Anda di halaman 1dari 21

POTENSI HUTAN MANGROVE

DI KABUPATEN KUBU RAYA

Geografi s

KUALA
MANDOR B

SUNGAI AMBAWANG

SUNGAI KAKAP

RASAU JAYA SUNGAI RAYA


TELUK PAKEDAI

TERENTANG

KUBU

BATU AMPAR

Kabupaten Kubu Raya secara geografis


terletak diantara Koordinat 001327LU
sampai dengan 010015LS dan 10902
47BT sampai dengan 1095817BT.
Luas wilayah berdasarkan Peta Rupa
Bumi Indonesia (RBI) Tahun 2008 Skala
1:50.000 mencapai 872.537,01 Ha, terdiri
dari 9 kecamatan, dengan 4 Kecamatan
berada pada wilayah pesisir.
Kecamatan yang memiliki wilayah
terluas adalah Kecamatan Batu Ampar,
dengan luas 247.715,80 Ha atau 28,39%
dari luas keseluruhan wilayah
Kabupaten Kubu Raya, dan Kecamatan
dengan wilayah terkecil adalah
Kecamatan Rasau Jaya yaitu 19.289,17
Ha atau 2,21% dari luas keseluruhan
wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Administra
Sebelah Utara berbatasan dengan Kota Pontianak, Kab.
Mempawah & Kab. Landak
Sebelah Timur berbatasan dengan Kab. Sanggau & Kab.
Ketapang
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kab. Kayong Utara
Sebelah Barat berbatasan dengan Selat Karimata

Demografi

PROFIL
KECAMATAN
KUBU

PROFIL
KECAMATAN
BATU AMPAR

Topografi & Penggunaan


Lahan
Secara keseluruhan wilayah Kabupaten Kubu Raya merupakan
daerah dataran yang relatif datar dengan kemiringan lahan 0-3%
seluas 702.320 Ha (98%), daerah lereng 3-14% seluas 7.205 Ha dan
kelerengan diatas 40% seluas 850 Ha. Luas wilayah lautan seluas
2.197 Km2 terdiri dari 1.437 km2 luas laut dan 760 Km2 luas
perairan umum, dengan garis pantai sepanjang 194 Km dan
memiliki 39 pulau-pulau kecil.
Berdasarkan hasil klasifikasi penutupan lahan di Kabupaten Kubu
Raya dapat diidentifikasi sebanyak 19 kelas penutupan lahan
(Tidak terdapat penutupan lahan yang berupa kelas awan dan
kelas savanna/padang rumput) dengan persentase terbesar adalah
kelas Hutan Rawa Sekunder yaitu seluas 248.813,08 Ha atau
28,51% dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Kawasan Hutan
di Kab. Kubu Raya
Berdasarkan data Dinas Kehutanan, Perkebunan dan
Pertambangan Kabupaten Kubu Raya, luas hutan lebih
kurang 831.679 hektar dengan rincian 388.392,73 hektar
atau 46,70% merupakan Kawasan Hutan Lindung (HL) dan
443.286,83 hektar merupakan Areal Penggunaan Lain (APL).
Dilihat dari kondisinya, terdapat lahan dengan kondisi sangat
kritis seluas 875,11 hektar.
Sumber : RPJMD Kab. Kubu Raya 2014-2019

Persentase Luas Areal


Berhutan Kab. Kubu
Raya

Kawasan Mangrove pada


Draft RTRW Kab. Kubu
Raya
Kawasan strategis dari sudut kepentingan
fungsi dan daya dukung lingkungan hidup
meliputi:
Kawasan Perlindungan Bakau
(mangrove) di Kecamatan Batu
Ampar
Sumber : Draft RTRW Kab. Kubu Raya 2015-2035

Jenis Mangrove yang


Terdapat
di
Kab.
Kubu
Terdapat
7 Jenis tumbuhan
MangroveRaya
di Kabupaten Kubu Raya :

Avicennia Alba (Api-api/Bogen)


Bruguiera Gymnorhiza (Tumu)
Excoecaria Agallocha
Rhizophora Apiculata (Bakau-bakau)
Sonneratia Alba (Perepat)
Xylocarpus Granatum (Nyirih Kapur)
Xylocarpus Moluccensis

Sumber : Laporan Akhir Perencanaan


Studi Potensi Kawasan Hutan Mangrove
Kabupaten Kubu Raya, Tahun 2011

Kondisi Eksisting
Mangrove
PadaKab.
umumnya yangKubu
terdapat di kawasan
pesisir Kabupaten Kubu
di
Raya
Raya didominasi oleh jenis pohon bakau (Rhizophora apiculata)

dengan area penyebaran yang sangat luas:


Di pesisir terbuka yang berhubungan dengan laut, komunitas perintis
umumnya didominasi oleh perepat (Sonneratia alba) dan api-api/bogen
(Avicennia alba);
Menuju kearah daratan lebih jauh ditemukan beberapa jenis Tumu
(Bruguiera gymnorhiza) dan sedikit nyirih (Xylocarpus granatum &
Xylocarpus moluccensis) yang berasosiasi dengan Rhizophora
apiculata;
Untuk di daerah pinggiran/pematang sungai sedikit ditemui nyirih dan
nyirih batu (Xylocarpus moluccensis) dan buta-buta (Excoecaria
agallocha);
Selanjutnya untuk asosiasi yang ada dan mengarah ke sumber air
tawar adalah nipah yang tumbuh subur di pinggir-pinggir sungai kearah
hulu sampai batas pasang surut maksimal.

Kondisi Eksisting
Mangrove
Selain
potensi hutan,Kubu
mangrove merupakan
vegetasi hutan yang
di
Kab.
Raya
menjadi potensi di Kabupaten Kubu Raya. Mangrove berfungsi untuk
mencegah atau mengurangi tingginya erosi oleh gerusan air laut serta
sebagai habitat perkembangbiakan ikan.
Pada tahun 2011 telah dilakukan identifikasi potensi hutan mangrove
Kubu Raya yang tercatat seluas 60,973,73 ha. Berikut sebaran
mangrove di Kabupaten Kubu Raya :

HP

Kondisi Eksisting
Mangrove
di
Kab.
Kubu
Raya
Mangrove
di Kabupaten
Kubu Raya
saat ini sudah banyak

yang dieksploitasi oleh masyarakat untuk kegiatan ekonomi


produktif.
Kegiatan indetifikasi mangrove menghasilan data kerusakan
mangrove oleh aktivitas penduduk lokal maupun kegiatan
usaha tambak/keramba.
Data kerusakan mangrove terklasifikasikan menjadi 3 bagian
yaitu, produktifitas rendah seluas 33.149 Ha yang tersebar di
Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Kubu, Kecamatan Teluk
Pakedai dan Kecamatan Kakap. Mangorve katagori rusak
ringan seluas 561 Ha berada di Kecamatan Batu Ampar, dan
mangorve dalam kondisi rusak berat seluas 3.981 Ha yang
tersebar di Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Kubu dan
Kecamatan Teluk Pakedai.

Perusahaan Pengelola
Mangrove di Kab. Kubu
Raya
1. PT. Kandelia Alam

SK 249/Menhut-II/2008 tanggal 24 Juni 2008,


luas 18.130 Ha di Kec. Kubu

2. PT. Bina Ovivipari Semesta/BIOS


SK 68/Menhut-II/2008 tanggal 27 Maret 2006,
luas 14.290 Ha di Kec. Batu Ampar
Sumber : Renstra Dinas Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten
Kubu Raya Tahun 2015-2019

SENTRA PARIWISATA
KABUPATEN KUBU RAYA
Terdapat beberapa sentra pariwisata yang terletak di Kecamatan Kubu
dan Batu ampar di Kabupaten Kubu Raya dengan Kawasan Hutan
Mangrove yang menjadi daya tarik dan potensi untuk sektor wisata
alam/ecotourism.
NO

NAMA TEMPAT

LOKASI KECAMATAN

Batu Gajah

Batu Ampar

Selat Teluk Air

Batu Ampar

Dermaga Batu Ampar

Batu Ampar

Hutan Mangrove

Batu Ampar, Kubu, dan Teluk Pakedai

Pantai Tasik Malaya

Batu Ampar

Pulau Bidara

Kubu

Air Terjun Bujang Bahar

Kubu

Gunung Wangkang

Kubu

Pulau Gelanggang

Kubu

Sumber : BPS dan Profil Kecamatan

Pemanfaatan Mangrove
oleh Masyarakat di Kab.
Kubu
Raya
Hasil berupa
kayu (arang, kayu bakar, bahan
bangunan)
Madu Mangrove
Kegiatan Perikanan / Tambak Udang, Kepiting

Permasalahan Kerusakan
Mangrove
di Kab. Kubu Raya

Konversi menjadi perkebunan, pemukiman, tambak.


Exploitasi mangrove tanpa adanya penanaman kembali.
Polusi di estuari dan pantai.
Pembelokan aliran sungai, proses sedimentasi dan
tingginya tingkat abrasi yang tersebar di ekosistem
mangrove di Kabupaten Kubu Raya

Terima Kasih