Anda di halaman 1dari 2

PENYIMPANAN JENAZAH DALAM FREEZER

RSPAD
GATOT SOEBROTO
DITKESAD

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman
1 dari 1
Ditetapkan,

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)

Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad


Tanggal terbit

dr. Douglas S Umboh, MARS


Brigadir Jenderal TNI

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Penyimpanan jenazah dalam freezer adalah melakukan penyimpanan jenazah


dalam suhu dingin 15C sampai batas waktu pengambilan jenazah oleh
keluarga
Agar jenazah tidak rusak dan menimbulkan bau
Setiap jenazah yang belum diambil oleh keluarga dalam batas waktu 1 - 24 jam
harus disimpan dalam freezer jenazah maksimal 2 x 24 jam
1. Persiapan Alat
a. Melakukan pengecekan terhadap fungsi freezer
b. Persiapan linen
2. Persiapan personil : petugas memakai pakaian khusus dengan APD lengkap
3. Persiapan jenazah :
a. Memeriksa kondisi jenazah
b. Memberi label pada jenazah (nama, jenis kelamin, umur, tanggal, jam,
tempat meninggal)
c. Tutup jenazah dengan linen
d. Letakkan plastik diatas brankar
4. Administrasi
a. Permintaan dari penanggung jawab jenazah
b. Kesanggupan pembayaran
5. Pelaksanaan
a. Letakkan jenazah pada brankar freezer yang sudah disiapkan
b. Masukkan jenazah ke dalam freezer
c. Tutup pintu freezer
d. Hidupkan freezer dengan suhu dingin 15C
6. Pengakhiran
a. Buka pintu freezer
b. Keluarkan jenazah dari freezer
c. Pindahkan jenazah dari freezer ke brankar lain yang sudah disiapkan
d. Bersihkan jenazah dari freezer (brankar dan kelengkapan lainnya)
e. Membuang plastik dan linen kotor pada tempat sampah infeksius
f. Lepaskan APD (buang) dan lakukan kebersihan tangan sesuai prosedur
7. Monitoring dan pemeliharaan. Lakukan monitoring suhu dan pemeliharaan
mesin feezer secara teratur dan didokumentasikan.
1. Unit Jangsus
2. Unit Teknik
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Gawat Darurat
5. Sudin Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta