Anda di halaman 1dari 5

Standar Operasional Prosedur (SOP) Ambulasi

Rahmad Fajar (P27226014113)

Definisi Ambulasi
Ambulasi dini adalah tahapan kegiatan yang dilakukan segera pada pasien
pasca operasi dimulai dari bangun dan duduk sampai pasien turun dari tempat
tidur dan mulai berjalan dengan bantuan alat sesuai dengan kondisi pasien
(Asmadi, 2008).
Hal ini harusnya menjadi bagian dalam perencanaan latihan untuk semua
pasien. Ambulasi mendukung kekuatan, daya tahan dan fleksibelitas. Keuntungan
dari latihan berangsur-angsur dapat di tingkatkan seiring dengan pengkajian data
pasien menunjukkan tanda peningkatan toleransi aktivitas. Menurut Kozier 2005
ambulasi adalah aktivitas berjalan.
Tujuan Ambulasi
Sedangkan Menurut Asmadi (2008) manfaat Ambulasi adalah:
1. Sistem Integumen : kerusakan integritas kulit seperti Abrasi, sirkulasi
yang terlambat yang menyebabkan terjadinya Atropi akut dan perubahan
turgor kulit.
2. Sistem Kardiovaskuler : Penurunan Kardiak reserve, peningkatan beban
kerja jantung, hipotensi ortostatic, phlebotrombosis.
3. Sistem Respirasi : Penurunan kapasitas vital, Penurunan ventilasi volunter
maksimal, penurunan ventilasi/perfusi setempat, mekanisme batuk yang
menurun.
4. Sistem Pencernaan : Anoreksi-Konstipasi, Penurunan Metabolisme.
5. Sistem Perkemihan : Menyebabkan perubahan pada Eliminasi Urine,
infeksi saluran kemih, hiperkalsiuria
6. Sistem Muskulo Skeletal : Penurunan masa otot, osteoporosis,
pemendekan serat otot
7. Sistem Neurosensoris : Kerusakan jaringan, menimbulkan gangguan
syaraf pada bagian distal, nyeri yang hebat
8. Manfaat ambulasi adalah untuk memperbaiki sirkulasi, mencegah
flebotrombosis (thrombosis vena profunda/DVT). Mengurangi komplikasi
immobilisasi pasca operasi, mempercepat pemulihan peristaltic usus,
mempercepat pasien pasca operasi.

Penatalaksanaan ambulasi adalah sebagai berikut :

Alat-alat yang digunakan untuk ambulasi :


1.
2.
3.
4.
5.

Kruk
Canes (Tongkat)
Walkers
Tripod
Drag bar
Alat-alat yang digunakan dalam pelaksanaan ambulasi

a. Kruk adalah alat yang terbuat dari logam atau kayu dan digunakan
permanen untuk meningkatkan mobilisasi serta untuk menopang tubuh
dalam keseimbangan pasien.

Kruk ketika digunakan untuk turun tangga :

Kruk ketika digunakan untuk naik tangga :

b. Canes (tongkat) yaitu alat yang terbuat dari kayu atau logam setinggi
pinggang yang digunakan pada pasien dengan lengan yang mampu dan
sehat. Meliputi tongkat berkaki panjang lurus (single stight-legged) dan
tongkat berkaki segi empat (quad cane).

c. Walkers yaitu alat yang terbuat dari logam mempunyai empat penyangga
yang kokoh digunakan pada pasien yang mengalami kelemahan umum,
lengan yang kuat dan mampu menopang tubuh.

d. Tripod adalah alat bantu yang terbuat dari kayu atau logam yang bagian
ujung nya terdapat tiga penyangga berbentuk segitiga sama sisi

e. Drag bar adalah dua penyangga yang tinggi nya sama dengan pelvic untuk
latihan permulaan sebelum menggunakan alat-alat bantu yang lain