Anda di halaman 1dari 66

KERTAS KERJA PEMERIKSAAN

PRAKTIKUM AUDIT KEUANGAN SEKTOR KOMERSIAL

OLEH :
BAMBANG SUPARMAN

(08)

DARYL NOVIANDHY

(11)

KUKUH SUKMA PRAMANA

(21)

SYIBRO MULLISIE

(35)

KELAS 3V
SPESIALISASI AKUNTANSI PEMERINTAHAN
SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA 2011/2012
BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

Modul 1
Perencanaan Pemeriksaan dan Perpaduan Proses Akuntansi

Kolom per audit tahun 2006 diambil dari hasil audit tahun sebelumnya, sedangkan perklien 2007
adalah hasil laporan PT ETSA unaudited.

Kolom per audit tahun 2006 diambil dari hasil audit tahun sebelumnya, sedangkan perklien 2007
adalah hasil laporan PT ETSA unaudited.

Persentase pada kolom naik (turun) didapat dari pembandingan antara


saldo per audit 2006 dengan per klien 2007, contohnya pada akun
pendapatan bunga, saldo per audit 2006 adalah Rp 12.981.750, dan
saldo per klien 2007 adalah Rp 43.995.538. Maka kenaikannya dapat
dihitung sebagai berikut
Pendapatan bunga:
*Contoh perhitungan : Utang usaha =

43.995 .53812.981 .750


100
43.995 .583

= 238,90%

Neraca Komparatif dan Laporan Laba Rugi Komparatif

MODUL 2
Siklus Penjualan dan Penagihan Piutang Usaha

Keterangan

Piutang
Usaha
Piutang
Lain-lain

Ref
.

Per Klien

KK

31/12/2007

Dr

E1

1.348.087.
875

51.975.0
00

PARE
Cr

Per Audit
31/12/200
7

31/12/2006

461.580.0
00

938.482.8
75

1.274.688.4
47

22.410.00
0

35.389.443

22.410.000

1.370.497.
875
^
Klien

51.975.0
00

461.580.0
00

960.892.
875

Dibuat
oleh:

Diperiksa
oleh:

Indeks

PT
ETSA
Skedul

Per Audit

1.310.077.8
90
^

E
Tanggal:

Tanggal:

Periode:

31/12/20
07

Piutang

Catatan Pemeriksaan:
Total kelebihan penyajian piutang sebesar Rp 409.605.000 (Rp 461.580.000 - Rp
51.975.000) telah
melewati tingkat materialitas yang telah ditetapkan sebesar 5% dari laba
sebelum pajak (5% x Rp 468.724.088 = Rp 23.436.204)
Kesimpulan Pemeriksaan :
Menurut pendapat kami, penyajian saldo piutang tidak dilakukan secara wajar.
Klien

Dibuat
oleh:

Diperiksa
oleh:

PT
ETSA
Skedul

Piutang

Indeks

E
Tanggal:

Tanggal:

Periode:

31/12/20

07

Ref
.
KK

Nama
Pelanggan

Per Klien
31/12/2007

PT Asia

PT Benua

89.100.000

Toko Delman

PD Elang
Toko
Flamingo

131.850.000

PT Jati

186.712.500

PT Candy

PT Eka

248.362.875

Toko Murti

55.125.000

Toko Sinar

63.750.000

PT Bahtera

188.062.500

Toko Ratna

PD Harapan

77.625.000

PT Balige

183.750.000

Cr

89.100.000

82.500.000
(1
)
(1
)
(1
)

20.250.000,00
158.400.000,00

28.312.500

150.000.000,00

98.362.875

63.750.000
(1
)
(2
)

91.680.000,00

96.382.500

51.975.000,00

129.600.000
183.750.000
(3
)

41.250.000,00

51.975.000,00

461.580.000,00

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

PT
ETSA
Skedul

111.600.000

55.125.000

41.250.000
1.348.087.87
5
^

Klien

Dr

Per Audit
31/12/2007

82.500.000

Toko Horas

PD Moni

PARE

938.482.875
Indeks

E1
Tanggal:

Tanggal:

Piutang
Usaha

Periode:

31/12/2007
Catatan Pemeriksaan
1. kami telah melakukan konfirmasi piutang sebagai berikut
Bank Bini *
80.250.000
Penjualan **
158.400.000
Bank BG ***
150.000.000

Retur Penjualan ****


Piutang

31.680.000
420.330.000

Keterangan:
* Koreksi untuk mencatat penerimaan piutang yang ditransfer ke Bank
Bini:
1. Toko Horas, (konfirmasi tgl 10 Jan '08),
2. PT Bahtera, (konfirmasi tgl 10 Jan '08),

20.250.000
60.000.000

** Koreksi untuk mencatat penjualan yang belum diterima pelanggan,


yakni PT Jati,
Konfirmasi tanggal 9 Januari 2008
*** Koreksi untuk mencatat penerimaan piutang ke Bank BG oleh PT Eka
(konfirmasi tgl
12 Jan '08)
**** Koreksi untuk retur penjualan terhadap PT Bahtera ( konfirmasi tgl
10 Jan '08)
2. Koreksi untuk penghapusan piutang PD Moni, karena diperoleh
informasi bahwa pemilik PD Moni telah menutup usahanya karena pailit
sejak awal Desember 2007.
Beban piutang tak tertagih
41.250.000
Piutang
41.250.000
3. koreksi untuk mencatat penjualan yang belum diterima pelanggan,
tetapi sudah diakui pelanggan ( konfirmasi tgl 12 Jan '08)
Piutang
Penjualan
Klien

51.975.000
51.975.000
Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

PT ETSA
Skedul:

Piutang Usaha

Indeks

E1
Tanggal:

Tanggal:

Periode:

31/12/2007

Catatan Pemeriksaan:
1. kami telah melakukan uji ketaatan dan uji substantif atas penjualan secara bersamaan dengan memeriksa faktur
penjualan dan surat jalan dengan mencocokkan dari buku penjualan secara detail untuk bulan Desember 2007,
pemeriksaan tersebut memperlihatkan:
a. kebenaran jurnal dan kelengkapan dokumen
b. pengawasan terhadap penjualan kredit, penentuan harga jual, pemberian diskon dan retur.
2. Setelah dilakukan vouching, penjualan telah dilakukan dengan terdapat pisah batas yang bergeser (skedul PL 1.1)
3. Kami telah melakukan konfirmasi piutang pada tanggal 10 Januari 2008, terdapat retur [enjualan atas PT Bahtera
sebesar Rp 31.680.000 pada tanggal 30 desember 2007 (catatan pemeriksaan skedul E1)
4. Kami telah melakukan konfirmasi piutang pada tanggal 12 januari 2008, terdapat penjualan yang belum diterima,
namun sudah diakui pelanggan (jurnal 3 skedul E1).
Kesimpulan:
Menurut pendapat kami, saldo penjualan tidak disajikan secara wajar.
Klien

PT

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

Indeks

PL1

ETSA
Skedul

Penjualan

Tanggal:

Tanggal:

Periode:

31/12/2007

Syarat Pengiriman barang adalah FOB destination, oleh karenanya penjualan


dicatat(pendapatan diakui) pada saat barang diterima pembeli.
Kesimpulan :
Setelah memeriksa transaksi penjualan sebelum dan sesudah tanggal
neraca,kami menemukan ada pergeseran pencatatan penjualan, yaitu
penjualankepada PT Jati yang belum diterima PT Jati, tetapi sudah diakui.
Vo:
Periksa SJ, faktur, dan perhitungan matematisnya. Selain itu,
diperiksapencatatan di buku penjualan dan dibukukan ke karu piutang dan kartu
stok

Klien

Dibuat oleh:

Diperiksa oleh:

PL1.
1

PT ETSA
Skedul

Uji atas pisah batas

Indeks

Tanggal:

Tanggal:

Periode:

31/12/200

penjualan

Modul 3
Siklus Persediaan, Penggudangan, dan Pembayaran Utang Usaha

Keterangan
Philips MCD 139B
Sony Portable Audio CFD-CFD F17 CP

Ref.
KK

Per Klien
31/12/2007
530,550,000

PARE
Dr

267,750,000

Sony Micro HIFI CMT-NEZ33

Philips MCM 149


Sony Micro HIFI CMT-BX3
Philips AZ 1037 Boombox
Philips DVP 4050

204,000,000
141,600,000
231,000,000
247,500,000
21,000,000
1,773,075,000

Klien

Per Audit
31/12/2006
487,500,000

267,750,000

225,000,000

71,250,00
0
58,425,000

129,675,000
Philips PET 702

Cr

Per Audit
31/12/2007
530,550,000

24,000,00
0

228,000,000
141,600,000

15,000,00
0
216,000,000
247,500,000
21,000,000
24,000,00 86,250,00
0
0
1,710,825,000
^
Diperiksa
Dibuat oleh :
oleh :

197,625,000
135,000,000
231,000,000
232,875,000
73,500,000
1,704,000,000

Indeksi

PT ETSA
Skedul
Persediaan

121,500,000

Tanggal :

Tanggal

Periode
31/12/2007

Catatan Pemeriksaan
1 Kami telah melakukan uji ketaatan (compliance test) dengan memeriksa secara

detail untuk bulan Januari dan Desember 2007 (lihat skedul TOC3) buku pembelian
dengan mencocokkan jurnal voucher yang dilengkapi dengan pesanan pembelian,
laporan penerimaan barang, dan faktur.

2 Kami telah melakukan penghitungan stock barang persediaan pada tanggal 2 Januari 2008.
Berdasarkan peghitunagn stock dengan unti yang tertera di kartu stok terjadi selisih. Dan
berikut adalah jurnal yang mengoreksi beberapa selisih tersebut :
a Pembelian 50 unit Sony Micro HIFI CMT-NEZ 33 dari PT Sunny belum boleh dicatat karena
barng belum sampai di gudang.
Acccount Payable

78,375,000

Inventory

71,250,000

VAT-IN

7,125,000

Keterangan :
*
50 x 1,425,000

**

10% x 7,125,000

b Pengembalian 10 unit Philips PET 702 oleh PT Bahtera karena cacat pada tanggal 31
Desember 2007. pengembalian belum dicatat karena pada saat dikembalikan gudang
sudah tutup

Inventory
Cost of Good Sold

24,000,000
24,000,000

c Sebanyak 5 Unit Sony Micri HIFI CMT-BX3, diambil untuk dijadikan promosi pada acara 3
Diva pada akhir tahun
Promotion Expense
Inventory

15,000,000
15,000,000

Kesimpulan Pemeriksaan :
Menurut kami, saldo pesediaan telah diungkap secara wajar dan telah menggunakan Standar
Akuntansi Berlaku Umum. Meskipun kinerja bagian Gudang harus lebih ditingkatkan.

Klien :

Dibuat Oleh :

Diperiksa oleh :

PT ETSA

Skedul :
Persediaan

Indeks :

Tanggal :

Tanggal

Periode
31/12/2007

Pengambilan persediaan pada tanggal :

Untuk Lokasi di :

Nama Barang
(persediaan/nomor kode,jika ada)

Philips MCD 139B


Sony Portable Audio CFD-CFD - F17
CP
Sony Micro HIFI CMT-NEZ33
Philips PET 702
Philips MCM 149
Sony Micro HIFI CMT-BX3
Philips AZ 1037 Boombox
Philips DVP 4050

Klien

Uni
t

Fisik

Jumlah
Kart
u
Selisih

272

262

170
41
95
118
72
275
28

170
91
85
118
77
275
28

Dibuat oleh :

Catatan
Barang
10 Konsinyasi
0
-50 Pembelian
10 Rusak
0
-5 Buat Promosi
0
0

Diperiksa oleh
:

Indeks

FF1

PT ETSA
Skedul

Tanggal :

Periode :

Tangga
l:
Penghitungan Fisik Persediaan

31/12/2007

Tanggal

No.OP

Nama
Pelanggan

10/19/2007 00061

PT Sunny

11/16/2007 00069

PT Moon

11/22/2007 00071

PT Sansan

12/11/2007 00081

PT Wawa

12/31/2007 00085

PT Sunny

Catatan Pemeriksaan

Jumlah
(dalam
Rp)
156,750,
000
120,750,
000
3,750,00
0
15,000,0
00
71,250,0
00

Sampel dipilih secara acak dalam bentuk Order Pembelian dari Bulan Oktober s/d
Desember
Bukti Pendukung berupa Order Pembelian dan Laporan Penerimaan Barang
Kesimpulan
Transaksi Pembelian barang telah dicatat sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan
perusahaan
A
B
C
D
E
F

Akurasi Metematika
Kelengkapan Bukti Pendukung
Otorisasi
Posting Kartu Stok
Posting ke buku besar dan utang perusahaan
Posting buku pembantu utang

Klien

Dibuat oleh :

Diperiksa
oleh :

PT ETSA
Skedul
Uji Transaksi Pembelian

Indeks

TOC3
Tanggal :

Tanggal :

Periode :
31/12/2007

Nama
Pelanggan

Ref
KK

Per Klien
31/12/2007

PT Moon

279,750,000

PT Sunny

151,500,000

PARE
D
r

Cr

56,250,000

431,250,000

Klien :

Dibuat oleh :

Per Audit

Per Audit

31/12/2007

31/12/2006

279,750,000

255,943,509

207,750,000

375,845,000

487,500,000

631,788,509
^

Diperiksa
oleh :

PT ETSA

Indeks
M1

Skedul :
Utang Usaha

Tanggal :

Tanggal :

Catatan
Pemeriksaan :
kami telah melakukancompliance test untuk pelunasan utang pada
1 bulan Desember 2001
2 kami telah melakukan konfirmasi utang pada tanggak 16 Januari
2007 dan subsequent payment, terdapat selisih karena mungkin
belum dibayarkan oleh bank

Periode :
31/12/2007

Kesimpulan Audit
Menurut pendapat kami, saldo utang usaha telah disajikan secara wajar dan
sesuai dengan SAK yang berlaku umum

Klien

Dibuat oleh :

Diperiksa oleh :

PT ETSA
Skedul
Utang usaha

Indeks

M1
Tanggal

Tanggal

Periode
31/12/2007

No.

1.
2.

Nama
Pelang
gan
PT
Moon
PT
Sunny

Alamat
Jl. Mangga No. 3
Jakarta
Jl. Pisang No. 2
Jakarta

Jumlah per
Klien
279,750,00
0
151,500,00
0

Hasil
Konfirm
asi

Perbedaan

Pengeluaran
setelah
Tanggal
Neraca

CB

279.750.000 r

RD

56,250,000

60.000.000 r

r = Periksa bukti pengeluaran kas/bank

Klien

Dibuat oleh :

Diperiksa
oleh :

Indeks

PT ETSA

MM1.1

Skedul

Tanggal

Daftar Konfirmasi dan Pengeluaran


Setelah Tanggal Neraca
Jumlah
Konfirmasi

Saldo menurut konfirmasi


Selisih yang dilaporkan:
Hasil konfirmasi
Selisih dengan catatan klien
Kembali melalui pos
Tidak kembali
Total yang dikirim
Total utang usaha
Persentase Konfirmasi yang
dikirim terhadap total utang
usaha

Klien

PT ETSA

Tanggal

Periode
31/12/2007
Presentas
e (%)
Tahun Lalu

Jumlah (Rp)

Presentas
e (%)
Tahun
Berjalan

279,750,000

64.87%

44.90%

207,750,000
(56,250,000)

48.17%
-13.04%

65.95%
-10.85%

431,250,000
431,250,000

100.00%

100.00%

100.00%

100.00%

Diperiksa
oleh :

Indeks

0
0
2

Dibuat oleh :

MM1.2

Skedul
Ringkasan Hasil Konfirmasi Positif Utang Usaha

Tanggal

Tanggal

Periode
31/12/2007

Modul 4
BERITA ACARA PEMERIKSAAN UANG KAS

Nama perusahaan
Dilakukan pada tanggal
Pemegang kas sdr/I

: PT ETSA
: 06 Januari 2008
: Kevina

A. SISA UANG KAS MENURUT BUKU KAS


1. Sisa menurut buku kas pada tanggal 27/12/2007Rp16.189.500
2. Mutasi dari tanggal 28 Des s/d 31Des
Jumlah debit Rp 10.500.000
Jumlah kredit Rp 3.427.500Rp7.072.500
3. Sisa buku kas pada tanggal 31 Desember 2011
Rp 23.262.000
4. Pemasukan yang belum dibukukan
Rp
5. Pengeluaran yang belum dibukukan
Rp
Jumlah sisa uang kas menurut buku Rp23.262.000
UANG DALAM KAS
1. Uang tunai
a.Uang kertas
75 lembar @ Rp100.000
183 lembar @ Rp50.000
135 lembar @ Rp20.000
300 lembar @ Rp10.000
150 lembar @ Rp5.000
150lembar @ Rp1.000

=Rp7.500.000
=Rp9.150.000
=Rp2.700.000
=Rp3.000.000
=Rp750.000
=Rp150.000

lembar @Rp500

b.Uang Logam
12 keping @ Rp1.000
keping @ Rp500
keping @ Rp100
keping @ Rp50
keping @ Rp25

=
Rp23.250.000

=Rp 12.000
=
=
=
=
Rp12.000

Jumlah uang tunai


2.Surat-surat berharga
3. Lain-lain (bon-bon yang belum diperhitungkan)
Jumlah uang dalam kas

Rp23.262.000
Rp
Rp
Rp23.262.000

C. SELISIH UANG KAS (kelebihan/kekurangan) ...................


Dibuat dan Diperiksa:
a.n. KAP. MARGARET & REKAN

Mengetahui dan Menyetujui

BERITA ACARA PEMERIKSAAN UANG KAS


Nama perusahaan
Dilakukan pada tanggal
Pemegang kas sdr/I

:
:
:

A. SISA UANG KAS MENURUT BUKU KAS


1. Sisa menurut buku kas pada tanggal ...............................................Rp1.875.000
2. Mutasi dari tanggal........................ s/d .......................
Jumlah debit Rp................
Jumlah kredit Rp .............................................................................Rp.........................
3. Sisa buku kas pada tanggal ................................................................Rp.........................
4. Pemasukan yang belum dibukukan
Rp.........................
5. Pengeluaran yang belum dibukukan
Rp.........................
Jumlah sisa uang kas menurut buku ..................................................Rp1.875.000
UANG DALAM KAS
1. Uang tunai
a.Uang kertas
lembar @ Rp100.000
10 lembar @ Rp50.000
18 lembar @ Rp20.000
23 lembar @ Rp10.000
65 lembar @ Rp5.000
85 lembar @ Rp1.000
lembar @Rp500

b.Uang Logam
keping @ Rp1.000
keping @ Rp500
keping @ Rp100
keping @ Rp50
keping @ Rp25

=Rp0
=Rp500000
=Rp360000
=Rp230000
=Rp325000
=Rp85000
=
Rp1500000

=
=
=
=
=
Rp

Jumlah uang tunai


2.Surat-surat berharga
3. Lain-lain (bon-bon yang belum diperhitungkan)
Jumlah uang dalam kas

Rp1.500.000
Rp
Rp101.250
Rp1.601.250

C. SELISIH UANG KAS (kelebihan/kekurangan) ...................


Dibuat dan Diperiksa:
a.n. KAP. MARGARET & REKAN

Rp273.750

Mengetahui dan Menyetujui

Hasil Audit
Skedul Kas dan Setara Kas
Keterangan

Ref.
KK

Kas Besar

C1

Kas Kecil

C2

Per Klien
31/12/200
7
23.262.00
0

Per Audit
31/12/20
07
23.262.0
00

Per Audit
31/12/200
6
12.000.00
0

1.601.25
0

1.875.000

47.060.2
50

203.210.
475

235.500.0
00
31.043.02
5

PARE
Dr.

Cr.

1.875.000
273.750

Bank BINI

C3

156.150.2
25

Bank Mama

C4

37.593.93
8

85.162

37.679.1
00

17.373.7
75

208.623.
775

150.000.0
00

56.275.0
00

235.475.
000

300.000.0
00

56.548.7
50

709.851.
600

730.418.0
25

Bank CAB

C5

191.250.0
00

Deposito
Berjangka

C6

291.750.0
00
701.881.1
63

64.519.1
87

Catatan Pemeriksaan
1. Kami telah melakukan perhitungan kas untuk kas kecil dan kas besar pada
tanggal 31 desember 2007, jam 12.00-13.00 dan telah dibuatkan berita acara
pemeriksaannya (skedul C1 dan C2)
Salaries Receivable
273.750
Kas Kecil
273.750
(untuk mencatat kekurangan kas yg akan dipotong pada gaji bulan
berikutnya)
Beban lain-lain
101.250
beban yg masih harus dibayar

101.250

2. kas besar dirangkap dengan kas kecil. Hal ini dapat menimbulkan
kecurangan, sehingga lebih baik disarankan agar kedua fungsi tersebut
dipegang oleh dua orang terpisah.

3. kami telah melakukan konfirmasi bank


Kesimpulan pemeriksaan :
menurut pendapat kami, saldo kas dan setara kas telah disajikan secara
wajar.
saldo laba
347.466.993
kesalahan yang dapat diterima 5%
17.373.350
kesalahan pencatatan kas

7.970.437

karena kesalahan pencatatan kas lebih kecil daripada kesalahan yang dapat
diterima, maka kas disajikan secara wajar
kesalahan pencatatan kas tidak material

Rekonsiliasi Bank BINI


Saldo menurut Rekening
Koran
Ditambah:
Deposit In Transit

218.210.47 Saldo menurut


5 Pembukuan
Ditambah:
41.250.000 Error
Interest Revenue

Dikurangi:
Outstanding Check

Total

156.150.22
5
20.250.000
60.000.000
635.250

Dikurangi:
56.250.000 Bank Service Charge
Insufficient Fund

75.000
33.750.000

203.210.47
5

203.210.47
5

1.transaksi tanggal 5 Des, pada buku Bank BNI tercantum Rp 112.500.000


sedangkan pada rekonsiliasi Rp78.750.000, kita melihat pada bukti penerimaan
kas adalah Rp 112.500.000, jadi check pada PT eka kurang dananya.
Rp 112.500.000- Rp 78.750.000
(102-01) Acc.Recevaiblae
(102-01) Bank BINI

33750000
33750000

2.transaksi pada tanggal 19 Des, pada buku Bank BINI tercatat Rp 168.750.000,
sedangkan pada rekonsiliasi rekening koran tercantum Rp 189.000.000, kita
melihat pada konfirmasi piutang (modul 2) bahwa PT Horas telah melunasi

piutangnya sebesar Rp 189.000.000, oleh karena itu pada buku bank terdapat
kesalahan pencatatan, yaitu sebesar Rp 20.250.000
PT HORAS
(102-01) Bank BINI
(102-02) AR

20.250.000
20.250.000

3. Ada transfer dari PT Bahtera yang belum tercatat pada buku bank BINI
(transaksi pada tanggal 29 Des)
(102-01) Bank BINI
(102-02) AR

60.000.000
60.000.000

4. Pada rekening koran sudah tercantum pendapatan bunga, sedangkan pada


buku bank belum, jadi harus mencatat penerimaan pendapatan bunga
(102-01) Bank BINI
(901-01) Pendapatan Bunga

635.250
635.250

5. Rekening koran sudah tercatat beban administrasi, jadi pada buku bank harus
mencatat beban administrasi
(902-02) Beban Administrasi Bank
75000
(102-01) Bank BINI
75000
6. terdapat deposit in transit, yaitu transfer dari Bank MAMA, dimana pada rekening
koran belum tercatat sebesar Rp 150.000.000, perusahaan tidak perlu
menjurnalnya
7. outstanding check untuk pembayaran utang pada PT Sunny dengan check
BG100958 sejumlah Rp 56.250.000 belum tercata di rekening koran, sama
seperti diatas perusahaan tidak perlu menjurnalnya.

Rekonsiliasi Bank Mama


Saldo menurut Rekening
Koran
Ditambah:

Dikurangi:

Saldo menurut
37.679.100 Pembukuan
Ditambah:
Interest Revenue

Dikurangi:
Bank Service Charge

37.593.938
160.162

75.000

Total

37.679.100

37.679.100

mencatat pendapatan bunga yang belum dicatat pada buku bank


(102-02) Bank MAMA
(901-01) Pendapatan Bunga
mencatat beban administrasi
(902-02) Beban Administrasi Bank
(102-02) Bank MAMA

160.162
160.162
75.000
75.000

Rekonsiliasi Bank CAB


Saldo menurut Rekening
Koran
Ditambah:

208.623.77 Saldo menurut


5 Pembukuan
Ditambah:
Interest Revenue
Selisih lebih Kurs

Dikurangi:

Total

Dikurangi:
Bank Service Charge

208.623.77
5

191.250.00
0
900.000
16.545.775

72.000

208.623.77
5

1. Dalam rekening koran yang diterima tercantum pendapatan bunga yang belum
dicatat pada buku bank CAB, sebesar Sin$ 125, Kurs pada saat itu adalah Rp
72000, jadi pendapatan bunga yang didapat adalah
sin$ 125 X Rp 7200/Sin$ = Rp 900.000
(102-03) Bank CAB
(901-01) Pendapatan Bunga

900.000
900.000

2. perusahaan belum mencatat beban administrasi bank sebesar Sin$ 15, kurs Rp
72.000, oleh karena itu perusahaan harus mencatat beban Adm. Sebesar
sin$ 15 X Rp 72.000 = Rp 72.000
(902-02) Beban Administrasi Bank
(102-03) Bank CAB

Rp72.000

3. penyesuaian terhadap tranlasi mata uang asing


saldo pada awal Des
Rp 191.250.000

Rp72.000

ditambah pendapatan bunga


dikurang beban Adm.
saldo sebelum penyesuaian

Rp 900.000
Rp 192.150.000
Rp 72.000
Rp 192.078.000

saldo 31 Des
US$ 25.115 x Rp 9.419
saldo sebelum penyesuaian
Laba Valuta asing

Rp 208.623.775
Rp 192.078.000
Rp16.545.775

JURNAL
(102-03) Bank CAB
Rp16.545.775
(902-00) Laba (Rugi) Valuta Asing
Rp16.545.775

DEPOSITO BERJANGKA

Keterangan

Ref.
KK

Sisibank

Per Klien
31/12/2007
291.
750.000
291.
750.000
^

jumlah deposito
nilai tukar

$25.000,00
9.419,00
Rp.235.475.000

saldo awal
laba (rugi) valuta asing
JURNAL

Rp 291.750.000
Rp 56.275.000

PARE
Dr

Cr
56.275.0
00

Per Audit
31/12/2007
235.475.000

(920-00) Laba (rugi) valuta asing

56.275.000

(103-01) Deposito berjangka

56.275.000

Kertas Kerja Uji Transaksi Penerimaan Kas

Tanggal
04-Des07
05-Des07
07-Des07
13-Des07
17-Des07
19-Des07
21-Des07
24-Des07

No.
Bukti
Penerim
aan Kas
BPK01/XII
BPK02/XII
BPK03/XII
BPK04/XII
BPK05/XII
BPK06/XII
BPK07/XII
BPK08/XII

Keterangan
A
B
C
D
E

Keterangan
setoran kliring dari PD
Harapan & Benua
setoran kliring dari PT
Eka
setoran kliring dari PT
Jati
setoran kliring dari
Toko Sinar
transfer dari PT Benua
terima transfer dari
PT Horas
terima transfer dari
Toko Murah
setoran kliring dari
Toko Flamingo

Jumlah
(Rp)
88.5
00.000
112.5
00.000
150.0
00.000
86.2
50.000
56.2
50.000
168.7
50.000
15.0
00.000
41.2
50.000

Kelengkapan Dokumen Penting


Kebenaran Penghitngan
Matematis
Otorisasi
Kebenaran No. Akun
Kebenaran Postingke Ledger dan Subsidiary
Ledger

Transaksi Pengeluaran Kas

Tanggal
11-Des07
22-Des07
28-Des07
25-Des07

No. Bukti
Penerima
an Kas
BPB 01
BPB 02
BPB 03
BPB 04

Keterangan
A
B
C
D
E

Keterangan
Pembayaran Utang BG
100956
Pembayaran Utang BG
100957
Transfer ke Bank Horas
Pembayaran Utang BG
100958

Jumlah
(Rp)
187.
500.000
206.
250.000
150.
000.000
56.
250.000

Kelengkapan Dokumen Penting


Kebenaran Penghitngan
Matematis
Otorisasi
Kebenaran No. Akun
Kebenaran Postingke Ledger dan Subsidiary
Ledger

MODUL 5
Siklus Perolehan dan Pembayaran Beban Dibayar di Muka dan Perlengkapan Kantor

Catatan Pemeriksaan:
1. Asuransi dibayar di muka
Perusahaan mengasuransikan aset tetapnya dengan jangka waktu 1 (satu) tahun. KemudianPerusahaan melakukan
perpanjangan polis asuransi sebagai berikut:

Berdasarkan pengamatan kami, perusahaan belum melakukan pembebanan terhadap asuransiuntuk tahun 2007,
perusahaan hanya mencatat pembayaran premi asuransi pertama kali pada tanggal 1 Januari 2007.Maka perlu dibuat
jurnal koreksi untuk mencatat pembebanan tahun 2007, sebagai berikut:
a. beban asuransi
4.500.000
asuransi dibayar di muka
4.500.000
2. Sewa dibayar di muka
Bukti pembayaran sewa ruko di Mall Ekalokasari pada PT Land untuk periode 1 Oktober 2007 sampaidengan 30
September 2008 sebesar Rp 30.000.000 tetapi tidak dilakukan pemotongan PPH pasal 4 ayat (2) olehperusahaan klien,
dan pihak yang menyewakan bersedia untuk mengembalikan kelebihan pembayaran sebesarnilai PPh pasal 4 ayat (2)

dengan mengkompensasikan di bulan berikutnya (Januari 2008).Oleh karena itu, perlu dibuat jurnal koreksi untuk
mencatat pengompensasian kelebihan pembayaran dan jugapengakuan PPh pasal 4 ayat (2) sebagai berikut:
b. piutang
3.000.000
utang PPh pasal 4 (2)
3.000.000
(10% x 30.000.000)
Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap pembebanan sewa dibayar di muka. Berdasarkan hasil
pemeriksaan,ditemukan bahwa perusahaan belum melakukan pembebanan terhadap beban sewa untuk masa 1
Oktober 2007 sampai31 Desember 2007. Penyesuaiannya sebagai berikut:
c. beban sewa
7.500.000
sewa dibayar di muka
7.500.000
3. Pajak dibayar di muka
Jurnal perusahaan yang telah dicatat adalah:
Sewa dibayar di muka
30.000.000
PPN-masukan
3.000.000
Bank Bini
33.000.000
jurnal tersebut ditambahkan ke kolom Debit pada PARE, yaitu menambah Pajak dibayar di muka.Kemudian PPNMasukan tersebut harus dikreditkan ke PPN-Keluaran pada akhir tahun, sehingga harus dibuat jurnal koreksi, sebagai
berikut:
d.
PPN-keluaran
3.000.000
PPN-masukan
3.000.000
4. Perlengkapan kantor
Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap neraca saldo perlengkapan dan beban perlengkapan di neraca
saldo.Saldo perlengkapan kantor pada akhir tahun sebesar Rp 8.876.250. Karena beban perlengkapan kantor yang
tercatatpada akhir tahun sebesar Rp 1.500.000, maka perlu dilakukan penjurnalan untuk menambah kekurangan
pembebanan, sebesar Rp 873.750 (Rp 11.250.000 - Rp 8.876.250 - Rp 1.500.000)
Angka Rp 873.750 tidak dimasukkan ke dalam worksheet karena pembebanan sebesar tersebut telah termasuk dalam
angka Per klien, yakni Rp 8.876.250.
e.

beban perlengkapan

873.750

perlengkapan kantor

873.750

Modul 6
Siklus Perolehan dan Pembayaran Investasi
Keteran
gan

Re
f.
KK

Per
Klien
Rp39,44
7

PARE

Per Audit
12/31/200
7

12/31/2006

316.125.0
00
<

185,625,00
0

15,000,000

185.625.0
00
<

200,625,00
0

15,000,000
^

501.750.0
00
<
^

386,250,00
0
^

Dibuat
oleh:

Diperiksa
oleh:

Indeks

Anda
Tanggal:
20/1/20
08

Edson
Tanggal:

Dr

Cr

PT
Agape

315,000, 1,125,0
000 00

PT
Gracia

200,625,
000

515,625, 1,125,0
000 00
^
^

Klien
PT ETSA
Skedul
Investasi dalam Saham

Pembelian saham PT Agape (9 Juni 2004)

20/1/2008

Per Audit

H
Periode:
31/12/200
7

: Rp. 185.625.000

Pembelian saham PT Gracia (27 Juni 2004) : Rp.200.625.000 (+)


Saldo awal (1 Januari 2007)

: Rp 386.250.000

Pembelian saham PT Agape (2 Nov 2007)

: Rp. 129.375.000 (+)

Saldo akhir (31 Desember 2007

: Rp. 515.625.000

Kerugian dari PT Gracia

: Rp. 75.000.000 x 20%

= Rp 15.000.000

Catatan Pemeriksaan
1. Berdasarkan informasi PT Gracia yang diperoleh adalah perusahaan tersebut
tahun 2007 mengalami kerugian sebesar Rp75.000.000 dan klien belum melakukan
pencatatan apa pun, sehingga perlu dibuatkan koreksi sebagai berikut: ( kepemilikan
PT Etsa di perusahaan PT Gracia mencapai 20% (metode ekuitas)
Beban lain-lain

15,000,000

Investasi

15,000,000

2. Klien tidak memasukkan biaya broker sebagai biaya perolehan investasi. Jadi,
klien perlu menambah saldo investasi dengan koreksi sebagai berikut:
Investasi

1,125,000
Beban lain-lain

1,125,000

Kesimpulan pemeriksaan :
Menurut pendapat kami, saldo investasi telah disajikan secara wajar dan sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum.
Dibuat
oleh:

Diperiksa
oleh:

Anda

Edson

Skedul:

Tanggal:

Tanggal:

Periode:

Investasi dalam
Saham

20/1/20
08

20/1/20
08

31/12/2
007

Klien

PT
ETSA

Indeks
H

Modul 7
Siklus Perolehan dan Pembayaran Aset Tetap

Keterangan

Ref
KK

PARE

Per Klien
31/12/2007

Dr.

Cr.

Per Audit
31/12/2007

Harga perolehan
Tanah

1,162,500,000

1,162,500,000

Bangunan dan prasarana

975,000,000

975,000,000

Peralatan kantor

57,750,000

43,812,450

101,562,450

Kendaraan Bermotor

432,750,000

(417,337,500)

15,412,500

Aset tetap SGU

156,024,900

156,024,900

2,628,000,000

(217,500,150)

2,410,499,850

Bangunan dan prasarana

136,249,950

1,026,250,050

1,162,500,000

Peralatan kantor

18,863,100

(854,574,450)

873,437,550

Kendaraan Bermotor

245,274,900

231,437,400

13,837,500

Aset Tetap SGU

276,725,100

276,725,100

Akumulasi Penyusutan

400,387,950

(623,137,050)

1,302,975,150

2,326,500,150

Tanah

1,162,500,000

Bangunan dan prasarana

838,750,050

838,750,050

Peralatan kantor

38,886,900

(38,886,900)

Kendaraan Bermotor

187,475,100

(187,475,100)

Aset Tetap SGU

2,227,612,050

(226,362,000)

838,750,050

Dibuat oleh

Diperiksa oleh

Indeks

Nilai Buku

Klien

PT ETSA

Skedul
Aset tetap

Tanggal

Keterangan

Ref
KK

2006

Tanggal

Harga Perolehan
(+)
(-)

Periode
31/12/2007

2007

1,162,500,0
00

1,162,500,0
00

975,000,000

975,000,000

Peralatan Kantor

29,250,000

54,000,000

22,500,000

60,750,000

Kendaraan Bermotor

432,750,000

18,750,000

451,500,000

Aset Tetap SGU

112,050,000

112,050,000

2,599,500,
000

184,800,00
0

22,500,000

2,761,800,
000

Tanah
Bangunan dan
prasarana

Total
Klien

PT ETSA
Skedul
Aset Tetap

Akumulasi penyusutan
(+)
(-)

2006

Nilai Buku
2006
2007

2007

1,162,500,0
00

1,162,500,0
00

101,562,450

48,750,000

150,312,450

873,437,550

824,687,550

15,412,500

13,525,000

12,750,000

16,187,500

13,837,500

44,562,500

156,024,900

156,024,900

276,725,100

295,475,100

1,867,500

1,867,500

110,182,500

272,999,85
0
Dibuat oleh

64,142,500

324,392,35
12,750,000 0
Diperiksa oleh :

2,326,500,
150
Indeks

2,437,407,
650

JJ
Tanggal

Tanggal

Periode
31/12/2007

Catatan Pemeriksaan:
Dr. Peralatan

1,500,000

Cr. Beban Perlengkapan

1,500,000

Beban Perlengkapan kantor tahun berjalan seharusnya tidak didebet untuk


perolehan filling cabinet.Filling cabinet memenuhi definisi asset tetap sesuai
ketentuan dalam PSAK 16 paragraf 6 yaitu digunakan dalam kegiatan
administrasi dan masa manfaat lebih dari 1 tahun, jadi harus dicatat sebagai
asset tetap.
Dr. Kendaraan Bermotor-Colt

18,750,000

Cr. Beban Pemeliharaan

18,750,000

Beban Pemeliharaan seharusnya tidak dicatat atas pengeluaran untuk


pemeliharaan yang menambah umur asset atau yang dapat menambah
produktivitas, sesuai PSAK 16 bagian Pengakuan. Pendebetan akun beban
pemeliharaan juga tidak sesuai dengan kebijakan perusahaan mengenai
pengeluaran modal.

Dr. Peralatan Kantor

15,000,000

Cr. Kas

15,000,000

Klien belum membukukan pembelian peralatan dalam catatan atas transaksi


pembelian yang terjadi dua tahun yang lalu. Akibatnya koreksi juga
mencakup penambahan akumulasi penyusutan atas beban penyusutan 2
tahun sebelumnya.
Dr. Peralatan NEW
Dr. Akum.penyusutan

9,000,000(FV NEW ASSET)

12,750,000
(Acc
depr.
OLD ASSET)
Dr. Rugi pelepasan
750,000 (FV NEW asset-BV
OLD asset)
Cr. Peralatan OLD
22,500,000(Harga
perolehan OLD ASSET)
Pertukaran asset tetap diatur di PSAK 16 paragraf 24. Klien belum melakukan
pencatatan atas penghapusan asset tetap.

Keterangan

Skedul Utang SGU---Jangka Pendek


PARE
Per Klien
Dr
31/12/2007
Cr.
.
29,880,000

Ref.
KK

PT. Leasing
Klien

Dibuat oleh

Per Audit
31/12/2007
29,880,000

Diperiksa oleh :

PT ETSA

Skedul

Tanggal

Tanggal

Utang Sewa Guna Usaha-Jangka Pendek

Keterangan
PT. Leasing

In

Skedul Utang SGU---Jangka Panjang


PARE
Per Klien
31/12/2007
Dr.
Cr.

Ref. KK
-

Klien

52,290,000
Dibuat oleh

Per Audit
31/12/2007
52,290,000
Diperiksa oleh :

PT ETSA
Skedul
Utang Sewa Guna Usaha-Jangka Pendek

In

N
Tanggal

Tanggal

Catatan Pemeriksaan
Klien mencatat SGU dengan operating lease. Seharusnya dicatat dengan
capital lease karena ada hak opsi di dalamnya dan pencatatan dilakukan
sesuai dengan PSAK 30 tentang Sewa Guna Usaha.

Dr. Aset Tetap - SGU

123,255,000

Cr. Piutang Lain-lain

22,410,000

Cr. Utang SGU

Dr. Utang SGU

100,845,000

123,255,000

Cr. Beban Bunga


Cr. Utang SGU

Jurnal seharusnya:
31 Oktober 2007(Saat terjadi kontrak):
Leased Equipment(aset tetap SGU)
Obligation under CL

22,410,000
100,845,000

112.050.000
112.050.000

31Oktober 2011(saat bayar DP):


Obligation under CL
22.410.000
Cash
22.410.000
31 Oktober ,November,Desember 2011(saat bayar utang dan bunga):
Interest expense 933.750(total bunga:36bln)
Obligation under CL
2.490.000
Cash
3.423.750
31 Desember 2011(depresiasi):
Amortization expense
1.867.500(leasedequipment/masa manfaat x
2bln/12bln)
Accumulated depr. 1.867.500
Utang pertanggal 31 Desember 2011:
=112.050.000-(22.410.000+2.490.000+2.490.000+2.490.000
=82.170.000(dipecah menjadi utang jangka pendek dan jangka panjang)

Utang jangka pendek pertanggal 31 Desember 2011:


=12/33 x 82.170.000=29.880.000
Utang jangka panjang pertanggal 31 Desember 2011:
=82.170.000-29.880.000=52.290.000

Verifikasi beban penyusutan:


-

Menentukan apakah klien melaksanakan suatu kebijaksanaan penyusutan


yang konsisten dari satu periode ke periode lainnya.
Menentukan apakah perhitungan penyusutan akurat.

Hasil:

Metode penyusutan dilakukan secara konsisten.


Terdapat banyak kesalahan perhitungan penyusutan asset tetap dengan nilai
yang cukup material.

Verifikasi Akumulasi Penyusutan:

Akumulasi penyusutan seperti yang dinyatakan dalam daftar asset tetap


sesuai dengan buku besar. Tujuan ini dapat dicapai dengan pengujian
penjumlahan dari akumulasi penyusutan dan menelusuri total ke buku besar.
Akumulasi dihitung dengan tepat.

Hasil:
-

Kesalahan
akumulasi
pelepasan
Akumulasi

dalam pencatatan beban penyusutan berpengaruh pada jumlah


penyusutan, karena akumulasi pencatatan dipengaruhi oleh
asset dan beban penyusutan.
penyusutan tidak dihitung dengan tepat Skedul J.

Modul 8
Pendapatan dan Beban

Jurnal Penyesuaian Beban Operasional

Beban Kesejahteraan Karyawan


Beban Gaji

Rp15.000.000

Rp15.000.000
Seharusnya penggantian biaya kesehatan tidak masuk ke beban gaji, tapi
masuk ke beban kesejahteraan pegawai. Jadi beban gaji dikredit dan didebit
beban kesjahteraan pegawai.

Beban Pemeliharaan dan Reparasi


Beban Jasa Professional

Rp23.153.000

Rp23.153.000
Beban pengecatan kembali termasuk beban pemeliharaan dan reparasi. Jadi
harus dikeluarkan dari akun beban jasa profesional dengan menkreditkanya,

dan mendebit beban pemeliharaan.


Beban Promosi
Persediaan

Rp15.000.000

Rp15.000.000
Diasumsikan persediaan berupa Sony micro HIFI BX3 bernilai 0, setelah
dipakai konser 3 diva dan menjadi biaya promosi (modul 3).

Beban Perjalanan Dinas dan Akomodasi


Rp1.350.000
Bank BINI
Rp1.350.000
Berdasar prinsip akrual beban harus diakui saat terjadi, bukan saat dibayar.

Kendaraan-Colt Mitsubishi
Beban Pemeliharaan dan Reparasi

Rp18.750.000

Rp18.750.000
Pengeluaran yang termasuk capital expenditures, jadi tidak masuk ke beban
pemeliharaan dan reparasi (modul 7).

57

Beban Asuransi
AsuransiDibayar di Muka
Asuransi Dibayar di Muka telah expired (modul 5).

Kas

Rp4.500.000
Rp4.500.000

Rp7.500.000
Beban Jamuan dan Representasi
Rp7.500.000
Beban ini dicatat terlalu tinggi, jadi beban jamuan dan representasi harus

dikredit,

Bank BINI
Rp10.271.000
Beban Sewa Guna Usaha
Rp10.271.000
SGU termasuk financial lease bukan operating lease (modul 7).

Jurnal yang benar:


Aset Tetap SGU
Utang SGU

Rp123.255.000

Rp100.845.000
Kas
Rp22.410.000
Jurnal awal SGU

Utang SGU
Beban Bunga
Bank BINI
Jurnal amortisasi dan pembayaran bunga.

Rp2.490.000
Rp938.250
Rp3.423.250

Beban Perlengkapan
Rp2.373.250
Perlengkapan
Rp2.373.250
Pencatatan yang kurang dari saldo akun,setelah dibandingkan dengan

prhitungan fisik.

Perlengkapan
Beban Perlengkapan
Salah pencatatan filling cabinet (modul 7).

Rp1.500.000
Rp1.500.000

Akumulasi Penyusutan
Beban Penyusutan

Rp79.138.100

Rp79.138.100
Kesalahan pencatatan penyusutan (modul 7).

58

59

Beban Usaha Operasional (PL3)


KETERANGAN

REF
KK

PER KLIEN
31/12/2007

PARE
DR

GAJI

Rp615,000,000

KESEJAHTERAAN KARYAWAN
PROMOSI
PERJALANAN DINAS DAN
AKOMODASI

Rp3,900,000

PEMELIHARAAAN DAN REPARASI

Rp27,937,500

JASA PROFESIONAL

Rp30,653,100

JAMUAN DAN REPRESENTASI

Rp37,500,000

SEWA GUNA USAHA

Rp10,271,250

PENYUSUTAN

Rp1,500,000
Rp5,270,250
Rp843,750

BEBAN BUNGA
TOTAL

Rp18,750,0
00
Rp23,153,1
00
Rp7,500,00
0
Rp10,271,2
50
Rp1,500,00
0

Rp48,250,0
00

Rp127,388,100
Rp41,250,0
00
Rp7,500,00
0

PIUTANG TAK TERTAGIH


SEWA
LAIN LAIN

Rp2,373,75
0

Rp2,250,000
Rp1,876,50
0
Rp862,513,950

60

PER AUDIT
31/12/2006

Rp600,000,000

Rp600,000,000

Rp15,000,000

Rp4,500,00
0

ASURANSI

PERLENGKAPAN KANTOR
TELEPON, FAKS, DAN POS
LISTRIK DAN AIR

Rp15,000,0
00
Rp15,000,0
00
Rp1,350,00
0
Rp23,153,1
00

CR
Rp15,000,0
00

PER AUDIT
31/12/2007

Rp15,000,000

Rp3,859,380

Rp5,250,000

Rp1,800,000

Rp32,340,600

Rp14,467,500

Rp7,500,000
Rp4,500,000

Rp3,000,000

Rp30,000,000

Rp8,400,750

Rp0
Rp2,373,750
Rp5,270,250
Rp843,750

Rp1,877,250
Rp3,525,900
Rp750,900

Rp79,138,100

Rp97,875,000

Rp41,250,000
Rp7,500,000
Rp2,250,000
Rp1,876,500
Rp850,092,950

Rp3,766,500

Rp739,323,180

Dibuat oleh
:

Klien

Diperiksa oleh :

Indeks

PT ETSA

PL3

Skedul

Tanggal :

Tanggal :

Periode

Beban usaha operasional

12/31/2007

Sample Pegawai
MULAI BEKERJA
STATUS
GAJI

Daniel
Jan-02
K/0
Rp90,000,00
0

Sugeng
Utomo
Jan-02
K/2
Rp90,000,000

THR

Rp7,500,000

Rp7,500,000

PPh 21
PPh 21 yang telah
dibayar
Utang PPh pasal
21

Rp6,935,400

Rp14,963,400

Rp6,357,450

Rp5,466,450

Rp577,950

Rp9,496,950

Yesaya
Jul-03
K/3
Rp180,000,
000
Rp15,000,0
00
Rp22,809,0
00
Rp20,908,2
00
Rp1,900,80
0

Supriyadi
Oct-04
TK
Rp54,000,00
0

Rp2,657,100

Rachel
Mar-03
K/1
Rp54,000,
000
Rp4,500,0
00
Rp2,466,6
00
Rp2,260,9
50

total

Rp241,500

Rp205,650

total

Rp4,500,000
Rp2,898,600

Rp37,650
,150
Rp12,422
,850

PPH 21
NAMA KARYAWAN

PENGHASILA
N BRUTO

BIAYA
JABATAN

DANIEL

Rp97,500,000

Rp4,875,000

SUGENG UTOMO

Rp97,500,000

Rp4,875,000
61

PTKP

PKP

Rp17,160,
000
Rp19,800,
000

Rp75,465,00
0
Rp72,825,00
0

PPh 21
Rp6,319,750
Rp5,923,750

Rp195,000,00
0

YESAYA

Rp6,000,000

SUPRIYADI

Rp58,500,000

Rp2,925,000

RACHEL

Rp58,500,000

Rp2,925,000

klien

Rp21,120,
000
Rp15,840,
000
Rp18,480,
000

dinuat oleh :

Rp167,880,0
00
Rp14,288,000
Rp39,735,00
0
Rp1,986,750
Rp37,095,00
0
Rp1,854,750
diperiksa
oleh :
indeks

PT ETSA

M2.1

skedul :
utang pajak

tanggal :

tanggal :

TOTAL
PPh terutang per
bulan

Rp30,373,000
Rp2,531,083

Utang Pajak
KETERANGAN
Utang pajak
PPH 21

RE
F
KK

PER KLIEN
31/12/2007

Rp8,672,700

PER AUDIT
31/12/2007

PARE
DR
Rp6,141,61
7

PER AUDIT
31/12/2006

CR
Rp2,531,083
62

Rp10,466,885

Utang pajak
PPH 23
Utang pajak
PPH 25/29
PPN keluaran

Rp28,542,900
Rp13,275,000

TOTAL

Rp50,490,600

Rp0
Rp7,042,90
0

dibuat
oleh :

Klien

Rp0
Rp35,585,800
Rp13,275,000

Rp38,222,100
Rp8,841,936

Rp51,391,883

Rp57,530,921

diperiksa oleh :

PT ETSA

indeks

M2

skedul
utang pajak

tanggal :

tanggal :

periode :
12/31/2007

Rekonsiliasi Fiskal
KETERANGAN

REF
KK

PER KLIEN
31/12/2007

PARE
DR

Laba sebelum pajak


Perbedaan permanen :
penyesuaian positif :
jamuan dan representasi
beban piutang tak tertagih
beban lain lain

63

PER AUDIT
31/12/2006

Rp468,724,088

Rp985,394,15
2

CR

Rp468,724,088

Rp37,500,000

PER AUDIT
31/12/2007

Rp30,000,
000

Rp7,500,000
Rp0
Rp0

Rp8,400,000

penyesuaian negatif :
pendapatan bunga
Total

Rp0
(Rp43,995,538)

(Rp43,995,538)

Rp462,228,550

Rp432,228,550

(Rp12,981,7
50)
Rp980,812,40
2

perbedaan sementara :
penyusutan-perusahaan

Rp48,250,
000

(Rp9,585,550)

(Rp9,585,550)

Rp97,875,000
(Rp110,156,
250)
(Rp12,281,2
50)

laba kena pajak


pajak badan :
10%
15%

Rp452,643,000

Rp422,643,000

Rp968,531,15
2

Rp5,000,000
Rp7,500,000

10%
15%

Rp5,000,000
Rp7,500,000

30%

Rp105,792,900

30%

Rp48,340,040

penyusutan-pajak

Rp127,388,100
(Rp136,973,65
0)

Rp79,138,100
(Rp136,973,650)

penyesuaian untuk aset


tetap sewa guna usaha
penyusutan-aset sewa guna
usaha
beban sewa

total pajak penghasilan


pajak dibayar di muka
utang pajak penghasilan

Rp118,292,900

Rp96,792,900

(Rp81,000,000)
Rp37,292,900

(Rp81,000,000)
Rp15,792,900
dibuat
oleh :

klien

64

diperiksa oleh :

Rp5,000,000
Rp7,500,000
Rp260,559,30
0
Rp273,059,30
0
(Rp246,487,
350)
Rp26,571,950
indeks

PT ETSA

PLS

skedul
rekonsiliasi fiscal

tanggal :

JURNAL
A
.

beban pajak penghasilan

Rp96,792,900
Rp23,750,
000
Rp66,000,
000
Rp7,042,9
00

pajak dibayar di muka 22


pajak dibayar di muka 25
utang pajak pasal 29
Mencatat bebean pajak tahun
berjalan
B
.

beban pajak tangguhan


kewajiban pajak tangguhan

Rp958,555
Rp958,555

10% x 9585550

65

tanggal :

periode :
12/31/2007

Pajak Dibayar di Muka PPH 25


MASA PAJAK
JANUARI
FEBRUARI
MARET
APRIL
MEI
JUNI
JULI
AGUSTUS
SEPTEMBER
OKTOBER
NOPEMBER
DESEMBER

REF KK

TANGGAL SSP
8-Feb-07
8-Mar-07
4-Apr-07
9-May-07
7-Jun-07
4-Jul-07
8-Aug-07
3-Sep-07
22-Oct-07
23-Nov-07
18-Dec-07
8-Jan-08

total

JUMLAH
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp5,400,000
Rp64,800,000

66