Anda di halaman 1dari 8

FISIKA

DALAM ILMU TEKNIK


SIPIL

Oleh :
1. Agung Budi Hidayat
2. Bayu Seno Basuki
3. Ilham Nur B. F.
4. Alif Mustofa

GERAK LURUS BERATURAN


(GLB)

Gerak lurus beraturan (GLB) adalah gerak lurus suatu


obyek, dimana dalam gerak ini kecepatannya tetap atau
tanpa percepatan, sehingga jarak yang ditempuh dalam
gerak lurus beraturan adalah kelajuan kali waktu.
Contoh :
Asphalt Finisher
S=v.t

GERAK LURUS BERUBAH


BERATURAN (GLBB)

Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak benda


dengan lintasan garis lurus dan memiliki kecepatan setiap
saat berubah dengan teratur.
Contoh :
Drop Hammer
S = vot + at2
Dikarenakan percepatan (a) pada
drop
hammer
tersebut
adalah
percepatan gravitas (g) maka rumus
tersebut berubah menjadi :
S = vot + gt2

ENERGI & USAHA

Usaha adalah besarnya energi yang diberikan oleh suatu


gaya untuk merubah posisi suatu benda sehingga benda
tersebut dikatakan bergerak.
Contoh :
Tower Crane
W=F.s

FLUIDA

Fluida dinamis adalah fluida (bisa berupa zat cair, gas) yang
bergerak. Untuk memudahkan dalam mempelajari, fluida
disini dianggap steady (mempunyai kecepatan yang konstan
terhadap waktu), tak termampatkan (tidak mengalami
perubahan volume), tidak kental, tidak turbulen (tidak
mengalami putaran-putaran).
Contoh :
Bendung
Q = V/t

LISTRIK

Listrik dinamis (listrik mengalir) adalah listrik yang


mengalir. Sumber arus listrik yang dapat menghasilkan
beda potensial yang dapat menyebabkan listrik dapat
mengalir.

ELEKTROMAGNETIK

Elektromagnetikadalah
kombinasimedan
listrikdanmedan magnetyangberosilasidan merambat
lewat ruang dan membawaenergidari satu tempat ke
tempat yang lain.
Contoh :
Geoseismik
mengetahui
bawah tanah

untuk
kondisi

OPTIK

Alat optik adalah alat-alat yang salah satu atau lebih


komponennya menggunakan benda optik, seperti: cermin, lensa,
serat optik atau prisma. Prinsip kerja dari alat optik adalah
dengan memanfaatkan prinsip pemantulan cahaya dan pembiasan
cahaya. Pemantulan cahaya adalah peristiwa pengembalian arah
rambat cahaya pada reflektor. Pembiasan cahaya adalah peristiwa
pembelokan arah rambat cahaya karena cahaya melalui bidang
batas antara dua zat bening yang berbeda kerapatannya.
Contoh :
Theodolit