Anda di halaman 1dari 15

PEDOMAN PENGORGANISASIAN

INSTALASI FARMASI

RSU Dr.Ferdinand.Lumbantobing
SIBOLGA

BAB I
PENDAHULUAN
Pelayanan Instalasi Farmasi RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga adalah
pelayanan Rumah Sakit bagi apsien rawat jalan dan rawat inap yang berorientasi
kepada pelayanan pasien, penyediaan obat yang bermutu, termasuk pelayanan
farmasi klinik yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
Instalasi Farmasi RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga adalah wadah yang
mengelola

pelayanan

farmasi

dan

pengelolaan

perbekalan

farmasi

secara

professional, bermutu, serta terjangkau oleh pasien yang meliputi seluruh jenis-jenis
pelayanan farmasi klinik dan penegelolaan perbekalan farmasi yang diperlukan
dalam menunjang pelayanan kesehatan pasien yang paripurna sesuai kemampuan
RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga.
Keteraturan dalam pengorganisasian di Instalasi Farmasi RSU Dr.Ferdinand
Lumbantobing Sibolga merupakan hal yang penting dalam peningkatan mutu
pelayanan farmasi.
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSU Dr.Ferdinand
Lumbantobing Sibolga maka perlu disusun pedoman pengorganisasian farmasi RSU
Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga yang dapat dipakai sebagai acuan dalam
merencanakan peningkatan dan pengembangan pengorganisasian di bidang
farmasi
BAB II
VISI DAN MISI INSTALASI FARMASI
VISI

Menjadikan Instalasi Farmasi yang unggul dan terpercaya dalam pelayanan


kefarmasian yang professional bagi seluruh lapisan masyarakat.
MISI

Meningkatkan pelayanan kefarmasian yang berkualitas dan berorientasi


kepada kepuasan pelanggan.
Meningkatkan sarana dan prasarana serta pengelolaan sumber daya manusia
di Instalasi Farmasi.
Meningkatkan kemampuan, etika dan profesionalisme Apoteker dan seluruh
sumber daya manusia di Instalasi Farmasi melalui program pelatihan dan
pendidikan yang berkesinambungan.
Meningkatkan peran Apoteker sebagai bagian integral dari tim pelayanan
kesehatan, khususnya dalam halo bat dan pengobatan.
Meningkatkan sistem pengawasan penggunaan obat, termasuk pencegahan
penggunaan obat yang keliru

serta penyalahgunaan obat berdasarkan

aturan-aturan yang berlaku.


2

Meningkatkan

peran

Instalasi

Farmasi

sebagai

tempat

pelatihan

dan

pendidikan di bidang farmasi.

BAB III
FALSAFAH DAN TUJUAN
FALSAFAH :
Penyediaan perbekalan farmasi yang bermutu, terjangkau, efektif sesuai dengan
kebutuhan, keinginan, kepuasan pasien serta selalu mengikuti perkembangan
kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi.
TUJUAN

Tercapainya pelayanan kefarmasian yang paripurna, bermutu dan terjangkau


oleh seluruh lapisan masyarakat
Terwujudnya kerasionalan pengobatan yang berorientasi kepada pasien demi
tercapainya peningkatan kualitas hidup manusia.
Tercapainya peningkatan kemampua, etika dan profesinalisme Apoteker dan
seluruh sumber daya manusia di Instalasi Farmasi melaui program pelatihan
dan pendidikan berkelanjutan.
Terwujudnya peningkatan peran Apoteker sebagai bagian integral dari tim
pelayanan

kesehatan

rumah

sakit,

khususnya

mengenai

obat

dan

pengobatan.
Terwujudnya system pengawasan penggunaan obat, termasuk pencegahan
penyalahgunaan obat berdasarkan aturan-aturan yang berlaku.

BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI INSTALASI FARMASI

RSU Dr.ferdinand Lumbantobing Sibolga

DIREKTUR

WADIR PELAYANAN

KA.INSTALASI FARMASI
Manajemen mutu

PJ.URUSAN
PERBEKALAN

Ins.Radiolog
i

ADMINISTRASI

PJ.URUSAN
FARMASI KLINIS

Ins.Laboratoriu
m

PJ.URUSAN
PENDISTRIBUSIAN

Apotek

Apotek

Rawat
Jalan

Rawat
Inap

BAB V
URAIAN TUGAS

NAMA

: ENDANG NAYYIRAH,SSi.,Apt

JABATAN

: Kepala Instalasi Farmasi

URAIAN TUGAS

1. Sebagai koordinator, pengawas, Perencanaan dan pengembangan semua


kegiatan Instalasi Farmasi.
2. Menetapkan kebijakan seluruh kegiatan Instalasi Farmasi dalam hubungannya
didalam lingkungan IFRS (Internal).
3. Terlibat

langsung

dalam

mempromosikan

segala

keputusan

yang

berhubungan dengan Pelayanan Farmasi dan penggunaan obat.


4. Terlibat dalam perencanaan manajemen.
5. Menyusun usulan rencana kebutuhan obat dan perbekalan farmasi lainnya.
6. Terlibat langsung dalam

pembinaan / pengarahan kegiatan staf dan

Pelayanan Farmasi (termasuk kegiatan pendidikan dan penelitian).


7. Melakukan pendataan terhadap data dan pekerjaan staf Farmasi.
8. Membuat plan kerja untuk mengembangkan farmasi di rumah sakit untuk
menjamin kualitas yang baik.
NAMA

: SUYATMI S.Farm.,Apt

JABATAN

: PJ. Urusan Pendistribusian Perbekalan Farmasi


Apoteker Penanggung Jawab Apotek

URAIAN TUGAS

1. Sebagai Koordinator,Pengawas dan Pengembangan Semua Kegiatan Apotik


Rawat Jalan dan Rawat Inap.
2. Bertanggungjawab atas Pelatihan Bagi Karyawan Baru Di Apotek Rawat Jalan
dan Rawat Inap.
3. Saling berkoordinasi

dengan

Kepala

Instalasi

farmasi

dalam

hal

Pengembangan semua kegiatan Farmasi


4. Membuat Jadwal Apotek Rawat Jalan dan Rawat

NAMA

: RIZA ZUL SYAHRI P. S.Farm.,Apt

JABATAN

: PJ. Urusan Farmasi Klinis

URAIAN TUGAS

1. Melaksanakan pelayanan farmasi klinik


2. Memberikan informasi obat, penyuluhan obat dan melakukan pengamatan
tentang pemakaian obat
5

3. Memberikan alternatif atau perubahan-perubahan yang direkomendasikan dalam


terapi apabila situasi mengharuskan
4. Mengkoordinir pencatatan, pelaporan dan evaluasi yang menjadi tanggung
jawabnya.
5. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada
pasien.
6. Membuat laporan narkotika dan psikotropika setiap bulannya.

NAMA

: FITRI MULYANI. S.Farm.,Apt

JABATAN

: PJ. Urusan Perbekalan Farmasi

URAIAN TUGAS

1. Bertanggung jawab atas persediaan obat dan perbekalan farmasi lainnya baik
dalam segi kuantitas maupun dalam hal kualitas serta memeliharanya selama
dalam penyimpanan.
2. Mengawasi dan mengontrol kebenaran serta keabsahan permintaan barang.
3. Mengendalikan dan bertanggung jawab atas penyaluran perbekalan farmasi
dengan memperhatikan sistem FIFO dan waktu kadaluarsa.
4. Bertanggung jawab atas tertib administrasi barang yang dikelola.
5. Membuat pelaporan berkala sesuai dengan ketentuan yang berlaku

NAMA

: Novia R.Sinambela,AMD

JABATAN

: Manajemen Mutu

URAIAN TUGAS

1. Mensupervisi seluruh kegiatan/aktivitas terhadap proses pelayanan farmasi


2. Mengumpulkan semua informasi yang penting yang berhubungan dengan
pelayanan farmasi
3. Mendokumentasikan semua masalah
4. Melaporkan seluruh kegiatan pelayanan farmasi kepada kepala instalasi farmasi
bersama-sama dengan pimpinan rumah sakit.

NAMA
JABATAN

: Juli Simanungkalit,AMF
: Staff Apotek Rawat Inap

URAIAN TUGAS

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di apotek rawat
3.
4.
5.
6.

inap.
Menstok Obat kedalam Kartu Stok.
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll)
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung.

NAMA

: Novia R.Sinambela,AMD

JABATAN

: Staff Apotek Rawat Inap

URAIAN TUGAS

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent amprahan (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di
3.
4.
5.
6.

apotek rawat inap.


Melaporkan data kartu stok setiap bulan kepada atasan langsung.
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll).
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung.

NAMA

: Linna Maria Limbong,AMD

JABATAN

: Staff Apotek Rawat Rawat jalan

URAIAN TUGAS

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent amprahan (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di
3.
4.
5.
6.

apotek rawat jalan.


Menstok Obat kedalam Kartu Stok
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll).
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung.

NAMA

: Anita Irvo Bondar

JABATAN

: Staff Apotek Rawat Rawat jalan

URAIAN TUGAS

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent amprahan (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di
3.
4.
5.
6.
7.

apotek rawat jalan.


Menstok Obat kedalam Kartu Stok
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll).
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung
Mengumpulkan resep Narkotika dan Psikotropika setiap harinya

NAMA

: Pesta R.Simamora, AMF

JABATAN

: Staff Apotek Rawat Rawat jalan

URAIAN TUGAS

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent amprahan (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di
3.
4.
5.
6.

apotek rawat jalan.


Menstok Obat kedalam Kartu Stok
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll).
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung.

NAMA

: Desy J.Pangaribuan

JABATAN

: Staff Apotek Rawat Rawat jalan

URAIAN TUGAS

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent amprahan (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di
3.
4.
5.
6.

apotek rawat jalan.


Menstok Obat kedalam Kartu Stok
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll).
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung.

NAMA

: Jessica R.simanjuntak, AMD

JABATAN

: Staff Apotek Rawat Rawat jalan

URAIAN TUGAS

:
8

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent amprahan (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di
3.
4.
5.
6.

apotek rawat jalan.


Menstok Obat kedalam Kartu Stok
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll).
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung.

NAMA

: Amelia Indah R.Hasibuan, AMD

JABATAN

: Staff Apotek Rawat Rawat jalan

URAIAN TUGAS

1. Melakukan Receiving, Skrinning, Labeling, Dispensing dan Konseling kepada


pasien.
2. Melakukan indent amprahan (pemesanan ke gudang farmasi) untuk stok di
3.
4.
5.
6.

apotek rawat jalan.


Menstok Obat kedalam Kartu Stok
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya (Etiket, Copy resep, Obat, dll).
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk.
Menerima arahan dan melaporkan kepada atasan langsung.

NAMA

: Rusman

JABATAN

: Administrasi Instalasi Farmasi

URAIAN TUGAS

1.
2.
3.
4.

Bertanggung jawab atas tertib administrasi barang yang dikelola.


Bertanggungjawab mengurusi cairan infus yg ada digudang farmasi
Menyiapkan stok cairan infus di Apotek rawat inap.
Menyelenggarakan surat menyurat sehubungan
dengan
tugas

dan

tanggungjawab IFRS

NAMA

: Marianche

JABATAN

: Administrasi Apotek Rawat Jalan dan Rawat Inap

URAIAN TUGAS

1.
2.
3.
4.
5.

Mencatat kebutuhan obat perhari


Mengamprah obat kegudang farmasi
Menyiapkan hal-hal yang diperlukan perharinya
Menyusun dan memisahkan resep yang masuk
Menyelenggarakan surat menyurat sehubungan

dengan

tugas

dan

tanggungjawab Apotek

BAB VI
TATA HUBUNGAN KERJA

Instalasi Farmasi RSU Dr.Ferdinand lumbantobing Sibolga merupakan Instalasi


dibawah

Wadir

Pelayanan.

Instalasi

Farmasi

dipimpin

oleh

Apoteker

yang

membawahi Apoteker sebagai pengelola perbekalan farmasi, Apoteker sebagai


kendali mutu pelayanan farmasi dan Apoteker klinik sebagai pemberi layanan
farmasi klinik, tenaga tekhnik kefarmasian yang membantu apoteker dalam
melakukan penegelolaan perbekalan farmasi dan pelayanan klinik serta tenaga
administrasi dengan Tata hubungan kerja sebagai berikut :
A. Tata hubungan kerja internal
:
Kepala Instalasi Farmasi bertanggungjawab kepada Direktur.
Kepala Instalasi Farmasi melakukan koordinasi dengan Kepala Seksi

Penunjang Medik.
Kepala Instalasi Farmasi mengawasi dan mengendalikan mekanisme
kerja

Apoteker

dan

TTK

sebagai

pelaksana

teknis

pelayanan

kefarmasian.
Kepala Instalasi Farmasi melakukan koordinasi dengan unit kerja lain di

lingkungan rumah sakit.


Penanggung jawab perbekalan farmasi, distribusi dan farmasi klinik

bertanggungjawab kepada Kepala Instalasi.


Penanggungjawab perbekalan farmasi, distribusi dan farmasi klinik

mengawasi dan mengendalikan mekanisme kerja setiap bagian.


B. Tata hubungan kerja eksternal dan sektor terkait.
Kepala Instalasi Farmasi melakukan koordinasi dengan beberapa sector
terkait di lingkungan RS dalam melaksanakan pelayanan farmasi.
BAB VI
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL

A. Pola ketenagaan
Instalasi Farmasi RSU Dr.Ferdinand Lumabntobing Sibolga memberlakukan
pola ketenagaan sebagai berikut :
No.
1.
2.
3.

Jabatan
Kepala Instalasi
PJ Urusan Perbekalan Farmasi
PJ
Urusan
Pendistribusian

Perbekalan Farmasi
4.
PJ Urusan Farmasi Klinis
5.
Pelaksana Teknis Kefarmasian
6.
Tenaga Administrasi
B. Kualifikasi Personil
No.
1.

Jabatan
Kepala Instalasi

Pengaturan Jadwal
Dinas Pagi
Dinas Pagi
Dinas Pagi
Dinas Pagi
Dinas Pagi, Siang dan Malam
Dinas Pagi

Kualifikasi Personil
S1, Apoteker, telah
STRA,

SIPA

memiliki

dan

telah

pengalaman praktek di Instalasi


Farmasi Rumah Sakit.
10

2.

PJ Urusan Perbekalan Farmasi

S1,

Apoteker,

STRA,

SIPA

telah

memiliki

dan

telah

pengalaman praktek di Instalasi


3.

PJ

Urusan

Pendistribusian

Perbekalan Farmasi

Farmasi Rumah Sakit


S1, Apoteker, telah
STRA,

SIPA

memiliki

dan

telah

pengalaman praktek di Instalasi


4.

Farmasi Rumah Sakit


S1, Apoteker, telah

PJ Urusan Farmasi Klinis

STRA,

SIPA

memiliki

dan

telah

pengalaman praktek di Instalasi


5.

Farmasi Rumah Sakit


D3 Farmasi, SMF/SMK Farmasi

Pelaksana Teknis Kefarmasian

telah memiliki STRTTK dan SIK


serta berpengalaman bekerja di
6.

IFRS.
Minimal lulusan SMA atau setara.

Tenaga Administrasi

Saat ini personil di Instalasi Farmasi RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga


adalah Sebagai berikut :
No.
1.

Jabatan
Apoteker

Jumlah
4

Keterangan
Ka.Instalasi Farmasi pengalaman 6

orang

tahun
PJ Urusan

Perbekalan

Farmasi

pengalaman 7 tahun.
PJ
Urusan
Pendistribusian
Perbekalan Farmasi pengalaman 3
tahun
PJ
Urusan

Farmasi

Klinis

pengalaman 6 tahun.
2.
3.

D3 Farmasi
SMK Farmasi

6 orang
2
orang

4.

Administrasi

2
orang

1 orang S1 matematika
1 orang lulusan SMA

BAB V
KEGIATAN ORIENTASI
11

Kegiatan

orientasi

yang

dilakukan

di

Instalasi

Farmasi

RSU

Dr.Ferdinand

Lumbantobing Sibolga meliputi beberapa hal sebagai berikut :


1. Organisasi
Merupakan pengenalan organisasi yang meliputi organisasi RSU Dr.Ferdinand
Lumbantobing Sibolga dan Instalasi Farmasi.
2. Visi, Misi Instalasi Farmasi
Merupakan pengenalan Visi dan Misi Instalasi Farmasi sebagai bekal untuk
dapat melakukan pelayanan yang efektif, efisien dan berkualitas.
3. SDM
Memperkenalkan kualifikasi SDM yang bekerja pada Instalasi Farmasi RSU
Dr.Ferdinand Lumantobing Sibolga yang meliputi latar belakang pendidikan
dan status kepegawaian SDM.
4. Pelayanan
Memperkenalkan alur pelayanan

Instalasi

Farmasi

sebagai

penunjang

pelayanan medis RSU Dr.Ferdinand Lumabntobing Sibolga.


5. Sarana dan Prasarana
Memperkenalkan sarana dan prasarana yang digunakan dalam melakukan
pelayanan kefarmasian.
6. Fisik
Memperkenalkan sarana fisik yang ada di RSU Dr.Ferdinand Lumantobing
Sibolga

dan

menjelaskan

mengenainstandar

fasilitas

farmasi

RSU

Dr.Ferdinand Lumantobing Sibolga sesuai dengan peraturan yang berlaku.

BAB VI
PERTEMUAN/RAPAT
Instalasi

Farmasi

RSU

Dr.Ferdinand

Lumbantobing

Sibolga

mengadakan

pertemuan/rapat minimal setiap satu kali dalam satu bulan. Rapat harus dihadiri
oleh semua SDM Farmasi terkecuali yang melakukan pelayanan atau berhalangan
dengan alas an yang jelas.
Beberapa hal yang harusdipersiapkan sebelum pertemuan/rapat adalah sebagai
berikut :
1. Daftar Hadir
2. Agenda Rapat
3. Notulen Rapat

Format Notulen Rapat :


Hari, tanggal
Tempat
Notulen Rapat
Pemimpin Rapat
Jumlah Peserta Rapat

:
:
:
:
:
12

Tanda
pemimpin

tangan
rapat

dan

peserta rapat
Hasil Rapat

BAB V
PELAPORAN
Instalasi Farmasi RSU Dr.Ferdinand Lumbantobing Sibolga melaksanakan pelaporan
pelayanan farmasi yang meliputi :
A. Laporan Harian
Berisi laporan harian mengenai kegiatan Pelayanan Farmasi
1. Laporan jumlah resep
B. Laporan Bulanan
1. Laporan Narkotika dan Psikotropika
2. Laporan kegiatan Instalasi Farmasi
a. Laporan penulisan dan pelayanan resep berdasarkan item obat (R/)
b. Laporan hasil stok opname
C. Laporan Triwulan
a. Laporan hasil stok opname
b. Laporan peresepan sesuai formularium
D. Laporan per enam bulan
Laporan semester 1 (per enam bulan) obat dan Bahan Habis Pakai(sisa
persediaan) kepada penyimpan barang.
E. Laporan Tahunan
1. Laporan stok opname
2. Laporan semester 2 obat dan Bahan Habis Pakai (sisa persediaan) kepada
penyimpan barang

BAB V
BEBAN KERJA
Analisa kebutuhan tenaga di Instalasi Farmasi berdasarkan perhitungan beban kerja
Standard Pelayanan resep jadi
Standard Pelayanan resep racikan

30 menit
60 menit

Rata-rata waktu Pelayanan resep jadi


15 menit
Rata-rata waktu Pelayanan resep racikan
25 menit
Yang dimaksud waktu pelayanan adalah mulai proses input s/d penyerahan
obat
13

KOMPOSISI KUNJUNGAN
Resep obat jadi
Resep
obat

Shift I
90%
84%

Shift II
7%
12%

Shift III
3%
4%

Total
100%
100%

Racik
Jumlah rata-rata resep jadi/hari :

333

R/

Jumlah rata-rata resep racikan/hari

24

Lama kerja perorang (pershift)

390

menit

Rumus dasar

R/

Beban kerja = Waktu transaksi x Volume transaksi


Kebutuhan tenaga =

Beban Kerja

Waktu standard pelayanan

Beban kerja : resep jadi

4995 menit kerja

Resep racikan

600 menit kerja


5595 menit kerja = 93.25 jam
KOMPOSISI KUNJUNGAN

Resep obat jadi


Resep obat Racik
Kebutuhan
Tenaga

Catatan

Shift I
4495,5
504
4999,5

Shift II
349,65
72
421,65

Shift III
149,85
24
173,85

13

Total
4995
600
5595
14 orang

Jumlah tenaga di Apotek saat ini


Shift I
AA berjumlah 4 orang

Shift II
AA berjumlah 2 orang

Shift III
AA berjumlah 1 orang

kekurangan 9 orang lagi

sudah mencukupi

sudah mencukupi

Kemungkinan kebutuhan tenaga Asisten Apoteker akan bertambah karena Rumah


sakit akan melaksanakan resep 23 hari

BAB VI
14

PENUTUP
Diharapkan dengan adanya Tupoksi diatas dapat melaksanakan kegiatan
instalasi farmasi dengan baik, orang-orang yang menempati struktur tersebut masih
terbatas pada kepala instalasi. Evaluasi kinerja tenaga instalasi farmasi mengacu
pada

evaluasi

kinerja

tanggungjawabnya

karyawan

meliputi

rumah

Kualitas

sakit

kerja,

sesuai

kuantitas

uraian
kerja,

tugas

disiplin

dan
kerja,

kecakapan, tanggungjawab, loyalitas, inisiatif, kejujuran, motivasi, kerjasama,


komunikasi dan absensi. Evaluasi kinerja tersebut dilakukan setiap akhir tahun dan
bersifat terbuka dan diharapkan dapat memberikan umpan balik terhadap kinerja
yang bersangkutan.

15