Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

A. Pokok Bahasan
Sub pokokbahasan

Waktu
Tempat
Sasaran

: Pneumonia pada anak


: - Pengertian pneumonia
- Tanda dan gejala pneumonia pada anak
- Penatalaksanaan diet untuk pneumonia pada anak
- Contoh menu untuk pneumonia pada anak
: Kamis, 7 April 2016
: Ruang Pengunjung Poli Anak
: Semua pengunjung dan pasien yang sedang berada di ruang
tunggu Poli Anak RSUD Sleman

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Memberikan pengetahuan dan pemahaman audien mengenai penatalaksanaan
diet untuk pnemonia pada anak.
2. Tujuan Khusus
a. Memberikan pengetahuan audien mengenai pengertian penyakit pnemonia pada
anak.
b. Memberikan pengetahuan audien mengenai tanda dan gejala pneumonia pada anak.
c. Memberikan pengetahuan audien mengenai penatalaksanaan diet tinggi kalori
tinggi protein.
d. Memberikan pengetahuan audien mengenai contoh menu diet pneumoni pada anak
C. Metode
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan ini adalah metode ceramah
dan tanya jawab.
D. Media
Media yang digunakan dalam penyuluhan ini berupa leaflet.
E. Materi
Terlampir
F. Pemateri
Pemateri pada penyuluhan diet TKTP untuk pneumonia ini adalah mahasiswi Gizi
Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan
(PKL) di Instalasi Gizi RSUD Sleman.
G. Proses Penyuluhan
No KegiatanPemberianMateri
1.

2.

Persiapan
Mempersiapkan media dan alat yang
digunakan
Pembukaan
a. Menyampaikan salam
b. Perkenalan
c. Menjelaskan tujuan dan topic

Kegiatansasaran
-

Waktu

Metode

Media

2 menit

Ceram
ahdan
Tanya
jawab

leaflet

a. Menjawab
5 menit
salam
b. Mendengarkan
c. Mendengarkan

3.

4.

pembahasan
d. Kontrak waktu
Isi :
Menjelaskan materi mengenai :
a. Pengertian penyakit pneumonia
b. Tanda dan gejala pneumonia pada
anak
c. Penatalaksanaan diet pneumoni anak
d. Contoh menu diet
Evaluasi
a. Memberikan pertanyaan sebagai
evaluasi kegiatan
b. Menyimpulkan hasil kegiatan
c. Menanyakan yang belum jelas
d. Memberi salam penutup

dan menjawab
a. Mendengarkan 13
b. Mengajukan
menit
pertanyaan

a. Menjawab
5 menit
b. Mendengarkan
c. Menjawab
salam

LAMPIRAN

MATERI
PNEUMONIA PADA ANAK
1.

2.

Pengertian
Pnemonia adalah proses infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli).
Terjadinya pnemonia pada anak sering kali bersamaan dengan proses infeksi akut pada
bronkus (biasa disebut bronchopneumonia).
Penyebab dan gejala

Penyebab pneumonia cukup beragam, mulai dari bakteri, jamur, serta sejumlah
virus. Bahkan virus flu juga dapat memicu pneumonia pada anak. Biasanya pneumonia
terjadi setelah saluran pernapasan bagian atas yang mencakup hidung dan tenggorokan
terinfeksi, berupa pilek dan nyeri tenggorokan. Setelah dua hingga tiga hari, infeksi dapat
menjalar ke paru-paru. Sistem imun yang lemah atau belum terbentuk sempurna tidak
mampu membasmi infeksi awal yang ringan sehingga menyebar ke paru-paru dan
menyebabkan pneumonia. Dengan pneumonia, jalan udara ke paru-paru bisa terhambat,
sehingga bernapas menjadi sulit dan asupan oksigen berkurang.
Pneumonia pada anak bisa juga disertai dengan beberapa gejala seperti berikut ini.

Batuk.
Hidung tersumbat.
Muntah.
Demam.
Napas diiringi suara mendenging.
Kesulitan untuk bernapas hingga
terlihat dada dan perut yang
menggembung.
Terasa nyeri di bagian dada.
Menggigil.

Terasa sakit pada bagian perut akibat

batuk terus menerus.


Tidak nafsu makan, sehingga bisa

memicu dehidrasi.
Pada kasus yang parah, bibir dan

kuku jari bisa berubah warna menjadi


kebiruan atau abu-abu.
Menangis lebih sering dari biasanya.
Sulit beristirahat.
Pucat dan lesu.

3.

Pemberian diet pada anak pneumonia


a. Tujuan diet makanan
1) Memberikan makanan untuk memenuhi kebutuhan energy dan protein yang
meningkat
2) Mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan tubuh
3) Mempertahankan dan mencapai berat badan normal

b. Hal yang harus diperhatikan terkait makanan yang diberikan


1) Energi dan protein tinggi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu
2) Lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral cukup sesuai kebutuhan
3) Makanan mudah cerna
4) Diberikan secara bertahap
5) Makanan yang dapat mengurangi nafsu makan tidak diberikan dekat waktu
makan utama
6) Hindari makanan yang terlalu manis, gurih dan berlemak seperti permen, dodol,
wajik, geplak, cake, dll
7) Hindari makanan yang dimasak dengan banyak minyak atau santan kental,
bumbu yang tajam seperti cabe dan merica.

c. Makanan yang baik diberikan


1) Sumber karbohidrat
2) Sumber protein hewani
3) Sumber protein nabati
4) Sumber vitamin dan mineral

: nasi, jagung, mie, roti, ubi, dll


: daging, hati, ikan, telur, susu skim
: tahu, tempe, kacang-kacangan
: sayur dan buah-buahan

d. Contoh Menu Diet

Makan Pagi (06.30)


Nasi tim / bubur
Telur Semur
Tumis tahu
Sup sayuran
Susu
Makan Siang (12.00)
Nasi tim / bubur
Ikan bb acar
Ayam goreng
Tempe bacem
Sayur bening bayam wortel
Pisang
Makan Malam (18.00)
Nasi tim / bubur
Daging ungkep
Pepes tahu
Tumis buncis, jipang

Selingan Pagi (10.00)


Bubur kacang hijau

Selingan Siang (15.00)


Puding Susu Maizena

Selingan Malam (20.00)


Biskuit
Susu

Pepaya

4.

Pencegahan agar anak terhindar dari penyakit pneumonia

Sebagai tahap pencegahan bisa memberikan imunisasi khusus


penyakit pneumonia pada si kecil. Pastikan lingkungan tumbuh kembang mereka
selalu bersih, biasakan mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain di luar, atau
setelah bermain dengan hewan peliharaan.

Hindari terkena asap rokok. Jika ada anggota keluarga yang


merokok, persilahkan mereka untuk merokok diluar. Jangan sepelekan gejala-gejala
seperti pilek dan batuk berkepanjangan, segera temui ahli medis untuk berkonsultasi
jika diperlukan.

Pneumonia tidak menular melalui kontak fisik, tetapi virus dan


bakteri yang berada pada bagian atas saluran pernafasan dapat dengan mudah
disebarkan melalui udara. Oleh karena itu, lebih baik menghindarkan anak-anak dari
orang-orang yang mengalami infeksi saluran pernafasan untuk mencegah
penularan pneumonia pada
anak.
Pisahkan
perlengkapan
makan
penderita pneumonia dengan perlengkapan anggota keluarga yang sehat, untuk
menghindari potensi penyebaran pneumonia.

Memberikan asupan makanan yang sehat juga menjadi upaya


untuk menghindarkan pneumonia pada anak. Makanan yang sehat dan menyehatkan
akan meningkatkan ketahanan tubuh dari serangan patogen. ASI eksklusif dan suplai
zat besi yang cukup pada anak dapat meminimalisir resiko anak meninggal
karena pneumonia.

DAFTAR PUSTAKA

Almatsier, Sunita. 2010. Penuntun Diet. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Anonim. 2015. Kenali dan Cegah Pneumonia pada Anak. Tersedia [Online]
http://www.alodokter.com/Kenali-dan-Cegah-Pneumonia-Pada-Anak (30 Maret 2016)

Kurnia, Erika. 2015. Daftar Makanan untuk Penderita Pneumonia. Tersedia [online]
http://lifestyle.okezone.com/read/2015/08/05/481/1190989/daftar-makanan-untuk-penderitapneumonia (30 Maret 2016)