dan Monitoring


Menginformasikan
pemakaian vitamin K harus
sesuai dosis dan aturan
pakai

Problem
Medik

Anemia

Gangguan
jantung

Subjek /
Objektif

Terapi

Analisa

DRP

membantu melawan
diabetes. Sekaligus,
vitamin K dapat
mencegah resiko
terkena osteoroposis
pada wanita lanjut
usia.
S: Transfusi
Transfusi PRC (Packed Seharusnya transfusi
O :Kadar
PRC
Rec Cell) diberikan
PRC diberikan dari
Hb rendah
untuk anemia.
awal masuk rumah
9,8 dan Hct
sakit karena data lab
rendah
menunjukkan bahwa
30,2
kadar Hb dan Hct
rendah .
S : riwayat Captopril 2x6,25 Captopril adalah
Penggunaan dengan
penyakit
mg
angiotensindiuretik kuat
pasien
converting
enzyme
meningkatkan efek
Ascardia 1x80
(ACE) inhibitors
hipotensi pada ACE
mg (tunda)
yang dapat
inhibitor. Diuretik kuat
menghambat konversi
dapat meningkatkan
angiotensin I mjd
efek nefrotoksik dari
angiotensin II
ACE Inhibitor (DIH,
sehingga
2009).
menyebabkan
Penggunaan captopril
vasodilatasi
sebagai terapi
pembuluh darah
antihipertensi sudah
perifer. (AHFS, 2008)
tepat, untuk
Captopril
menurunkan resiko
direkomendasikan
penyakit

Plan dan Monitoring

Plan :
Pemberian transfusi ketika
kadar Hb dab Hct rendah
Monitoring :
Monitoring kadar Hb dan
Hct
Plan :
Terapi tetap dilanjutkan
Monitoring :
TD, serum elektrolit, serum
kreatinin,
Memonitoring
kemungkinan
pemakaian
warfarin pada pasien karena
dapat berinteraksi dengan
ascardia
Informasi :
efek samping captopril yaitu
batuk. Captopril lebih baik
dikonsumsi dalam perut
kosong sebelum makan.

Problem
Medik

Subjek /
Objektif

Terapi

Analisa
sebagai terapi
hipertensi st II
(TD>160 mmHg)
dikombinasi dengan
diuretik. Captopril
juga
direkomendasikan
pada pasien dengan
resiko kardiovaskuler
tinggi (pasien dengan
dislipidemia dan
diabetes)
Ascardia mengandung
Acetylsalicylic acid
yang
dapat
mengurangi kematian
dan atau serangan
infark miokard pada
penderita
dengan
riwayat infark atau
TIA yang berulang
atau pada pasien
dengan riwayat stroke
dan risiko iskemia
otak
sementara
dimana
terjadi
hiperaktifitas
dari
trombosit
atau
aktivitasinya
merupakan
faktor

DRP
cardiovaskuler

Plan dan Monitoring

Problem
Medik

Subjek /
Objektif

S:
O:
Pada
hasil kultur
pus terdapat
staphylococ
cus sensitif
cotrimoxaz
o,
tetrasiklin,
vancomyci
n, tigercylin

Terapi

Analisa

penentu terbentuknya
trombo-emboli.
Dosis: 80-160 mg/hari.
Untuk infark miokard
: sampai dengan 300
mg/hari.
Untuk TIA : sampai
dengan 1000 mg/hari
(MIMS,2015)
Minosep 2x1 obat Minosep mengandung
kumur
Khlorheksidin
gluconate dimana
Khlorheksidin adalah
suatu senyawa derivat
disquanid, biasanya
digunakan dalam
bentuk glukonat.
Khlorheksidin
merupakan antiseptik
dengan jenis katin,
disebut juga
antiseptik kationik.
Memiliki efek
Antibakteri
berspekrum luas
terutama pada bakteri
Gram positif, sel ragi
dan jamur. Sedangkan
pada bakteri Gram
negatif agak lebih

DRP

Plan dan Monitoring

Obat ini diberikan tanpa


indikasi

Plan:
Pemakaian Minosep (obat
kumur) dihentikan
Monitoring: Informasi: -

Problem
Medik

Subjek /
Objektif

Terapi

Analisa
rendah(Prijantojo,199
2). Selain itu
Khlorheksidin telah
terbukti efektif
terhadap kuman
rongga mulut karena
darat mengurangi
jumlah
mikroorganisme
saliva sebanyak 8595%
(J.Lindhe,1985)Meka
nisme kerja
Khlorheksidin
terhadap
Streptococcus mutans
ialah mampu
mengendapkan
protein asam
sitoplasmik kuman
Streptococcus mutans
sehingga
mengakibatkan
perubahan
permeabilitas selaput
sel kuman yang
akhirnya
menyebabkan
kebocoran membran
sel dari berbagai arah.

DRP

Plan dan Monitoring

Problem
Medik

Subjek /
Terapi
Objektif
S:
Cavit D3
O:

Analisa
Cavit D3 merupakan
suplemen yang biasa
digunakan untuk
mencegah dan
mengobati
osteoroporosis pada
wanita postmenopause
(DIH,2009)
Suplemen ini biasa
digunakan 1x1 tablet
(MIMS, 2015)

DRP

Plan dan Monitoring


Plan:
Merekomendasikan
pada
dokter untuk menggunakan
Cavit D3
Monitoring:
Memonitoring pemakaian
Cavit D3 pada pasien
Informasi:
Menginformasikan aturan
pemakaian dari Cavit D3

DAFTAR PUSTAKA
American Pharmacist Association. 2008. Drug Information Handbook A Comprehensive
Resource for all Clinicians and Healthcare Proffesionals. Lexicomp. USA.
AHFS, 2008, American Society of Health-System Pharmacists Drug Information Handbook,
USA.
Dipiro, Joseph T., et al., (2008). Pharmacotherapy: A Phatophysiology Approach, 7th
Edition, Columbus: McGraw-Hill Company.
J.Lindhe 1985.Text Book of Clinical Periodontology. North and South America: W.n.
Saunders Company,1985.
Koda-Kimble, M.A., dkk. 2009, Aplied Theraupetics the Clinical Use of Drugs, 9 th edition
Lipincot William & Wikins
Prijantojo.1992. Perbandingan Pengaruh Chlorhexidine dan Hexatidine Terhadap Radang
Gingiva secara Klinis. Jakarta: FKG VI, 1992