Anda di halaman 1dari 4

TELUSUR LAPANGAN

Semua
unit

SKP

Pasien
PPK
(edukasi)
MPO
(edukasi
obat)
SKP

LAB

MFK

SKP
PPI

Identifikasi
Regulasinya menggunakan berapa cara identifikasi?
Lihat konsistensi penerapan regulasi pada pasien,
resep, kotak obat, spesimen lab, permintaan pem
penunjang, dll
Komunikasi
Tanyakan bagaimana proses pelaporan nilai kritis
( perawat kepada DPJP, analis kepada Dr, dll)
Dokumentasi implementasi: dalam berkas RM
o Instruksi, tanggal, jam, konfirmasi DPJP 1x 24
jam
HAM
Tanyakan daftar LASA dan elektrolit konsentrat ( nama,
jumlah, ED)
Perhatikan troli emergensi: harus selalu terkunci,
tanyakan proses auditnya, bagaimana proses
mengambil obatnya, dimana letak guntingnya
Daftar obat emergensi : harus ada untuk setiap unit
Perhatikan penulisan label untuk setiap obat
Safe surgery
Perhatikan dokumentasi pelaksanaan time out pada
berkas RM
Tanyakan regulasi mengenai marker
Tanyakan pasien apakah dilakukan penandaan
Harus ada pengecualian: misalnya untuk bayi, alergi,
unilateral case,dll
Hand hygiene
Risiko jatuh
Pemakaian gelang risiko jatuh
Re assessment
Dokumentasi : pengkajian risiko jatuh, intervensi
Tanyakan:
Siapa DPJP?
Apakah mengetahui mengenai penyakit?
Kapan rencana pulang? (2 x 24 jam)
Apakah pasien mengerti obat-obatan apa yang
diberikan ?

Bagaimana proses pemberian obat ? apakah pasien


selalu di konfirmasi ketika pemberian obat?
Terangkan mengenai kegunaan gelang identifikasi
Alur pemetaan pembuangan limbah gambar ditempel
Bagaimana pengelolaan B3?
Jalur evakuasi, APAR
Suhu dan pemantauannya
Identifikasi
Komunikasi hasil kritis
Tempat sampah

Fasilitas cuci tangan dan proses cuci tangan


Pembersihan apabila ada darah tumpah/
Farmasi

Ranap

IGD

Pengelolaan HAM
Label pada obat
Lihat daftar obat HAM dan LASA
Telaah resep
Telaah obat
Pemantauan suhu obat, di kulkas
Penyimpanan narkotika
Interaksi obat
Spesimen ttd dokter yang berhak meresepkan obat
Kredensi petugas farmasi
Alur pelaporan insiden
Prosedur apabila obat kosong
Prosedur resep tidak terbaca

Lihat kelengkapan status RM


Asesmen awal : lihat asesmen asal pasien darimana
Tanyakan akses ke RM
Asesmen nyeri, jatuh , nutrisi
Lihat pasien post oprasi :lengkap atau tidak
Lihat instruksi dokter
HPK

Rajal

Amati perlindungan privasi pasien dengan adanya gorden,


selimut, tanpa nama pada nurse station
Tanyakan prosedur permintaan pelayanan kerohanian
Safety : dengan melihat akses masuk rawat inap, akses ke
kamar bayi, tanya petugas bagaimana porsedur apabila
bayi pulang
Form pelepasan rahasia informasi
HD
Asesmen rawat jalan
APAR , jalur evaluasi
Pembuangan sampah medis
Alur apabila tertusuk jarum
Cuci tangan
Screening (APK)
o Dokumentasi: lihat PPK untuk setiap spesialis
pengelolaan pasien
o TRIASE : dokumentasi nya setiap apa
Harus dilakukan oleh setiap tenaga medis
Triase minimal melalui visual
Harus ada pelatihan TRIASE dan dibuktikan dengan
sertifikat
o Berkas RM
o Form penundaan pelayanan : hasil pelayanan
penunjang dan operasi, alasan, alternatif dan ttd
o Harus ada fasilitas cuci tangan
o Pengaturan B3
o DC shock harus standby KPC

Berkas
RM

HPK
PPK, APK,
PPK
AP

Admissi
on
Gizi

o APAR , jalur evakuasi (label min 30 cm dari lantai)


o Titik kumpul
o Provasi pasien
o Transfer menggunakan selimut
o Gorden antar TT
o Form transfer
Persetujuan tindakan kedokteran ,
Dokumentasi pemberian edukasi
Asesmen pasien awal, lanjutan (dokter, perawat, nutrisi ,
gizi, nyeri, jatuh)
Asesmen 1 x 24 jam. Apabila lebih dari 30 hari asesmen
ulang, kemudian apabila ada perubahan status fisiologis,
temuan penting
Komunikasi efektif lacabak
Fomr Pelepasan informasi
Fom rencana oprasi
Form SSC
Form permintaan rawat inap
General consent
Integrated notes
Form penolakan tindakan /resusitasi
Asesmen pra anestesi
Penjelasan mengenai hak dan kewajiban pasien
Pemasangan gelang ?
General consent ?

MFK

PP

Restrain :pembatasan gerak


bukan hanya alat pengikat, tetapi bisa berupa obat-obatan,
kemudian edukasi untuk tidak mobilisasi, dll.
Harus ada SPO dan Informed Consentnya.
Kasus Emergensi : harus berdasarkan PPK (panduan
praktik klinis dari setiap unit).
Mis: neuro: stroke akut, anak kejang demam, dll
Resusitasi :
Seluruh staf medis dan staf yang diidentifikasi (frontliner,
supir ambulans, satpam, dll).

Letak dan cara menggunakan APAR


Jalur evakuasi
Cuci tangan
Pembatasan ruang bersih
Menggunakan APD (masuk ganti alas kaki, topi harus
menutupi rambut)
Alur makanan masuk dan keluar
tidak boleh satu pintu, distribusi makanan tidak boleh
melalui alur terinfeksi seperti ada tempat sampah
Tempat cuci piring infeksius dengan yang non infeksius
haru beda (bagaimana proses pencucian, pembedaan
menggunakan apa)
Identifikasi
Variasi menu ada penawaran untuk pasien
Pengaturan suhu di kulkas

HD

Pelayanan Darah
Lihat di LAB.
Harus ada pedoman pelayanan tersendiri.
Harus ada SPO untuk penyimpanan darah, cross check
darah saat trasnfusi, dll
Kemoterapi
Sesuaikan fasilitas dan ketenagaan dengan regulasi
nasional.
Pasien kebutuhan khusus
Populasi yang beresiko disiksa, anak-anak, geriatri.
Penyakit menular/Imunocompromise
Harus ada ruang isolasi sesuai standar PPI : bertekanan
negatif, atau ada exhaust fan, pemisahan ruang,
Bantuan Hidup Dasar
Lihat di ICU, bagaimana penanganan pasien koma
menggunakan ventilator (lihat SPO penggunaan ventilator)
HD : pedoman pelayanan HD,
Identifikasi
Privasi pasien
Pedoman pelayanan HD
Aturan Reuse