Anda di halaman 1dari 51

FORMAT 1

INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH


TAHUN 2010

NAMA

: ...............................................................................

INSTANSI : ...............................................................................
NUPTK

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL


DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH (LPPKS)

: ...............................................................................

LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN


KEPALA SEKOLAH (LPPKS)
Jl. Parangkusumo No.51
Purwosari
Surakarta Jawa Tengah

KATA PENGANTAR
Kepala sekolah berperan sentral dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kualitas guru, prestasi siswa, peran masyarakat
dapat menjadi petunjuk keberhasilan kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Keberhasilan kepala sekolah dalam
meningkatkan kualitas sekolahnya tidak terlepas dari kompetensi yang dimilikinya.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No.13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah memberikan
acuan bagi pengembangan kompetensi kepala sekolah/madrasah. Permendiknas tersebut menyebutkan bahwa ada lima dimensi kompetensi
yang harus dimiliki oleh kepala sekolah, yaitu kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Dengan standar tersebut
diharapkan seluruh kepala sekolah di Indonesia dapat memiliki kompetensi yang paripurna. Untuk itu diperlukan upaya terus menerus untuk
mengembangkan kompetensi para kepala sekolah, agar dapat memenuhi kompetensi yang diharapkan.
Sampai saat ini belum ada data yang dapat menunjukkan secara komprehensif mengenai peta kompetensi kepala sekolah di
Indonesia. Peta kompetensi kepala sekolah sangat penting sebagai acuan untuk penyusunan dan pengembangan program peningkatan
kompetensi kepala sekolah. Melihat pentingnya pemetaan kompetensi kepala sekolah, maka diperlukan instrumen yang dapat
mengungkapkan secara utuh peta kompetensi kepala sekolah. Untuk itu LPPKS sebagai lembaga yang ditunjuk untuk mengembangkan
instrumen pemetaan kompetensi kepala sekolah telah menyusun Instrumen Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah, yang digunakan untuk
melakukan pemetaan kompetensi kepala sekolah di seluruh Indonesia, pada tahun 2010.
Terima kasih pada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan Instrumen Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah ini. Harapan kami
instrumen ini bermanfaat bagi pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa
meridloi dan memberikan kemudahan.

Surakarta, Juni 2010


Kepala LPPKS

Prof. Dr. Siswandari, M.Stats


NIP. 19590201 198503 2 002

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................................................................

DAFTAR ISI ......................................................................................................................................................... ii

PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN KOLOM


INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH ..................................................................................................... 1
TUJUAN ............................................................................................................................................................ 1
BAGAIMANA MENGISI INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH ........................................................................... 1
CONTOH PENGISIAN KOLOM ..................................................................................................................................... 3

INSTRUMEN-INSTRUMEN
DIMENSI KEPRIBADIAN ...........................................................................................................................................

DIMENSI MANAJERIAL ............................................................................................................................................ 14


DIMENSI KEWIRAUSAHAAN ...................................................................................................................................... 38
DIMENSI SUPERVISI ............................................................................................................................................... 43
DIMENSI SOSIAL ................................................................................................................................................... 45

ii

PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN KOLOM


INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH
INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH
Instrumen Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah didasarkan pada kompetensi profesional kepala sekolah/madrasah yang ada di dalam
Permendiknas No.13 Tahun 2007. Kompetensi profesional kepala sekolah/madrasah dikelompokkan ke dalam lima dimensi yang dua
diantaranya memiliki unsur yang lebih dari satu:
Dimensi Kepribadian: berperilaku penuh integritas dan bertindak sebagai panutan; kepemimpinan yang profesional
Dimensi Manajerial: perencanaan program, penerapan dan evaluasinya; pengembangan dan keefektifan organisasi; manajemen sumber
daya; manajemen sumber daya manusia; manajemen informasi
Dimensi Kewirausahaan
Dimensi Supervisi
Dimensi Sosial

TUJUAN
Instrumen Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah ini bukan merupakan instrumen tes yang bertujuan untuk menilai kepala sekolah.
Tujuan dari Instrumen Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah adalah untuk:
mengidentifikasi bagian-bagian dari tiap-tiap kompetensi yang merupakan pengetahuan dan keahlian yang sudah dimiliki sebagai kepala
sekolah/madrasah. Bagian-bagian ini menjadi KEKUATAN bagi kepala sekolah/madrasah.
mengidentifikasi bagian-bagian dari tiap-tiap kompetensi yang masih memerlukan pengetahuan, keahlian dan penerapan di tempat
kerja yang lebih mendalam. Bagian-bagian ini merupakan BAGIAN YANG MEMERLUKAN PENGEMBANGAN LEBIH LANJUT.

BAGAIMANA MENGISI INSTRUMEN PEMETAAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH


Instrumen Pemetaan Kompetensi Kepala Sekolah terdiri dari dua instrumen, yaitu FORMAT 1 dan FORMAT 2:
FORMAT 1 merupakan sebuah instrumen yang harus diisi dahulu oleh kepala sekolah/madrasah. Pada kegiatan pengisian Format 1, kepala
sekolah/madrasah memetakan tingkat kompetensi mereka berdasarkan kelima dimensi kompetensi kepala sekolah/madrasah.
FORMAT 2 merupakan sebuah instrumen yang diisi setelah mengisi Format 1. Format ini terdiri dari dua bagian, yaitu Format 2A dan
Format 2B. Pada kegiatan pengisian Format 2A, kepala sekolah/madrasah menggabungkan jawaban yang sudah dipilih pada
Format 1. Pada kegiatan pengisian Format 2B, kepala sekolah/madrasah membuat kesimpulan sendiri mengenai kompetensi
yang dirasa sudah kuat dan kompetensi yang masih memerlukan pengembangan, berdasarkan hasil yang diperoleh dari Format
2A. Instruksi untuk mengisi Format 2 disediakan di Format 2 tersebut.

Format 1 dibagi ke dalam enam kolom. Instrumen ini memasukkan semua kompetensi kepala sekolah/madrasah serta penjabaran unsurunsur tiap kompetensi tersebut; patokan-patokan pencapaian kompetensi yang diharapkan dipenuhi oleh seorang kepala sekolah/madrasah;
serta saran-saran atau juga gambaran akan bagaimana patokan-patokan itu mungkin bisa diterapkan di dalam praktik-praktik yang
sebenarnya.
Seorang kepala sekolah/madrasah mungkin sudah mempunyai pengalaman-pengalaman seperti yang digambarkan pada instrumen, yang
berkaitan dengan kegiatan kepemimpinan dan manajemen, baik sebagai seorang guru, pemimpin dan juga kepala sekolah/madrasah di
sekolah/madrasah yang dipimpinnya. Pada instrumen ini, kepala sekolah/madrasah akan melakukan refleksi (menilai diri sendiri) atas
pengetahuan dan praktik-praktik yang telah dikuasai dan dilakukannya, dengan cara memberi respon berdasarkan 4 pilihan jawaban A, B, C,
atau D yang tersedia di kolom 5. Kepala sekolah harus memberi nilai yang paling sesuai (jujur) dengan gambaran tingkat kompetensi yang
telah dimiliki. Kejujuran Anda dalam memberi nilai akan berpengaruh besar dalam hasil analisisnya. Kalau Anda menjawab tidak sesuai
dengan kondisi kompetensi yang dimiliki, maka akan menghasilkan analisis yang keliru tentang kondisi Anda. Penjabaran nilai yang diberikan
akan beragam sesuai dengan bentuk penjelasan yang diberikan. Kepala sekolah/madrasah kemudian akan memberikan satu atau lebih
contoh praktik yang dilakukannya untuk mendukung nilai yang telah diberikan.
Penjelasan yang lebih rinci untuk setiap kolom sebagai berikut:
1. Pada kolom 1 berisi dimensi kompetensi kepala sekolah sesuai dengan Permendiknas No. 13 tahun 2007 (Kepribadian, Manajerial,
Kewirausahaan, Supervisi, dan Sosial).
2. Pada kolom 2 berisi kompetensi yang diukur tingkat penguasaannya pada diri kepala sekolah.
3. Pada kolom 3 berisi patokan pencapaian kompetensi minimal yang harus dikuasai oleh seorang kepala sekolah.
4. Pada kolom 4 berisi contoh penerapan patokan bagaimana isu utama/ pokok bahasan/ sub kompetensi/ unsur dalam kompetensi itu
diterapkan atau dilakukan oleh kepala sekolah.
5. Pada Kolom 5 berisi tingkat penilaian kompetensi, dalam hal ini kepala sekolah dapat memilih salah satu di antara empat (4) alternatif
jawaban yang tersedia, sesuai dengan kondisi dan kemampuannya masing-masing.
6. Pada kolom 6 adalah deskripsi pengalaman yang telah dilakukan oleh kepala sekolah disertai bukti fisik atau praktik yang dimiliki atau
dilakukan.

CONTOH PENGISIAN KOLOM


Contoh:
Masukan dari para guru, tidak mesti menjadi dasar bagi saya dalam membuat keputusan/kebijakan dan tidak harus dijelaskan
alasan-alasan atas keputusan yang saya ambil.
Contoh jawaban bisa dilihat di sini pada kompetensi 1.5 dari Dimensi Kepribadian

DIMENSI

1.
Kepribadian

KOMPETENSI

PATOKAN PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.5

1.5.1

1.5.1.1

1.5.1.1

Bersikap
terbuka dalam
melaksanakan
tugas pokok
dan fungsi.

Bertindak dan bersikap


terbuka/transparan ketika
membuat keputusan dan
kebijakan dalam
melaksanakan tugas pokok
dan fungsi yang ditunjukkan
dengan perilaku:
menerima saran-saran dari
guru dan karyawan
mendelegasikan tugastugas
adanya dukungan
masyarakat

Saya bersikap terbuka


terhadap saran-saran
dari guru dan
karyawan di sekolah
yang saya pimpin.

A. Sama sekali tidak


B. Hanya sedikit
C Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

Masukan dari para


guru, tidak mesti
menjadi dasar bagi
saya dalam membuat
keputusan/kebijakan
dan tidak harus
dijelaskan alasan alasan atas keputusan
yang saya ambil.

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.5.1.2

1.5.1.2

Saya bersikap terbuka


terhadap
pendelegasian tugastugas dari kepala
sekolah kepada guru
dan karyawan di
sekolah yang saya
pimpin.

A. Sama sekali tidak


B. Hanya sedikit
C. Terkadang

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

Saya mendelegasikan
pengelolaan keuangan
sekolah hanya pada
staf tertentu saja.

D. Secara konsisten

1.5.1.3

1.5.1.3

Saya berperan aktif


menunjukkan
kemampuan saya
dalam menjaring
dukungan yang nyata
dari masyarakat atas
prakarsa dan program
yang dilakukan di
sekolah yang saya
pimpin.

A. Sama sekali tidak


B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

Masyarakat di sekitar
sekolah saya tidak
memberi dukungan
secara nyata atas
program atau
prakarsa yang saya
lakukan.

DIMENSI

KOMPETENSI

1. Kepribadian 1.1
Berakhlak mulia,
mengembangkan
budaya dan tradisi
akhlak mulia, dan
menjadi teladan
akhlak mulia bagi
komunitas di
sekolah/madrasah.

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI
1.1.1
Kepala sekolah/
madrasah berakhlak
mulia yang
ditunjukkan dengan
perilaku:
ramah
bersahaja
menepati janji
atau perkataan
yang diucapkan
jujur

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.1.1.1
Saya menunjukkan
kebiasaan menyapa
guru/karyawan terlebih
dahulu.

1.1.1.1
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.1.1.2
Saya menunjukkan jati
diri sebagai seorang
kepala sekolah yang
bersahaja.

1.1.1.2
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.1.1.3
Saya menunjukkan jati
diri sebagai seorang
kepala sekolah yang
menepati janji atau
perkataan yang telah
saya ucapkan.

1.1.1.3
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

DIMENSI

KOMPETENSI

1.2
Memiliki integritas
kepribadian sebagai
pemimpin.

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

1.2.1
Kepala sekolah/
madrasah bertindak
sebagai pemimpin
dengan penuh
integritas dan menjadi
panutan yang
ditunjukkan dengan
perilaku:

tepat waktu

bertanggungjawab

menggunakan
fasilitas sekolah
hanya untuk
kepentingan
sekolah

teladan positif
bagi rekan-rekan
seprofesi

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.1.1.4
Saya menunjukkan jati
diri sebagai seorang
kepala sekolah yang
jujur.

1.1.1.4
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.2.1.1
Saya menunjukkan
integritas sebagai
pemimpin dengan
melaksanakan tugas
tepat waktu.

1.2.1.1
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.2.1.2
Saya menunjukkan
integritas sebagai
pemimpin yang
bertanggungjawab atas
semua kebijakan,
praktik-praktik kegiatan
dan keputusan yang
ditetapkan di sekolah.

1.2.1.2
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.2.1.3
Saya menunjukkan
integritas sebagai
pemimpin dengan
menggunakan fasilitas
sekolah hanya untuk
kepentingan sekolah.

1.2.1.3
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.2.1.4
Saya menunjukkan
keteladanan sebagai
pemimpin dalam hal
etos kerja.

1.2.1.4
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

DIMENSI

KOMPETENSI
1.3
Memiliki keinginan
yang kuat dalam
pengembangan diri
sebagai kepala
sekolah/madrasah

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI
1.3.1
Kepala sekolah/
madrasah memiliki
keinginan yang kuat
dalam pengembangan
diri sebagai kepala
sekolah/madrasah
yang ditunjukkan
dengan perilaku:
meningkatkan
kemampuan secara
mandiri
mampu mencari
informasi berbagai
kebijakan baru
aktif dalam kegiatan
pengembangan
keprofesionalan

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.3.1.1
Saya menunjukkan
inisiatif secara mandiri
untuk mengembangkan
diri sebagai kepala
sekolah.

1.3.1.1
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.3.1.2
Saya mencari dan
mengumpulkan informasi
tentang berbagai
kebijakkan baru terkait
dengan jabatan kepala
sekolah.

1.3.1.2
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

1.4
1.4.1
Bersikap terbuka
Kepala sekolah/
dalam
madrasah bertindak
melaksanakan tugas dan bersikap terbuka/
pokok dan fungsi.
transparan ketika
membuat keputusan
dan kebijakan dalam
melaksanakan tugas
pokok dan fungsi yang
ditunjukkan dengan
perilaku:
menerima saransaran dari guru dan
karyawan
mendelegasikan
tugas-tugas
adanya dukungan
masyarakat

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.3.1.3
Saya berpartisipasi
secara aktif dalam
berbagai kegiatan
organisasi profesi
KKKS/MKKS dan kegiatan
lainnya.

1.3.1.3
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.4.1.1
Saya menerima saransaran dari guru dan
karyawan di sekolah.

1.4.1.1
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

DIMENSI

KOMPETENSI

1.5
Mengendalikan diri
dalam menghadapi
masalah dalam
pekerjaan sebagai
kepala sekolah/
madrasah

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

1.5.1
Kepala sekolah/madrasah
mampu mengendalikan diri
dalam menghadapi masalah
dalam pekerjaan sebagai
kepala sekolah/madrasah
yang ditunjukkan dengan
perilaku:

sabar

arif bijaksana

bersikap dewasa

efektif dalam
menangani masalah

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.4.1.2
Saya terbuka dalam
menunjuk personel untuk
melaksanakan tugas-tugas
sekolah berdasarkan
masukan.

1.4.1.2
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.4.1.3
Saya bersikap terbuka
dalam merumuskan
kebijakan-kebijakan
sekolah.

1.4.1.3
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.4.1.4
Saya berhasil menggalang
dukungan masyarakat
terhadap program-program
sekolah.

1.4.1.4
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.5.1.1
Saya bersikap sabar
dalam menghadapi
permasalahan di sekolah
yang saya pimpin.

1.5.1.1
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

10

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.5.1.2
Saya memahami setiap
permasalahan di sekolah
dari berbagai sudut
pandang sebelum
mengambil tindakan.

1.5.1.2
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.5.1.3
Saya menyikapi
permasalahan yang
muncul di sekolah
dengan sewajarnya.

1.5.1.3
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.5.1.4
Saya menangani
penanganan
permasalahan di sekolah
dengan tidak
menimbulkan masalah
baru.

1.5.1.4
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

11

DIMENSI

KOMPETENSI
1.6.
Memiliki bakat dan
minat jabatan
sebagai pemimpin
pendidikan.

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI
1.6.1
Kepala sekolah/
madrasah memiliki
bakat dan minat
jabatan sebagai
pemimpin pendidikan
yang ditunjukkan
dengan perilaku:
mampu
menggerakkan siswa,
guru dan karyawan
senang menjalankan
tugas
aktif dalam kegiatan
pengembangan
keprofesionalan
kepemimpinan
kepala sekolah.

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.6.1.1
Saya mampu
menggerakkan siswa,
guru dan karyawan
untuk melaksanakan
tugas secara optimum.

1.6.1.1
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

1.6.1.2
Saya menunjukkan rasa
senang dalam
melaksanakan tugas
sehari-hari sebagai
kepala sekolah.

1.6.1.2
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

12

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

1.6.1.3
Saya aktif mengikuti
kegiatan Pengembangan
Keprofesian
Berkelanjutan baik di
sekolah maupun di luar
sekolah

1.6.1.3
A. Sama sekali tidak
B. Hanya sedikit
C. Terkadang
D. Secara konsisten

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

13

DIMENSI
2. Manajerial

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.1

2.1.1

2.1.1.1

2.1.1.1

Menyusun
perencanaan
sekolah/
madrasah untuk
berbagai
tingkatan
perencanaan

Kepala sekolah/
madrasah memahami
dan menyusun rencana
sekolah/madrasah
untuk berbagai
tingkatan perencanaan
yang ditunjukkan
dengan adanya:
Rencana Kerja
Sekolah/Madrasah
(Rencana Strategis)
Rencana tahunan

Kemampuan saya memahami


rencana strategis sekolah
dengan benar yang
mencakup rencana
pendidikan,biaya, dan
sumber dana.

A. Tidak memahami

2.1.1.2

2.1.1.2

Kemampuan saya menyusun


rencana strategis sekolah
dengan benar yang
mencakup rencana
pendidikan,biaya, dan
sumber dana.

A. Tidak menyusun renstra


B. Menyusun renstra tetapi
ragu kebenarannya
C. Menyusun renstra
dengan agak jelas
D. Menyusun renstra sesuai
dengan kriteria

2.1.1.3

2.1.1.3

Kemampuan saya memahami


rencana tahunan sekolah
dengan benar yang
mencakup rencana
pendidikan, biaya, dan
sumber dana.

A.
B.
C.
D.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Memahami secara
mendetil

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Memahami secara
mendetil

14

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.1.1.4

2.1.1.4

Kemampuan saya menyusun

A. Tidak menyusun
renstra
B. Menyusun renstra
tetapi ragu
kebenarannya
C. Menyusun renstra
dengan agak jelas
D. Menyusun renstra
sesuai dengan
kriteria
2.2.1.1

rencana tahunan sekolah


dengan benar yang
mencakup rencana
pendidikan, biaya, dan
sumber dana.

2.2

2.2.1

2.2.1.1

Mengembangkan
organisasi
sekolah/
madrasah sesuai
dengan
kebutuhan

Kepala sekolah/
madrasah mampu
mengembangkan
organisasi sekolah/
madrasah sesuai
dengan kebutuhan
yang ditunjukkan
dengan adanya:
struktur organisasi
sekolah
deskripsi tugas

Kemampuan saya

memahami fungsi sekolah


dan pengembangan
struktur organisasi
sekolah.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

15

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN
2.2.1.2
Kemampuan saya

mengembangkan struktur
organisasi sekolah yang
sesuai dengan fungsi/
kebutuhan sekolah.

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

2.2.1.2
A. Tidak ada struktur
organisasi sekolah
B. Ada struktur organisasi
sekolah tetapi tidak
mendasarkan fungsi
sekolah
C. Ada struktur organisasi
sekolah tetapi tidak
sepenuhnya
mendasarkan pada
fungsi sekolah
D. Ada struktur organisasi
sekolah yang disusun
berdasarkan fungsi
sekolah.

2.2.1.3

2.2.1.3

Kemampuan saya

A. Tidak membagi tugas

mengembangkan
distribusi tugas sekolah
berdasarkan struktur
organisasi sekolah yang
telah dikembangkan.

B. Kadang-kadang
membagi tugas
C. Sering membagi
tugas
D. Selalu membagi
tugas

16

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.3

2.3.1

2.3.1.1

2.3.1.1

Memimpin
sekolah/
madrasah dalam
rangka
pendayagunaan
sumber daya
sekolah/
madrasah secara
optimal

Kepala sekolah
mampu memimpin
sekolah/madrasah
dalam rangka
pendayagunaan
sumber daya
sekolah/madrasah
secara optimal.

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami cara-cara
memimpin warga sekolah
untuk mencapai visi, misi
dan tujuan sekolah.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

2.3.1.2

2.3.1.2

Saya melaksanakan caracara memimpin warga


sekolah untuk mencapai
visi, misi dan tujuan
sekolah.

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

17

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.4

2.4.1

2.4.1.1

2.4.1.1

Mengelola
perubahan dan
pengembangan
sekolah/
madrasah
menuju
organisasi
pembelajar yang
efektif.

Kepala sekolah
mampu mengelola
perubahan dan
pengembangan
sekolah/madarasah
menuju organisasi
pembelajaran yang
efektif.

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami pengelolaan
perubahan dan
pengembangan
sekolah/madrasah menuju
organisasi pembelajaran
yang efektif.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

2.4.1.2

2.4.1.2

Saya mengelola perubahan


dan pengembangan
sekolah/madrasah menuju
organisasi pembelajaran
yang efektif.

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

18

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.5

2.5.1

2.5.1.1

2.5.1.1

Menciptakan
budaya dan
iklim sekolah/
madrasah yang
kondusif dan
inovatif bagi
pembelajaran
peserta didik

Kepala
sekolah/madrasah
mampu menciptakan
budaya dan iklim
sekolah/ madrasah
yang kondusif dan
inovatif bagi
pembelajaran peserta
didik dalam bentuk:
perubahan pola
pikir, pola hati
(niat/keinginan),
dan pola perilaku
perubahan
lingkungan fisik dan
non fisik yang
mendukung iklim
akademik

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami cara mengubah


pola pikir, pola hati
(niat/keinginan), dan pola
perilaku.

B. Sedikit memahami
C. Cukup memahami
D. Memahami
sepenuhnya

2.5.1.2

2.5.1.2

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami cara mengubah


lingkungan fisik dan non
fisik yang diperlukan untuk
mendukung iklim
akademik.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Cukup memahami
D. Memahami
sepenuhnya

19

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.5.1.3

2.5.1.3

Saya melakukan
perubahan pola pikir, pola
hati (niat/keinginan), dan
pola perilaku yang
diperlukan untuk
mendukung iklim
akademik

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

2.6

2.6.1

2.6.1.1

2.6.1.1

Mengelola guru
dan staf dalam
rangka
pendayagunaan
sumber daya
manusia secara
optimal

Kepala
sekolah/madrasah
mampu mengelola
guru dan staf dalam
rangka pendayagunaan
sumber daya manusia
secara optimal dalam
bentuk:
merencanakan
kebutuhan guru dan
staf
mensupervisi dan
manajemen kinerja
menilai kinerja
guru dan staf
sekolah

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami penyusunan
perencanaan kebutuhan
guru dan staf sekolah
lainnya yang sesuai
dengan kebutuhan sekolah
dengan baik.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

20

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.6.1.2

2.6.1.2

Kemampuan saya memahami


teori dan praktik supervisi
pembelajaran guru dan staf
untuk menganalisa dan
mengembangkan keahlian
dan pengetahuan guru dan
dan staf sekolah lainnya yang
efektif dengan baik.

A.
B.
C.
D.

2.6.1.3

2.6.1.3

Kemampuan saya memahami


teori dan praktik supervisi
manajemen kinerja.

A.
B.
C.
D.

2.6.1.4

2.6.1.4
A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Secara mendetil
memahami

Kemampuan saya memahami


penilaian kinerja guru dan
staf sekolah lainnya yang
tepat dengan baik.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

2.6.1.5

2.6.1.5

Saya menerapkan strategi


yang tepat dalam melakukan
supervisi pembelajaran guru
dan staf di sekolah/
madrasah yang saya pimpin.

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

21

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.6.1.6

2.6.1.6

Saya melakukan

A. Tidak pernah
melakukan

perencanaan kebutuhan
guru dan staf dan
penilaian kinerja mereka
secara efektif dan
kontinyu di sekolah/
madrasah yang saya
pimpin.

B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

2.7

2.7.1

2.7.1.1

2.7.1.1

Mengelola
sarana dan
prasarana
sekolah/
madrasah dalam
rangka
pendayagunaan
secara optimal

Kepala
sekolah/madrasah
mampu mengelola
sarana dan prasarana
sekolah/ madrasah
dalam rangka
pendayagunaan secara
optimal pembelajaran
peserta didik untuk
meningkatkan keluaran
dalam bentuk:
perencanaan
kebutuhan sarana
dan prasarana
pengelolaan
penggunaan
fasilitas

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami perencanaan
kebutuhan sarana dan
prasarana sekolah yang
sesuai dengan kebutuhan
dengan baik.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

22

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.7.1.2

2.7.1.2

Kemampuan saya memahami


pengelolaan penggunaan
fasilitas sarana dan prasarana
sekolah untuk meningkatkan
keluaran pembelajaran peserta
didik dengan baik.

A.
B.
C.
D.

2.7.1.3

2.7.1.3

Saya melakukan perencanaan


dan pengelolaan penggunaan
fasilitas sarana dan prasarana
sekolah yang tertib dengan baik
di sekolah/madrasah yang saya
pimpin.

A. Tidak pernah melakukan


B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami.

2.8

2.8.1

2.8.1.1

2.8.1.1

Mengelola
hubungan
sekolah/
madrasah dan
masyarakat dalam
rangka pencarian
dukungan ide,
sumber belajar,
dan pembiayaan
sekolah/
madrasah

Kepala sekolah/
madrasah mampu
mengelola hubungan
sekolah/madrasah dan
masyarakat dalam rangka
pencarian dukungan ide,
sumber belajar, dan
pembiayaan
sekolah/madrasah dalam
bentuk:
menyusun rencana
program
melaksanakan
program
mengevaluasi
program

Kemampuan saya memahami


penyusunan rencana program
hubungan sekolahmasyarakat dengan
menggunakan sumber daya
di masyarakat secara efektif.

A.
B.
C.
D.

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

23

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.8.1.2

2.8.1.2

Kemampuan saya

A.
B.
C.
D.

memahami pelaksanaan
program hubungan
sekolah-masyarakat
dengan menggunakan
sumber daya di
masyarakat secara efektif.

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

2.8.1.3

2.8.1.3

Kemampuan saya

A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

memahami evaluasi
program hubungan sekolah
- masyarakat yang
berkaitan dengan
penggunaan sumber daya
di masyarakat untuk
meningkatkan keefektifan
sekolah.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

2.8.1.4

2.8.1.4

Saya menggunakan sumber


daya di masyarakat untuk
meningkatkan keefektifan
sekolah.

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan
24

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.9

2.9.1

2.9.1.1

2.9.1.1

Mengelola
peserta didik
dalam rangka
penerimaan
peserta didik
baru, dan
penempatan dan
pengembangan
kapasitas
peserta didik

Kepala
sekolah/madrasah
mampu mengelola
peserta didik dalam
rangka penerimaan
peserta didik baru,
dan penempatan dan
pengembangan
kapasitas peserta
didik dalam bentuk:
mampu mengelola
Penerimaan Siswa
Baru (PSB)
mampu
mengelompokkan
siswa
mampu membina
siswa

Kemampuan saya
memahami pengelolaan
PSB yang sesuai dengan
prosedur/peraturan yang
ditetapkan dengan baik.

A. Tidak memahami

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

2.9.1.2

2.9.1.2

Kemampuan saya

A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

memahami pengelolaan
pengelompokan siswa
dalam bentuk kelas-kelas
secara yang tepat dengan
baik.

25

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.9.1.3

2.9.1.3

Kemampuan saya memahami


pengelolaan pembinaan
kesiswaan yang efektif dengan
baik.

A.
B.
C.
D.

2.9.1.4

2.9.1.4

Saya menerapkan pengelolaan


PSB, pengelompokkan siswa,
dan pembinaan kesiswaan yang
efektif secara kontinyu di
sekolah/madrasah yang saya
pimpin.

A. Tidak pernah melakukan


B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

2.10

2.10.1

2.10.1.1

2.10.1.1

Mengelola
pengembangan
kurikulum dan
kegiatan
pembelajaran
sesuai dengan
arah dan tujuan
pendidikan
nasional

Kepala
sekolah/madrasah
mampu mengelola
pengembangan kurikulum
dan kegiatan
pembelajaran sesuai
dengan arah dan tujuan
pendidikan nasional
dalam bentuk:
mampu menyusun
rencana program
mampu membuat
program kegiatan
pembelajaran
mampu mengevaluasi
program

Kemampuan saya memahami


pengembangan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP) yang benar dengan
baik.

A.
B.
C.
D.

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

26

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.10.1.2

2.10.1.2

Kemampuan saya memahami


program kegiatan
pembelajaran yang sesuai
dengan KTSP yang benar
dengan baik.

A. Tidak memahami

2.10.1.3

2.10.1.3

Kemampuan saya memahami


program evaluasi yang
komprehensif, (evaluasi
input, proses, output atau
outcome) terhadap KTSP
yang benar dengan baik

A. Tidak memahami

2.10.1.4

2.10.1.4

Saya melakukan
pengembangan KTSP,
program kegiatan
pembelajaran, dan program
evaluasi terhadap KTSP yang
benar dengan kontinyu di
sekolah/ madrasah yang saya
pimpin.

A. Tidak pernah
melakukan

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Secara mendetil
memahami

B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Secara mendetil
memahami

B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

27

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.11

2.11.1

2.11.1.1

2.11.1.1

Mengelola
keuangan
sekolah/
madrasah sesuai
dengan prinsip
pengelolaan
yang akuntabel,
transparan, dan
efisien

Kepala
sekolah/madrasah
mampu mengelola
keuangan sekolah/
madrasah sesuai
dengan prinsip
pengelolaan yang
akuntabel,
transparan, dan
efisien dalam
bentuk:
mampu menyusun
RAPBS
mampu mengelola
pembukuan
mampu membuat
laporan
pertanggungjawaban keuangan
yang transparan
dan akuntabel.

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami penyusunan
RAPBS (Rencana Anggaran
Pendapatan dan Belanja
Sekolah) yang akuntabel
dengan melibatkan semua
komponen sekolah, baik
guru, staf atau pengurus
komite sekolah dengan
baik.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Cukup memahami
D. Memahami
sepenuhnya

28

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.11.1.2

2.11.1.2

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami pengelolaan
pembukuan penerimaan
dan pengeluaran keuangan
sekolah yang transparan
dengan baik.

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

2.11.1.3

2.11.1.3

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami pembuatan
laporan
pertanggungjawaban
keuangan sekolah yang
efektif, transparan dan
akuntabel ke semua
komponen yang terkait
dengan pelaksanaan
pendidikan di sekolah,
baik dinas pendidikan,
orang tua siswa, atau
pengurus/anggota komite
sekolah.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

29

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.11.1.4

2.11.1.4

Saya menyusun pembukuan,


dan membuat laporan
pertanggungjawaban
keuangan yang efektif,
transparan dan akuntabel
setiap tahun secara kontinyu
di sekolah/madrasah yang
saya pimpin.

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

2.12

2.12.1

2.12.1.1

2.12.1.1

Mengelola
ketatausahaan
sekolah/
madrasah dalam
mendukung
pencapaian
tujuan sekolah/
madrasah

Kepala
sekolah/madrasah
mampu mengelola
ketatausahaan
sekolah/madrasah dalam
mendukung pencapaian
tujuan sekolah/madrasah
dalam bentuk:
mampu mengatur
tata ruang kantor
mampu mengelola
tata kearsipan

Kemampuan saya memahami


penataan ruang kantor yang
efektif, yang memungkinkan
staf administrasi dapat
melaksanakan tugas secara
lebih efektif dan efisien
dengan baik.

A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

2.12.1.2.

2.12.1.2

Kemampuan saya

A.
B.
C.
D.

memahami pengelolaan
tata kearsipan sekolah
yang tertib dengan baik.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

30

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.12.1.3

2.12.1.3

Saya mengelola
ketatausahaan sekolah yang
tepat dengan efektif dan
efisien di sekolah/madrasah
yang saya pimpin.

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

2.13

2.13.1

2.13.1.1

2.13.1.1

Mengelola unit
layanan khusus
sekolah/
madrasah dalam
mendukung
kegiatan
pembelajaran dan
kegiatan peserta
didik di
sekolah/madrasah

Kepala sekolah/
madrasah mampu
mengelola unit layanan
khusus sekolah/madrasah
dalam mendukung
kegiatan pembelajaran
dan kegiatan peserta
didik di sekolah/
madrasah dalam bentuk:
Pengembangan unit
layanan khusus
Pengelolaan unit
layanan khusus

Kemampuan saya
memahami pengembangan
unit-unit layanan khusus
(UKS, perpustakaan,
laboratorium, kafetaria,
transportasi, asrama
siswa, dan sejenisnya)
yang sesuai dengan
kebutuhan sekolah dengan
baik.

A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

2.13.1.2

2.13.1.2

Kemampuan saya memahami


pengelolaan unit-unit
layanan khusus sekolah yang
efektif dengan baik.

A.
B.
C.
D.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

Tidak memahami
Sedikit memahami
Beberapa memahami
Secara mendetil
memahami

31

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.13.1.3

2.13.1.3

Saya mengembangkan
pengelolaan unit-unit
layanan khusus sekolah
yang efektif secara
kontinyu dengan baik.

A. Tidak pernah
melakukan

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

2.14

2.14.1

2.14.1.1

2.14.1.1

Mengelola
sistem informasi
sekolah/
madrasah dalam
mendukung
penyusunan
program dan
pengambilan
keputusan

Kepala sekolah/
madrasah mampu
mengelola sistem
informasi sekolah/
madrasah dalam
mendukung
penyusunan program
dan pengambilan
keputusan dalam
bentuk:
mampu
mengembangkan
sistem informasi
mampu
menggunakan
sumber-sumber
data

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami pengembangan
sistem informasi (data
based) sekolah yang
efektif dengan baik.

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

32

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.14.1.2

2.14.1.2

Kemampuan saya memahami


kepemimpinan di sekolah
dalam hal pengambilan
keputusan yang tepat
berdasarkan informasi yang
saya dapatkan dalam
pelaksanaan tugas-tugas
sekolah sehari-hari dengan
baik.

A. Tidak memahami

2.14.1.3

2.14.1.3

Saya mengelola sistem


informasi yang bisa
mendukung penyusunan
program dan pengambilan
keputusan yang tepat secara
kontinyu dengan baik di
sekolah/madrasah yang saya
pimpin.

A. Tidak pernah
melakukan

2.14.2

2.14.2.1

2.14.2.1

Kepala sekolah mampu


mengambil keputusan
secara terampil.

Kemampuan saya memahami


cara-cara mengambil
keputusan secara terampil
berdasarkan informasi yang
akurat dan mutakhir.

A. Tidak memahami

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Secara mendetil
memahami

B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

B. Sedikit memahami
C. Cukup memahami
D. Memahami
sepenuhnya

33

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.14.2.2

2.14.2.2

Saya melakukan
pengambilan keputusan
secara terampil
berdasarkan informasi
yang akurat dan mutakhir.

A. Tidak pernah
melakukan

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan.

2.15

2.15.1

2.15.1.1

2.15.1.1

Memanfaatkan
kemajuan
teknologi
informasi bagi
peningkatan
pembelajaran
dan manajemen
sekolah/
madrasah

Kepala sekolah/
madrasah mampu
memanfaatkan
kemajuan teknologi
informasi bagi
peningkatan
pembelajaran dan
manajemen sekolah/
madrasah dalam
bentuk:
menyediakan
fasilitas yang sesuai
dengan kebutuhan
membina guru dan
staf
memanfaatkan
teknologi dan
informasi

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami pentingnya
program/penyediaan
fasilitas teknologi untuk
memperluas akses
informasi bagi seluruh
warga sekolah, misalnya
telepon, komputer,
internet, dan sejenisnya
yang tepat dengan baik.

B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Secara mendetil
memahami

34

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.15.1.2

2.15.1.2

Kemampuan saya memahami


program/pembinaan
terhadap guru dan tenaga
administrasi sekolah agar
mampu mengikuti
perkembangan teknologi
informasi yang efektif
dengan baik.

A. Tidak memahami

2.15.1.3

2.15.1.3

Kemampuan saya memahami


program pemanfaatan
teknologi informasi untuk
menunjang proses
pembelajaran atau
manajemen sekolah,
misalnya melalui ICT,
internet, dan sejenisnya
yang efektif dengan baik.

A. Tidak memahami

2.15.1.4

2.15.1.4

Saya memanfaatkan
kemajuan teknologi
informasi bagi peningkatan
pembelajaran dan
manajemen yang efektif
dengan baik di
sekolah/madrasah yang saya
pimpin.

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Secara mendetil
memahami

B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Secara mendetil
memahami

35

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.15.1.5

2.15.1.5

Saya menyediakan para


staff sekolah akses dalam
penggunaan informasi dan
SIM yang efektif dan baik

A. Tidak pernah
melakukan

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

2.16

2.16.1

2.16.1.1

2.16.1.1

Melakukan
MONEV secara
terencana dan
sistematis.

Kepala sekolah/
madrasah mampu
melakukan monitoring,
evaluasi, dan
pelaporan pelaksanaan
program kegiatan
sekolah/ madrasah
dengan prosedur yang
tepat, serta
merencanakan tindak
lanjutnya dalam
bentuk kegiatan:
1. Melaksanakan
MONEV
2. Menyusun laporan
MONEV
3. Menindaklanjuti
hasil MONEV

Kemampuan saya

A. Tidak memahami

memahami program
MONEV terhadap semua
program kegiatan di
sekolah dengan terencana
dan sistematis.

B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Secara mendetil
memahami

36

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

2.16.1.2

2.16.1.2

Saya melaksanakan MONEV


secara terencana dan
sistematis.

A. Kurang terencana dan


kurang sistematis.
B. Terencana dan kurang
sistematis.
C. Kurang terencana dan
sistematis.
D. Terencana dan
sistematis.

2.16.1.3

2.16.1.3

Saya menyusun laporan


MONEV secara sistematik.

A. Belum menyusun
laporan
B. Sudah menyusun tapi
belum tahu sistematik
atau tidak
C. Sudah menyusun
laporan MONEV agak
sistematik
D. Sudah menyusun
laporan MONEV secara
sistematik

2.16.1.4
Saya menindaklanjuti hasil
MONEV.

BUKTI PRAKTIK YANG


DILAKUKAN

2.16.1.4
A. Belum ditindaklanjuti
B. Sebagian kecil
ditindaklanjuti
C. Sebagian besar
ditindaklanjuti
D. Seluruhnya
ditindaklanjuti

37

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

3.

3.1

3.1.1

3.1.1.1

3.1.1.1

Kewirausahaan

Menciptakan
inovasi yang
berguna bagi
pengembangan
sekolah/
madrasah.

Kepala
sekolah/madrasah
memahami dan mampu
menerapkan programprogram yang inovatif
untuk meningkatkan
keefektifan sekolah
berupa pembaharuan di
bidang: kurikulum dan
pengajaran, sarana
prasarana, humas
kesiswaan, atau bidang
garapan sekolah lainnya

Kemampuan saya
memahami
pengembangan dan
penerapan programprogram yang inovatif
di bidang kurikulum
dan pengajaran,
sarana prasarana,
humas kesiswaan, atau
bidang garapan
sekolah lainnya yang
bisa meningkatkan
keefektifan sekolah.

A. Tidak memahami

3.1.1.2

3.1.1.2

Saya menerapkan
program-program yang
inovatif di bidang
kurikulum dan
pengajaran, sarana
prasarana, humas
kesiswaan, atau
bidang garapan
sekolah lainnya yang
bisa meningkatkan
keefektifan sekolah.

A. Tidak mampu

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

B. Kurang
memahami
C. Memahami
D. Sangat
memahami

B. Kurang mampu
C. Mampu
D. Sangat mampu

38

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

3.1.2

3.1.2.1

3.1.2.1

Kepala sekolah memiliki


kreatifitas tinggi yang
terlihat dari gagasan,
produk, pelayanan,
usaha, mode atau
model baru yang
dihasilkan dan perilaku
yang diperankan kepala
sekolah kelompok dan
organisasi

Saya mengembangkan
gagasan untuk
menghasilkan produk,
pelayanan, usaha,
mode atau model baru

A. Tidak pernah

3.1.2.2

3.1.2.2

Saya mengambil peran


dalam merealisasikan
gagasan baru di
sekolah yang saya
pimpin.

A. Tidak berperan

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

B. Jarang
C. Kadang-kadang
D. Selalu

B. Kurang berperan
C. Cukup berperan
D. Sangat berperan

3.2

3.2.1

3.2.1.1

3.2.1.1

Bekerja keras untuk


mencapai
keberhasilan
sekolah/madrasah
sebagai organisasi
pembelajar yang
efektif

Kepala sekolah/ madrasah


secara konsisten mampu
mengembangkan dan
menerapkan programprogram pembelajaran
sampai berhasil mencapai
tujuan.

Saya mengembangkan
program-program
pembelajaran sampai
berhasil mencapai
tujuan.

A. Tidak pernah
B. Jarang
C. Kadang-kadang
D. Selalu

39

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

3.2.1.2

3.2.1.2

Saya menerapkan
program-program
pembelajaran sampai
berhasil mencapai
tujuan.

A. Tidak pernah

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

B. Jarang
C. Kadang-kadang
D. Selalu

3.3

3.3.1

3.3.1.1

3.3.1.1

Memiliki motivasi
yang kuat untuk
sukses dalam
melaksanakan
tugas pokok dan
fungsinya sebagai
pemimpin
sekolah/ madrasah

Kepala sekolah memiliki


kemauan yang tinggi
untuk mencapai
kesuksesan dalam
melaksanakan tugas
pokok dan fungsi
sebagai pemimpin
sekolah/madrasah

Saya memiliki
kemauan dan
semangat untuk
mencapai kesuksesan
dalam melaksanakan
tugasnya sebagai
pemimpin sekolah/
madrasah.

A. Tidak pernah

3.3.1.2

3.3.1.2

Saya memiliki
kemauan dan
semangat untuk
mencapai kesuksesan
dalam melaksanakan
fungsinya sebagai
pemimpin sekolah/
madrasah.

A. Tidak pernah

B. Jarang
C. Kadang-kadang
D. Selalu

B. Jarang
C. Kadang-kadang
D. Selalu

40

DIMENSI

PATOKAN PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

3.4

3.4.1

3.4.1.1

3.4.1.1

Pantang menyerah
dan selalu mencari
solusi terbaik
dalam menghadapi
kendala yang dihadapi sekolah/
madrasah

Kepala sekolah/
madrasah mampu
menginternalisasikan
jiwa wirausaha di
kehidupan nyata
berupa:
optimisme
pantang menyerah
berpikir alternatif

Saya optimis mencapai


keberhasilan di
sekolah yang saya
pimpin.

A. Tidak pernah

KOMPETENSI

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

B. Jarang
C. Kadang-kadang
D. Selalu

3.4.1.2

3.4.1.2

Saya pantang
menyerah dalam
menghadapi hambatan
atau kendala untuk
mengembangkan
sekolah yang saya
pimpin.

A. Tidak pernah

3.4.1.3

3.4.1.3

Saya menemukan
alternatif terbaik
dalam menghadapi
hambatan atau
kendala di sekolah
yang saya pimpin.

A. Tidak pernah

B. Jarang
C. Kadang-kadang
D. Selalu

B. Jarang
C. Kadang
D. Selalu

41

PATOKAN PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

3.5

3.5.1

3.5.1.1

3.5.1.1

Memiliki naluri
kewirausahaan
dalam mengelola
kegiatan produksi/
jasa sekolah/
madrasah sebagai
sumber belajar
peserta didik.

Kepala sekolah/madrasah
menginternalisasikan jiwa
wirausaha di kehidupan
nyata berupa:
pengembangan unit
usaha
pengelolaan unit usaha
pemanfaatan unit
usaha sebagai sumber
belajar

Kemampuan saya
mengembangkan unitunit usaha sekolah,
seperti koperasi siswa,
kantin sekolah, dan
sejenisnya di sekolah
yang saya pimpin.

A.
B.
C.
D.

3.5.1.2

3.5.1.2

Kemampuan saya
menggerakkan dan
melibatkan siswa dalam
pengelolaan unit-unit
usaha di sekolah yang
saya pimpin.

A.
B.
C.
D.

3.5.1.3

3.5.1.3

Kemampuan saya
menjadikan unit usaha
sekolah sebagai sumber
belajar bagi siswa di
sekolah yang saya
pimpin.

A.
B.
C.
D.

3.5.2

3.5.2.1

3.5.2.1

Kepala sekolah memiliki


keberanian mengambil
risiko

Saya berani mengambil


resiko terhadap apa
yang saya lakukan

A.
B.
C.
D.

DIMENSI

KOMPETENSI

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

Tidak mampu
Kurang mampu
Mampu
Sangat mampu

Tidak mampu
Kurang mampu
Mampu
Sangat mampu

Tidak mampu
Kurang mampu
Mampu
Sangat mampu

Tidak pernah
Jarang
Kadang-kadang
Selalu

42

DIMENSI

KOMPETENSI

4.Kompetensi
Supervisi

4.1
Merencanakan
program supervisi
akademik dalam
rangka
peningkatan
profesionalisme
guru

4.2
Melaksanakan
supervisi akademik
terhadap guru
dengan
menggunakan
pendekatan dan
teknik supervisi
yang tepat

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

4.1.1
Kepala sekolah/
madrasah mampu
merencanakan
supervisi bagi semua
guru di sekolah/
madrasah

4.1.1.1
Kemampuan saya
memahami
penyusunan program
supervisi di sekolah
yang saya pimpin
dengan baik.

4.1.1.1
A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Memahami secara
mendetil

4.1.2
Kepala sekolah/
madrasah mampu
memfasilitasi semua
guru untuk ikut serta
dalam supervisi
akademik.

4.1.2.1
Saya membuat
program supervisi
yang efektif bagi
pembelajaran guruguru di kelas.

4.2.1
Kepala sekolah/
madrasah ikut serta
di dalam kegiatan
supervisi untuk
meningkatkan
kapasitas profesional
para guru.

4.2.1.1
Kemampuan saya
memahami kaitan yang
jelas antara hasil dari
supervisi para guru
dengan perencanaan
pengembangan karir
dengan rencana
pengembangan
keprofesian para guru.

4.1.2.1
A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan
4.2.1.1
A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa
memahami
D. Memahami secara
mendetil

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

43

DIMENSI

KOMPETENSI

4.3
Menindaklanjuti
hasil supervisi
akademik terhadap
guru dalam rangka
peningkatan
profesionalisme
guru

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF
PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

4.2.1.2
Saya memberikan
kontribusi penting
untuk bisa memastikan
adanya hubungan yang
jelas antara hasil
supervisi dan
peningkatan kapasitas
serta pengembangan
keprofesian para guru
dan staf di dalam
konteks sekolah/
madrasah.

4.2.1.2
A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

4.3.1
Kepala sekolah /
madrasah mampu
menindaklanjuti hasil
supervisi bagi semua
guru di sekolah/
madrasah.

4.3.1.1
Kemampuan saya
memahami program
tindak lanjut supervisi
di sekolah yang saya
pimpin dengan baik.

4.3.1.1
A. Tidak memahami
B. Sedikit memahami
C. Beberapa memahami
D. Memahami secara
mendetil

4.3.2
Kepala sekolah/
madrasah mampu
memfasilitasi semua guru
untuk menindaklanjuti
hasil supervisi akademik
yang dilakukan.

4.3.2.1
Saya membuat
program tindak lanjut
supervisi yang efektif
bagi pembelajaran
guru-guru di kelas.

4.3.2.1
A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

44

DIMENSI
5. Sosial

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

5.1

5.1.1

5.1.1.1

5.1.1.1

Bekerja sama
dengan pihak lain
untuk kepentingan
sekolah/madrasah

Kepala
sekolah/madrasah
mendorong semua
bagian dan kelompok
yang ada di dalam
masyarakat agar bisa
berpartisipasi dan
memberikan
kontribusi terhadap
program dan
kegiatan
sekolah/madrasah
secara individu atau
kelompok.

Saya melakukan kerja sama


antara pihak
sekolah/madrasah dengan
pihak lain, baik secara
individu atau kelompok
untuk mendukung
penyelenggaraan
pendidikan di sekolah
secara kontinyu

A. Tidak pernah
melakukan

5.1.1.2

5.1.1.2

Saya mengadakan
perjanjian kerja sama
dengan institusi lain, baik
swasta maupun
pemerintah, untuk
mendukung
penyelenggaraan
pendidikan di sekolah.

A. Tidak pernah
mengadakan
B. Sedikit
mengadakan
C. Kadang-kadang
mengadakan
D. Secara konsisten
mengadakan

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

B. Sedikit
melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

45

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

5.1.2

5.1.2.1

5.1.2.1

Kepala
sekolah/madrasah
memastikan bahwa
rencana dan program
sekolah/madrasah
sesuai dengan
kebutuhan
masyarakat.

Saya melakukan
penyesuaian program dan
kegiatan sekolah/ madrasah
agar memenuhi kebutuhan
masyarakat di sekitar
sekolah

A. Tidak pernah
melakukan
B. Sedikit
melakukan
C. Kadang-kadang
melakukan
D. Secara konsisten
melakukan

5.2

5.2.1

5.2.1.1

5.2.1.1

Berpartisipasi
dalam kegiatan
sosial
kemasyarakatan

Kepala
sekolah/madrasah
secara aktif ikut serta
dalam kegiatan dan
program di dalam
masyarakat berupa:
pengabdian kepada
masyarakat
kegiatan sosial

Saya mengadakan kegiatan


penyuluhan, pembimbingan
dan pelatihan atau kegiatan
pengabdian lainnya pada
masyarakat sekitar.

A. Tidak pernah
mengadakan
B. Sedikit
mengadakan
C. Kadang-kadang
mengadakan
D. Secara konsisten
mengadakan

5.2.1.2

5.2.1.2

Saya menggerakkan warga


sekolah untuk melakukan
kegiatan-kegiatan sosial,
misalnya kerja bakti, bakti
sosial, dan sejenisnya di
dalam masyarakat.

A. Tidak pernah
menggerakkan
B. Sedikit menggerakkan
C. Kadang-kadang
menggerakkan
D. Secara konsisten
menggerakkan

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

46

DIMENSI

KOMPETENSI

PATOKAN
PENCAPAIAN
KOMPETENSI

ALTERNATIF PENERAPAN
PATOKAN

TINGKAT PENILAIAN
KOMPETENSI

5.3

5.3.1

5.3.1.1

5.3.1.1

Memiliki kepekaan
sosial terhadap
orang atau
kelompok lain

Kepala
sekolah/madrasah
secara pro aktif
mengambil inisiatif
menggalang
kepekaan sosial
warga sekolah/
madrasah membantu
anggota masyarakat
yang sedang tertimpa
bencana/musibah
berupa:
bantuan barang
atau uang
bantuan tenaga

Saya menggalang bantuan


berupa pakaian bekas,
uang, makanan, dan lainlain dari semua warga
sekolah untuk meringankan
penderitaan masyarakat
yang sedang tertimpa
bencana/musibah.

A. Tidak pernah
menggalang
B. Sedikit
menggalang
C. Kadang-kadang
menggalang
D. Secara konsisten
menggalang

5.3.1.2

5.3.1.2

Saya menggalang bantuan


tenaga, pikiran, dan lainlain dari semua warga
sekolah untuk membantu
masyarakat yang sedang
tertimpa bencana/musibah.

A. Tidak pernah
menggalang
B. Sedikit
menggalang
C. Kadang-kadang
menggalang
D. Secara konsisten
menggalang

BUKTI PRAKTIK
YANG DILAKUKAN

47