Anda di halaman 1dari 14

UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK SINOPSIS

JENTERA BIANGLALA
Menelaah unsur Instrinsik sinopsis Jentera Bianglala
1. TEMA
Dalam novel Jentera Bianglala pengarang Ahmad Tohari mengangkat cerita yang
bertemakan tentang politik, sosial dan ekonomi. Cerita ini dibuat saat terjadinya
Gerakan 30 September Tahun 1965, dimana pengarang menjadi saksi hidup dan
tersadar atas kejahatan yang dilakukan oleh PKI pada saat itu. Oleh karena itu, Ahmad
Tohari sering kali memuat tentang nasib manusia (rakyat) yang menderita, dan secara
garis besar cerita dalam novel ini mengiisah tentang penderitaan, keterpinggiran atau
kenelangsaan masyarakat bawah.
2. TOKOH dan PENOKOHAN
Di sinopsis ini dibahas mengenai beberapa tokoh utama yang terdapat dalam cerita,
dan bagaimana saja penokohan yang mereka perankan dalam jalannya cerita tersebut.
Tokoh dan penokohan tersebut meliputi berikut ini:
a. Srintil :
1. Merasa takut
2. Bersifat kekanak-kanakan
3. Merasa rindu
4. Merasakan sedih
5. Menjadi senang / ceria
6. Menjadi gila
b. Rasus :
1. Merasa senang
2. Berani
3. Membayangkan
4. Mengingat masa kecil
5. Tabah/ tenang
6. Berserah diri

c.

Sakarya :
1. Marah dan menuduh
2. Risau
3. Terkejut/ kaget
d. Kartareja :
1. Bingung
2. Senang
3. Licik

e.

Nyai Kartareja :
1. Resah
2. Berusaha menjauhkan
3. Kecewa
3. SUDUT PANDANG
Sudut pandang yang digunakan oleh Pengarang dalam penulisan sinopsis Jentera
Bianglala ini adalah menggunakan sudut pandang orang pertama sebagai pelaku
utama seperti adanya kata aku dan sudut pandang pengganti orang ketiga baik
dalam cerita maupun diluar cerita. Bukti pengarang menggunakan kata ganti orang
ketiga adalah seperti adanya kata dia dan nya dan menyebutkan nama tokoh
secara langsung.
4. LATAR
Latar atau tempat terjadinya cerita yang terdapat dalam sinopsis Jentera Bianglala
ini adalah sebagai berikut:
a. Latar Tempat : Dukuh paruk, ladang/ kebun, dibawah pohon nangka, rumah Nyai
Kartareja, perkuburan, pasar Dawuan, di markas tentara, di hutan, rumah Sakarya,
rumah nenek, rumah Sakum, rumah Tarim, lapangan bola deka kantor Kecamatan,
di Alaswangkal, kantor polisi, di Penjara/tahanan, di sawah, di pantai, di vila,
rumah sakit.
b. Latar Waktu : pagi hari dan malam hari.
5. ALUR
Alur atau jalanya cerita dalam sinopsis Jentera Bianglala menggunakan alur maju
yang disertai dengan flash back atau kembali ( mundur ) kemasa lalu, baik yang
dialami oleh tokoh utama atau pemeran lainya. Dalam cerita ini yakni ditengah-tengah
cerita pengarang menceritakan kembali masa lalu yang sempat dialami oleh pemeran
cerita. Seperti menceritakan kembali terjadinya peristiwa tempe bongrek sebelas
tahun yang lalu atau semasa bayinya Srintil.
6. GAYA CERITA
Gaya cerita atau penceritaan yang digunakan oleh pengarang dalam penulisan
sinopsis Jentera Bianglala ini adalah klimaks yakni permasalahan yang dihadapi
oleh pemeran utama semakin memuncak dan tidak mengalami suatu happy ending
atau penyelesaian yang bahagia pada akhir cerita tersebut. Atau bagaimana kepastian
mengenai nasib yang di alami oleh tokoh utama masih belum dapat diketahui dengan
jelas, dan pembaca hanya bisa menebak-nebak nasib yang dialami oleh para tokoh
tersebut.
7. AMANAT

Amanat atau pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca melalui
sinopsis Jentera Bianglala ini adalah: Agar kita semua mau dan mampu melihat
seseorang itu tidak hanya dari luarnya saja melainkan juga dari hatinya. Dan agar kita
mau berpikir mengenai tragedi-tragedi kemanusiaan yang terjadi disekeliling kita.
Pesan lain mungkin lebih cenderung kepada ketidak senangan atau kebencian
pengarang terhadap pengkhianatanyang dilakukan oleh PKI di akhir September 1965.
sehingga novel ini muncul dan menjadi penyuara kegetiran hati pengarang yang
menggambarkan keadaan di masa itu.
Menelaah unsur Ekstrinsik novel Jentera Bianglala
1. Unsur Politik
Unsur ini merupakan unsur yang paling utama terlintas dari benak pengarang, karena
pengarang merasa sangat prihatin terhadap kesewenang-wenangan kekuasaan yang
telah menindas orang-orang kecil yang kebanyakan dari mereka tidak tahu menahu
mengenai berbagai persoalan tentang politik, khususnya persoalan mengenai
pengkhianatan yang dilakukan oleh PKI yang terjadi di akhir September 1965.
2. Unsur Sosial
Unsur ini kemungkinan besar mengangkat tentang kenyataan hidup yang pernah
terekam dibenak pengarang, yang terjadi saat pengkhianatan PKI. Tumbuhnya
kesadaran setiap orang Indonesia terhadap nilai-nilai kemanusiaan masih menjadi
persoalan yang penting dalam perjalanan sejarah bangsanya. Banyak orang yang
menyuarakan tentang demokrasi dan hak asasi manusia , itu merupakan bukti bahwa
masalah kemanusiaan sangat sering terusik/ terjadi. Gambaran nyata terdapat dinovel
ini yang terwakili oleh sosok Srintil, Rasus dll, yang berbicara tentang pentingnya
kesadaran terhadap masalah kemanusiaan.
3. Unsur Ekonomi
Masalah yang ingin diangkat oleh pengarang diantaranya adalah mengenai masalah
ekonomi yang dialami oleh masyarakat, dalam hal ini adalah Dukuh Paruk. Ini
sering terlihat dalam pergantian judul maupun pergantian bab, yang mana
mengggambarkan kemiskinan masyarakat Dukuh Paruk yang terletak ditengahtengah pematang sawah. Penggambaran ini tampak jelas terlihat seperti : digambarkan
luasnya ribuan hektar sawah yang mengelilingi desa telah tujuh bulan kering
kerontang,. Sampai anak-anak kecil rela bersusah payah mencabut singkong yang
terpendam dalam ditanah kapur,,, itulah sedikit gambaran keadaan ekonmi yang
sedang dialami oleh masyarakat Dukuh Paruk, dan keadaan itulah yang sebenarnya
ingin ditunjukan oleh pengarang kepada pembaca.

UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK SINOPSIS


HIKAYAT BAYAN BUDIMAN
Menelaah unsur Instrinsik sinopsis Hikayat Bayan Budiman
1. TEMA
Dalam sinopsis Hikayat Bayan Budiman mengangkat cerita yang bertemakan
tentang ujian dalam percintaan.
2. TOKOH dan PENOKOHAN
1.
Khoja Mubarak: Kaya, taat beragama, pemurah, suka bersedekah.
2.
Istri Khoja Mubarak: Taat beragama.
3.
Khoja Maimun: Tampan, taat beragama, pandai, pandai berdagang, giat
bekerja, percaya pada istri.
4.
Bibi Zainab: Cantik, mudah tergoda, mudah dirayu, patuh pada suami, mudah
5.
6.
7.

marah, suka menepati janji.


Bayan Budiman: Pandai, cerdik.
Tiung Rencana: Pendek akal.
Anak Raja: Mudah terpesona, suka menggoda.

3. ALUR
Alur atau jalanya cerita dalam Hikayat Bayan Budiman menggunakan alur maju.
4. LATAR
a. Latar Tempat: di Negeri Ajam, dan di tingkap mahligai.
b. Latar Waktu: pada malam hari, dan pada siang hari.
c. Latar Suasana Cerita: membahagiakan, dan menegangkan.
d. Latar Sudut Pandang: orang ketiga diluar cerita.
e. Latar Gaya Bahasa: Bahasa Melayu Klasik, Hiperbola.
5. AMANAT

a. Seorang istri hendaknya setia kepada suami.


b. Seorang suami hendaknya menjaga istrinya, dan janganlah membiarkan istrinya
sendirian, sehingga ada peluang untuk berbuat seorang.
c. Hendaknya kita berpikir terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu agar tidak
terjerumus pada hal yang merugikan.
d. Berbohong untuk sebuah kebaikan itu diperbolehkan.
e. Jadilah orang yang cerdik dalam menyikapi problematika hidup.
Menelaah unsur Ekstrinsik Hikayat Bayan Budiman
1. Keadaan masyarakat (sosial
Keadaan masyarakat pada jaman itu mayoritas mengandalkan usaha perdagangan.
Pelayaran menjadi sebuah tradisi bagi orang Melayu. Penerapan prinsip agama pada
kehidupan sehari-hari sudah banyak dilakukan.Namun masih tetap ada kecurangan
dan perbuatan yang melanggar norma kehidupan.
2. Agama
Penerapan agama dalam kehidupan masyarakat terasa sangat kuat. Tokoh dalam cerita
merupakan penganut agama Islam yang kuat. Norma yang berlaku dalam kehidupan
sehari-hari bersumber dari Agama Islam.
3. Sejarah penciptaan
Pengarang ingin menggambarkan tentang kehidupan masyarakat yang berpegang
teguh pada norma-norma hidup, terutama norma agama. Pengarang ingin
menggambarkan tentang adat budaya pada masa lalu yang yang didominasi oleh
budaya perdagangan dan pelayaran. Kejelekan pada kehidupan akan selalu ada selama
ada kesempatan untuk dilakukan. Seorang istri hendaknya taat dan setia pada suami,
serta bisa menjaga harta dan kehormatannya saat ditinggal pergi suaminya. Pengarang
juga ingin menggambarkan bahwasannya kehidupan Bangsa Melayu pada masa
lampau telah berpegang teguh pada norma agama, tetapi tetap saja ada orang yang
berbuat serong atau melanggar norma yang berlaku di masyarakat.

UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK SINOPSIS


NOVEL TERJEMAHAN LIFE ON THE
REFRIGERATOR DOOR
Judul Asli
Judul Terjemahan
Pengarang
Penerjemah
Penerbit

: Life On The Refrigerator Door


: Kehidupan di Pintu Kulkas
: Alice Kuipers
: Rosi L. Simamora
: PT Gramedia Pustaka Utama

SINOPSIS
BAB 1 (JANUARI saat aku memandangmu)
London, dan aku bernama Claire. Seorang siswa SMA yang berumur 15 tahun. Yang
dilahirkan di keluarga super sibuk dan sedikit berantakan. Mom dan Dad sedang bertengkar
dan pisah rumah. Mom adalah seorang dokter kandungan yang tinggal di rumah sakit. Setiap
hari mom hanya pulang 10 menit untuk meninggalkan pesan memo di pintu kulkasku. Aku
sendiri juga melakukan hal yang sama, aku sering pergi ke rumah Emma untuk mengerjakan
tugas presentasiku. Aku sangat bahagia ketika mendapat nilai A di pelajaran Biologi, namun
aku hanya bisa menulis memo untuk mom.
Dear Mom (yang tak pernah ku jumpai),
Presentasi itu sangat penting. Kalau aku bisa bertemu denganmu aku pasti memberitahumu
tentang hal ini. Aku nggak percaya sampai mom harus bertanya. Aku dapat nilai A mom..
Orang tua Emma mengajakku makan malam, dan kalau salju tetap turun mungkin aku akan
menginap. Kadang aku berpikir, kenapa harus merayakan kebahagiaan dengan orang lain?:
(( aku akan meneleponmu.
Claire
Hari-hari menyibukkan untuk mom. Begitu banyak bayi yang lahir ke dunia, membuat
mom lupa menuliskan memo untukku. Membosankan ketika uang sakuku habis. Tapi
pesanku tak segera dibaca oleh mom. Aku menunggu lama sekali dan ku pikir dia akan
pulang. Hingga suatu pagi kulihat ada memo darinya.
Hai Claire-Bear
Maaf telah membuatmu khawatir, sayang. Aku akan pulang akhir pekan ini jam 8 malam.
Well, Claire, aku merasa diriku ibu yang menelantarkan anaknya. Bagaimana kalau kita
mencoba manyediakan satu malam biasa dan bicara tentang segala sesuatu yang kau
lakukan di luar sekolah. Dulu kita sering melakukannya, ingat?
Kita akan makan malam dan aku yang memesan pizza. Sampai ketemu Sabtu, kita akan
bicara banyak.
*uang saku ada di atas meja kamarmu
Mom..
Dan akhirnyaa...aku bisa menikmati akhir pekan dengannya, walau hanya sebentar.
Saat itu aku tak henti memandang wajah ibuku ini. Wajahnya terlihat kelelahan dan kurus,
tapi aku tahu dia sangat senang.
BAB 2 (MARET aku tahu aku ingin jadi sepertimu)
Hari-hari ku lalui seperti biasa, hanya berbicara melalui kertas kecil yang tertempel di
kulkas. Saat ku baca salah satu pesan dari mom, aku tersentak. Mom dalam keadaan sakit dan

bukan penyakit biasa. Saat ku tanya, ternyata mom menderita penyakit kanker payudara. Oh
God.. akhir-akhir ini aku selalu mengkhawatirkan keadaan mom bahkan aku sering datang ke
rumah sakit dan mengantarnya periksa ke dokter. Kali ini aku tahu..seorang dokter-pun hanya
manusia biasa. Mom mulai melakukan aktivitas pengobatan, setiap pagi dia harus pergi
melakukan terapi radiasi. Aku semakin tidak tahan melihat keadaannya, semakin sedikit
waktunya berada di rumah bersamaku. Sore hariku hanya ku habiskan bersama peter,
bermain, memberinya makan dan membersihkan kandangnya. Aku berpikir mungkin ada
baiknya jika aku memberi tahu Dad tentang ini.
Apa yang ku lakukan tidak membawa hasil yang baik, mom memarahiku dan dia
semakin jarang memberi kabar kepadaku. Aku lelah dengan semua ini, ketika ku bertanyatanya tentang keadaan orang yang ku sayangi tiada satu-pun yang memberitahuku. Mungkin
aku butuh kesenangan bersama teman-temanku, akhir pekan ini kuhabiskan bersama Michael.
Tak kusangka keberuntungan tak berpihak padaku, Michael memutuskan hubunganku
dengannya. Ku menuliskan beberapa pesan untuk mom dan menceritakan perasaanku yang
sedang terguncang saat ini. Namun mom tidak pulang, dia tak meninggalkan pesan satupun.
Sungguh Claire yang malang.. Ketika seorang remaja normal mengalami patah hati, pasti
selalu ada seorang ibu yang memberi pelukan dan menampung air matanya. Tapi yang ku
bisa hanyalah membaca kertas-kertas yang tertempel di pintu kulkasku.
Dan akhirnya..
Dear Claire,
Aku berbicara dengan ayahmu semalam, dan katanya kau sempat mengambil beberapa
barang karena kau akan tinggal bersamanya. Aku tidak percaya kau melakukan ini Claire.
Pergi ke ayahmu padahal kita sedang bertengkar benar-benar mengecewakan dan
kekanakan.Itu membuktikan ucapanku bahwa kau masih terlalu muda untuk menjalin
hubungan serius dengan seseorang. Lupakan Michael, bagaimana perasaanmu sekarang?
Maaf aku jarang memberi kabar kepadamu, sayang. Bagaimana mungkin aku
memberitahumu? Belum lagi aku sempat berpikir bahwa keadaanku sudah lebih baik,
ternyata bertambah buruk. Tahukah kau ini pertama kalinya aku benar-benar mengakui pada
diriku sendiri bahwa aku mengidap kanker payudara? Aku mengidap kanker itu. Dan
penyakitku tidak baik
Aku terlalu lemah untuk mengakui bahwa aku membutuhkanmu. Aku tidak ingin hal ini
mengganggu hidupmu, aku tidak ingin kau mengubah apapun yang sedang kau lakukan
sebagai putri kecilku.
Aku akan pulang sekitar pukul 18.00. Kalau kau membaca pesan ini kau bisa menungguku.
menyayangimu,
Mom
Ada sesuatu yang tidak kau ketahui mom. Kelihatannya kau bingung. Aku menyesali
semua pertengkaran kita. Tolong bicaralah padaku. Aku baru saja menemukan surat mom di
tempat sampah. Kenapa dia membuangnya? Kenapa dia tidak menceritakan padaku apa yang
terjadi? Apakah seburuk itu? aku menyesal begitu sering bertengkar dengannya. Semoga kau
baik-baik saja mom.
BAB 3 (JUNI kuat dan berani)
Mom,
Aku menemukan sebuah buku untukmu, Mom. Buku puisi yang ditulis para penderita kanker
payudara yang berhasil mengalahkan penyakit ini. Mungkin kau ingin menulis puisi. Aku
tahu kedengarannya aneh, tapi kita harus selalu berharap, ya kan? Begitulah kata buku itu.
Kau sangat kuat. Bahkan waktu kecil pun aku tahu kau ibu paling kuat dari semua ibu. Ingat
tidak, kau selalu lari paling cepat di hari olahraga sekolah?

Kau berumur 28 tahun saat mengandung aku. Aku bertanya-tanya seperti apa wajahmu saat
lima belas tahun. Aku bertanya apakah kita akan berteman di sekolah.
Aku sayang padamu mom , dan aku menyesal tentang bulan lalu dan segala pertengkaran
kita. Aku minta maaf telah pergi menginap di rumah dad. Aku akan melupakan segala
sesuatu tentang Michael. Aku nggak tahu apa yang ku pikirkan waktu itu. Sekarang
sepertinya tindakanku itu konyol sekali.
Maafkan aku mom.
Claire
Semakin hari keadaan mom semakin buruk. Aku berharap diagnosis dokter keliru.
Sejak saat itu aku sering berbicara dengan mom untuk sekedar menghiburnya. Padahal aku
tahu dia sangat tersiksa, dia berusaha keras melawan penyakit ini agar bisa terus berada di
sampingku.Oh Tuhan, aku tidak percaya semua ini terjadi. Aku tidak mengerti kenapa
semuanya berubah begitu cepat. Ku pikir semuanya akan baik-baik saja. Tapi aku yakin mom
akan baik-baik saja, aku akan menjaganya. Aku akan mengumpulkan kekuatan untuknya.
Hari ini adalah hari uang tahunku yang ke 16. Mom memberiku gaun yang sangat
indah. Di hari ini seharusnya aku bisa merayakannya dengan mom dan dad. Tertawa bersama.
Namun semua itu telah tergantikan saat ku lihat ibuku yang semakin kurus tersenyum lepas
bersamaku.
BAB 4 (SEPTEMBER cantik dan bebas)
Bulan ini adalah bulan ke-4 mom menjalani kemo,operasi dan terapi sinar radiasi.
Semua proses pengobatan tersebut sangat menyiksa mommy. Bahkan rambutnya mulai
rontok. Aku dan dad membelikannya sebuah topi, mom tetap terlihat cantik karena dia selalu
tersenyum. Tubuhnya sangat lemah, mom hanya sanggup berbaring dan dia harus duduk di
kursi roda.
Hari ini sepertinya mom merasa lebih baik. Kami menghabiskan waktu untuk membuat
foto album dengan peter seperti yang sering kami lakukan dulu. Memasak di dapur bersama
dan makan malam dengan menu kesukaan mom yaitu lasagna. Namun selang beberapa hari
mom masuk rumah sakit dan harus dirawat. Aku sangat khawatir melihat keadaannya yang
semakin rapuh. God, help us..
Hai mom,
Aku masih tertawa melihat foto Peter duduk di atas kepalamu. Kalau saja aku bisa
mengingat hari itu.
Aku tahu ada kemungkinan kondisimu tak kan membaik mom..meskipun rasanya sulit sekali
untuk menuliskan hal itu, aku memahaminya dan aku tahu itu akan jadi hal tersulit di dunia.
Aku tidak ingin kau khawatir memikirkanku. Kau telah memberiku kekuatan untuk
menghadapi masa depan.
Aku akan berharap yang terbaik sementara bersiap menghadapi yang terburuk. Apakah itu
terdengar seperti kompromi yang bagus?
Cinta, Kekuatan,Cahaya dan Pelukan
Claire..
BAB 5 (P.S I love you)
...beberapa bulan kemudian
Aku pergi ke rumah dan duduk di meja dapur. Tak lama lagi rumah ini akan dijual, tapi
sekarang aku nyaris berpura-pura melihat mom berbaring di kamarnya, atau di tempat kerja
dan aku sedang menunggu dia pulang agar bisa bercerita tentang kelahiran seorang bayi dan
memelukku. Bagian terburuk mengenai datang kesini adalah memeriksa pintu kulkas dan
mencari pesan yang ditulis mom untukku. Tapi aku tak menemukan apapun. Pintunya putih
dan kosong, dan aku pun menangis bersandar lama sekali.

Aku merindukan mom. Aku berharap dia masih disini bersama kami. Kini aku tinggal
bersama Dad, tapi aku berharap mom ada disini. Aku tidak mengerti kenapa tuhan begitu
cepat mengambil mom dariku. Bagaimana bisa seperti ini? Bisa-bisanya mom pergi begitu
saja? Meninggalkan aku? Rasanya seolah-olah aku marah. Bukankah itu konyol sekali?
Aku berharap kalau saja kita punya lebih banyak waktu. Tapi aku bersyukur atas waktu
yang telah ku miliki selama ini. Saat aku nanti kembali ke rumah Dad, aku akan melihat
album foto yang telah ku buat bersama mom dan mengenang semua itu.
...........................................................................................................................
Dear Mom tersayang
Besok ulang tahunku. Aku nggak percaya aku hampir 17 tahun. Dan sedang merencanakan
kejutan untukku. Aku tahu tapi aku akan pura-pura terkejut.
Aku masih menyimpan kunci rumah kita, dan menanti saat yang tepat. Hari ini aku duduk di
tepi sungai tempat kita dulu suka jalan-jalan dan tiba-tiba aku pun tahu apa yang harus ku
lakukan pada kunci itu. Aku melemparnya sejauh mungkin. Aku merasa baik-baik saja, Mom.
Untuk pertama kali untuk waktu yang lama aku merasa baik-baik saja. Ketika duduk di dekat
air, sepertinya aku bisa mendengar suaramu di hembusan angin, memberitahuku bahwa kau
baik-baik saja disana
Suatu hari nanti aku akan melipat pesan ini dan menaruhnya di sungai. Tapi untuk sekarang
aku akan menyimpannya di dekatku.
Aku sayang kau
Claire ..

Menelaah unsur Instrinsik sinopsis Life On The Refrigerator Door


1. TEMA
Novel ini menceritakan sebuah kisah yang bertemakan: Kasih
sayang dalam satu keluarga. Tema tersebut tersirat dalam peristiwa
dan tokoh yang ada di dalam novel ini.
2. ALUR
Berdasarkan jalannya peristiwa yang diceritakan di dalam novel ini
dapat diperoleh bahwa alur ceritanya adalah alur maju.
Karena peristiwa diceritakan runtut dari peristiwa awal sampai
peristiwa akhir.
3.

TOKOH dan PENOKOHAN


Tokoh yang diceritakan dalam novel ini adalah sebagai berikut:
1.
Claire
(tokoh utama) : Pantang menyerah, sangat
menyayangi ibunya, mudah sakit hati.
Dapat dilihat dari cuplikan kalimat berikut ini:
a) .... akhir-akhir ini aku selalu mengkhawatirkan keadaan mom
bahkan aku sering datang ke rumah sakit dan mengantarnya
periksa ke dokter...
b) .... ku pikir semuanya akan baik-baik saja. Tapi aku yakin mom
akan baik-baik saja, aku akan menjaganya. Aku akan
mengumpulkan kekuatan untuknya...
c) .... aku sayang padamu mom , dan aku menyesal tentang bulan
lalu dan segala pertengkaran kita....
d) .... ku menuliskan beberapa pesan untuk mom dan menceritakan
perasaanku yang sedang terguncang saat ini...

2.
Mommy (tokoh utama) : keras kepala, tegar, sangat
menyayangi Claire.
Dapat dilihat dari cuplikan kalimat berikut:
a)
...maaf aku jarang memberi kabar kepadamu, sayang.
Bagaimana mungkin aku memberitahumu? Belum lagi aku
sempat berpikir bahwa keadaanku sudah lebih baik, ternyata
bertambah buruk...
b) ...pergi ke ayahmu padahal kita sedang bertengkar benar-benar
mengecewakan dan kekanakan...
c)
...padahal aku tahu dia sangat tersiksa, dia berusaha keras
melawan penyakit ini agar bisa terus berada di sampingku...
3.
Dad
4.
Michael
5.
Emma
Novel ini hanya memiliki dua orang tokoh sebagai tokoh utama.
Sedangkan yang lainnya hanya diceritakan saja (tidak ikut
berperan).

4. LATAR
Latar dibagi menjadi tiga yaitu:
a. Latar Waktu
Latar waktu yang digambarkan di dalam cerita ini adalah sebagai
berikut:
a)

Setiap Hari
Terdapat pada kutipan ...setiap hari mom hanya pulang

10menit
b)

Suatu Pagi
Terdapat pada kutipan ...suatu pagi kulihat ada memo

darinya...
c)

Hari Sabtu
Terdapat pada kutipan ...sampai ketemu Sabtu, kita akan
bicara banyak.

d)

Akhir Pekan
Terdapat pada kutipan ...aku akan pulang akhir pekan ini jam

8 malam...
e)

Malam Hari jam 8 malam


Terdapat pada kutipan ...aku akan pulang akhir pekan ini jam

8 malam.
f)

Sore hari
Terdapat pada kutipan ... sore hariku hanya ku habiskan
bersama

peter,

bermain,

memberinya

makan

dan

membersihkan kandangnya..
g)

Malam Hari pukul 18.00


Terdapat pada kutipan.. aku akan pulang sekitar pukul 18.00.

h)

Bulan ini

Terdapat pada kutipan ...bulan ini adalah bulan ke-4 mom


menjalani kemo,operasi dan terapi sinar radiasi.
b. Latar Tempat
Latar tempat yang digambarkan di dalam cerita ini adalah sebagai
berikut:
a)

London
Terdapat pada kutipan ...London, dan aku bernama Claire..

b)

Rumah Emma
Terdapat pada kutipan ...aku sering pergi ke rumah Emma
untuk mengerjakan tugas presentasiku.

c)

Rumah Sakit
Terdapat pada kutipan ...aku sering datang ke rumah sakit dan
mengantarnya periksa ke dokter..

d)

Rumah
Terdapat pada kutipan ...aku semakin tidak tahan melihat
keadaannya, semakin sedikit waktunya berada di rumah
bersamaku.

e)

Dapur
Terdapat pada kutipan ...memasak di dapur bersama dan
makan malam dengan menu kesukaan mom yaitu lasagna.

f)

Tepi sungai
Terdapat pada kutipan ...hari ini aku duduk di tepi sungai
tempat kita dulu suka jalan-jalan..

g)

Sungai
Terdapat pada kutipan ...aku akan melipat pesan ini dan
menaruhnya di sungai..

c. Latar Suasana
Latar suasana yang digambarkan di dalam cerita ini adalah sebagai
berikut:
a)
Bahagia
Terdapat pad kutipan aku sangat bahagia ketika mendapat
nilai A di pelajaran Biologi
b) Membosankan

c)

d)

e)

f)

Terdapat pada kutipan ...membosankan ketika uang sakuku


habis. Tapi pesanku tak segera dibaca oleh mom...
Kaget
Terdapat pada kutipan saat ku baca salah satu pesan dari
mom, aku tersentak. Mom dalam keadaan sakit dan bukan
penyakit biasa
Khawatir
Terdapat pada kutipan akhir-akhir ini aku selalu
mengkhawatirkan keadaan mom bahkan aku sering datang ke
rumah sakit dan mengantarnya periksa ke dokter
..aku sangat khawatir melihat keadaannya yang semakin
rapuh. God, help us
Galau
Terdapat pada kutipan Michael memutuskan hubunganku
dengannya. Ku menuliskan beberapa pesan untuk mom dan
menceritakan perasaanku yang sedang terguncang saat ini.
Namun mom tidak pulang, dia tak meninggalkan pesan
Sedih
Terdapat pada kutipan tapi aku tak menemukan apapun.
Pintunya putih dan kosong, dan aku pun menangis bersandar
lama sekali..

5. SUDUT PANDANG
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam mengarang cerita
ini adalah orang pertama pelaku utama. Karena terdapat tokoh aku.
6. GAYA BAHASA
a. Hiperbola
Terdapat

dalam

kutipan

perasaanku

yang

sedang

terguncang..

b. Metafora
Terdapat dalam kutipan aku bisa mendengar suaramu di
hembusan angin..
7. AMANAT
Amanat yang dapat kita petik dari novel ini adalah sebagai berikut:
1. Harus tabah dalam menghadapi berbagai cobaan.
2. Jangan putus asa dan tetap semangat.
3. Jangan mudah berprasangka buruk terhadap seseorang.
4. Saling menyayangi antar anggota keluarga.
5. Harus menyadari kesalahan yang telah diperbuat.
6. Meminta maaf kepada orang yang kita sakiti.
7. Sesibuk apapun kita, jangan pernah melupakan orang yang kita
cintai.

8. Saat kita menunggu seseorang/sesuatu, lakukanlah suatu kegiatan


agar menunggu itu tidak membosankan.
9. Jangan pernah membuat keputusan seenaknya, sebelum dipikirkan
secara matang.
10.Bersyukurlah atas semua yang kau miliki saat ini.
Menelaah unsur Ekstrinsik sinopsis Life On The Refrigerator Door
1. Nilai Sosial
Terdapat dalam kutipan aku sering pergi ke rumah Emma untuk
mengerjakan tugas..
Terdapat dalam kutipan merayakan kebahagiaan dengan orang
lain..
Terdapat dalam kutipan akhir pekan ini kuhabiskan bersama
Michael..
Terdapat dalam kutipan kami menghabiskan waktu untuk
membuat foto album dengan peter..
2.
Nilai Moral
Terdapat dalam kutipan aku merasa diriku ibu yang
menelantarkan anaknya. Bagaimana
kalau kita mencoba
manyediakan satu malam biasa dan bicara tentang segala sesuatu
yang kau lakukan di luar sekolah..
Terdapat dalam kutipan ketika seorang remaja normal mengalami
patah hati, pasti selalu ada seorang ibu yang memberi pelukan dan
menampung air matanya..
Terdapat dalam kutipan aku menyesal begitu sering bertengkar
dengannya. Semoga kau baik-baik saja..
3. Nilai Budaya
Terdapat dalam kutipan meninggalkan pesan memo di pintu
kulkasku..
Terdapat dalam kutipan masih terlalu muda untuk menjalin
hubungan serius dengan seseorang..

PERBEDAAN ANTARA NOVEL INDONESIA DENGAN


NOVEL TERJEMAHAN