Anda di halaman 1dari 58

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA

AKHIR TAHUN ANGGARAN


TAHUN 2015

DESA KUTA KECAMATAN BANTARBOLANG


KABUPATEN PEMALANG
TAHUN 2016

PENGANTAR
Berdasarkan Pasal 26 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 Tentang
Desa diatur bahwa Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan pemerintahan desa,
melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan
masyarakat desa. Dalam melaksanakan tugas dimaksud Kepala Desa mempunyai salah satu
wewenang yaitu memimpin penyelenggaraan Pemerintahan Desa berdasarkan kebijakan
yang ditetapkan bersama BPD. Selanjutnya berdasarkan Pasal 48 huruf a Peraturan
Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor
6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor
123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan atas
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UndangUndang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa diatur bahwa dalam melaksanakan tugas dan
wewenang, Kepala Desa mempunyai kewajiban untuk memberikan laporan
penyelenggaraan Pemerintahan kepada Bupati. Kewajiban Kepala Desa melaporkan
penyelenggaraan Pemerintahan Desa dipertegas lagi dalam Peraturan Daerah Kabupaten
Pemalang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja
Pemerintahan Desa
.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebagaimana diatur dalam
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Tata
Cara Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa adalah
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa kepada Bupati sebagai bentuk
pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi, meliputi laporan semua kegiatan desa
berdasarkan kewenangan yang ada, serta tugas-tugas dan keuangan dari Pemerintah,
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten selama satu tahun anggaran.
Seiring dengan telah ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang
Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan
Pemerintahan Desa, Kepala Desa Kuta mempunyai kewajiban melaksanakan penyusunan
dan penyampaian laporan penyelenggaraan pemerintahan Desa kepada Bupati Pemalang
paling lama 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. Kemudian secara terknis
sistematika dan format laporan diatur dalam Peraturan Bupati Pemalang Nomor 9 Tahun
2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 13
Tahun 2009 tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan
Desa.
Dalam penyusunan dan penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan
Desa Akhir Tahun Anggaran 2015, Kepala Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang telah
mengacu dan berpedoman pada Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 13 Tahun
2009 tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Sedangkan sistematika dan format laporan berpedoman pada Peraturan Bupati Pemalang
Nomor 9 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten
Pemalang Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Selain itu dalam upaya penyusunan naskah Laporan
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun Anggaran 2015 agar mendekati
sempurna, lebih informatif dan mudah dievaluasi yang dilakukan oleh Bupati, maka
Kepala Desa Kuta selain mendapat bimbingan dari SKPD terkait juga melakukan
koordinasi ke desa lain dengan tetap memperhatikan dinamika penyelenggaraan
pemerintahan di desa Kuta sesuai dengan data dan fakta.
Sesuai Peraturan Bupati Pemalang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 13 Tahun 2009 tentang
Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, maka Laporan
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPDesa) akhir Tahun Anggaran 2015 kami susun
1
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

dengan sitematika sebagai berikut :

2
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

I.

BAB I

PENDAHULUAN
A. DASAR HUKUM
B. GAMBARAN UMUM DESA
1. KONDISI GEOGRAFIS
2. GAMBARAN UMUM DEMOGRAFIS
3. KONDISI EKONOMI

II.

BAB II

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA


A. VISI DAN MISI DESA
B. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN DESA
C. PRIORITAS DESA

III.

BAB III

IV.

BAB IV

KEWENANGAN DESA
A. URUSAN HAK ASAL USUL DESA
B. URUSAN
PEMERINTAHAN
YANG
DISERAHKAN
KABUPATEN
TUGAS PEMBANTUAN
A. TUGAS PEMBANTUAN YANG DITERIMA

V.

BAB V

TUGAS PEMERINTAHAN LAINNYA


A. PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
B. PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN
KETERTIBAN UMUM
C. PELAKSANAAN KEHIDUPAN DEMOKRASI
D. KERJA SAMA DESA
E. PENGGALIAN PENDAPATAN MASYARAKAT DAN
DESA
F. PELESTARIAN NILAI-NILAI SOSIAL, BUDAYA DAN
ADAT ISTIADAT
G. BATAS DESA
H. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA
I. PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
DESA, PELAKSANAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENGELOLAAN KEUANGAN

VI.

BAB VI

TUGAS TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH,


PEMERINTAH PROPINSI DAN PEMERINTAH KABUPATEN
A. TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH
B. TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH PROPINSI
C. TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH
KABUPATEN

VII. BAB VII

PENUTUP

Demikian sistematika dalam penyusunan Laporan Penyelenggaraan


Pemerintahan Desa Kuta Akhir tahun anggaran 2015 dan tidak lupa kami mengucapkan
terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua bimbingan, petunjuk, bantuan dari semua
pihak, khususnya kepada :
1. Yth. Bupati Pemalang
2. Yth. Kepala bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Pemalang
3. Yth. Kepala Bapermas-KB Kabupaten Pemalang
4. Yth. Camat Bantarbolang
5. Yth. Ketua BPD Desa Kuta
6. Serta segenap masyarakat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang
3
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

Kami menyadari sepenuhnya bahwa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa


masih terdapat banyak kekurangan untuk itu kami mohon dengan hormat kepada Bapak
Bupati Pemalang berkenan memberi petunjuk dan arahan guna perbaikan dan peningkatan
penyelenggaraan pemerintahan di tahun-tahun mendatang.

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

4
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Tabel
Daftar Lampiran
BAB I

Halaman
..............................................................................................i
............................................................................................iv
............................................................................................vi
...........................................................................................vii

PENDAHULUAN.................................................................................1
A. Dasar Hukum....................................................................................2
B. Gambaran Umum Desa ....................................................................2
1. Kondisi Geografis .......................................................................2
2. Gambaran Umum Demografis ....................................................3
3. Kondisi Ekonomi ........................................................................4
a. Pertumbuhan Ekonomi ..........................................................4
b. Pendapatan Per Kapita .........................................................4
c. Potensi Unggulan Desa .......................................................4

BAB II

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA ....6


A. Visi dan Misi ....................................................................................6
B. Strategi dan Arah Kebijakan Desa....................................................7
C. Prioritas Desa....................................................................................7

BAB III KEWENANGAN DESA ......................................................................9


A. Urusan Hak Asal Usul Desa .............................................................9
1. Jogoboyo .....................................................................................9
2. Jogotirto ......................................................................................9
3. Pengurusan Kematian ...............................................................10
B. Urusan Pemerintahan Yang Diserahkan Kabupaten .......................12
BAB IV TUGAS PEMBANTUAN ..................................................................13
A. Tugas Pembantuan Yang Diterima .................................................13
1. Tugas Pembantuan Dari Pemerintah.........................................13
2. Tugas Pembantuan Dari Pemerintah Provinsi ..........................13
3. Tugas Pembantuan Dari Pemerintah Kabupaten ......................14
B. Tugas Pembantuan Yang Diberikan................................................14

4
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

BAB V

URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA .......................................15


A. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat..........................................15
B. Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban ...............................15
C. Pelaksanaan Kehidupan Demokrasi ................................................15
D. Kerjasama Desa...............................................................................16
E. Penggalian Pendapatan Masyarakat dan Desa.................................17
F. Pelestarian Nilai-nilai Sosial, Budaya dan Adat Istiadat ................17
G. Batas Desa ......................................................................................17
H. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana....................................18
I. Penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan Desa,
Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Pengelolaan
Keuangan ............................................................................ 19
J. Urusan Lain Yang Harus Dilaporkan ...............................................31

BAB VI TUGAS-TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH,


PEMERINTAH
PROVINSI
DAN
PEMERINTAH
KABUPATEN.....................................................................................33
A. Tugas dan Keuangan Dari Pemerintah............................................33
B. Tugas dan Keuangan Dari Pemerintah Provinsi..............................33
C. Tugas dan Keuangan Dari Pemerintah Kabupaten..........................33
BAB VII PENUTUP...........................................................................................34

5
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

DAFTAR TABEL

Tabel 1
Tabel 2
Tabel 3
Tabel 4
Tabel 5
Tabel 6

Halaman
Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Usia...................................3
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Pekerjaan ...................................3
Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan ............................4
Jumlah Penduduk Berdasarkan Lapangan Usaha .................................4
Target dan Realisasi Pendapatan Desa Kuta Tahun 2015 .................32
Target dan Realisasi Belanja Desa Kuta Tahun 2015.........................32

6
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1
Lampiran 2
Lampiran 3
Lampiran 4
Lampiran 5
Lampiran 6
Lampiran 7
Lampiran 8
Lampiran 9
Lampiran 10
Lampiran 11

Halaman
Daftar Nama Kepala Desa dan Perangkat Desa Kuta Tahun 2015.....35
Daftar Nama Anggota BPD Desa Kuta Tahun 2015 ..........................36
Daftar Pengurus LPMD Desa Kuta Tahun 2015 ................................37
Daftar Pengurus RT Desa Kuta Tahun 2015 ......................................38
Daftar Pengurus RW Desa Kuta Tahun 2015 .....................................41
Daftar Pengurus PKK Desa Kuta Tahun 2015 ...................................42
Daftar Pengurus Karang Taruna Desa Kuta Tahun 2015 ...................43
Daftar Sarana dan Prasarana Yang Dimiliki Desa Kuta ....................44
Daftar Produk Hukum Desa Kuta .......................................................47
Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran Yang Bersumber dari
APBN (Tugas dan Keuangan dari Pemerintah) .................................50
Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran Yang Bersumber dari
APBD Propinsi (Tugas dan Keuangan dari Pemerintah) ..................51

Lampiran 12 Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran Yang Bersumber dari


APBD Kabupaten (Tugas dan Keuangan dari Pemerintah
Kabupaten)...................................................................................... ....52
Lampiran 13 Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran Yang Bersumber dari
APBDesa ............................................................................................53

7
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

BAB I
PENDAHULUAN
Bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9
Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014
tentang Pemerintahan Daerah, Desa atau yang disebut dengan nama lain yang selanjutnya
disebut Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas batas wilayah
yuridis, berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat
berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan/atau dibentuk dalam
sistem Pemerintah Nasional dan berada di Kabupaten/Kota, sebagaimana dimaksud dalam
Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Mencermati pengertian
desa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23
Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dimaksud, maka secara yuridis Wilayah Kuta
dapat disebut Desa dan secara administratif termasuk wilayah Kecamatan Bantarbolang
Kabupaten Pemalang.
Penamaan/Nomenklatur Desa Kuta berdasarkan adat istiadat secara turun temurun
sejak zaman kerajaan mataram yang berasal dari kata Makuto yang berarti
"Panggonan/Tempat dan sampai sekarang nama Kuta tetap dilestarikan. Namun secara
formal nama Desa Kuta belum diketahui dibakukan dalam bentuk peraturan perundangundangan misalnya peraturan daerah, walaupun demikian nama Desa Kuta telah diakui
secara administratif sebagai salah satu nama desa dari 211 desa yang ada di Kabupaten
Pemalang.
Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47
Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, diatur bahwa
urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan desa mencakup 1) urusan pemerintahan
yang sudah ada berdasarkan hak asal usul desa; 2) urusan pemerintahan yang menjadi
kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa; 3) tugas
pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota; dan 4)
urusan pemerintahan lainnya yang oleh peraturan perundang-undangan diserahkan kepada
desa.
Dari keempat urusan yang menjadi kewenangan desa yang dilaksanakan oleh Desa
Kuta yaitu 1) urusan pemerintahan yang sudah ada berdasarkan hak asal usul desa. Namun
urusan ini jadi sulit dan rancu karena urusan-urusan kewenangan ini seperti jogoboyo,
jogotirto dan lain-lain ternyata juga diatur oleh pemerintah kabupaten dalam bentuk
siskamling Hansip/linmas maupun adanya ulu-ulu vak. 2) urusan pemerintahan yang
menjadi kewenangan kabupaten/kota yang diserahkan pengaturannya kepada desa sebagian
telah dilaksanakan oleh desa. 3) tugas pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi
dan Peemrintah Kabupaten/Kota, secara formal diatur namun secara riil belum ada tugas
pembantuan; tugas yang hampir sama dengan tugas pembantuan adalah penarikan PBB
maupun pendistribusian raskin, namun kalau dicermati lebih dalam penarikan PBB dan
pendistribusian raskin belum memenuhi ketentuan Pasal 10 Peraturan Pemerintah Nomor 72
Tahun 2005 tentang Desa, yaitu tugas pembantuan dari Pemerintah, Pemerintah Provinsi,
Pemerintah Kabupaten kepada Desa wajib disertai dukungan biaya, sarana dan prasarana
serta SDM. Apalagi dalam prakteknya dasar hukumnya belum diketahui, biaya yang
diberikan berupa bagi hasil. 4) urusan pemerintahan lainnya yang oleh peraturan perundangundangan diserahkan kepada desa. Desa Kuta sebenarnya telah melaksanakan urusan ini
seperti pengisian perangkat desa, penyusunan peraturan desa dan lain-lain.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

2
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang disusun oleh Kepala Desa
Kuta sebagai pelaksanaan amanah Pasal 15 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun
2005 tentang Desa diatur bahwa dalam melaksanakan tugas dan wewenang, Kepala Desa
mempunyai kewajiban untuk memberikan laporan penyelenggaraan Pemerintahan kepada
Bupati dan Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman
Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa. Selain itu dalam penyusunan
dan penyampaian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun Anggaran
2010, Kepala Desa Kuta telah mengacu dan berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam
Negeri Nomor 35 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Tata Cara Pelaporan dan
Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Peraturan Daerah Kabupaten
Pemalang Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Sedangkan sistematika dan format laporan
berpedoman pada Peraturan Bupati Pemalang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 13 Tahun 2009 tentang
Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
A. DASAR HUKUM
Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Akhir Tahun
Anggaran 2015 didasarkan pada :
1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana
telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015
Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5539) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47
Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014
tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum
Tata Cara Pelaporan dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
5. Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pelaporan
dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
6. Peraturan Bupati Pemalang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 13 Tahun 2009 tentang Pelaporan
dan Pertanggungjawaban Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
B. GAMBARAN UMUM DESA
1. KONDISI GEOGRAFIS
Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang secara astronomi terletak antara
109,36491000 Bujur Timur dan -7,01826000 Lintang Selatan. Adapun secara
geografis wilayah Desa Kuta memiliki batas-batas sebelah utara berbatasan dengan
Desa Lenggerong Kecamatan Bantarbolang, sebelah timur berbatasan dengan Desa
Kebon Gede Kecamatan Bantarbolang, sebelah selatan berbatasan dengan Desa
Glandang Kecamatan Bantarbolang dan sebelah Barat berbatasan dengan Desa
Gongseng Kecamatan Randudongkal. Sedangkan luas wilayah Desa Kuta adalah
17,30047 km2 atau 1.730,47 Ha terdiri dari tanah sawah seluas 111 Ha dan tanah
darat seluas 1.619,47 Ha. Adapun secara administratif Desa Kuta terbagi dalam 5
(lima) dusun dan secara kelembagaan terbagi dalam 6 (enam) RW dan 24 (dua puluh
empat) RT.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

3
a)
b)
c)
d)
e)

Dusun Sipanjang
Dusun Kuta
Dusun Suwuk
Dusun Kalijero
Dusun Penusuhan

terbagi dalam
terbagi dalam
terbagi dalam
terbagi dalam
terbagi dalam

1 RW dan 5 RT
1 RW dan 1 RT
2 RW dan 9 RT
1 RW dan 5 RT
1 RW dan 4 RT

Kondisi topografi wilayah Desa Kuta terdiri dari daerah dataran rendah dengan
ketinggian rata-rata 100 meter diatas permukaan air laut. Jenis tanah di Wiyalah
Desa Kuta terdiri dari tanah regosol batu-batuan pasir dan intermedier dan tanah
latosal yang terdiri dari batu bekuan pasir. Pemanfaatan tanah sebagian besar untuk
hutan (Perum Perhutani) seluas 1.500 Ha arau 86,6 %, untuk pertanian (sawah,
tanaman pangan, perkebuanan dan perikanan) yakni seluas 111 Ha atau 6,4 % dari
luas wilayah Desa Kuta. Sedangkan sisanya seluas 119,47 Ha (7 %) digunakan
untuk bangunan perumahan serta pekarangan, tempat usaha, lembaga pendidikan
dan sosial kemasyarakatan.
2. GAMBARAN UMUM DEMOGRAFIS
Jumlah penduduk Desa Kuta pada akhir tahun 2015 sejumlah 4.681 jiwa terdiri
dari 2.360 jiwa laki-laki dan 2.321 jiwa perempuan. Sedangkan kepadatannya
mencapai 262,016 jiwa/km2. Laju pertumbuhan penduduk Desa Kuta pada tahun
2015 sebesar 0,30 %.
Penduduk Desa Kuta dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok usia yaitu :
Tabel 1 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Usia.
Kelompok Usia

0-5 tahun

Jumlah (jiwa)

299

6-20 tahun

21-60 tahun

60 tahun keatas

2.796

522

1.064

Sumber : Data Monografi Desa Kuta Tahun 2015

Sedangkan Komposisi Penduduk Desa Kuta berdasarkan Jenis Pekerjaan,


Pendidikan, Mata Pencaharian/Lapangan Usaha sebagai berikut :
a. Komposisi penduduk berdasarkan jenis pekerjaan.
Tabel 2 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Pekerjaan
Jenis
Pekerja
an Pen
duduk

Peng- PengNela- usaha


rajin/
yan Sedang/ Industri
Besar
Kecil

Petani
PePengPengmilik
garap Buruh
garap
TaPenye- Tani
Lahan
nah
kap

Jumlah
(jiwa)

606

212

1.156

PengPedaang
gang
kutan

PNS

112

20

TNI/ Pensi
Polri unan

Jml

Indus- Bangu Pertam Perkeb


tri
nan bangan unan

12

Sumber : Data Monografi Desa Kuta Tahun 2015

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

Buruh

12

248

10

17

14

2.424

b. Komposisi penduduk berdasarkan pendidikan.


Tabel 3 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tingkat
Pendidikan

Belum
Sekolah

Tidak
Tamat
SD

Tamat SD/
Sederajat

Tamat
SLTP/
Sederajat

Tamat
SLTA/
Sederajat

Tamat
Akademi/
Sederajat

Tamat PT/
Sederajat

Buta Huruf

Jumlah

Jumlah
(Jiwa)

315

537

2.687

696

398

11

37

4.681

Sumber : Data Monografi Desa Kuta Tahun 2015

c. Komposisi penduduk berdasarkan Lapangan Usaha.


Tabel 4 : Jumlah Penduduk Berdasarkan Lapangan Usaha

Lapan
gan
Usaha

Pertanian,
kehutanan,
perkebunan dan
perikanan

Pertambangan
dan
Penggalian

Jumlah
(jiwa)

1.975

10

Industri Listrik
Peng- dan Air
olahan Minum

28

Bangun
-an/
Konstruksi

Perdagangan
Besar,
Eceran,
Rumah
makan
& Hotel

Angkutan,
Pergudangan
dan
Komunikasi

Keuangan,
Asuransi,
Usaha
Persewaan
Bangunan
dan Jasa
Perusahaan

248

112

17

Jasa Lainnya
Sosial (Kegiatan
Kemasya yang
rakatan belum
dan
jelas
Perorang batas-an
annya)
30

Jumlah

2.424

Sumber : Data Monografi Desa Kuta Tahun 2015

3. KONDISI EKONOMI

a. Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi Desa Kuta dipengaruhi oleh pertumbuhan hasil
pertanian, industri kecil atau rumah tangga, ditambah lagi dengan sehingga
perekonomian semakin meningkat.
b. Pendapatan Perkapita
Pendapatan perkapita (pendapatan setiap orang per tahun) merupakan
salah satu indikator kondisi perekonomian Desa Kuta. Pendapatan perkapita
penduduk Desa Kuta pada tahun 2015 sebesar Rp 4.800.000,- (empat juta
delapan ratus ribu rupiah). Dengan pendapatan perkapita penduduk tersebut
berarti rata-rata penduduk Desa Kuta memiliki penghasilan + Rp 400.000,- per
bulan, artinya masih jauh dari UMK Kabupaten Pemalang tahun 2015.
c. Potensi Unggulan Desa
Desa Kuta memiliki beragam potensi sumberdaya yang bisa
dikembangkan, baik yang berasal dari sumberdaya alam maupun sumber daya
buatan. Beberapa potensi unggulan dalam rangka mendukung pengembangan
Desa Kuta meliputi :
1) Industri Rumah Tangga
Desa Kuta memiliki industri rumah tangga pembuatan palu dari kayu,
industri ini terletak di Dusun Suwuk RT 05 RW 04, pengrajin hanya
memproduksi pesanan dari perusahaan karoseri mobil di Jakarta.
2) Industri Kecil Makanan
Di Desa Kuta memiliki banyak produk industri kecil pembuatan Opak
Singkong jumlah pengusaha 5 orang dengan tenaga kerja 35 orang. Selain
pembuatan opak terdapat industri pembuatan sirup jahe. Industri ini terletak.
di Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang. opak singkong dan
sirup jahe di pasarkan di wilayah Kabupaten Pemalang.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

5
3) Ternak Unggas
Peternakan unggas yang ada adalah ternak ayam kampung, meskipun belum
besar jumlahnya tetapi dapat membantu menambah penghasilan keluarga.
Dan hampir seluruh rumah tangga di Desa Kuta memelihara ayam kampung.
4) Ternak Sapi
Di Desa Kuta juga memiliki ternak sapi sampai sekarang berjumlah 12 ekor
dari 5 peternak yang berlokasi di Dusun Suwuk.. Jenis usaha yang dilakukan
para peternak adalah usaha penggemukan.

5) Peternakan Kambing
DiDesa Kuta memiliki peternakan kambing potong dengan berbagai jenis
kambing jumlahnya sekita 613 ekor.
6) Obyek Wisata
Di Desa Kuta memiliki obyek wisata alam Goa Gunung Wangi yang
memiliki jumlah sekitar 9 buah goa, Obyek Wisata ini berlokasi di Dusun
Sipanjang Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang akan tetapi sampai saat ini
potensi belum dikembangkan
7) Kekayaan alam
Di Desa Kuta memiliki sumber daya alam yang yang bisa digunakan untuk
bahan bangunan antara lain :
a. Batu kali dengan hasil 2.000 m3 per tahun
b. Pasir dengan hasil 13.500 m3 per tahun

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

6
BAB II
RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA
Permasalahan yang berkembang di masyarakat dalam bidang pemerintahan,
pembangunan dan kemasyarakatan semakin komplek seiring dengan perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi, kemajuan zaman dan era globalisasi. Mengingat keberhasilan
pembangunan tidak hanya tergantung pada dominasi peran pemerintah saja namun jugs
peran masyarakat dan pengusaha, maka perlu diupayakan tercipta sinergitas antara ketiga
unsur tersebut yang diwadahi dalam bentuk cita-cita bersama ke depan yang diwujudkan
dalam pemyataan visi dan misi.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka berdasarkan pada isu-isu sentral dalam
kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan serta kondisi internal dan
ekstemal desa, maka dirumuskan visi dan misi, kebijakan dan prioritas program kegiatan
desa tahun anggaran 2015 sebagai berikut :
A. Visi dan Misi
Pembangunan pada dasamya adalah suatu proses perubahan struktural dan
kultural untuk mewujudkan kondisi ideal yang diharapkan melalui pencapaian sasaran
dan tujuan yang telah ditetapkan dan dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan
melalui tahapan yang direncanakan dengan mendasarkan pada kondisi eksisting. Untuk
mewujudkan kondisi ideal tersebut maka ditetapkan Visi Desa Kuta yaitu
TERWUJUDNYA DESA KUTA SEBAGAI DESA AGROBISNIS
Berdasarkan visi yang telah ditetapkan tersebut selanjutnya dijabarkan ke
dalam misi untuk mewujudkan visi diatas dengan cara sebagai berikut :
a) Peningkatan produksi tanaman pangan, peternakan dan perkebunan.
b) Peningkatan sarana dan sarana transportasi
c) Peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang produktif, bedaya pikir tinggi, dan
berwawasan lingkungan serta memberdayakan potensi yang ada terutama pertanian.
d) Penguatan lembaga terhadap 3 (tiga) Kelompok Tani
e) Perwujudan kondisi masyarakat yang aman dan iklim usaha yang bagus.
f)

Peningkatan taraf kesehatan masyarakat,

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

7
B. Strategi dan Arah Kebijakan Desa
Untuk menjabarkan strategi dan agenda pembangunan yang telah ditetapkan
maka diperlukan arah kebijakan agar dapat menjadi pedoman bagi pemerintah maupun
stakeholder dalam melaksanakan pembangunan serta sebagai dasar untuk menentukan
indikasi program sesuai tugas dan kewenangannya.
Strategi Pokok Pembangunan tersebut disusun dan dituangkan dalam Arah
Kebijakan Pembangunan Desa Kuta tahun 2015, yaitu :
1. Peningkatan produksi tanaman pangan, peternakan dan perkebunan;
Skala prioritas dalam peningkatan produksi tanaman pangan, peternakan dan
perkebunan yaitu dengan :
a.
b.
c.

Penerapan sistem tanam jajar legowo di Sawah blok Penusuhan


Tersedianya bibit bersubsidi untuk tanaman padi dan jagung.
Tersedianya air untuk lahan pertanian.

2. Peningkatan sarana dan sarana transportasi


a.
b.
c.
d.
e.
3.

Peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang produktif, bedaya pikir tinggi, dan
berwawasan lingkungan serta memberdayakan potensi yang ada terutama pertanian
a.
b.
c.

4.

Meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan dan jembatan.


Meningkatkan sarpras ekonomi pertanian dalam arti luas, perdagangan dan
industri.
Meningkatkan sarana prasarana kesehatan.
Meningkatkan sarana prasarana pendidikan.
Meningkatkan sarana prasarana bidang pemerintahan.

Peningkatan

SDM Perangkat desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan


pelayanan pada masyarakat.
Pembinaan pada lembaga desa, dan Kelompok Tani
Menciptakan rasa aman dengan peningkatan ketentraman dan ketertiban

Peningkatan taraf kesehatan masyarakat.


a.
b.
c.

Meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan bagi penduduk


miskin.
Meningkatkan usaha promosi dan pencegahan penyakit.
Meningkatkan peran serta pemberdayaan masyarakat.

C. Prioritas Desa
Sesuai dengan ketersediaan sumber daya yang dimiliki dan kondisi umum yang
dihadapi oleh Desa Kuta maka, tidak semua prioritas tersebut menjadi prioritas tahunan
dalam penuangannya ke dalam RKP Desa. Berdasarkan permasalahan dan tantangan
yang dihadapi pada tahun 2015, dengan mempertimbangkan keterbatasan dan
ketersediaan sumber daya, maka prioritas-prioritas tersebut adalah sebagai berikut:
1. Peningkatan Sarana dan Prasarana Fisik.
Prioritas peningkatan sarana dan prasarana fisik ini sejalan dengan upaya
peningkatan pelayanan bidang pemerintahan dan pelayanan dasar bidang kesehatan,
pendidikan dan perekonomian.
2. Peningkatan kinerja aparat desa yang berkualitas, profesional dan berjiwa pelayanan
prima.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

8
Semua upaya pembangunan akan menjadi sia-sia apabila tidak ditunjang oleh aparat
desa yang berkualitas, profesional dan berjiwa pelayanan prima. Sarana dan
prasarana yang telah tersedia dengan baik dan memadai, akan tidak berarti bila tidak
didukung oleh aparat yang berkualitas, profesional dan berjiwa pelayanan prima.
Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa good governance yang menjadi cita-cita
mulia tidak akan terwujud apabila SDM-nya bukan saja tidak berkualitas dan tidak
profesional tetapi juga tidak bermoral.
3.

Peningkatan Ketertiban dan keamanan.


Prioritas peningkatan upaya ketertiban dan keamanan masyarakat diarahkan pada
upaya perwujudan penciptaan situasi dan kondisi wilayah yang kondusif dengan
mencakup beberapa aspek sebagai berikut :
a. Optimalisasi peran serta masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan
dan ketertiban wilayah melalui siskamling
b. Peningkatan disiplin masyarakat dalam mematuhi segala peraturan Perundangundangan yang ada termasuk peraturan desa dengan pembentukan Kadarkum.
c. Pembentukan aparatur pemerintah desa yang bersih dan berwibawa sehingga
mampu menjadi suri tauladan bagi masyarakat.

4.

Peningkatan Pelayanan Dasar, khususnya pelayanan kesehatan dan pendidikan.


Di desa telah disediakan layanan kesehatan di tingkat pertolongan pertama, yaitu
Pustu. Untuk mengoptimalkan fungsi dari Pustu, perlu dijalin koordinasi yang baik
antara pemerintah desa serta instansi terkait. Pustu harus diberikan ruang yang cukup
memadai untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat desa. Dengan pendekatan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan agar masyarakat desa bisa
mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik.
Demikian pula dengan pelayanan pendidikan, desa juga telah memiliki Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar dengan jumlah dan kualitas yang
memadai.

5.

Penanggulangan kemiskinan dengan peningkatan taraf hidup penduduk miskin.


Prioritas pernberantasan kemiskinan yaitu penyaluran beras bersubsidi bagi
kelompok masyarakat miskin bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran
Rumah Tangga Miskin dan untuk meningkatkan akses masyarakat miskin dalam
pemenuhan kebutuhan pangan pokok sebagai salah satu hak dasar masyarakat. Hal
ini merupakan salah satu program pemerintah dalam peningkatan ketahanan pangan
nasional. Sedangkan jumlah dari persentase penduduk miskin di Desa Kuta dapat
dilihat dari jumlah penduduk yang termasuk dalam Daftar Penerima Manfaat Raskin
(KK Miskin) yaitu sejumlah 261KK dari 1.329 KK yang ada di Desa Kuta atau
18,96 % dari keseluruhan jumlah penduduk yang ada.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

9
BAB III
KEWENANGAN DESA
A. URUSAN HAK ASAL USUL DESA
1. Jogoboyo
a. Kegiatan Rehab pos keamanan lingkungan
1) Dalam rangka meningkatkan keamanan lingkungan Desa Kuta pada Tahun
2015 telah mengadakan kegiatan Rehab pos keamanan lingkungan pada
masing-masing dusun , sebanyak 4 buah Pos Kamling. Untuk biaya
pembuatan Pos kamling dilaksanakan dengan bergotong royong/swadaya.
2) Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran.
Pencapaian target dan realisasi kegiatan/anggaran telah dilaksanakan 100 %.
3) Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pendirian pos kamling dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh
Polisi Desa.
4) Data Perangkat Desa.
Jumlah Aparatur pemerintah Desa yang terlibat dalam kegiatan pendirian
pos kamling sejumlah 10 (sepuluh) orang yaitu : Kepala Desa, Sekdes,
Kaur Pemerintahan, Polisi Desa, Kepala Dusun dan lain-lain.
b. Kegiatan Kamling
1) Dalam rangka mewujudkan keamanan lingkungan di Desa Kuta
menyelenggarakan kamling, dengan melibatkan setiap RT mengikutsertakan
5 sampai dengan 7 warga untuk menjadi petugas kamling ditempatkan di
pos keamanan dan bertugas keliling wilayah lingkungan RT masing-masing
untuk menjaga keamanan khususnya pada malan hari. Masing-masing
petugas kamling diberi inventaris Senter dan kentungan, yang disimpan di
pos keamanan.
2) Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran.
Tingkat pencapaian, target dan realisasi kegiatan dan anggaran telah
dilaksanakan 100 %.
3) Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan kamling dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh Polisi Desa
4) Data Perangkat Desa.
Jumlah Aparatur pemerintah Desa yang terlibat dalam penyelenggaraan
kegiatan kamling sejumlah 9 (sembilan) orang yaitu Kepala Desa, Sekdes,
Kaur Pemerintahan, Polisi Desa dan para Kepala Dusun
2. Jogotirto
Di Desa Kuta pelaksanaan jogotirto belum berjalan dengan baik, karena memiliki 3
areal persawahan yang berbeda satu areal sudah menggunakan irigasi yang
permanen sedangkan dua areal lagi hanya mengandalkan tadah hujan, untuk dapat
mengatasi permasalahan yang ada (membuat bendungan permanen) membutuhkan
biaya yang besar maka pemerintah Desa sudah melakukan permohonan bantuan
baik yang bersumber dari APBN, APBD I maupun APBD II.
Kegiatan pemeliharaan saluran irigasi
1) Dalam rangka meningkatkan kelancaran pengairan di Desa Kuta Tahun 2014
telah mengadakan kegiatan pemeliharaan saluran irigasi. Kegiatan yang
dilaksanakan adalah pembersihan saluran irigasi dengan melibatkan masyarakat
petani dan Ulu-ulu desa.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

10
2) Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran.
Tingkat pencapaian, target dan realisasi kegiatan dan anggaran sudah
dilaksnakan 100 %.
3) Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pemeliharaan saluran irigasi dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh
Ulu-ulu Desa.
4) Data Perangkat Desa.
Jumlah Aparatur pemerintah Desa yang terlibat dalam kegiatan pemeliharaan
saluran irigasi sejumlah 5 (lima) orang yaitu Kepala Desa, Sekdes, Kaur
Pembangunan , Ulu-ulu Desa dan Kepala Dusun.
3. Pengurus Kematian
Kegiatan Pembentukan Rukun Kematian (Ruket)
1) Dalam rangka meningkatkan kelancaran pengurusan warga yang meninggal
dunia di Desa Kuta Tahun 2015 telah mengadakan kegiatan Pembentukan
Rukun Kematian di setiap dusun. Kegiatan yang dilaksanakan adalah
musyawarah dengan warga, Pemerintah Desa memfasilitasi pembentukan ini,
sedangkan untuk sumber biaya digali melalui swadaya.
2) Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran.
Pencapaian target dan realisasi kegiatan/anggaran telah dilaksanakan 100 %.
3) Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pembentukan rukun kematian dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh
Lebe Desa.
4) Data Perangkat Desa.
Jumlah Aparatur pemerintah Desa Desa yang terlibat dalam kegiatan
pembentukan rukun kematian sejumlah 8 (delapan) orang yaitu Kepala Desa,
Sekdes, Lebe Desa dan Kepala Dusun.
Dalam Melaksanakan urusan berdasarkan hak asal usul desa di Desa Kuta,
melibatkan segenap elemen masyarakat yang dikoordinasikan oleh aparatur
pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan desa dengan menggunakan sarana dan
prasarana yang ada melalui proses perencanaan pembangunan sesuai ketentuan. Dalam
melaksanakan kewenangan tersebut juga tidak lepas dari permasalahan sehingga perlu
penyelesaian yang tepat sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Adapun uraian secara rincian dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Daftar Aparatur Pemerintahan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan di Desa.
Daftar nama aparatur pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan di Desa Kuta
pada tahun 2015 sebagai berikut :
a. Daftar Nama Kepala Desa dan Perangkat Desa.
Daftar Nama Kepala Desa dan Perangkat Desa pada tahun 2015 sebagaimana
tercantum pada lampiran.
b. Daftar Nama Anggota BPD
Daftar Nama Anggota BPD pada tahun 2015 sebagaimana tercantum pada
lampiran.
c. Daftar Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Daftar Pengurus LPMD pada tahun 2015 sebagaimana tercantum pada
lampiran.
d. Daftar Pengurus RW
Daftar Pengurus RW pada tahun 2015 sebagaimana tercantum pada lampiran.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

11
e. Daftar Pengurus RT
Daftar Pengurus RT pada tahun 2015 sebagaimana tercantum pada lampiran.
f. Daftar Pengurus PKK Desa
Daftar Pengurus PKK Desa pada tahun 2015 sebagaimana tercantum pada
lampiran.
g. Daftar Pengurus Karang Taruna.
Daftar Pengurus Karang Taruna pada tahun 2015 sebagaimana tercantum pada
lampiran.
2. Sarana dan Prasarana
Sarana dan Prasarana yang dimiliki oleh Desa Kuta sebagaimana tercantum pada
lampiran.
3. Proses Perencanaan Pembangunan
Proses perencanaan pembangunan untuk kegiatan pelaksanaan urusan hak asal usul
Desa Kuta pada tahun 2015 sebagai berikut :
a. Kegiatan Keamanan Lingkungan telah melalui proses perencanaan pembangunan
dan disampain dalam acara musrenbangdes serta mendapat persetujuan dan
warga.
b. Kegiatan pemeliharaan saluran irigasi telah melaiui proses perencanaan
pembangunan tingkat desa yaitu melalui musrenbangdus dan musrenbangdesa
dan terakhir telah masuk dalam RKPDesa tahun 2015.
c. Kegiatan perbaikan saluran irigasi telah melalui proses perencanaan
pembangunan tingkat desa yaitu melalui musrenbangdus dan musrenbangdesa
tahun 2015 dengan melibatkan Ulu-ulu dan telah masuk dalam RKPDesa tahun
Anggaran 2015.
4. Permasalahan dan Penyelesaian.
a. Permasalahan yang dihadapi dalam pembuatan poskamling karena dilaksanakan
dengan swadaya maka pembuatan poskamling dikerjakan dengan seadanya.
Penyelesaiannya untuk sementara memanfaatkan tanah warga yang bersedia
ditempati sebagai pos kamling dan strategis.
b. Permasalahan yang dihadapi wilayah dusun luas dan rumah penduduk terpencar
dan ada yang terpencil dan jalan yang dilalui tidak memenuhi syarat sehingga
menyulitkan petugas kamling, ditambah lagi udara di Desa Kuta sangat dingin
utamanya di malam hari. Penyelesaiannya meminta agar petugas tetap
mengupayakan patroli secara menyeluruh menjangkau pemukiman warga dan
dalam bertugas agar mengenakan pakaian hangat/tebal.
c. Permasalahan yang dihadapi saluran irigasi banyak sudah rusak/bocor sehingga
ketika dibersihkan banyak batu/material yang lepas. Selain itu endapan lumpur
sangat tinggi sehingga pembersihan butuh waktu yang lama. Penyelesaiannya
peserta gotong royong agar hati-hati dalam mebersihkan saluran sehingga
kerusakan yang lebih parah dapat dihindari.
d. Permasalahan yang dihadapi belum semua rukun kematian yang sudah
terbentuk memiliki sarana dan prasarana seperti perlengkapan memandikan
jenazah. Penyelesaiannya dengan meminjam kepada rukun kematian yang
sudah ada.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

12
B. URUSAN PEMERINTAHAN YANG DISERAHKAN KABUPATEN
Urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan Daerah pada tahun 2015
belum ada yang diserahkan kepada desa, sehingga belum ada laporan pelaksanaan
urusan atau kegiatan-kegiatan yang mengacu pada urusan pemerintahan yang
diserahkan kabupaten. Hal ini terjadi karena Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang
Nomor 12 Tahun 2009 tentang Penyerahan Urusan Pemerintahan Yang Menjadi
Kewenangan Daerah kepada Desa telah ditetapkan pada tahun 2009. Namun baru
diundangkan pada tanggal 27 Januari 2010, sehingga Desa Kuta pada tahun 2015
belum melakukan pengkajian dan evaluasi untuk menetapkan urusan-urusan
pemerintahan daerah yang dapat dilaksanakan oleh Desa Kuta.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

13
BAB IV
TUGAS PEMBANTUAN
A. TUGAS PEMBANTUAN YANG DITERIMA.
Tugas pembantuan yang dilaksanakan oleh desa hanya ada beberapa hal itupun
belum ada peraturan perundang-undangan secara tegas. Pemerintah, Pemerintah
Provinsi dan Pemerintah Kabupaten selama ini belum memberikan tugas pembantuan
kepada Desa Kuta khususnya yang sifatnya kegiatan fisik. Beberapa kegiatan yang
mungkin mendekati tugas pembantuan sudah berjalan.
1. Tugas Pembantuan Dari Pemerintah
a. Pendistribusian Raskin.
1) Dasar Hukum
Pendistribusian Raskin berdasarkan Surat Bupati Pemalang Nomor :
511/127/Ek.SDA, tanggal 15 Januari 2015 tentang penetapan Pagu Raskin
Tahun 2015
2) Instansi Pemberi Tugas
Bulog, Dolog Tegal
3) Pelaksanaan Kegiatan
Desa Kuta mendapat alokasi Raskin pada tahun 2015 sebanyak 261 RTS
(warga miskin) dengan jumlah beras sebanyak 15 kg per bulan dengan
nominal sebesar
Rp 75.168.000,- selama setahun. Kegiatan ini sudah
didistribusikan kepada warga yang berhak dan uangnya sudah lunas dan
disetor ke Kabupaten.
4) Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan dilaksanakan dan dikoordinasikan Sekretaris Desa,Lebe Desa,
Kepala Dusun dibantu para RT.
5) Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber dana kegiatan pendistribusian Raskin berasal dari APBN Pemalang
sebesar Rp 900.000,6) Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
7) Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan yang muncul adalah karena jumlah jatah raskin kurang
memenuhi kebutuhan sehingga masih banyak warga yang belum
mendapatkan raskin. Penyelesaian warga miskin didata kembali kemudian
diusulkan ke SKPD yang menangani.

2. Tugas Pembantuan Dari Pemerintah Provinsi


Pada Tahun 2015 Pemerintah Desa Kuta tidak melaksanakan kegiatan tugas
pembantuan dari pemerintah provinsi atau kegiatan yang mendekati tugas bantuan.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

14
3. Tugas Pembantuan Dari Pemerintah Kabupaten
a. Penarikan PBB
1) Dasar Hukum
Penarikan PBB tidak diketahui dasar hukum berupa peraturan perundangundangan yang berlaku.
2) Instansi Pemberi Tugas.
Pemerintah Kabupaten Pemalang, DPPKAD
3) Pelaksanaan Kegiatan.
Pelaksanaan kegiatan penarikan berjalan lancar dan lunas pada bulan
Agustus 2015. Pagu PBB Tahun 2015 sebesar Rp 34.944.159,- telah
disetorkan semua sebesar Rp 34.944.159,- Biaya penyampaian SPPT dan
Upah Pungut sebesar Rp 2.688.000,4) Sumber dan Jumlah Anggaran yang Digunakan
Sumber dana yang digunakan bersumber dari APBD Kabupaten Pemalang
Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 2.688.000,5) Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
rincian target dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan serta anggaran
sebagaimana tercantum pada lampiran.
6) Satuan Pelaksanaan Kegiatan.
Kegiatan penarikan PBB dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh Sekretaris
Desa dengan melibatkan perangkat desa yang ditunjuk sebagai Petugas
Pemungut Pajak.
7) Sarana dan Prasarana.
Sarana dan prasarana yang digunakan SPPT, buku administrasi
8) Permasalahan dan Penyelesaian
Permasalahan yang dihadapi masih banyak SPPT yang salah nama dan luas
serta besarnya tagihan Pajak belum sesuai kenyataan. Penyelesaianan warga
tetap membayar pajak sambil menunggu usulan perbaikan ke kantor
pelayanan Pajak.
B. TUGAS PEMBANTUAN YANG DIBERIKAN
Tugas pembantuan yang diberikan oleh Desa Kuta pada tahun 2015 tidak ada
karena kewenangan ini selama ini belum pernah ada.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

15
BAB V
URUSAN PEMERINTAHAN LAINNYA

A. PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT


1. Kegiatan SKD
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan dilaksanakan dan dikoordinasikan Lebe Desa dibawah tanggungjawab
Kepala Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber dana berasal dari APBDesa Kuta sebesar Rp 900.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum dalam
lampiran
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Karena terbatasnya kader SKD yang tersedia maka kegiatan yang dilaksanakan
belum berjalan dengan baik, penyelesaiannya dengan perekrutan kader dimasingmasing dusun.
B. PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM
1. Kegiatan Pengamanan Kantor Kepala Desa .
a. Pelaksanaan Kegiatan
Dalam rangka keamanan dan ketertiban di lingkungan kantor Kepala Desa Kuta
diadakan kegiatan pengamanan kantor pada malam hari /piket malam, disamping
dilakukan oleh Perangkat Desa juga dibantu oleh anggota Linmas secara
bergiliran sesuai jadwal piket yang dibuat yaitu dua orang Perangkat Desa dan dua
orang dari anggota Linmas setiap malam/
b. Satuan Pelaksana Kegiatan
Pelaksana dan koordinator Kegiatan adalah Polisi Desa aaggota Linmas.
c. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Anggaran bersumber dari APBdesa Tahun anggaran 2015 sebesar
Rp
6.000.000,d. Tingkat Capaian, Target dan Realisasi Kegiatan/Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran telah dilaksanakan dan masuk
dalam Belanja Bantuan Hibah kepada lembaga/organisasi.
e. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan kehadiran anggota Linmas melaksanakan piket malam belum
maksimal. Penyelesaian Pemerinta Desa membentuk Kader Siaga Trantib yang
dipimpin oleh Polisi Desa.
C. PELAKSANAAN KEHIDUPAN DEMOKRASI
1. Kegiatan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kepala Desa yang dilaksanakan oleh Panitia Pemungutan Suara.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran
Sumber pembiayaan pelaksanaan kegiatan Pemilihan Bupati berasal dari KPUD
Kabupaten Pemalang

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

16

c. Tingkat pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan / Anggaran


Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran telah dilaksanakan..
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasaahan yang dihadapi pengamanan wilayah kurang maksimal karena
wilayah yang saling berjauhan, penyelesaian dengan mengkondisikan Linmas
/petugas pengamanan TPS di masing-masing TPS.
D. KERJASAMA DESA
1. Kerjasama Antar Desa
a. Kerjasama Dalam Pembangunan Jalan dan Jembatan Antar Desa.
1) Mitra yang Diajak Kerjasama.
Desa Surajaya Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang.
2) Dasar Hukum.
Peraturan Bersama Kepala Desa Nomor 050/1/2015Tanggal 26 Januari 2015
Tentang Kerjasama dalam Pembangunan Jalan dan Jembatan Antar Desa.
3) Bidang Kerjasama.
Bidang Pembangunan.
4) Nama Kegiatan.
Pembangunan Jalan dan Jembatan Antar Desa
5) Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kepala Dusun
6) Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan kerjasama desa dari Swadaya Masyarakat
Kuta sebesar Rp 5.000.000,7) Waktu Kerjasama.
Dilaksanakan pada bulan Juli Agustus 2015
8) Hasil Kerjasama.
Terbangunnya Badan Jalan dan Jembatan antar Desa Kuta dan Dusun
Kaliwadas - Surajaya.
9) Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran telah dilaksanakan .
10) Permasalahan dan Penyelesaian.
Karena keterbatasan dana,
pembangunannya baru mencapai pada
pembangunan badan jalan dan jembatan. Penyelesaian, Kegiatan ini akan
dilanjutkan pada tahun 2016.
2. Kerjasama dengan Pihak Ketiga
Pada tahun anggaran 2015 Pemerintah Desa Kuta belum melaksanakan kerjasama
dengan Pihak Ketiga.
3. Kerjasama dengan Pemerintah Daerah
Pada tahun anggaran 2015 Pemerintah Desa Kuta belum melakukan kerjasama
dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

17
E. PENGGALIAN PENDAPATAN MASYARAKAT DAN DESA
1. Kegiatan Lelang Tanah Kas Desa (Bengkok).
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur Pemerintahan selaku Ketua
Panitia Lelang Tanah Kas Desa
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan kegiatan Lelang Tanah Kas Desa berasal dari
APBDes tahun 2015 sebesar Rp.1.100.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum dalam
lampiran
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Warga menganggap harga dasar yang ditawarkan terlalu tinggi, upaya yang telah
dilakukann oleh pemerintah desa maupun panitia dalam mengatasi/
menyelesaikan permasalahan tersebut dengan membuat kesepakatan harga dasar
terlebih dahulu.
F. PELESTARIAN NILAI-NILAI SOSIAL, BUDAYA DAN ADAT ISTIADAT
1. Kegiatan Penyelenggaraan Sedekah Bumi.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Penyelenggaraan Sedekah Bumi dilaksanakan oleh masing-masing
Kepala Dusun.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan kegiatan berasal dari swadaya masyarakat .
c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Pelestarian tradisi tetap terjaga dengan baik.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan ini berjalan lancar dan baik sehingga tidak ada permasalahan.
G. BATAS DESA
Selama ini memang tidak ditemukan adanya sengketa batas desa. Namun
sebenarnya sengketa batas desa sangat berpotensi terjadi antara Desa Kuta dengan desa
tetangga. Peta desa yang ada masih belum jelas, hal ini terjadi karena sampai saat ini
belum ada peta desa yang dituangkan dalam Peraturan Daerah sebagaimana diatur dalam
Peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2006 tentang Penetapan dan
Penegasan Batas Desa. Penetapan dan Penegasan Batas Desa ini belum bisa dilakukan
oleh pihak desa secara menyeluruh sehingga harus mendapat fasilitasi dari pemerintah
kabupaten utamanya dari aspek pembiayaan. Penataan Desa yang ideal harus dilakukan
antara dua desa yang berbatasan dengan penetuannya dilakukan melalui foto udara.
Penyelesaian atau Pedoman batas desa sampai saat ini hanya menggunakan batas
alam yang disepakati oleh warga. Namun sebenarnya batas alam ini secara yuridis
kurang kuat karena sewaktu dapat berubah, bergeser bahkan dapat hilang. Namun
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

18
demikian agar batas desa tetap terjaga Pemerintah Desa Kuta setiap tahun melakukan
upaya sebagai berikut:
a.

b.
c.
d.
e.

Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.


Kegiatan pemeliharaan tugu batas desa dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur
Pembangunan.
Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan kegiatan pemeliharaan tugu batas desa berasal
dari bantuan warga sekitar .
Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Terpeliharanya Tugu Batas Desa dengan baik.
Permasalahan dan Penyelesaian.
Kendala pelaksanaan kegiatan ini terjadi karena sebagain besar tugu batas desa
berada didekat jalan sehingga belum dapat mencerminkan batas keseluruhan desa
yang mudah diketahui oleh masyarakat luas. Untuk mengatasi/menyelesaikan
permasalahan tersebut berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kabupaten agar
segera dilakukan penataan batas desa yang jelas.

H. PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BENCANA


1. Kegiatan Pemeliharaan Sender Jalan
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Pemeliharaan Sender Jalan yang berlokasi di Dusun Suwuk RT 005
RW 004 dilaksanakan oleh Kaur Pembangunan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Pemeliharaan Sender Jalan berasal dari APBDES Tahun
2015 sebesar Rp.6.000.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan ini berjalan lancar dan baik sehingga tidak ada permasalahan
2. Kegiatan Pemeliharaan Jalan
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Pemeliharaan Jalan dilaksanakan oleh Kaur Pembangunan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Bronjong berasal dari APBDes tahun 2015 sebesar
Rp.1.895.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan ini berjalan lancar dan baik sehingga tidak ada permasalahan

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

19
I. PENYELENGGARAAN
PELAKSANAAN
DAN
KEUANGAN.

ADMINISTRASI
PEMERINTAHAN
DESA,
PERTANGGUNGJAWABAN
PENGELOLAAN

1. Kegiatan Pembayaran Penghasilan dan Tunjangan bagi Kepala Dcsa dan Perangkat
Desa.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Pembayaran Penghasilan dan Tunjangan bagi Kepala Desa dan Perangkat
Desa dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur Keuangan sebagai
Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran
Sumber pembiayaan kegiatan Pembayaran Penghasilan dan Tunjangan bagi
Kepala Desa dari Perangkat Desa berasal dan APBDesa Tahun Anggaran 2015
sebesar Rp. 326.616.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan Pembayaran Penghasilan dan Tunjangan bagi Kepala Desa
dan Perangkat Desa tidak ada permasalahan.
2. Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi PKK.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi PKK di1aksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan sebagai Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan belanja hibah kepada lembaga/organisasi PKK berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 18.000.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan belanja hibah kepada Iembaga/organisasi PKK tidak ada
permasalahan.
3. Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi LPMD.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi LPMD di1aksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan sebagai Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan belanja hibah kepada lembaga/organisasi LPMD berasal
dari APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 2.800.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan belanja hibah kepada Iembaga/organisasi LPMD tidak ada
permasalahan.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

20

4. Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi RT.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi RT di1aksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan sebagai Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan belanja hibah kepada lembaga/organisasi RT berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 14.400.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan belanja hibah kepada Iembaga/organisasi RT tidak ada
permasalahan.
5. Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi RW.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan belanja hibah kepada lembaga/organisasi RW di1aksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan sebagai Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan belanja hibah kepada lembaga/organisasi RW berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 3.600.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan belanja hibah kepada Iembaga/organisasi RW tidak ada
permasalahan.
6. Kegiatan Posyandu
a. Pelaksanaan Kegiatan.
Dalam rangka peningkatan derajat kesehatan diadakan kegiatan pelayanan
Posyandu berupa pelayanan kesehatan bagi PUS, Bumil dan Balita dan
Penimbangan Balita yang diadakan setiap bulan sekali secara rutin di 5 Posyandu
yang ada yaitu Posyandu Tunas Muda I setiap hari Selasa minggu ke 1, Posyandu
Tunas Muda 2 dan 3, setiap hari Selasa minggu ke 2 dan Posyandu Tunas Muda 4
dan 5 setiap hari Selasa minggu ke 3, setiap bulan.
b. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan dilaksanakan dan dikoordinasikan oleh Tim Penggerak PKK
dilaksanakan oleh kader Posyandu dan bidan desa
c. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber dana berasal dan APBDesa Kuta tahun 2015 sebesar Rp. 6.000.000,00
yang digunakan untuk insentif kader Posyandu
Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
d. Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum dalam
lampiran
e. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan Ibu hamil dan balita sudah
cukup baik, permasalahan yang ada adalah kurangnya sarana prasarana penunjang
kegiatan seperti mebeulair dan alat kesehatan. Penyelesaiannya mengajukan
bantuan sarana dan prasarana penunjang kesehatan kepada Puskesmas dan
Pemerintah Desa.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

21

7. Kegiatan belanja hibah kepada kelompok masyarakat Kader BKB


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan belanja hibah kepada kepada kelompok masyarakat Kader BKB
di1aksanakan dan dikoordinasikan Kaur Keuangan sebagai Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan belanja hibah kepada kelompok masyarakat Kader BKB
berasal dari APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 2.700.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian
Pelaksanaan kegiatan belanja hibah kepada kelompok masyarakat Kader BKB
tidak ada permasalahan.
8. Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)
a. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2015 adalah
melaksanakan kegiatan K-3, kegiatan di Dusun Suwuk
b. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan dilaksanakan dan dikoordinasjkan Kaur Pembangunan dibantu Kepala
Dusun dan Pengurus LPMD
c. Sumber dan Jumlah Anggaran
Sumber dana berasal dan APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp.
1.500.000,00 yang dianggarkan pada Belanja Bantuan Sosial BBGRM
d. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran
e. Permasalahan dan Penyelesaian
Jumlah anggaran biaya pelaksanaan BBGRM sedikit, dan partisipasi masyarakat
masih rendah. Penyelesaiannya mengadakan swadaya dan mengajukan
permohonan bantuan biaya kepada Pemerintah untuk melaksanakan kegiatan
Iainnya serta sosialjsasj BBGRM.
9. Kegiatan belanja hibah kepada kelompok masyarakat Karang Taruna
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan belanja hibah kepada kepada kelompok masyarakat Karang Taruna
di1aksanakan dan dikoordinasikan Kaur Keuangan sebagai Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan belanja hibah kepada kelompok masyarakat Karang Taruna
berasal dari APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 1.500.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian
e. Pelaksanaan kegiatan belanja hibah kepada kelompok masyarakat Karang Taruna
tidak ada permasalahan.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

22

10. Kegiatan Belanja Bantuan Sosial Pemugaran RTLH.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Belanja Bantuan Sosial Pemugaran RTLH di1aksanakan oleh Tim
Pelaksana Kegiatan dan dikoordinasikan oleh Kaur Pembangunan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Belanja Bantuan Sosial Pemugaran RTLH berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 30.000.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
d. Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
e. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan dana yang terbatas, Para penerima bantuan harus mengeluarkan
swadaya yang tidak sedikit agar bantuan yang dalam bentuk material bisa
dipasang. Untuk mengatasi permasalan tersebut Tim bekerja sama dengan para
Kepala Dusun untuk mengerahkan masyarakatnya di lingkungannya untuk
bergotong-royong dalam merehab rumah penerima manfaat.
11. Kegiatan Pengelolaan Dana Alokasi Desa (ADD).
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pengelolaan Dana Alokasi Desa (ADD).di1aksanakan Tim Pelaksana
Kegiatan ADD.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pengelolaan Dana Alokasi Desa (ADD) berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 8.000.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan pengelolaan Dana Alokasi Desa (ADD) tidak ada permasalahan.
12. Kegiatan Penyusunan Perdes APBDesa Tahun Anggaran 2015.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan penyusunan APBDesa Tahun Anggaran 2015 di1aksanakan oleh Kaur
Keuangan dan Sekretaris Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan penyusunan APBDesa Tahun Anggaran 2015 berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 2.000.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan penyusunan APBDesa Tahun Anggaran 2015 mengalami
keterlambatan. Penyelesaian
berkoordinasi dengan pihak Kecamatan
Bantarbolang.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

23

13. Kegiatan penyusunan Profil Desa Tahun Anggaran 2015.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Penyusunan Profil Desa Tahun Anggaran 2015 dilaksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Pemerintahan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan penyusunan Profil Desa Tahun Anggaran 2015 berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 850.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
e. Permasalahan Penyusunan Profil Desa Tahun Anggaran 2015 data yang
dibutuhkan belum akurat. Penyelesaiannya mengadakan koordinasi dengan
Kepala Dusun untuk melakukan pendataan yang akurat.
14. Kegiatan penyusunan RPJMDesa 2016-2021 dan RKP 2016
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Penyusunan penyusunan RPJMDesa dan RKP dilaksanakan oleh Tim
Sebelas yang diketuai oleh Plt. Sekretaris Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
c. Sumber pembiayaan penyusunan penyusunan RPJMDesa berasal dari APBDesa
Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 4.500.000,d. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
e. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan Penyusunan RPJMDesa pada proses Pengkajian Keadaan Desa,
Tim yang dimulai dari masing-masing dusun. Tim harus mengumpulkan
masyarakat dusun pada malam hari. Penyelesaiannya mengadakan koordinasi
dengan Kepala Dusun untuk melakukan proses PKD dengan mencatat semua
permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing dusun.
15. Kegiatan Peningkatan Kesejahteraan Guru TK Non PNS.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan peningkatan kesejahteraan Guru TK non PNS dilaksanakan Kaur
Keuangan selaku Bendahara Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan peningkatan kesejahteraan Guru TK non PNS
berasal dari APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 1.440.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Tidak ada permasalahan.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

24

16. Kegiatan Peningkatan Kesejahteraan Guru PAUD.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
b. Kegiatan peningkatan kesejahteraan Guru PAUD dilaksanakan Kaur Keuangan
selaku Bendahara Desa.
c. Sumber dan Jumlah Anggaran.
d. Sumber pembiayaan Kegiatan peningkatan kesejahteraan Guru PAUD berasal
dari APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 3.600.000,e. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
f. Permasalahan dan Penyelesaian.
Tidak ada permasalahan.

17. Kegiatan Penjaga Kebersihan Kantor.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Kebersihan kantor dilaksanakan oleh petugas dan dikoordinasikan
oleh kaur Umum
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan penjagaan kebersihan kantor berasal dari
APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 1.800.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Tidak ada permasalahan.

18. Kegiatan penyedian alat tulis kantor.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan penyediaan alat tulis kantor dilaksanakan oleh Kaur Umurn dan
dikoordinasikan Sekretaris Desa.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan penyedian alat tulis kantor berasal dari APBDesa Tahun
Anggaran 2015 sebesar Rp. 5.820.626 ,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan penyediaan alat tulis kantor tidak mengalami kendala karena kebutuhan
alat tulis kantor dapat terpenuhi dengan baik.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

25

19. Kegiatan pengadaan perangko, materai dan benda pos lainnya.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pengadaan prangko, materai dan benda pos lainnya dilaksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pengadaan prangko, materai dan benda pos lainnya berasal
dari APBDesa Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 270.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan pengadaan prangko, materai dan benda pos lainnya tidak mengalami
kendala dan dapat terpenuhi dengan baik.
20. Kegiatan Pengadaan Peralatan Kebersihan Dan Bahan Pembersih.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Pengadaan Peralatan Kebersihan Dan Bahan Pembersih dilaksanakan
dan dikoordinasikan Kaur Umum.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan Pengadaan Peralatan Kebersihan Dan Bahan
Pembersih Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 208.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan pengadaan prangko, materai dan benda pos lainnya tidak mengalami
kendala dan dapat terpenuhi dengan baik.

21. Kegiatan Pengadaan Pengisian Tabung Gas.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Pengadaan Pengisian Tabung Gas dilaksanakan dan dikoordinasikan
Kaur Umum.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan Pengadaan Pengisian Tabung Gas Tahun
Anggaran 2015 sebesar Rp. 216.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan Pengadaan Pengisian Tabung Gas tidak mengalami kendala dan dapat
terpenuhi dengan baik.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

26

22. Kegiatan Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik dilaksanakan
dan dikoordinasikan Kaur Umum.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan Kegiatan Penyediaan jasa komunikasi, sumber
daya air dan listrik berasal dari APBDesa tahun 2015 sebesar Rp 600.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum dalam
lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Selama ini belum ada permasalahan yang terjadi karena sudah dilaksanakan
secara rutin.
23. Kegiatan penyediaan jasa administrasi peserta musyawarah.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan penyediaan jasa administrasi peserta musyawarah dilaksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan penyediaan jasa administrasi peserta musyawarah
Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 3.300.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan penyediaan jasa administrasi peserta musyawarah tidak ada
permasalahan.
24. Kegiatan penyediaan jasa asuransi kesehatan , kecelakaan dan kematian.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan penyediaan jasa asuransi kesehatan , kecelakaan dan kematian
dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan penyediaan jasa jasa asuransi kesehatan ,
kecelakaan dan kematian Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 14.978.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan penyediaan jasa jasa asuransi kesehatan , kecelakaan dan
kematian tidak ada permasalahan.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

27

25. Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional.


a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional dilaksanakan
dan dikoordinasikan Kaur Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala
dinas/operasional Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 1.200.000,-

kendaraan

c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.


Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
tidak ada permasalahan.
26. Kegiatan penyediaan barang cetakan dan penggandaan.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan penyediaan barang cetakan dan penggandaan dilaksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Umum.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan penyediaan barang cetakan dan penggandaan
Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 1.500.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan penyediaan barang cetakan dan penggandaan tidak mengalami
kendala/permasalahan.
27. Kegiatan penyediaan makanan dan minuman.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan penyediaan makanan dan minuman dilaksanakan dan dikoordinasikan
Kaur Umum.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan penyediaan makanan dan minuman Tahun
Anggaran 2015 sebesar Rp. 14.840.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan yang ada yaitu jumlah belanja makanan dan minurnan kegiatan
cukup banyak sehingga perlu penambahan anggaran. Penyelesaiannya pengadaan
dana swadaya untuk kegiatan lanjutan.
28. Kegiatan pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu dilaksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan pakaian khusus hari-hari tertentu Tahun Anggaran
2015 sebesar Rp. 6.300.000,LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

28

c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.


Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu tidak mengalami
kendala/permasalahan.
29. Kegiatan Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar desa
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar desa dilaksanakan dan
dikoordinasikan Kaur Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan Kegiatan rapat-rapat koordinasi dan konsultasi
ke luar desa berasal dari APBDesa tahun 2015 sebesar Rp 3.100.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan yang dihadapi karena keterbatasan dana yang disediakan oleh
pemerintah melalui APBDesa dimana kebutuhan riil di desa masih sangat
kurang, penyelesaiannya dengan penghematan yang maksimal guna
memanfaatkan anggaran yang ada, disesuaikan dengan kebutuhan yang sangat
mendesak.
30. Kegiatan Pengadaan Komputer
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pengadaan komputer dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur
Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan Kegiatan pengadaan komputer berasal dari
APBDesa Tahun 2015 sebesar Rp 5.000.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan yang dihadapi karena keterbatasan dana yang disediakan oleh
pemerintah melalui APBDesa dimana kebutuhan riil di desa masih sangat
kurang, penyelesaiannya dengan penghematan yang maksimal guna
memanfaatkan anggaran yang ada, disesuaikan dengan kebutuhan yang sangat
mendesak.
31. Kegiatan Pengadaan Meja Rapat
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pengadaan komputer dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur
Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan Kegiatan pengadaan meja rapat berasal dari
APBDesa Tahun 2015 sebesar Rp 10.500.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan yang dihadapi karena keterbatasan dana yang disediakan oleh
pemerintah melalui APBDesa dimana kebutuhan riil di desa masih sangat
kurang, penyelesaiannya dengan penghematan yang maksimal guna
memanfaatkan anggaran yang ada, disesuaikan dengan kebutuhan yang sangat
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

29
mendesak.
32. Kegiatan Rehab aspal Jalan Dusun Penusuhan
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
b. Kegiatan Peningkatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan
dibantu oleh Kaur Pembangunan
c. Sumber dan Jumlah Anggaran.
d. Sumber pembiayaan Pengaspalan Jalan Dusun Penusuhan berasal dari APBDes
tahun 2015 sebesar Rp. 124.874.400 ,e. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
f. Permasalahan dan Penyelesaian.
Jalan utama Dusun Penusuhan panjangnya 890 meter, namun yang baru terdanai
lewat kegiatan hanya sepanjang 470 meter karena terbatasnya dana yang ada.
Penyelesaian, Pembangunan ini akan dilanjutkan di tahun 2016.
33. Kegiatan Rehab aspal Jalan Dusun Suwuk
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Peningkatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan
dibantu oleh Kaur Pembangunan
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Pengaspalan Jalan Dusun Penusuhan berasal dari APBDes
tahun 2015 sebesar Rp. 62.437.200 ,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Jalan lingkungan Dusun Suwuk panjangnya 1.500 meter, namun yang baru
terdanai lewat kegiatan hanya sepanjang 300 meter karena terbatasnya dana yang
ada. Penyelesaian, Pembangunan ini akan dilanjutkan di tahun 2016
34. Kegiatan Pemabangunan rabat Beton Dusun Sipanjang
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Peningkatan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan
dibantu oleh Kaur Pembangunan
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Pembangunan Rabat Beton Dusun Sipanjang berasal dari
APBDes tahun 2015 sebesar Rp. 124.874.400 ,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Jalan Beringin Dusun Sipanjang yang rusak panjangnya 900 meter, namun yang
baru terdanai lewat kegiatan hanya sepanjang 170 meter karena terbatasnya dana
yang ada. Penyelesaian, Pembangunan ini akan dilanjutkan di tahun 2016.
35. Kegiatan rehab Gedung Balai Desa.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pengadaan Kontruksi Gedung dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur
Pembagunan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan pelaksanaan Kegiatan Kontruksi Gedung berasal dari
APBDesa Tahun 2015 sebesar Rp 115.700.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

30
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Permasalahan yang dihadapi karena keterbatasan dana yang disediakan oleh
pemerintah melalui APBDesa dimana kebutuhan riil atas Rehab Gedung balai
Desa sangat besar, penyelesaiannya dengan penghematan yang maksimal guna
memanfaatkan anggaran yang ada, disesuaikan dengan kebutuhan yang sangat
mendesak.
36. Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Kuta
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Kuta dilaksanakan oleh Tim
Pelaksana Kegiatan (TPK) dan dibantu oleh Kaur Pembangunan
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Kuta berasal dari
APBDes tahun 2015 sebesar Rp. 40.700.000 ,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar tidak ada permasalahan.
37. Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Kalijero
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Kalijero dilaksanakan oleh Tim
Pelaksana Kegiatan (TPK) dan dibantu oleh Kaur Pembangunan
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Kalijero berasal
dari APBDes tahun 2015 sebesar Rp. 40.000.000 ,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan ini berjalan dengan lancar tidak ada permasalahan.
38. Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Suwuk
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Suwuk dilaksanakan Kaur
Pembangunan
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Pembangunan Saluran Drainase Dusun Suwuk berasal dari
APBDes tahun 2015 sebesar Rp. 8.750.000 ,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Karena dana yang terbatas Kegiatan ini belum selesai 100 persen, Penyelesaian
Kegiatan ini akan dilanjutkan tahun 2016 dengan menggali swadaya dari
masyarakat .
39. Kegiatan pengadaan Mobil Siaga.
a. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa.
Kegiatan pengadaan Mobil Siaga dilaksanakan dan dikoordinasikan Kaur
Keuangan.
b. Sumber dan Jumlah Anggaran.
Sumber pembiayaan Kegiatan pengadaan Mobil Siaga Tahun Anggaran 2015

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

31
sebesar Rp. 50.000.000,c. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran.
Rincian target dan realisasi kegiatan dan anggaran sebagaimana tercantum
dalam lampiran.
d. Permasalahan dan Penyelesaian.
Kegiatan pengadaan Mobil Siaga tidak mengalami kendala/permasalahan.

J. URUSAN LAIN YANG HARUS DILAPORKAN


1. Ringkasan APBDesa Perubahan Tahun Anggaran 2015
a. Pendapatan Desa
1) Pendapatan Asli Desa
2) Bagi hasil pajak Kabupaten
3) Bagian dari restribusi Kabupaten
4) Alokasi Dana Desa
5) Bantuan keuangan :
a) Pemerintah
b) Pemerintah
Provinsi,
c) Pemerintah Kabupaten, dan
d) Desa lainnya.
6) Hibah.
7) Sumbangan Pihak ke tiga.
Jumlah
b. Belanja
1) Belanja Langsung
a) Belanja Pegawai
b) Belanja Barang/jasa
c) Belanja Modal
2) Belanja Tidak Langsung
a) Belanja Pegawai
b) Belanja Subsidi
c) Belanja Hibah
d) Belanja Bantuan Sosial
e) Belanja Bantuan Keuangan
f) Belanja Tak Terduga

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

312.186.000,40.000.000,81,895,000,-

Rp 1.079.038.631,Rp
Rp
Rp

24.190.000,59.697.626,582.836.000,-

Rp
Rp
Rp
Rp
Rp

326.616.000,56.500.000 30.000.000,-

Rp

Jumlah

Rp 1.079.839.626,-

Defisit

Rp

c. Pembiayaan
1) Penerimaan Pembiayaan:
a) Sisa Anggaran Tahun sebelumnya
b) Hasil Penjualan Aset yang dipisahkan
Jumlah
2) Pengeluaran Pembiayaan :
a) Dana Cadangan
b) Penyertaan Modal Desa
c) Pembayaran Utang
Jumlah

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

Rp
81.250.000,Rp Rp
15.407.631,Rp 548.300.000,-

Rp
Rp

800.995,-

800.995,-

Rp

800.995,-

Rp
Rp
Rp

Rp

32

2. Target dan Realisasi Pendapatan Desa


Pada Tahun 2015 Target dan Realisasi Pendapatan Desa sebagai berikut :
Tabel 5 : Target dan Realisasi Pendapatan Desa Kuta Tahun 2015
Uraian
Pendapatan Asli Desa

Target
(Rp)
81.250.000,-

Realisasi (Rp)

81.250.000,-

100 %

Dana Perimbangan

875.893.631,-

875.893.631,-

100 %

Lain-lain Pendapatan Yang Sah

121.895.500,-

121.895.500,-

100 %

Jumlah

1.079.038.631,
-

1.079.038.631,-

100 %
Sumber : Laporan Pertanggungjawaban APBdesa Kuta Tahun Anggaran 2015

3. Target dan Realisasi Belanja


Pada Tahun 2015 Target dan Realisasi Belanja Desa sebagai berikut :
Tabel 6 : Target dan Realisasi Belanja Desa Kuta Tahun 2015
1

Uraian
Belanja Tidak Langsung
- Belanja Pegawai
- Belanja Subsidi
- Belanja Hibah
- Belanja Bantuan Sosial
- Belanja Bantuan Keuangan
- Belanja Tak Terduga
Belanja Langsung
- Belanja Pegawai
- Belanja Barang/Jasa
- Belanja Modal
Jumlah

Target (Rp)

Realisasi (Rp)

326.616.000,-

326.616.000,-

100 %

56.500.000,30.000.000,-

56.500.000,30.000.000,-

100 %
100 %

24.190.000,59.697.626,582.836.000,1.079.839.626,-

24.190.000,- 100 %
55.192.851,- 92,45 %
582.836.000,- 100 %
1.075.334.851,-

99,58 %

Sumber : Laporan Pertanggungjawaban APBdesa Kuta Tahun Anggaran 2015

4. Produk Hukum Desa.


Pada tahun 2015 Pemerintah Desa Kuta telah menetapkan produk hukum
desa baik berupa Peraturan Desa, Peraturan Kepala Desa, Peraturan Bersama Kepala
Desa maupun Keputusan Kepala Desa. Adapun rincian dan daftar produk hukum
desa sebagaimana pada lampiran.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

33
BAB VI
TUGAS-TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH,
PEMERINTAH PROPINSI DAN PEMERINTAH KABUPATEN
A. TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH
Pada tahun anggaran 2015 Pemerintah Desa Kuta tidak melaksanakan Tugas dan
Keuangan dari Pemerintah .
B. TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH PROPINSI
Pada tahun anggaran 2015 Pemerintah Desa Kuta tidak melaksanakan Tugas dan
Keuangan dari Pemerintah Propinsi .
C. TUGAS DAN KEUANGAN DARI PEMERINTAH KABUPATEN
1. Kegiatan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam
a. Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam di Desa Kuta Tahun 2015
sesuai hasil musyawarah desa diprioritaskan untuk 1 kelompok dengan jumlah
anggota 16 orang di Wilayah Dusun Suwuk dan Dusun Kuta, Desa Kuta dan
kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pengurus UED SP Sekar Arum
b. Tingkat Pencapaian, Target dan Realisasi Kegiatan/ Anggaran
Rincian target dan realisasi kegiatan serta anggaran sebagaimana tercantum
pada lampiran.
c. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Kegiatan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam dilaksanakan pada tahun 2015
dan dapat diselesaikan pada tahun 2015
d. Satuan Pelaksana Kegiatan Desa
Kegiatan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam dilaksanakan oleh Pengurus
UED SP Sekar Arum dibawah tanggungjawab Kepala Desa
e. Alokasi dan Realisasi Anggaran
Kegiatan ini menyerap dana dari APBD Kabupaten Pemalang sebesar Rp
8.000.000,- dan terealisasi 100%.
f. Permasalahan dan Penyelesaian
Karena keterbatasan anggaran yang diperoleh maka tidak semua anggota dapat
meminjam dengan jumlah yang diajukan anggota dan untuk mengatasi
permasalahan ini pengurus memberikan jumlah maksimal pinjaman yang
diajukan yaitu sebesar Rp 500.000,- per anggota.

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

34
BAB VII
PENUTUP
Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa (LPPD) Desa Kuta Kecamatan
Bantarbolang adalah LPPD selama kurun waktu 1 (satu) tahun anggaran. Dokumen
Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang ini memiliki
kedudukan yang strategis karena dokumen ini merupakan pedoman/panduan bagi
penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang telah dilaksanakan
dan
menentukan kinerja pemerintah Desa Kuta dimasa yang akan datang.
Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang yang telah
dilaksanakan selama 1(satu) tahun bersifat indikatif, sehingga setiap kegiatan yang
dilaksanakan disesuaikan dengan pembiayaan/anggaran yang ada.
Dengan keterbatasan potensi sumber daya pembangunan yang dimiliki Desa Kuta,
maka keterlibatan dan peran serta seluruh masyarakat diharapkan akan semakin
meningkatkan efisiensi dan efektifitas pendayagunaan sumber daya yang ada.
Demikian Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kuta Akhir Tahun Anggaran
2015 ini dibuat dan kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan
pelaporan ini karena keterbatasan SDM dan kurang pelatihan serta regulasi yang cepat
berubah. Kami mengharap agar LPPDesa ini menjadi wacana baru bagi Pemerintah Desa
Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.
Dengan kerendahan hati kami dari Pemerintahan Desa Kuta mengharap saran, kritik
dan pembinaan dari Pejabat yang berwenang.
Kuta, 15 Maret 2016
KEPALA DESA KUTA

SAMSURI

LPPDesa Kuta, Bantarbolang TA 2015

35

LAMPIRAN I

: DAFTAR NAMA KEPALA DESA DAN PERANGKAT DESA


KUTA TAHUN 2015

No.

NAMA

JABATAN

PURNA TUGAS

1.

Samsuri

Kepala Desa

01 Desember 2018

2.

Cahyono

Plt. Sekretaris Desa

3.

Torih

Kaur Pemerintahan

05 Juli 2027

4.

Cahyono

Kaur Pembangunan

18 Mei 2031

5.

Siswandi Hadi Santoso. A.Md

Kaur Keuangan

16 Maret 2038

6.

Winarti

Kaur Umum

19 Mei 2031

7.

Wachidin

Ulu-ulu

30 Agustus 2032

8.

Nurfawaid

Lebe

31 Mei 2029

9.

Marsetiyo

Polisi Desa

10 April 2024

10.

Tulus Harjo

Kepala Dusun

12 Juli 2045

11.

Surinto Purnomo

Kepala Dusun

17 Desember 2035

12.

Brahmanto Condro Yuwono, ST

Kepala Dusun

30 Mei 2036

13.

Dirjo

Kepala Dusun

09 Oktober 2043

14.

Wahyono

Kepala Dusun

07 Mei 2037

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

36
LAMPIRAN II

No.

DAFTAR NAMA ANGGOTA BADAN PERMUSYAWARAN DESA


KUTA TAHUN 2015

NAMA

JABATAN DALAM
KEPENGURUSAN

PURNA TUGAS

1.

Amin Sidik

Ketua BPD

30 November 2018

2.

Wardoyo

Wakil Ketua BPD

30 November 2018

3.

Rochani

Sekretaris BPD

30 November 2018

4.

Siti Nurul Khasanah

Anggota BPD

30 November 2018

5.

Siti Faedah

Anggota BPD

30 November 2018

6.

Sulistyowati

Anggota BPD

30 November 2018

7.

Kurningsih

Anggota BPD

30 November 2018

8.

Suswono

Anggota BPD

30 November 2018

9.

Ruslani

Anggota BPD

30 November 2018

10.

Sumartin

Anggota BPD

30 November 2018

11.

Siti Aminah

Anggota BPD

30 November 2018

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

37

LAMPIRAN III : DAFTAR


PENGURUS
LEMBAGA
MASYARAKAT DESA KUTA TAHUN 2015

No.

NAMA

JABATAN DALAM
KEPENGURUSAN

PEMBERDAYAAN

PURNA TUGAS

1.

Cahyono

Ketua

16 Mei 2016

2.

Siswandi Hadi Santoso

Sekretaris

16 Mei 2016

3.

Oka Risky

Bendahara

16 Mei 2016

4.

Kusnardi

Seksi Agama, Pendidikan

16 Mei 2016

5.

Amin Sidik

6.

Warsitno

dan Penerangan
Seksi Pembangunan dan

16 Mei 2016

Koperasi
Seksi Umum

16 Mei 2016

Kuta, Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

38

LAMPIRAN IV

No.

: DAFTAR PENGURUS RUKUN TETANGGA (RT) DESA KUTA


TAHUN 2015

NAMA

JABATAN DALAM
KEPENGURUSAN

PURNA TUGAS

Slamet

Ketua RT 01 RW 01

27 Maret 2018

Warto

Sekretaris

27 Maret 2018

Drajat

Bendahara

27 Maret 2018

Carim

Ketua RT 02 RW 01

27 Maret 2018

Kasdini

Sekretaris

27 Maret 2018

Sakim

Bendahara

27 Maret 2018

Dakri

Ketua RT 03 RW 01

27 Maret 2018

Kasroni

Sekretaris

27 Maret 2018

Kusnali

Bendahara

27 Maret 2018

10

Sukardi

Ketua RT 04 RW 01

27 Maret 2018

11

Casnuri

Sekretaris

27 Maret 2018

12

Tarwat

Bendahara

27 Maret 2018

13

Slamet Haryanto

Ketua RT 05 RW 01

27 Maret 2018

14

Hartono

Sekretaris

27 Maret 2018

15

Idris Suntoro

Bendahara

27 Maret 2018

16

Rasmadi

Ketua RT 01 RW 02

27 Maret 2018

17

Rohani

Sekretaris

27 Maret 2018

18

Carto

Bendahara

27 Maret 2018

19

Rohid

Ketua RT 01 RW 03

27 Maret 2018

20

Kisno

Sekretaris

27 Maret 2018

21

Wasnari

Bendahara

27 Maret 2018

22

Taryono

Ketua RT 02 RW 03

27 Maret 2018

23

Duratmo

Sekretaris

27 Maret 2018

24

Muhari

Bendahara

27 Maret 2018

39
25

Sahadi

Ketua RT 03 RW 03

27 Maret 2018

26

Suswono

Sekretaris

27 Maret 2018

27

Catur

Bendahara

27 Maret 2018

28

Nohari

Ketua RT 04 RW 03

27 Maret 2018

29

Ujang Hasyim

Sekretaris

27 Maret 2018

30

Mawardi

Bendahara

27 Maret 2018

31

Waluyo

Ketua RT 01 RW 04

27 Maret 2018

32

Abdurahman

Sekretaris

27 Maret 2018

33

Tarmadi

Bendahara

27 Maret 2018

34

Suhadi

Ketua RT 02 RW 04

27 Maret 2018

35

Marsetiyo

Sekretaris

27 Maret 2018

36

Tarmani

Bendahara

27 Maret 2018

37

Munendar

Ketua RT 03 RW 04

27 Maret 2018

38

Sugino

Sekretaris

27 Maret 2018

39

M Soleh

Bendahara

27 Maret 2018

40

Tabri

Ketua RT 04 RW 04

27 Maret 2018

41

Agus Subekti

Sekretaris

27 Maret 2018

42

Untung Sugiarso

Bendahara

27 Maret 2018

43

Ruslani

Ketua RT 05 RW 04

27 Maret 2018

44

Sutikno

Sekretaris

27 Maret 2018

45

Cahyono

Bendahara

27 Maret 2018

46

Darsono

Ketua RT 01 RW 05

27 Maret 2018

47

Ruswanto

Sekretaris

27 Maret 2018

48

Nuraji

Bendahara

27 Maret 2018

49

Subagyo

Ketua RT 02 RW 05

27 Maret 2018

50

Sudito

Sekretaris

27 Maret 2018

51

Kastimi

Bendahara

27 Maret 2018

52

Toto Haryanto

Ketua RT 03 RW 05

27 Maret 2018

53

Suroto

Sekretaris

27 Maret 2018

54

Sukirno

Bendahara

27 Maret 2018

40

55

Supriyono

Ketua RT 04 RW 05

27 Maret 2018

56

Lilis Sugiarti

Sekretaris

27 Maret 2018

57

Yeyet Munifah

Bendahara

27 Maret 2018

58

Waryani

Ketua RT 05 RW 05

27 Maret 2018

59

Subiati

Sekretaris

27 Maret 2018

60

Raswadi

Bendahara

27 Maret 2018

61

Ahmad Salim

Ketua RT 01 RW 06

27 Maret 2018

62

Supriyati

Sekretaris

27 Maret 2018

63

Warsini

Bendahara

27 Maret 2018

64

Kasno

Ketua RT 02 RW 06

27 Maret 2018

65

Rasmani

Sekretaris

27 Maret 2018

66

Rohaetun

Bendahara

27 Maret 2018

67

Priyanto

Ketua RT 03 RW 06

27 Maret 2018

68

Karmanto

Sekretaris

27 Maret 2018

69

Suwarjo

Bendahara

27 Maret 2018

70

Tandar

Ketua RT 04 RW 06

27 Maret 2018

71

Tarmadi

Sekretaris

27 Maret 2018

72

Sukiyah

Bendahara

27 Maret 2018

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

41

LAMPIRAN V

: DAFTAR PENGURUS RUKUN WARGA (RW) DESA KUTA


TAHUN 2014

Sodikin

JABATAN DALAM
KEPENGURUSAN
Ketua RW 01

Markuat

Sekretaris

18 Juli 2016
18 Juli 2016

Dwi Sopriyanto

Bendahara

18 Juli 2016

Daum

Ketua RW 02

18 Juli 2016

Rohani

Sekretaris

18 Juli 2016

Karyo

Bendahara

18 Juli 2016

Rohadi

Ketua RW 03

18 Juli 2016

Nochari

Sekretaris

18 Juli 2016

Muhari

Bendahara

18 Juli 2016

10

Amin Sidik

Ketua RW 04

18 Juli 2016

11

Cahyono

Sekretaris

18 Juli 2016

12

Waluyo

Bendahara

18 Juli 2016

13

Sukardi

Ketua RW 05

18 Juli 2016

14

Sudarno

Sekretaris

18 Juli 2016

15

Eis Fauziah

Bendahara

18 Juli 2016

16

Sabar Iman

Ketua RW 06

18 Juli 2016

17

Jenah

Sekretaris

18 Juli 2016

18

Rastam

Bendahara

18 Juli 2016

No.

NAMA

PURNA TUGAS

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

42
LAMPIRAN VI

No.

: DAFTAR PENGURUS PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN


KELUARGA DESA KUTA TAHUN 2015

NAMA

JABATAN DALAM
KEPENGURUSAN

PURNA TUGAS

Samsuri

Ketua Dewan Penyantun

15 Januari 2018

Casriah

Ketua

15 Januari 2018

Tuinah

Wakil Ketua I

15 Januari 2018

Wiwi Sukatni

Wakil Katua II

15 Januari 2018

Winarti

Sekretaris

15 Januari 2018

Sumaeni

Wakil Sekretaris

15 Januari 2018

Titi Nurhayati

Bendahara

15 Januari 2018

Arminah

Wakil Bendahara

15 Januari 2018

Kurningsih

Ketua Pokja I

15 Januari 2018

10

Juni Jarwati

Wakil Ketua Pokja I

15 Januari 2018

11

Rohaetun

15 Januari 2018

12

Cahyono

Anggota
Anggota

13

Nurfawaid

Anggota

15 Januari 2018

14

Sutariningsih

Ketua Pokja II

15 Januari 2018

15

Kastiah

Wakil Ketua Pokja II

15 Januari 2018

16

Seriah

Anggota

15 Januari 2018

17

Kusnirah

Anggota

15 Januari 2018

18

Wiharni

Anggota

15 Januari 2018

19

Juminah

Ketua Pokja III

15 Januari 2018

20

Nursetyowati

Wakil Ketua Pokja III

15 Januari 2018

21

Puji Astuti

Anggota

15 Januari 2018

22

Kusumawati

Anggota

15 Januari 2018

23

Sulastri

Anggota

15 Januari 2018

24

Winarsih

Ketua Pokja IV

15 Januari 2018

25

Manis Setyowati

Wakil Ketua Pokja IV

15 Januari 2018

26

Tuminah

Anggota

15 Januari 2018

27

Naryu

Anggota

15 Januari 2018

28

Eis Fauziah

Anggota

15 Januari 2018

15 Januari 2018

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

43

LAMPIRAN VII : DAFTAR PENGURUS KARANG TARUNA DESA KUTA TAHUN


2015

No.

NAMA

JABATAN DALAM
KEPENGURUSAN

PURNA TUGAS

Slamet Masfuri

Ketua

12 April 2016

Teguh Purnomo

Wakil Ketua

12 April 2016

Wiwi Indarwati

Sekretaris

12 April 2016

Rintik Sri Rejeki

Bendahara

12 April 2016

Muharso

Seksi Usaha

12 April 2016

Indra Ristiana

Seksi Humas

12 April 2016

Andi Sucipto

Seksi Organisasi

12 April 2016

Muhammad Sodik

Seksi Kerohanian

12 April 2016

Eko Saparudin

Seksi Kesenian dan Budaya

12 April 2016

10

Rispurnumo

Seksi Olagraga

12 April 2016

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

44
LAMPIRAN VIII

No.

: SARANA DAN PRASARANA YANG DIMILIKI DESA KUTA


TAHUN 2015

JENIS BARANG

JUMLAH

KETERANGAN
Untuk penghasilan Kepala
Desa dan Perangkat Desa.
Untuk fasilitas umum seperti
Sekolah, Puskesmas, dll
Kurang baik

Tanah Kas Desa

Tanah Kas Desa

Bangunan Gedung

65 lokasi sejumlah
24,99 Ha
4 lokasi sejumlah
1,04 Ha
1 unit

Sepeda Motor

2 unit

Baik

Meja Tulis

8 buah

Baik

Meja Panjang

2 buah

Kursi

50 buah

Baik
Sebagian rusak

Meja kursi tamu

1 set

Baik

Kursi tangan

1 buah

Rusak

10

Kursi putar

2 buah

Rusak

11

Komputer

5 unit

Baik

12

Meja komputer

3 buah

Rusak

13

Kursi lipat

6 buah

Rusak

14

Kursi plastik

45 buah

Baik

15

Lemari

7 buah

Baik

16

Mesin ketik

1 buah

Rusak

17

Calculator

2 buah

Baik

18

Peta Desa Kuta

1 buah

Baik

19

Peta Kabupaten Pemalang

2 buah

Baik

20

Gambar Lambang Negara

2 buah

Baik

21

Gambar Presiden RI

2 buah

Baik

22

Gambar Wakil Presiden RI

2 buah

Baik

23

Papan Monografi

2 buah

Baik

24

Papan Pengumuman

1 buah

Baik

25

Photo Bupati Pemalang

1 buah

26

Podium

1 buah

Baik
Baik

27

Tiang Bendera

1 buah

Baik

28

Bendera Merah Putih

1 buah

Baik

29

Kentongan

1 buah

Baik

30

Jam Dinding

1 buah

Baik

31

Papan nama Balai Desa Kuta

1 buah

Baik

32

Papan nama BPD Desa Kuta

1 buah

Baik

33

Papan nama LPMD Desa Kuta

1 buah

Baik

45
34

Papan nama PKK Desa Kuta

1 buah

Baik

35

Papan informasi

2 buah

Baik

36

Geber

1 buah

Baik

37

Lampu listrik

12 buah

Baik

38

Gelas

36 buah

Baik

39

Piring

9 buah

Baik

40

Sendok

2 buah

Baik

41

Kompor Minyak

1 unit

Baik

42

Rak piring

1 buah

Baik

43

Rak plastik

1 buah

Baik

44

Panci

1 buah

Baik

45

Poci/ceret

2 buah

Baik

46

Mangkok

1 buah

Baik

47

Kompor gas

1 unit

Baik

48

Tabung gas

1 buah

Baik

49

Penampan / baki

4 buah

Baik

50

Etalase

1 buah

Baik

51

Piala

18 buah

Baik

52

Wireless

1 unit

Baik

53

Generating Set (genset)

1 unit

Rusak

54

Mesin potong rumput

1 unit

Baik

55

Papan nama Perpudes

1 buah

Baik

56

Papan struktur pengurus Perpus

1 buah

Baik

57

Meja baca

2 buah

Baik

58

Rak buku

1 buah

Baik

59

Papan struktur pengurus PKK

1 buah

Baik

60

Papan Data Umum PKK

1 buah

Baik

61

Papan kegiatan Pokja I-IV

4 buah

Baik

62

Papan photo kegiatan pokja

1 buah

Baik

63

Papan 10 program pokok PKK

1 buah

Baik

64

Logo TP PKK

1 buah

Baik

65

Papan kelompok BKB

1 buah

Baik

66

Data kegiatan posyandu

1 buah

Baik

67

Papan data pengunjung posyandu

1 buah

Baik

68

Bagan mekanisme gerakan PKK

1 buah

Baik

69

Papan Peta Oleat

1 buah

Baik

70

Grafik kegiatan TP PKK

1 buah

Baik

71

Papan GSI

1 buah

Baik

46
72

Peta Bumil

1 buah

Baik

73

Papan dana swadaya masyarakat

1 buah

Baik

74

Papan visi gerakan PKK

1 buah

Baik

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI

47
LAMPIRAN IX

No.

: DAFTAR PRODUK HUKUM DESA DESA KUTA TAHUN 2015

NAMA PRODUK
HUKUM DESA

NOMOR DAN TANGGAL


PENETAPAN

TENTANG

Peraturan Desa

Nomor 1 Tahun 2015


Tanggal 19 Januari 2015

Rencana Kerja Pemerintah


Desa Kuta Tahun 2015

Peraturan Desa

Nomor 2 Tahun 2015


Tanggal 10 Maret 2015

APBDesa Tahun Anggaran


2015

Peraturan Desa

Nomor 3 Tahun 2015


Tanggal 17 Maret 2015

Pertanggungjawaban
Pelaksanaan APBDesa Tahun
2014

Peraturan Desa

Nomor 4 Tahun 2015


Tanggal 23 September 2015

Perubahan APBDes Tahun


Anggarn 2015

Peraturan Desa

Nomor 5 Tahun 2015


Tanggal 1 Oktober 2015

Hasil Inventarisasi Sarana


Prasarana Hasil PNPM
MPd Desa Kuta

Peraturan Desa

Nomor 6 Tahun 2015


Tanggal 9 Desember 2015

Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Desa Kuta
Tahun 2016-2021

Peraturan Desa

Nomor 7 Tahun 2015


Tanggal 22 Desember 2015

Rencana Kerja Pemerintah


Desa Kuta Tahun 2016

Peraturan Desa

Nomor 8 Tahun 2015


Tanggal 29 Desember 2015

APBDesa Tahun Anggaran


2016

Peraturan Kepala Desa

Nomor1/ Tahun 2015


Tanggal 10 Maret 2015

Penjabaran APBDesa Tahun


Anggaran 2015

10

Peraturan Kepala Desa

Nomor 2/ Tahun 2015


Tanggal 23 September 2015

Penjabaran Perubahan
APBDesa Tahun Anggaran
2015

11

Peraturan Kepala Desa

Nomor 3/ Tahun 2015


Tanggal 29 Desember 2015

Penjabaran APBDesa Tahun


Anggaran 2016

12

Peraturan Bersama
Kepala Desa

Nomor 1/ Tahun 2015


Tanggal 26 Januari 2015

Kerjasama dalam
Pembangunan Jalan dan
Jembatan antar desa

13

Keputusan Kepala Desa

Nomor 141/ 1 / Tahun 2015


Tanggal 5 Januari 2015

Pengangkatan Bendaharawan
Desa Kuta.

14

Keputusan Kepala Desa

Nomor 143/ 2 /Tahun 2015


Tanggal 7 Januari 2015

Pembentukan Panitia Lelang


Tanah Kas Desa

15

Keputusan Kepala Desa

Nomor 511 /3 / Tahun 2015


Tanggal 12 Januari 2015

Pembentukan Pelaksana
Distribusi Raskin Desa Kuta
Tahun 2015

48

No.

NAMA PRODUK
HUKUM DESA

16

Keputusan Kepala Desa

NOMOR DAN TANGGAL


PENETAPAN
Nomor 141/ 4 / Tahun 2015
Tanggal 3 Maret 2015

TENTANG
Pengangkatan Pelaksana
Tugas Sekretaris Desa
Pengangkatan Pelaksana
Teknis Pengelolaan Keuangan
Desa Kuta Tahun Anggaran
2015

17

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 5 / Tahun 2015


Tanggal 7 Maret 2015

18

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 6 / Tahun 2015


Tanggal 19 Maret 2015

Keterangan
Pertanggungjawaban Kepala
Desa TA 2014

19

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 7 / Tahun 2015


Tanggal 24 Maret 2015

Pembentukan Tim Pelaksana


Kegiatan ADD 2015

21

Keputusan Kepala Desa

Nomor 411.3/ 8 / Tahun 2015


Tanggal 24 Maret 2015

Pembentukan Kelompok
Kerja Profil Desa Kuta

21

Keputusan Kepala Desa

Nomor 270/ 9 / Tahun 2015


Tanggal 26 Mei 2015

22

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 10 / Tahun 2015


Tanggal 26 Agustus 2015

23

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 11 / Tahun 2015


Tanggal 4 September 2015

24

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 12 / Tahun 2015


Tanggal 10 September 2015

25

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 13 / Tahun 2015


Tanggal 10 September 2015

26

Keputusan Kepala Desa

Nomor 145/ 14 / Tahun 2014


Tanggal 22 September 2015

27

Keputusan Kepala Desa

Nomor 520/ 15 / Tahun 2015


Tanggal 21 September 2015

28

Keputusan Kepala Desa

Nomor 520/ 16 / Tahun 2015


Tanggal 22 September 2015

Keputusan Kepala Desa

Nomor 411.2/ 17 / Tahun


2015 Tanggal 22 September
2015

29

Penunjukan dan
Pengangkatan Sekretrais da
Staf Sekretariat PPS Desa
Kuta untuk Pilbup Pemalang
2015
Pembentukan Tim
Inventarisasi Sarana dan
Prasarana Hasil PNPM
Pembentukan Tim Pengelola
Kegiatan Bantuan Keuangan
Kepada Desa Pengadaan
Mobil Siaga
Pembentukan Tim Pengelola
Kegiatan Pengaspalan Jalan
Desa Kuta Tahun Anggaran
2015
Pembentukan Tim Pengelola
Kegiatan Rabat Beton Desa
Kuta Tahun Anggaran 2015
Penetapan Tim Penyusun
RPJMDes Desa Kuta Tahun
2016-2021
Pembentukan Kelompok Tani
Panca Tani
Pembentukan Kelompok Tani
Mulya Tani
Pembentukan TPK
Pemugaran Perumahan Tidak
Layak Huni Desa Kuta Tahun
2015

49

No.

NAMA PRODUK
HUKUM DESA

30

Keputusan Kepala Desa

31

Keputusan Kepala Desa

NOMOR DAN TANGGAL


PENETAPAN
Nomor 411.4/ 18 / Tahun
2015
Tanggal 28 September 2015
Nomor 411.4/ 19 / Tahun
2015
Tanggal 28 September 2015

TENTANG
Pembentukan Gugus Tugas
Desa Layak Anak
Pembentukan Forum Anak
Desa Kuta

Kuta, 15 Maret 2016


Kepala Desa Kuta

SAMSURI