Anda di halaman 1dari 36

AKUNTANSI

. PENDAHULUAN
1.1 Pengertian
Pengertian akutansi oleh American Institute of Certifled Public Accountants (AICPA), akutansi adalah suatu kegiatan jasa,
fungsinya adalah menyediakan data kuantitatif, terutama yang mempunyai sifat keuangan, dari kesatuan usaha ekonomi
yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dalam memilih alternatif-alternatif dari suatu
keadaan.
Atau dapat dikatakan,
Akutansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian secara
sistematis dari transaksitransaksi keuangan dari suatu badan usaha.
1.2 Tujuan
Tujuan utama akutansi adalah meyajika informasi ekonomi ( economic information) dari suatu kesatuan ekonomi (economic
entity) kepada pihak-pihak yang berkepentingan
.
1.3 Kegiatan Akuntansi
Kegiatan akuntansi meliputi:
1.
Identifikasi dan mengukur data yang relevan untuk suatu kputusan yang di buat
2.

Memperoses data yang bersangkutan kemudian menyusun laporan

3.

Mengkomunikasikan laporan kepada pemakai.

1.4 Pihak-Pihak Pengguna Informasi Akuntansi:


1.
Pemilik & calon pemilik
2.

Untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan & prospek di masa datang


Bank & Leveransir

Untuk menilai kemampuan keuangan perusahaan sebagai bahan pertimbangan resiko


yang akan terjadi sebelum memberi pinjaman.
3.

Badan-badan pemerintah,
Berguna untuk tujuan pajak & pengaturan-pengaturannya.

4.

Manjemen perusahaan
di perlukan untuk membantu membuat penilaan keputusan yang berhubungan dengan
tindakan - tindakan dimasa mendatang.

1.5 Bidang-bidang akuntansi


Bidang-bidang akuntansi meliputi:
1.
Akuntansi umum/akuntansi keuangan (finacial accounting)
mencakup segi akuntansi untuk suatu unit ekonmisecara keseluruhan dari berhubungan
dengan
laporan terutama diajukan kepada pihak di luar perusahaan.
2.

Akuntansi biaya (cost accounting)


akuntansi yang menekankan pada penetapan & kontrol atas biaya.

3.

Akuntansi perpajakan (tax accounting)


laporan akuntnsi yang di gunakan untuk tujuan perpajakan

4.

Akuntansi manajemen (management accounting)

informasi akuntansi di utamakan untuk pihak-pihak di dalam perusahaan (manajemen)


oleh manjemen digunakan untuk:
a.
pengendalian kegiatan perusahaan
b.

memonitor arus kas

c.

menilai alternatis dalam pengambilan keputusan

5.

Akuntansi pemeriksaan (auditing)


akuntasni yang berhubungan dengan pemeriksaan secara bebas terhadap laporan yang
dihasilkan oleh akuntansi keuangan.

6.

Sistem informasi (information syistem)

akuntansi yang meyediakan informasi keuangan mapun non keuangan yanga di perlukan akuntansi untuk pelaksanaan
kegiatan organisasi secara efektif.
7.

Penganggaran (budgeting)

Akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan rencana keuangan mengeluarkan


kegiatan-kegiatan perusahaan untuk jangga waktu tertentu di masa datang serta analisa
dan pengontrolanya.

8.

Akuntansi pemerintahan (government accounting)


akuntansi yang mengkhususkan dalam pencatatan & pelaporan transaksi-transakasi yang
terjadi di badan pemerintahan.

1.6 Kegiatan perusahaan & akuntansi


Tujuan utama mendirikan perusahan adalah mencari laba (keuangan) walau demikian
perusahaan juga di tuntut
untuk memperhatikan masalah sosial, lingkunga, dll.
Untuk menjalankan kegiatan, perusahan memerlukan dana, dana diperoleh dar pemilik &kreditur, l
alu digunakan untuk melaksanakan usaha yang ada akirnya akan diterima
dalam bentuk dana lagi. Selanjutnya, sebagai dana diputar kembali dan sebagai
dikembalikan kepada pemilik & kreditur.
Semua transaksi tersebut di atas akan tercermin dalam tarnsaksi-transasksi yang perlu

2.

Pengenalan
Laporan Keuangan

2.2. pengertian
Laporan keuangan adalah hasil akhirdari suatu proses pencatatan, penggolngan peringkasan dari transaksi
finacial dalam suatu badan usaha yang di rancang untuk pembuat keputusan baik dalam maupun luar perusahan mengenai
posisi keauangan dan hasil usaha perusahan.
Laporan keuangan yang di buat dengan baik dan benar dapat di jadikan sebagai dasar untuk menganalisis suatu
jalan suatu perusahaan di lihat dari segi keuangannya. Apakah mengalami kemajuan-kemajuan, apakah keberhasilan itu
sudah optimal atau belum.

2.2. macam-macam laporan keuangan


1.
Neraca ( balance sheet)
2.

rugi laba (Income statement)

3.
perubahan modal (capital statement) untuk perusahaan perseorangan atau perubahan laba ditahan (retained
earning sttement) untuk perseoran terbatas (PT)
2.2.1 Neraca
Neraca adalh suatu laporang yang menunjukkan keadaan keuangan pada tanggal tertentu tentang jumlah aktva,
utang dan modal yang dimliki perusahaan.
Persamaan neraca adalah:
Aktiva
(Assets)
1.

1.1.1.
1.1.2.
1.1.3.
1.1.4.
1.1.5.
1.1.6.
1.1.7.

1.1.8.

= Utang
+ Modal
( Liabilities)
(capital)

aktiva

aktiva adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan, terdiri dari:


1.1. aktiva lancar (Current Assets)
aktiva lancar adalah aktiva yang umur pemakaian satu kali pakai habis atau maksimum habis dipakai dalam satu
periode akuntansi umumnya satu tahun:
jenis-jenis aktiva lancar antara laian:
Kas (cash)
Efek-efek/suart berharga (marketable securities)
wesel tagih (notes receivable)
piutang dagang (account receivable)
persediaan barang dagang (merchandise inventory)
perlengkapan (supplies)
biaya dibayar dimuka(prepaid expenses)
misal:- misal:-sewa dibayar dimuka
iklan dibayar dimuka
asuransi dibayar dimuka
pendapat ymh diterima (accruet incom)
misal:- bunga ymh diterima
sewa ymh diterima
Investasi Jangka Panjang (Long Investment)
Investasi jangka panjang adlah penanaman modal ke dalam surat-surat berharga (saham, obligasi) perusahaan lain dalam
jangka waktu lebih dari satu tahun, seperti:
investasi dalam saham (investment on stock)
investasi dalam obligasi(invwsment on bond)
1.2 aktiva tetap (fixid assets)
Aktiva tetap adalah aktiva yang pemakaiannya berulang-ulang atau umur pemakainnya lebih dari satu periode akutansi
umumnya lebih dari satu tahun. Selama umur pemakaiannya mengalami penyusutan kecuali tanah, umumnya penyusutan
dihitung pada akhir periode akutansi
Jenis-jenis aktiva tetap antara lain:
1.2.1. tanah atau (lend)
1.2.2. Gedung (building)
1.2.2.1 Akumulasi penyusutan gedung
1.2.3. peralatan atau inventaris (egoip meenp)
1.2.3.1. Akumulasi penyusutan peralatan / inventaris
1.2.4 Kendaraan (automobile)
1.2.4.1 Akumulasi penyusutan kendaraan

1.2.5 mesin (mechine)


1.2.5.1 Akumulasi penyusutan mesin
1.3 Aktiva Tetap Tak Berujud (Intangible Fixed Assets)
Aktiva tetap tak berujud adalah aktiva tetap yang secara visit tidak terlihat oleh panca indra tetapi nilai ekonomis. Jenisjenisnya antara lain:
1.3.1 goodwill
1.3.1.1 Amortisasi goodwill
1.3.2 hak patent (patent)
1.3.3. Hak cipta (copy rights)
1.3.3.1 Amortisasi hak cipta
1.3.4 Hak merek
1.3.4.1 Amortisasi hak merek
2. Utang (Liabilities)
Utang adalah kewajiban yang harus dibayar dalam jangka waktu tertentu, terdiri dari :
2.1 Utang jangka Pendek (Short Term Lialibities)
Utang jangka pendek atau utang lancar adalah kewajiban yang harus dibayar dalam jangka waktu maksimal satu periode
akutansi umumnya satu tahun.
Jenis-jenis utang jangka pendek antara lain:
2.1.1. utang dagang / usaha (Account payable)
2.1.2 wasel bayar (notes payable)
2.1.3 biaya YMH dibayar / biaya yang terutang (accrued expenses)
Misal : - gaji YMHdibayar / gaji terutang
- bunga YMH dibayar / bunga terutang
- pajak penghasilan terutang
2.1.4. pendapatan diterima dimuka (uniearned income)
Misal: - sewa diterima dimuka
- bunga diterima dimuka
2.2. Utang Jangka Panjang (long term liabilities)
Utang jangka panjang adalah kewajiban yang harus dibayar dalam jangka panjang atau lebih dari satu periode akutansi.
Jenis-jenisnya antara lain:
2.2.1 Utang Obligasi (bond Spayable)
2.2.2 Utang hipotek (Mortgage notes payable)
2.2.3 KIK (kredit inpestasi kecil)
2.2.4 KMKP (Kredit modal kerja permanen)
3. Modal
Modal adalah hak kekayaan pemilik perusahaan
Modal untuk perusahaan perseorangan didalam neraca diikut sertakan nama pemiliknya, seperti: (misal)
3.1.1 modal TN. Yudi (bila pemiliknya Yudi)
3.1.2 prive TN Yudi
Untuk perusahaan perseorangan terbatas (PT) modalnya terdiri dari :
3.1.1 modal saham
3.1.2 Agyo / dis agyo saham (Keuntungan perusahaan)
3.1.3 Laba ditahan
3.1.4 Laba tahun berjalan

PENYUSUNAN NERACA
Neraca dapat disusun dalam dua bentuk, yaitu:
1.
bentuk skontro, neraca disusun sebelah menyebelah, aktiva diletakkan disebelah kiri sedangkan utang dan modal
doiletakkan disebelah kanan.
2.
bentuk staffel, neraca dissusun secara horizontal aktipa diletakkan dibagian atas sedangkan utang dan modal
dibawahnya.
Aktiva
Aktiva Lancar
Kas
Rp.40.000.000.,Epek-epek
Rp.20.000.000.,Wesel tagih
Rp.25.000.000.Piutang dagang
Rp 30.000.000.,Cat piutang tak tertagih
Rp (500.000.,-)
Persediaan barang dagang
Rp 50.000.000.,Perlengkapan
Rp 10.000.000.,Iklan dibayar dimuka
Rp 5.000.000.,Bunga ymh diterima
Rp. 3.000.000.,Jumlah aktiva lancar
Rp182.500.000.,Insvestasi jangka panjang:
Insvestasi dalam saham
Rp 45.000.000.,Insvestasi
utang

Rp159.500.000.,-

Aktiva tetap
Aktipa tetap berujud
Tanah
Gedung
Akun feny gedung
Insventaris
Akun veny inventaris
Kendaraan

Jumlah tak tetap berujud

Aktiva tak berujud


Goodwill

Utang dan modal


Utang jangka pendek:
Utang dagang
Wesel bayar
Bunga diterima dimuka
Gaji ymh dibayar
PPh terutang
Jl Utang jk pendek

Modal:
Modal Tn rahman

Rp250.000.000.,-

Rp 40.000.000.,-

Rp 20.000.000.,Rp 19.000.000.,Rp 6.000.000.,Rp 10.000.000.,Rp 4.500.000.,Rp 59.500.000.,-

Utang jangka panjang


Utang obligasi
Rp 35.000.000.,Utang hipotek
Rp 65.000.000.,Jlh utang jk anjang
Rp100.000.000.,dalam
obligasi
Rp
35.000.000.,-

Jumlah insvestasi

Rp 80.000.000.,Rp 90.000.000.,Rp(20.000.000.,-)
Rp 50.000.000.,Rp(10.000.000.,-)
Rp 60.000.000.,-

Pasiva

Rp 80.000.000.,-

Rp 403.000.000.,-

Jumlah

Hak cipta

Rp 10.000.000.,-

Jumlah aktiva tak berujud

Rp 50.000.000.,-

Jumlah aktiva tetap


Total aktiva

Rp300.000.000.,Rp.562.500.000.,-

Totalutang dan modal Rp. 562.500.000.,-

2.2.2 laporan rugi laba


Laporan rugi laba adalah tentang ikhtisar pendapatan-pendapatan dan biaya-biaya untuk jangka waktu dalam
laporan rugi laba ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu pendapatan-pendapatan dan biaya-biaya, bila jumlah
pendapatan lebih besar dari jumlah biaya, maka selisihnya disebut laba, sebalik nya jika jumlah pendapatan lebih kecil dari
jumlah biaya maka selisihnya disebut rugi.
Penyusunan Laba - Rugi
Di bawah ini akan di perlihatkan susunan laporan rugi laba untuk perusahaan baik dalam singkat atau pun multipel steep
(terperinci)
I
Laporan rugi laba bentuk singkat
Nama perusahaan..
Laporan Laba - rugi ..
Untuk priode yang berakhir tgl..
_____________________________________________________________________________
I. Penjualan bersih
Rp xxxx
II. Harga pokok penjualan
Laba kotor
III. biaya-biaya usaha:
a. biaya-biaya penjualan
Rp xxxx
b, biaya-biaya umum & ADM
Rp xxxx
Jumlah biaya-biaya usaha

Rp xxxx

Rp xxxx

Rp xxxx

Laba Usaha
IV. Hal-Hal diluar usaha
a. Pendapatan-Pendapatan
b. biaya-biaya

Rp xxxx

Rp xxxx
Rp xxxx
Rp xxxx

laba sebelum pajak


V. pajak penghasilan

Rp xxxx
Rp xxxx
laba bersih (setelah pajak)

Rp xxxx

Penjualan bersih (net sales) yaitu:


Total penjualan berdasarkan faktur penjualan setelah dikurangi dengan pengambilan (faktur penjualan) dan potongan
penjualan
Harga pokok penjualan (cost of goods sold)
Harga pokok atas barang yang telah dijual, dirumuskan sebagai berikut:

Persediaan barang dagang, awal


Pengambilan
Ongkos angkut pembelian
Retur pembelian
Potongan pembelian
Pembelian bersih

Jumlah barang siap dijual


Persediaan barang dagang, akhir
Harga pokok penjualan

Rp xxxx
Rp xxxx
Rp xxxx
(Rp xxxx)
(Rp xxxx)
Rp xxxx

Rp xxxx
Rp xxxx
Rp xxxx

Laba kotor (gross profit), yaitu:


Laba yang diperoleh dari hasil selisih antara penjualan bersih dengan harga pokok penjualan
Biaya-biaya usaha (operating expenses), yaitu:
Biaya-biaya yang terjadi berhubungan langsung dengan kegiatan utama perusahaan
Biaya-biaya usaha terdiri dari dua (dua) bagian, yaitu:
a. biaya-biaya penjualan (selling expenses) yaitu: biaya-biaya yang terjadi berhubungan dengan kegiatan penjualan barang
dan pemasaran barang
b. biaya-biaya umum & administrasi (general administrasi expenses), yaitu: biaya:biaya yang terjadi berhubungan dengan
kegiatan perusahaan secara keseluruhan dan bersifat umum serta tidak bisa diidentifikasi secara spesifik.
Laba usaha (net profit oprating)
Laba yang diperoleh dari kegiatan perusahaan, merupakan selisih antara laba kotor dengan jumlah biaya-biaya usaha
Hal-hal diluar usaha (other operating),
Pendapatan-pendapatan yang diterima dan biaya-biaya yang dikeluarkan tidak mempunyai hubungan langsung dengan
kegiatan utama perusahaan.
Laba bersih setelah pajak (net profit after tax),
Angka akhir dari perhitungan rugi laba dan merupakan kenaikan bersih modal perusahaan, sebaliknya bila rugi merupakan
pengurangan modala.
2. laporan rugi laba bentuk multiple steep:
PD INDAH JAYA
LAPORAN RUGI LABA
Untuk periode yang berakhir tgl. 31 desember 2014

1. PENJUALAN BERSIH
Penjualan
Retur Penjualan
Potongan penjualan

Rp.15.000.000,Rp 1.500.000
Rp 500.000

Rp. 2.000.000, Rp.13.000.000

Penjualan bersih
II. HARGA POKOK PENJUALAN
Persediaan barang dagangan, 1, jan 99
Pembelian
Rp. 9000.000,,Ongkos angkut pembelian
Rp. 200.000,,Retur pembelian
(Rp. 800.000,-)
Potongan pembelian
(Rp. 100. 000,-)
Pemebelian bersih

Rp 7.500.000,,-

Rp. 8.300. 000, +

Jumlah barang siap dijual


Persediaan barang dagangan, 31 Des99
Harga pokok penjualan
Laba kotor

Rp. 15.800. 000,,Rp.

7.800. 000,- (-)


Rp. 8.000.000,Rp. 5.000.000,-

III. BIAYA-BIAYA USAHA


a. Biaya-biaya penjualan
Beban gaji toko
Rp 500.000,Beban gaji iklan
Rp 50. 000,,Beban Perlengkapan Toko
Rp 100. 000,Beban peny. Inv. Kantor
Rp 150. 000,Jlh. Biaya-biaya umum & adm
b. Biaya-biaya Umum & Adm
Beban gaji Kantor
Rp 600.000,Beban Asuransi
Rp 100. 000,Beban Perlengkapan Kantor
Rp 100. 000,Beban peny. Inv. Gedung
Rp 150. 000,Jlh. Biaya-biaya umum & adm
Jlh. Biaya-biaya uasaha
Laba usaha

Rp 800.000,-

Rp 950.000,-.
Rp.1.750. 000,Rp. 3.250.000,-

IV. HAL-HAL DILUAR USAHA


a. Pendapatan-pendapatan:
Pendapatan bunga
Rp. 250. 000,Pendapatan sewa
Rp. 300. 000,Jumlah Pend . di luar usaha
Rp.550.000,
Beban bunga
Rp. 100. 000,00,Rugi Penjualan Aktiva tetap
Rp. 50. 000,00,Jumlah biaya diluar usaha
Rp. 150. 000,- (-)

b. Biaya-Biaya:

Pendapatan
usaha

bersih

diluar

Rp .400. 000 -(+)


Laba sebelum pajak

V. PAJAK PENGHASILAN

Rp. 3.650.000,Rp. 500.000,Laba bersih (setelah pajak)

Rp. 3.150.000,-

22.3. Laporan Perubahan Modal


Laporan perubahan modal adalah laporan yang menunjukkan rincian perubahan modal awal sampai akhir periode akuntansi:
Untuk perseroan terbatas (PT) disebut laporan labe ditahun, yaitu laporan yang menunjukkan perincian perubahan saldo
laba ditahan dari awal dengan akhir akuntansi.
Laporan perubahan modal (untuk perubahan perseorangan):

Nama perusahaan
Laporan perubahan modal
untuk periode yang berakhir tgl..

Modal Tn ABC, awal


Laba bersih
Pengembalian Prive

Rp xxxx
Rp xxxx
Rp xxxx

Viodal Tn, ABC, akhir

Rp xxxx +/-

Rp xxxx

Laporan laba ditahan (untuk perseroaan terbatas/ PT):


Nama perusahaan
Laporan Laba Ditahan
untuk periode yang berakhir tgl..

Laba ditahan, awal


Laba bersih
Deviden

Rp xxxx
Rp xxxx
Rp xxxx
Rp xxxx +/Lab di tahan, akhir

Rp xxxx

Soal-soal
Soal 1
Data Keuangan dibawah ini diambil dari PD TELUK INDAH di Bandar lampung yang berakhir tanggal 31 Desember
Aktiva tetap ( land)
Kas
(cash)
Persediaan barang dagang (merchandise investori)
Piutang dagang (account recievable)
Utang Usaha ((Accoun payable)
Utang hipotek (mortgage notes payable)
Modal Tn. Aryo (Mr. Aryo Capital)
Goodwill
Iklan dibayar dimuka (Prepaid Adpertising)
Gedung (building)
Akum. Peny kendaraan
Kendaraan (automoblie)
Akun.Peny Gedung
Hak paten
Investasi dalam saham
Pph ymh dibayar
Bunga diterima dimuka(Unerd Interes income)
Bunga ymh diterima(Interes receivable)
Utang obligasi (bond payable)
Gaji ymh dibayar
Wesel dibayar
Perlengkapan
Wesel tagih (notes receivable)

Rp 28.000.000.00,Rp 19.500.000.00,Rp 22.250.000.00,Rp 15.000.000.00,Rp 10.300.000.00,Rp 15.000.000.00,Rp 63.750.000.00,Rp 3.000.000.00,Rp 1.500.000.00,Rp 25.000.000.00,Rp 3.500.000.00,Rp 12.250.000.00,Rp 5.000.000.00,Rp 1.000.000.00,Rp 6.000.000.00,Rp 2.000.000.00,Rp
500.000.00,Rp
500.000.00,Rp 27.750.000.00,Rp 5.000.000.00,Rp 10.700.000.00,Rp 2.000.000.00,Rp 7.500.000.00,-

Diminta : Dari data diatas buatlah laporan neraca, bentuk skontro


No 2
Susunlah laporan keuangan neraca per 31 Desember 1999 dari data yang disediakan oleh PT INDAH JAYA dibawah
Laba Ditahan
Rp 931.900,00,UtangObligasi
Rp 1.000.000,00,Hak Cipta
Rp 1.200.000,00,Goodwill1
Rp 1.024.000,00,Tanah
Rp 500.000,00,Gedung
Rp 1.165.000,00,Peralatan
Rp 665.000,00,Sewa diterima dimuka
Rp 600.000,00,KAS
Rp 191.000,00,Efek-efek
Rp 240.000,00,Wesel tagih
Rp 130.000,00,Akun penyusutan gedung
Rp 165.000,00,Akun dibayar dimuka
Rp
27.600,00,Utang Dagang
Rp 225.740,00,Sewa ymh diterima
Rp
25.000,00,Wesel bayar
Rp 335.000,00,Modal Saham
Rp 6.000.000,00,Persediaan barang dagang
Rp 2.608.000,00,-

Cadangan piutang tak tertagih


Piutang dagang
Investasi dalam obligasi

Rp
60.000,00,Rp 1.241.790,00,Rp 300.000,00,-

Soal 3
Pembukuan PD BEAHITA JAKARTA per 31 desember 2014 diperoleh data sebagai berikut:
Persediaan barang dagangan per 1 januari 2005
Persediaan barang dagangan per 31 desember 2005
Penjualan
Pembelian
Beban Angkut masuk
Retur Penjualan
Retur Pembelian
Potongan Penjualan
Beban Gaji bagian penjualan
Beban Gaji bagian kantor
Beban Perlengkapan toko
Beban Perlengkapan kantor
Beban Iklan
Beban Asuransi
Beban Angkut penjualan
Beban Penyusutan Peralatan Toko
Beban Penyusutan peralatan Kantor
Beban Penjualan Serba-serbi
Beban Umum serba serbi
Pendapatan Bunga
Rugi Kecurian peralatan took
Pajak penghasilan

Rp 25.000.000,00,Rp 32.500.000,00,Rp 315.250.000,00,Rp 275.000.000,00,Rp 7.500.000,00,Rp 1.750.000,00,Rp 2.250.000,00,Rp 2.250.000,00,Rp 6.600.000,00,Rp 4.200.000,00,Rp
300.000,00,Rp
250.000,00,Rp 1.500.000,00,Rp 1.200.000,00,Rp 3.200.000,00,Rp 1.200.000,00,Rp
750.000,00,Rp 1.350.000,00,Rp
800.000,00,Rp.
75.000,Rp.
175.000,Rp. 4.012.000,-

Berdasarkan laporan diatas saudara diminta menyusun laporan rugi laba

Soal 4
Dibawah ini adalah data keuangan
Dibawah ini adalah data keuangan dari PD INDAH JAYA yang berakhir tanggal 31 desember 1999:
Beban Asuransi
Pembelian
Potongan penjualan
Pembelian retur
Prive Nn. Evi
Iklan Dibayar dimuka
Modal Nn. Evi
Akumulasi penyusutan peralatan
Piutang dagang
Utang dagang
Persediaan barang dagang 31 desember 2014
Kas
Pajak penghasilan
Pendapatan bunga
Beban gaji toko
Beban iklan
Beban perlengkapan toko
Beban Gaji kantor
Beban ongkos Angkut
Masuk
Penjualan retur
Penjualan
Gedung
Perlengkapan
Peralatan
Persediaan barang dagang 1 Januari 2014
Wesel bayar
Gaji yang terutang
Laba penjualan aktiva tetap
Beban bunga
Bebabn perlengkapan kantor
Beban penyusutan peralatan toko

Rp
850.000,00,Rp 53.050.000,00,Rp
750.000,00,Rp
650.000,00,Rp 5.000.000,00,Rp
150.000,00,Rp 76.750.000,00,Rp 13.200.000,00,Rp 6.100.000,00,Rp 45.000.000,00,Rp 54.550.000,00,Rp 17.000.000,00,Rp 1.500.000,00,Rp 1.150.000,00,Rp 5.000.000,00,Rp 2.400.000,00,Rp
150.000,00,Rp 2.850.000,00,Rp 1.250.000,00,Rp 1.250.000,00,Rp 77.000.000,00,Rp 42.300.000,00,Rp
350.000,00,Rp 34.700.000,00,Rp 45.000.000,00,Rp 10.000.000,00,Rp 5.000.000,00,Rp
750.000,00,Rp 2.100.000,00,Rp 1.150.000,00,Rp 6.600.000,00,-

Diminta : Laporan Rugi laba , perubahan modal dan laporan neraca


Soal 5
Isilah titik (atau, b, c) dari data masing-masing perusahaan dibawah ini:
KETERANGAN
Aktiva lancar
Aktiva tetap
Akun veny. Aktiva tetap
Utang jk pendek
Utang jk panjang
Modal

PT KIAT
PD MAKMUR
TOKO JAYA
Rp.150.000,00,Rp. 60.000,00,RpC.
Rp. 250.000,00,Rp. B..
Rp. 300.000,00,Rp 50.000,00,Rp 35.000,00,Rp. 60.000,00,Rp 40.000,00,Rp 60.000,00,Rp. 30.000,00,RpA
Rp 120.000,00,Rp. 90.000,00,Rp.180.000,00,Rp.150.000,00,Rp.250.000,00,-

Soal 6
Susunlah harga pokok penjualan berdasarkan data dari masing-masing perusahaandibawah ini :
KETERANGAN

PT KIAT

PD USAHA

PD KARYA

Pembelian
Rp.5000.000,00,Rp.6.650.000,00,Rp.7000.000,00,Penjualan
Rp.8.880.000,00,Rp.8.900.000,00,Rp.9000.000,00,Retur Pembelian
Rp. Rp. 102.000,00,Rp. 300.000,00,Retur penjualan
Rp. 230.000,00,Rp. Rp. 50.000,00,Potongan pembelian
Rp.
Rp.
Rp. 200.000,00,Potongan angkutan masuk
Rp.
Rp
Rp 100.000,00,Ongkos angkutan keluar
Rp 100.000,00,Rp. 120.000,00,Rp.
Persediaan barang dagangAw
Rp. 500.000,00,Rp. 540.000,00,Rp. 600.000,00,Persedaan barang dagang.ak Rp. 700.000,00,Rp. 450.000,00,Rp.1.000.000,00,Selanjutnya hitung laba kotor dari masing-masing perusahaan tersebut

3PERSAMAAN DASAR AKUTANSI


(Accounting equation)

3.1. Pengertian
Persamaan dasar akutansi adalah suatu persamaan yang menunjukkan jumlah aktiva sam dengan utang plus modal. Untuk
lebih jelasnya sperti persamaan dibawah ini:
Assen =

liabilities

Capital

Setiap transaksi yang terjadi akn mempengaruhi keseimbangan neraca, walau demikian keadaan posisi neraca harus tetap
seimbang.
3.2. Analisis transaksi
Menganalisis transaksi merupakan suatu hal yang sangat penting sebelum mencatatnya ke dalam persamaan dasar
akutansi, seperti:
1.
Penggunaan nama perkiraan apa yang ditimbulkan
2.

Menganalisis, nilai dari perkiraan tersebut bertambah atau berkurang

Beberap alternatif kemungkinan perubahan dari persamaan dasar akutansi tersebut adalah:
a.
AKTIVA (+) dan MODAL (+)
b.

AKTIVA (+) dan UTANG (+)

c.

AKTIVA (-) dan MODAL (-)

d.

AKTIVA (-) dan MODAL (-)

e.

AKTIVA (+) dan AKTIVA LAINNYA (-)

Untuk perkiraan modal perubahan ber (+) dan ber (-) nya dapat disebabkan oleh :
Modal Bertambah karena :
Investasi pemilik
Penerimaan dan pendapatan
Adanya laba penjualan

Modal Berkurang Karena :


Pengambilan prive
Pengeluaran untuk biaya
Adanya rugi penjualan

3.3. Pencatatan Kedalam Persamaan Akutansi


Untuk lebih memahami analisis transaksi, perhatikan contoh dibawah ini :
Transaksi yang dilakukan perusahaan jasa "ABADI JAYA" bulan April 2004 sebagai berikut:

April 02. Pemilik Tn. Andi melakukan investasi uang tuanai Rp. 500.000,00,- dan perlengkapan Rp 80.000,00,- sebagai
modal awal pendirian perusahaan.

Analisis:
Kas
Perlengkapan
Modal

(+)
(+)
(+)

dibeli peralatan secara kredit sebesar 300.000,Analisis :


Peralatan
(+)
Utang
(+)
April 10

Kas
Modal
Aprl 20

Dibayar Biaya sewa sebesar Rp. 10.000,- dan biaya lain-lain sebesar Rp. 5.000,Analisis:
(+)
(-)

Dibayar kewajiban / utang kepada kreditur sebesar Rp. 50.000,Nalisis:


Utang
(-)
Kasa
(-)

Apr 22

Diterima dari pendapatn jasa sebesar Rp. 30.000,- tunai


Analisis
Kas
(+)
Modal
(+)
Apr 23
Pemilik mengambil uang tunai untuk kepentingan pribadi sebesar Rp. 5.000,Analisis
Kas
(-)
Modal
(-)
Apr 24

Telah diselesaikan atas pesanan seorang langganan dari honor akan diterima per 10 hari kemudian sebesar Rp. 170.000,Analisis
Piutang
(+)
Modal
(+)
Apr 25

Apr 26

Diterima per kas dari debitur sebesar 50.000,Analisis:


Kas
(+)
Piutang
(-)

Diterima per kas dari hasil bunga (Pendapatan bunga) sebesar Rp 30.000,Analisis:
Kas
(+)
Modal
(+)
Apr 27

Dibayar gaji karyawan sebesar Rp. 10.000,Analisis:


Kas
(-)
Modal
(-)

Apr 30

Setelah dihitung ternyata perlengkapan yang masih ada sebesar Rp 76.000,Analisis:


Perlengkapan
(-)
Modal
(-)

Dari transaksi diatas bila dicatat kedalam persamaan dasar akutansi seperti sebagai berikut :
Perusahaan jasa "ABADI JAYA"
PERSAMAAN DASAR AKUTANSI
Per 30 April 2014

TGL

KAS

Aprl
2

Rp

Rp

500.000,- +

500.000,- +
10

20

22

23

24

(15.000)

PIUTANG

Rp

+
-

485.000 +

(50.000) +

435.000 +

30.000

465.000

(5.000)

460.000,- +

460.000

170.000

25 50.000

(50.000)

120.000

510.000,-

170.000

Rp

80.000,-

80.000

=
=

300.000

300.000

80.000
-

80.000
-

80.000

250.000
,-

=
=

+ 300.000

300.000

565.000
-

+ 565.000
+ 30.000

250.000

+
+

+ (15.000)

= (50.000)

+ 300.00

+ 580.000

80.000

+ 300.000

300.000

+ 580.8000

= 300.000

80.000

Rp

+ 300.000
-

= UTANG

= 300.000

- + 300.000

80.000

PERLTAN

Rp

PERLKPN

+ 595.000
+ (5.000)

+ 590.000

250.000
-

250.000
250.000

+ 170.000

+ 760.000
+

+ 760.000

MODAL

26

3.000

27

513.000,- +
(10.000,-) +

30

120.000
-

+
+

80.000
-

503.000,- +
+

120.000
-

+
+

80.000
+
(4.000) +

Jlh 503.000,- +

120.000

76.000

+ 300.000
+
-

=
=

250.000
-

+ 763.000
+ (10.000)
+

300.000
-

= 250.000
=
-

300.000

= 250.000

3.000

753.000
(4.000)

749.000

4. Laporan Keuangan
Selanjutnya setelah pencatatan persamaan dasar akutansi selesai, maka untuk mengetahui hasil laba rugi dan posisi
keuangan pada akhir periode disusun laporan keuangan.
A. LAPORAN RUGI LABA
Karena ABDI JAYA ini perusahaan jenis jasa, maka dalam laporan rugi laba tidak ada perhitungan harga pokok penjualan.
Dibawah ini adalah laporan rugi laba perusahaan jasa "ABADI JAYA" (Metode analisis):
Rugi laba metode analisis
Perusahaan jasa "ABADI JAYA"
Laporan rugi laba
Untuk periode yang berakhir tanggal 30 april 2004

I. PENDAPATAN USAHA
Pendapatan Jasa..................................................................................
II. BIAYA-BIAYA USAHA
Beban gaji
Rp. 10.000,00,Beban sewa
Rp. 10.000,00,Beban Perlengkapan
Rp. 4.000,00,Beban lain-lain
Rp. 5.000,00,Jumlah Biaya Usaha......................................................................
Laba Usaha....................................................................................
III HAL-HAL DILUAR USAHA
Pendapatan Bunga.............................................................................
Laba Bersih........................................................................................

Rp 200.000,00,-

Rp 29.000,00,Rp 171.000,00,
Rp. 3.000,00,Rp. 174.000,00,-

Pelaporan rugi-laba di atas disusun dengan metode perbandingan, seperti sebagai berikut:
Rugi laba metode perbandingan:
Perusahaan Jasa "ABADI JAYA"
Laporan Rugi-Laba
Untuk Periode yang berakhir Tgl. 30 April 2004
Modal Tn. Adi, Akhir.............................................................................

Rp. 749.000,00,-

Modal tn. Andi Akhir.............................................................................


Pive Tn Andi...........................................................................................
Laba bersih............................................................................................

Rp. 580.000,00,Rp. 169.000,00,Rp. 5.000,00,-+


Rp. 174.000,00,-

B. Laporan neraca
Perusahaan Jasa "ABADI JAYA"
NERACA
Per 30 April 2004

Piutang
Perlengkapan

AKTIVA
UTANG DAN MODAL
Aktiva lancar:
Utang jangka Pendek
Kas
Rp. 503.000,00,Utang usaha
Rp. 250.000,00,Rp. 120.000,Rp .120.000,00,Modal :
Jlh Aktiva lancar
Rp.699.000,00,Modal Tn Andi

Total aktiva

Rp 999.000,00,-

Total Utang Dan Modal

Rp. 749.000,00,-

Rp. 999.000,00,-

Soal 1
Nyonya Erna mendirikan usaha salon dengan nama VIVI SALON. Di bawah ini adalah transaksi yag berkaitan dengan
usahanya selama bulan Oktober 2004:
1. Okt,
5. Okt
8. Okt
10 Okt
15 Okt
17 Okt
20 Okt
23 Okt
25 Okt
28 Okt
30 Okt
30 Okt
31 Okt

Astri Ivo menanamkan modal berupa uang tunai Rp. 8.500.000,- sebagai modal
awal
Ivo Salon menrima pinjaman dari Bank BHS sebesar Rp. 25.000.000,00
Dibeli peralatan salon sebesar Rp. 30.000.000,00 dan dibayar tunai hari itu juga
Dibayar sewa kantor Rp.300.000,00 untuk bulan pertama
Dibeli perlengkapan secara Tunai sebesar 570.000,00
Diterima Per Kas dari jasa salon sebesar 12.000.000,00
Dibeli tambahan perlengkapan sebesar Rp.1.500.000,00 dan akan dibayar
kemudian
Dibayar macam-macam biaya (biaya rupa-rupa) sebesar 750.000,00
Dibayar kepada Kreditur sebagian utang sebesar Rp. 500.000,00
Dibayar ke Bank BHS Sebesar Rp 3.500.000,00 untuk pengambilan pinjaman
sebesar Rp. 3000.000,00 beserta bunganya
Dibayar gaji pegawai sebesar Rp. 1.100.000,00
Perlengkapn yang sudah terpakai sebesar Rp. 900.000,00
Peralatan salon disusutkan untuk bulan ini sebesar Rp. 500.000,00

DIMINTA : A. Buat persamaan dasar akuntansi bentuk tabelaris yang memuat pos-pos sbb:
AKTIVA : Kas + Perlengkapan + Peralatan salon + (Akum. Penyu)
PASSIVA : Utang Usaha + Utang Bank + Modal Ivo
B. Buat Laporan Keuangan
1. Laba-Rugi, metode : Perbandingan
2. Neraca Per 31 Oktober 2004
Soal 2
1. Budi memulai usaha bengkel dengn menginvestaikan sebagai modal pertama berupa:
- Ung tunai
Rp. 600.000,00
- Peralatan bengkel
Rp. 400.000,00

2. Dibeli dari Toko sinar jaya Jakarta :


- Perlengkapan bengkel
Rp. 200.000,00
- Peralatan bengkel
Rp. 350.000,00
Dari jumlah tersebut dibayar tunai Rp. 50.000,00 dan sisanya dengan jatuh tempo setelah
30 hari
3. Dibayar sewa ruangan bengkel sebesar Rp. 150.000,00
4. Telah diselesaikan revarasi atas modal langganan dengan biaya Rp.250.000,00 jumlah tersebut
difakturkan untuk ditagih
5. Dibeli Tunai Perlengkapan Seharga Rp.50.000,00
6. Diterima tunai hasil reparasi dari bengkel sebesar Rp.300.000,00
7. Budi mengambil uang tunai dari perusahaannya untuk keperluan pribadi sebesar \
Rp.150.000,00
8. Dibayar utang kepada Toko Sinar sebagai pembayaran pertama sebesar Rp. 200.000,00
9. Budi mengadakan investasi tambahan dengan menyetor uang tunai Rp. 500.000,00
SOAL ; 3
5 sep dibeli perlengkapan kantor Rp. 1000.000,00 dan peralatan kantor Rp. 2000.000,00 tunai
9 sep dibayar sewa ruangan antor selama setahun dimuka sebesar Rp. 6.000.000,00
10 Sep diselesaikan jasa pemeriksaan akuntan dari seorang langganan dan diterima tunai sebesar
Rp. 4.500.000,00
15 Sep Diselesaikan Jasa pemeriksaan akuntanatas langganan lain dan untuk ini baru
difakturkan untuk penerimaannya bulan oktober sebesar Rp. 15.00.000,00
20 Sep diambil untuk keperluan pribadi mulia uang tunai Rp. 570.000,00
25 Sep dibeli tambahan perlengkapan kantor 2.000.000,00 dan untuk ini baru dibayar uang
muka sebesar Rp.500.000,00
26. Sep Dibayar utang sebesar Rp1000.000,00
27. Sep Dibayar gaji asisten akuntan sebesar Rp.1000.000,00
28. Sep Dibayar biaya Telepon bulan ini sebesar Rp.150.000,00
29 Sep dibayar biaya listrik dan air bulan ini sebesar 75.000,00
30. Sep Peralatan yang masih ada Rp 3.400.000,00 dan perlengkapan yang masih ada
Rp. 250.000,00
30. Sewa ruangan kantor hanya dibebankan bulan ini saja
DIMINTA :
A.
Susunlah persamaan dasar akuntansi secara terperinci dengan urutan sebagai berikut :
KAS + PERLENGKAPAN + SEWA DIB. MUKA + PIUTANG + PERALATAN +
UTANG + MODAL MULIA
B.
Susunlah posisi keuangan per 30 September 2003
Soal 5
A.

(AKUMULASI PENYUSUTAN ) =

Suatu perusahaan yang baru saja didirikan melakukan beberap transaksi sebagai berikut:

1.

Pemilik menyetor uang tunai pribadinya kedalam kas perusahaan sebesar Rp. 400.000,00

2.

diterima pinjaman dari Bank sejumlah Rp.2000.000,00

3.
dibeli sebuah mobil dengan harga Rp.8000.000,00 dari jumlah tersebut dibayar per kas sebesar Rp
3.200.000,00 sedangkan sisanya akan dibayar kemudian hari

1.
2.
3.

Setelah tiga kali melaksanakan transaksi maka:


hitung jumlah aktiva perusahaan tersebut
hitung jumlah utang perusahaan tersebut
hitung jumlah modal perusahaan tersebut

B.

isilah titik-titik (a, b, c) dibawah ini dengan benar :

KAS
Rpa..
Rp. 1.200.000,00
Rp 875.000,00

Perlengkapan
Rp Rp Rp. 1.400.000,00

UTANG
Rp. 8000.000,00
Rp 320.000,00
Rp..c.

MODAL PEMILIK
Rp.1.680.000,00
Rp..b.
Rp. 1.500.000,00

1. Potongan Tunai (Cash discount)


Potongan tunai adalah potongan yang telah disetujui dalam jual beli apabila pembayaran dilakukan lebih cepat dari
jangka waktu krdit yang telah ditentukan.
Contoh:
Pada tanggal 2 Juni Tuan "A" membeli barang dagang kepada Tuan "B" sebesar Rp. 15.000.000,00,- dengan syarat
2/10n/30.
Maksudnya:
Tuan "A" akan memperoleh potongan tunai (Potongan pembelian) sebesar 2 % bila pembayaran dilakukan dalam jangka
waktu 10 hari setelah tanggal transaksi, dan batas akhir pelunasan 30 hari setelah tanggal transaksi.
Jurnal bagi Tuan "A" (Sebagai pembeli):
02 Jan

Pembelian

Rp.15.000.000,00

Utang dagang
(Mencatat saat pembelian barang)

Rp.15.000.000,00

Bila Tn. Atau melunasi utangnya dalam jangka waktu 10 Hari, misal tanggal 11 Januari 1999, maka jurnal nya sebagai
berikut :
11 Jan

Utang dagang

Rp. 15.000.000,00

Potongan pembelian
KAS
Mencatat pelunasan utang,
Memperoleh potongan pemb 2 %

Rp. 300.000,00
Rp.14.700. .000,00

Jurnal bagi Tn. "B" (Sebagai Penjual)

02

Piutang dagang
Penjualan

Rp. 15.000.000,00
Rp.15.000.000,00

(Mencatat saat penjualan barang)

Bila Tn Atau melunasi utangnya dalam jangka 10 Hari, misal tanggal 11 Januari 1999, maka jurnal bagi Tn. B (Sebagai
penjual) Sbb:

11 Jan Kas

Rp. !4.700.000,00

Potongan Penjualan
Piutang dagang
(Mencatat Penerimaan tagihan,
Memberi potongan tunai 2 %)

Rp.

300.000,00
Rp. 15.000.000,00

C. Rabat / Potongan Perdagangan (trade discount)


Potongan perdagangan adalah potongan yang disetujui dalam jual beli karena jumlah / nilainya relatif besar atau karena
persetujuan lain misalkan karena pembyarannya secara tunai.
Contoh:
Pada tnggal 12 Juni Tn. "A" Membeli barang dagangan kepada Tn "B" sebesar Rp 9.700.000,00 secara tunai, rabat
ditetapkan 4 %, 2 %.
Perhitungan:
Harga Daftar

= Rp 9.700.000,00
Rabat : 4 % x Rp. 9.700.000,00
= Rp 9.312.000,00
Rabat : 2 % x Rp 9.312.000,00
Harga kontrak / akhir

Jurnal bagi Tn. "A" (sebagai pembeli) :


12 Jan.
pembelian

kas

= Rp
= Rp

388.000,00 186.240,00

= Rp 9.125.760,00

Rp 9.125.760,00

Rp 9.125.760,00

Jurnal bagi Tn."B" (sebagai penjual) :


12 Jan.
Kas

Rp 9.125.760,00

Penjualan

Rp 9.125.760,00

Franco gudang penjual (FOB Shipping Point)


Bila dalam jual beli ada syarat Free on Board Shipping Point berarti pembeli menanggung ongkos angkut dari gudang
penjualan ke gudangnya sendiri.
Franco Gudang Pembeli (FOB Destination Point)
Bila dalam jual beli ada syarat Free on Board Destination Point berarti penjual menanggung ongkos angkut dari gudangnya
sendiri ke gudang pembeli.

Soal 1
Nyonya Erna mendirikan usaha salon dengan nama VIVI SALON. Di bawah ini adalah transaksi yag berkaitan dengan
usahanya selama bulan Oktober 2004:
1. Okt,
5. Okt
8. Okt
10 Okt
15 Okt
17 Okt
20 Okt
23 Okt
25 Okt
28 Okt
30 Okt
30 Okt
31 Okt

Astri Ivo menanamkan modal berupa uang tunai Rp. 8.500.000,00


Ivo Salon menrima pinjaman dari Bank BHS sebesar Rp. 25.000.000,00
Dibeli peralatan salon sebesar Rp. 30.000.000,00 dan dibayar tunai hari itu juga
Dibayar sewa kantor Rp.300.000,00 untuk bulan pertama
Dibeli perlengkapan secara Tunai sebesar 570.000,00
Diterima Per Kas dari jasa salon sebesar 12.000.000,00
Dibeli tambahan perlengkapan sebesar Rp.1.500.000,00 dan akan dibayar kemudian
Dibayar macam-macam biaya (biaya rupa-rupa) sebesar 750.000,00
Dibayar kepada Kreditur sebagian utang sebesar Rp. 500.000,00
Dibayar ke Bank BHS Sebesar Rp 3.500.000,00 untuk pengambilan pinjaman sebesar Rp.
3000.000,00 beserta bunganya
Dibayar gaji pegawai sebesar Rp. 1.100.000,00
Perlengkapn yang sudah terpakai sebesar Rp. 900.000,00
Peralatan salon disusutkan untuk bulan ini sebesar Rp. 500.000,00

DIMINTA : A. Buat persamaan dasar akuntansi bentuk tabelaris yang memuat pos-pos sbb:
AKTIVA : Kas + Perlengkapan + Peralatan salon + (Akum. Penyu)
PASSIVA : Utang Usaha + Utang Bank + Modal Ivo
B. Buat Laporan Keuangan
1. Laba-Rugi, metode : Perbandingan
2. Neraca Per 31 Oktober 2004
Soal 2
1. Budi memulai usaha bengkel dengn menginvestaikan sebagai modal pertama berupa:
- Ung tunai
Rp. 600.000,00
- Peralatan bengkel
Rp. 400.000,00

2. Dibeli dari Toko sinar jaya Jakarta :


- Perlengkapan bengkel
Rp. 200.000,00
- Peralatan bengkel
Rp. 350.000,00
Dari jumlah tersebut dibayar tunai Rp. 50.000,00 dan sisanya dengan jatuh tempo setelah 30 hari
3. Dibayar sewa ruangan bengkel sebesar Rp. 150.000,00
4. Telah diselesaikan revarasi atas modal langganan dengan biaya Rp.250.000,00 jumlah tersebut difakturkan
untuk ditagih
5. Dibeli Tunai Perlengkapan Seharga Rp.50.000,00
6. Diterima tunai hasil reparasi dari bengkel sebesar Rp.300.000,00
7. Budi mengambil uang tunai dari perusahaannya untuk keperluan pribadi sebesar Rp.150.000,00
8. Dibayar utang kepada Toko Sinar sebagai pembayaran pertama sebesar Rp. 200.000,00
9. Budi mengadakan investasi tambahan dengan menyetor uang tunai Rp. 500.000,00
5 sep dibeli perlengkapan kantor Rp. 1000.000,00 dan peralatan kantor Rp. 2000.000,00 tunai
9 sep dibayar sewa ruangan antor selama setahun dimuka sebesar Rp. 6.000.000,00
10 Sep diselesaikan jasa pemeriksaan akuntan dari seorang langganan dan diterima tunai sebesar Rp. 4.500.000,00
15 Sep Diselesaikan Jasa pemeriksaan akuntanatas langganan lain dan untuk ini baru difakturkan untuk penerimaannya
bulan oktober sebesar Rp. 15.00.000,00
20 Sep diambil untuk keperluan pribadi mulia uang tunai Rp. 570.000,00
25 Sep dibeli tambahan perlengkapan kantor 2.000.000,00 dan untuk ini baru dibayar uang muka sebesar Rp.500.000,00
26. Sep Dibayar utang sebesar Rp1000.000,00
27. Sep Dibayar gaji asisten akuntan sebesar Rp.1000.000,00
28. Sep Dibayar biaya Telepon bulan ini sebesar Rp.150.000,00
29 Sep dibayar biaya listrik dan air bulan ini sebesar 75.000,00
30. Sep Peralatan yang masih ada Rp 3.400.000,00 dan perlengkapan yang masih ada Rp. 250.000,00
30. Sewa ruangan kantor hanya dibebankan bulan ini saja
DIMINTA :
C.
Susunlah persamaan dasar akuntansi secara terperinci dengan urutan sebagai berikut :
KAS + PERLENGKAPAN + SEWA DIB. MUKA + PIUTANG + PERALATAN +
UTANG + MODAL MULIA
D.
Susunlah posisi keuangan per 30 September 2003

(AKUMULASI PENYUSUTAN ) =

Soal 5
C.

Suatu perusahaan yang baru saja didirikan melakukan beberap transaksi sebagai berikut:

1.

Pemilik menyetor uang tunai pribadinya kedalam kas perusahaan sebesar Rp. 400.000,00

2.

diterima pinjaman dari Bank sejumlah Rp.2000.000,00

3.
dibeli sebuah mobil dengan harga Rp.8000.000,00 dari jumlah tersebut dibayar per kas sebesar Rp
3.200.000,00 sedangkan sisanya akan dibayar kemudian hari

4.
5.
6.

Setelah tiga kali melaksanakan transaksi maka:


hitung jumlah aktiva perusahaan tersebut
hitung jumlah utang perusahaan tersebut
hitung jumlah modal perusahaan tersebut
D.

isilah titik-titik (a, b, c) dibawah ini dengan benar :

KAS
Rpa..
Rp. 1.200.000,00
Rp 875.000,00

Perlengkapan
Rp Rp Rp. 1.400.000,00

UTANG
Rp. 8000.000,00
Rp 320.000,00
Rp..c.

MODAL PEMILIK
Rp.1.680.000,00
Rp..b.
Rp. 1.500.000,00

Akuntansi Satu (Dasar Akuntansi)

4
JURNAL UMUM, BUKU BESAR
DAN NERACA SALDO
(General Journal, Ledger And Trial Balance)
Jurnal Umum
Jurnal umum adalah bentuk buku harian 2 kolom yang di gunakan untuk mencatat transaksikedalam fikiran/akun dan jumlah
yang harus di debitkan dan kdit secara kronologis.
Setiap transaksi yang terjadi harus dimintai buktinya, seperti Bukti Penerimaan Kas, Bukti Pengeluaran Kas, KwintansiKwitansi,Faktur-Fatur,dll.bukti transaksi ini sebagai bukti dasar untuk mencatat transaksi keadalm jurnal.
4.1.1 Analisa Transaksi
Seperti halny dalam mempelajari persamaan dasar akuntansi, menganalsia transaksi merupakan suatu hal yang sanagt
penting sebelum mencatatnya ke Jurnal Umum.
Yang harus diperhtikan dalam mnganalisis transaksi adalah:
1.
penggunaan nama perkiraan apa yang akan ditimbulkan (menimal ada dua perkiraan)
2.

mengetahui sifat perubahan perkiraan (debit atau kredit)

sifat perubahan perkiraan & saldo Normal:


Nama Perkiraan

Saldo Normal

Aktiva

(+)

(-)

Debet (D)

Utang

(-)

(+)

Kredit (K)

Modal

(-)

(+)

Kredit (K)

Pendapatan-Pendapatan

(-)

(+)

Kredit (K)

Biaya-Biaya

(+)

(-)

Debet (D)

Bentuk Jurnal Umum


TGL

PERKIRAN & KETERANGAN

REF

DEBET

KREDIT

Keterangan :
1.
Tanggal; digunakan untuk mencatat nama-nama perkiran baik kronologis.
2.
Perkiraan & Keterangan; digunakan untuk mencatat perkiraan baik perkiraan yang di debit dan yang kerdit serta
keterangan bila diperlukan.
3.

REF; digunkan untuk mncatat nomor perkiraan yang diperlukan tersebut telah dipindahkan (posting0 ke buku lain.

4.

Debit & Keredit; digunsksn untuk mencata nilai/jumlah (Rp) baik yang di debit mapun yang di kredit.
Pencatatan Ke dalam Jurnal Umum
Untuk lebih jeasnya perhatian contoh dibawah ini;

Transaksi yang dilakukan PD. Karunia selama bulan ini 2004 sbb.
Juni 01. Tn jaya mmulai dengan menginvestasikan uang tunai sebesar rp 10.000.000.00 kedalam perusahan
dan
Peralatan rp. 2.000.000.00 kedalam perusahannya.
Analisa
: Kas
(+) Rp. 10.000.000,00
(D)
Peralatan
(+) Rp. 2.000.000,00
(D)
Modal
(+) Rp. 12.000.000,00
(K)
Juni 03. dibeli barang dagang Rp. 4. 000.000,00 dan akan bayar kemudian.
Analisa
: Pembelian
(+) Rp. 4.000.000,00 (D)
Utang
(+) Rp. 4.000.000,00 (K)
Juni 10. dijual barang dagang Rp. 1.500.000,00 diterima tunai Rp. 500.000,00, sisi secara
keredit
Analisa
: Kas
(+) Rp. 500.000,00
(D)
Peralatan
(+) Rp. 1.000.000,00
(D)
Modal
(+) Rp. 1.500.000,00
(K)
Uni 12. ibayar sewa Rp. 500.000.00, dan biaya gaji Rp. 200.000,00
Analisa
: Beban Sewa
(+) Rp. 500.000,00
(D)
Beban gaji
(+) Rp. 200.000,00
(D)
Kas
(+) Rp. 700.000,00
(K)
Juni 15. diterima perkas dari pendapan bnga Rp. 50.000,00
Analisa
: Kas
(+) Rp. 50.000,00
(D)
Pendapatan Bunga (+) Rp. 50.000,00
(K)
Juni 17. dibayar utang kepada dibut sebesar Rp. 1000.000,00
Analisa
: Utang Dagang
(-) Rp. 1000.000,00 (D)
Kas
(-) Rp. 1000.000,00 (K)
Juni 20. dibayar utang kepada dibutur sebesar Rp. 150.000,00
Analisa
: Utang Dagang
(+) Rp. 150.000,00
(D)
Kas
(-) Rp. 150.000,00
(K)
Juni 22. dikembalikan sebagai yang dibeli secara kredit sebesar Rp. 50.000,00
Analisa
: Utang Dagang
(+) Rp. 50.000,00
(D)
Retur Pembelian
Rp. 50.000,00
(K)
Juni 25. diterima kembali sebagai barang yang pernh dijual sevara kredit sebesar. Rp. 60.000,00.
Analisa
:Retur Penjualan
Rp. 60.000,00
(D)
Piutang Dagang
Rp. 60.000,00
(K)
Juni 30. diterima sebuah promes dari debtur sebesar Rp. 50.000,00
Analisa
:Wesel Tagih
(+) Rp.50.000,00
(D)
Utang Dagang
(-) Rp. 50.000,00
(K)
Dari transaksi diatas bila dicatat edalamjurnalumum sebagai berikut:
TGL

PERKIRAAN & KETERANGAN

REF

DEBET

KREDIT

01

03

Kas
Peralatan
Modal Tn Jaya
(Investasi awal dari pemilik)
Pembelian
Utang Dagang

10

12

15

Kas
Piutang Dagang
Penjualan

Beban sewa
Beban gaji
Kas

17

20
22

Kas
Pendapatan

Utang Dagang
Kas

25
30

Kas
Piutang Dagang

Utang Dagang
Retur Pembelian

111
121
311

Rp. 10.000.000,00
Rp. 2000.000,00
-

Rp. 12.000.000,00

411
211

Rp. 4.000.000,00
-

Rp. 4.000.000,00

111
112
411

Rp. 500.000,00
Rp. 1.000.000,00
-

Rp. 150.000,00

611
612
111
111
112

Rp. 500.000,00
Rp. 2.000.000,00
Rp. 50.000,00
-

Rp. 700.000,00
Rp. 50.000,00

211
111

Rp. 1.000.000,00
-

Rp. 1.000.000,00

111
112
211
412

Rp. 150.000,00
Rp. 50.000,00
-

Rp. 150.000,00
Rp. 50.000,00

512
112
113
112

Rp. 60.000,00
Rp. 50.000,00
-

Rp. 60.000,00
Rp. 50.000,00

Rp. 19.560.000,00

Rp. 19.560.000,00

Retur Pembelian
Piutang Dagang
Wesel Tagih
Piutang Dagang

Jurnal
Buku Besar
Buku besar adalah buku berisikan kumpulan perkiraan-peran.
Setelah jurnal umum selesai selnjutnyamembuat bku besar, roses pmindahan dari jurnal umum kebuku besar disebut
Posting to Ledger. Bisa saja pembuatan buku besar tidak melalui jurnal umum api lansung dar transaksi kebuku besar,
namun sebaiknya perusahan membuat buku besar trlebh dahulu, sehingga buktitransaksi ada yang hilang masih
mempunyai catatan sebagai backup.
4.2.1. Bentuk Perkiraan/ Buku Besar.
Bentuk-bentuk perkiraan dibuku besar ada 4 macam, yaitu:

1.

Bentuk Sederhana

2.

Nama Perkiraan

No:

Bentuk Skontro
Nama Perkiraan..
TGL

KETERANGAN

No: ..
REF

DEBET

TGL

KETERANGAN

3.Bentuk-Bentuk Khusus Untuk Saldo/ Staffel:


TGL

KETERANGAN

REF

DEBET

KREDIT

D/K

SALDO

4.Bentuk Bersaldo Rangkap :


TGL

KETERANGAN

REF

DEBET
KREDIT

SALDO
DEBET

KREDIT

4.2.2. Cara Pengisian Buku Besar :


Dengan menggunakan data jurna umumkarunia jaya diatas, maka buku besarnya sebagai berikut:
PD KARUNIA
Buku Besar (Bentuk T Sederhana)

Kas

No: 111 K

Piutang Dagang

No: 112 K

16 Rp. 10.000.000 12/6 Rp. 700.000

10/6 Rp. 10.000.000 20/6 Rp. 150.000

REF

KRE

16 Rp.
16 Rp.
16 Rp.

500.000 12/6 Rp. 1000.000


50.000 S= Rp. 9.000.000
150.000

Wesel Tagih No: 111 K


50.000

16 Rp.

Utang Dagang No: 113 K

16 Rp. 10.000.000 3/6 Rp. 4.000.000


16 Rp.
50.000
16 Rp. 2.950.000

20/6 Rp. 60.000


20/6 Rp. 50.000
20/6 Rp. 740.000

Peralatan
01/6 Rp.2.000.000
-

Modal Tn Jaya

No:112 K

No: 121 K
01/6 Rp. 12.000.000

Penjualan
No: 411 K
10/6 Rp. 1.500.000

Pembelian

Retur Penjualan
25/6 Rp. 60.000

No: 412 K

No: 511 K

Retur Pembelian
No: 512 K
22/6 Rp. 50.000

16 Rp. 4.000.000

D
Beban Sewa
10.000.000

No: 611 K

D
Piutang Dagang
12/6 Rp. 200.000

15/6 Rp. 50.000

PD KARUNIA
Buku Besar (Bentuk Skontro)

Beban Sewa

No: 611 K

No: 711 K

16 Rp.

Bentuk buku besar untuk ini hanya diperlihatkan perkiraan "Kas dan Utang Dagang" saja, sedangkan perkiraan lainnya
silahkan anda teruskan sebagai bahan latihan.
KAS
TGL
Juni
01
10
15
20

Keterangan
Investasi Awal
Penjualan
Pend Bunga
Piutang Dagang

Ref
Jul
Jul
Jul
Jul

Debet
Rp. 10. 000.000
Rp.
500.000
Rp.
50.000
Rp.
150.000

Tgl
Juni
12
13
30

Keterangan
Beban sewa & gaji
Pemby Utang
Saldo

Ref
Jul
Jul

Kredit
Rp. 700.000
Rp. 1000.000
Rp. 9.000.000

Utang dagang
TGL
Juni
17
22

Keterangan
Perkas
Retur Pembelian

30

Saldo

Ref
Juli
Juli

Debet

Tgl
Juni
03

Rp 10.000.000
Rp
50.000

Keterangan

Ref

Pembelian

Jul

Kredit
Rp. 4.000.000

Rp 2.950.000

PD KURNIA
Buku Besar (Bentu Staffel)
Untuk Buku besar Bentuk ini hanya diperhatikan perkiraan "KAS" dan "Utang Dagang" saja, sedangkan perkiraan lainnya
silahkan anda teruskan sebagai latihan.
KAS
Tgl
Juni
01
10
12
15
17
20

TGL
Juni
03
17
22

Keterangan

Ref

Investasi Awal
Penjualan
Beban Sewa & gaji
Pend. Bunga
Pemby Utang
Piutang Dagang

Jul
Jul
Jul
Jul
Jul
Jul

Keterangan

Rp 10 .000.000
Rp
500.000
Rp
50.000
Rp
150.000

Ref

Pembelian
Perkads
Retur pembelian

Jul
Jul
Jul

Debet

D/K

D
D
D
D
D
D

Rp 700.000
Rp 10.000.000
-

UTANG DAGANG
Debet
Rp1.000.000
Rp 50.000

Kredit

Kredit

Saldo
Rp 10.000.000
Rp 10.500.000
Rp 9.000.000
Rp 9.800.000
Rp 9.850.000
Rp 9.000.000

D/K

Rp 4.000.000
-

SALDO

D
D
D

Rp 4.000.000
Rp 3.000.000
Rp 2.950.000

PD KARUNIA
Buku Besar (Bentuk Bersaldo Rangkap)
Tgl

Keterangan

REF

DEBET

KREDIT

SALDO
D

Juni
1
10
12
15
17
20

Investasi Awal
Penjualan
Beban Sewa & gaji
Pend. Bunga
Penby Utang
Piutang dagang

Juli
Juli
Juli
Juli
Juli
Juli

Rp 10.000.000
Rp
500.000
Rp
50.000
Rp
150.000

Rp
700.000
Rp 10.000.000
-

Rp 10.000.000
Rp 10.500.000
Rp 9.000.000
Rp 9.800.000
Rp 9.850.000
Rp 9.000.000

K
-