Anda di halaman 1dari 6

JUDUL TENTATIF S1 KEPERAWATAN

1.

HUBUNGAN KARAKTERISTIK LANSIA DENGAN KETIDAKTERATURAN


PENGOBATAN

HIPERTENSI

PADA

LANSIA

DI...........................................
2.

HUBUNGAN

PENERAPAN

ASPEK

SPIRITUALITAS

PERAWAT

DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA PASIEN RAWAT


INAP DI ..........
3.

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ASUHAN KEPERAWATAN


DENGAN KINERJA PERAWAT DI ..............................

4.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PASANGAN USIA


SUBUR DALAM PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI EFEKTIF TERPILIH
IUD (INTRA UTERINE DEVICE) DI ....................................

5.

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA


KECEMASAN PADA LANJUT USIA DI .................................

6.

HUBUNGAN

KARAKTERISTIK

LANSIA

DENGAN

KETIDAKTERATURAN PENGOBATAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI


..
7.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIASAAN MEROKOK


PADA REMAJA DI .........................

8.

GAMBARAN

TINGKAT

KEPUASAN

PASIEN

PELAYANAN KEPERAWATAN DI .................................

TERHADAP

9.

HUBUNGAN PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA DENGAN


DEPRESI PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI
CUCI DARAH DI

10.

STUDI

DOKUMEN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN PASCA

BEDAH DENGAN ANESTESI UMUM DI ........................


11.

HUBUNGAN

PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TENTANG

PENGGUNAAN AIR BERSIH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA


DI
12.

EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP KEMAUAN


PENDERITA TB PARU MENGIKUTI PROGRAM PENGOBATAN TB PARU
DI ...

13.

GAMBARAN
MELAKSANAKAN

PENGGUNAAN
DINAS

WAKTU

PERAWAT

SELAMA

PAGI,

SORE

DAN

MALAM.......................................
14.

GAMBARAN PELAKSANAAN TRANSFUSI DARAH PADA ANAK


YANG MENDERITA TALASEMIA MAYOR DI ............................

15.

HUBUNGAN PERAWATAN ISPA OLEH IBU DENGAN KEJADIAN


PNEUMONIA PADA BALITA DI ...............

16.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PETUGAS


PROGRAM P2 TB ................

17.

HUBUNGAN KEPATUHAN DALAM PELAKSANAAN STANDAR


OPERATING

PROSEDUR

(SOP)

PENJAHITAN

LUKA

DENGAN

KEJADIAN INFEKSI DI .......


18.

HUBUNGAN PERILAKU KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE


PADA BALITA DI ......................................

19.

HUBUNGAN FUNGSI PERAWATAN KELUARGA TENTANG DIET


DENGAN STATUS GIZI BALITA DI ..................................

20.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA


DENGAN

KEJADIAN

DEMAM

BERDARAH

DENGUE

(DBD)

DI ..................................
21.

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PERSALINAN


DENGAN

PEMILIHAN

PENOLONG

PERSALINAN

DI ..................................
22.

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG TB PARU DENGAN


KEPATUHAN BEROBAT PASIEN TB PARU DI ..................................

23.

PERANAN PENGAWAS MENELAN OBAT PADA PENDERITA TB


PARU DI .....

24.

HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN


REPRODUKSI

DENGAN

PERILAKU

SEKSUAL

DI ..................................
25.

GAMBARAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PASIEN


SKIZOFRENIA DI

26.

HUBUNGAN KOMUNIKASI ORANG TUA PADA REMAJA DENGAN


PENYALAHGUNAAN ALKOHOL DI ..................................

27.

HUBUNGAN

PENGETAHUAN,

SIKAP

DAN

TINDAKAN

PERAWATAN ISPA PADA KELUARGA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA


BALITA DI ..................
28.

HUBUNGAN PENGETAHUAN WANITA PENJAJA SEKS (WPS)


DENGAN

PENCEGAHAN

..................................

PENYAKIT

GONORHOE

DI

29.

HUBUNGAN

FAKTOR

LINGKUNGAN

DENGAN

PERILAKU

MEROKOK PADA REMAJA DI ..................................


30.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA DENGAN


KUNJUNGAN LANSIA KE POS BINDU DI ..................................

31.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TENTANG


PERAWATAN

PENYAKIT

SKABIES

PADA

ANAK

DI ..................................
32.

IMPLEMENTASI

KETERAMPILAN

INTERPERSONAL

DAN

INTELEKTUAL PERAWAT PADA IBU YANG MENGALAMI STRESS


KARENA

KEMATIAN

JANIN

DALAM

KANSUNGAN

DI ..................................
33.

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG DEMAM


TYPHOID

DENGAN KEJADIAN

DEMAM

TYPHOID

PADA

ANAK

DI ............................
34.

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KECEMASAN


PASIEN PRE OPERASI ELEKTIF DI ..................................

35.

HUBUNGAN

KARAKTERISTIK

LANSIA

DENGAN

KEMAUAN

BEROBAT SECARA TERATUR PADA LANSIA YANG MENDERITA


HIPERTENSI DI .......
36.

HUBUNGAN PERILAKU PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN


KEPERAWATAN DI ..................................

37.

HUBUNGAN

MUTU

PELAYANAN

KEPERAWATAN

DENGAN

KEPUASAN PASIEN DI ..................................


38.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PASIEN


PRE OPERASI KATARAK DI ..................................

39.

HUBUNGAN PENDIDIKAN PERAWAT DENGAN PERAWATAN LUKA


OPERASI

BENIGNA

PROSTATIC

HYPERTROPHY

DI ..................................
40.

GAMBARAN

TINGKAT

KEAKTIFAN

KADER

POSYANDU

DI .........................
41.

FAKTOR-FAKTOR

YANG

BERPENGARUH

TERHADAP

PENURUNAN AKTIFITAS FISIK PADA PASIEN DIABETES MILITUS


DI ...........................
42.

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT


DALAM

KOMUNIKASI

TERAPEUTIK

DENGAN

TINGKAT

KESEMBUHAN KLIEN DI .....


43.

HUBUNGAN

ANTARA

TINGKAT

PENGETAHUAN

PERAWAT

PELAKSANA TENTANG DEKUBITUS DENGAN KEJADIAN DEKUBITUS


DI ......................
44.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG


GIZI DENGAN PENGOLAHAN GIZI DALAM MAKANAN UNTUK
BALITA DI ........

45.

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN SIKAP


PERAWAT DENGAN KEPATUHAN

PEMAKAIAN SARUNG TANGAN

PADA TINDAKAN KATETERISASI VENA PERIFER DI ................


46.

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN


KEJADIAN PENYAKIT TALASEMIA DI .....................

47.

HUBUNGAN
KEPATUHAN

ANTARA
BEROBAT

DI ....................................

TINGKAT
PADA

PENDIDIKAN
PENDERITA

DENGAN
HIPERTENSI

48.

PENGARUH

ANTARA

MOTIVASI

KELUARGA

TERHADAP

KEPATUHAN CUCI DARAH PADA PASIEN CKD (CHRONIC KIDNEY


DISEASE) DI .....................
49.

FAKTOR-FAKTOR

YANG

MEMPENGARUHI

KEIKUTSERTAAN

LANSIA DALAM PROGRAM PEMBINAAN KESEHATAN LANSIA DI


..................................
50.

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


KINERJA TENAGA KESEHATAN TERHADAP STATUS GIZI
BALITA DI .............

PADA