Anda di halaman 1dari 4

LAPAROSKOPI

Diposkan oleh GadisFaiza's di 01.35


PENGERTIAN
Laparoskopi adalah suatu teknik operasi yang menggunakan alat-alat berdiameter 5 hingga 12
mm untuk menggantikan tangan dokter bedah melakukan prosedur bedah di dalam rongga perut.
Untuk melihat organ di dalam perut tersebut digunakan kamera yang juga berukuran mini dengan
terlebih dahulu dimasukkan gas untuk membuat ruangan di rongga perut lebih luas. Dokter
bedah melakukan pembedahan dengan melihat layar monitor dan mengoperasikan alat-alat
tersebut dengan kedua tangannya.

TUJUAN

Mendiagnosis adanya kelainan (laparoskopi diagnostik)

Diagnosis: untuk melihat adanya kelainan pada kasus infertilitas ( susah punya anak)

Tindakan operasi tertentu ( laparoskopi operatif)


masalah yang dapat ditangani dengan teknik ini misalnya :

mioma uteri
tumor ovarium
nyeri haid
Endometriosis
Adenomiosis

Infertilitas
sterilisasi tuba
memperbaiki perlengketan saluran tuba
melepaskan perlengketan organ genitalia
kehamilan di luar kandungan
pengangkatan rahim
Persiapan laparoskopi

Pasien di rawat minimal 12 jam pra-operasi dengan membawa hasil pemeriksaan laboratorium

Puasa selama 8 jam sebelum tindakan operasi

Kulit bagian pusar di bersihkan dan di tutup dengan kain kassa yang telah di bahasi dengan
alkohol

Di lakukan pengosongan usus besar untuk membuang sisa-sisa kotoran

Di berikan obat pencahar, premedikasi , antibiotik profilaksis


PROSEDUR LAPAROSKOPI

Sebelum tindakan operasi, dilakukan pembiusan umum. Dalam posisi terlentang, dokter
memulai operasi dengan terlebih dahulu membuat ruang rongga perut lebih besar dengan
memasukkan gas CO2 melalui jarum yang dimasukkan ke dalam rongga perut. Selanjutnya
dokter akan membuat sayatan kecil berukuran 5-10 mm di daerah pusar dan dua hingga tiga buah
sayatan berukuran 5 mm lainnya di daerah perut bagian bawah. Kamera teleskop biasanya
dimasukkan melalui sayatan di pusar, sehingga dokter dapat melihat seluruh organ di dalam perut
melalui layar monitor. elanjutnya instrumen operasi dimasukkan melalui sayatan yang dibuat di
perut bagian bawah dan tindakan dilakukan sesuai dengan penyakit yang didapatkan.
Prosedur Laparoskopi

Dilakukan dengan membuat dua atau tiga lubang kecil (berdiameter 5-10mm) pada
dinding perut pasien

Satu lubang pada pusar digunakan untuk memasukkan sebuah alat yang dilengkapi kamera untuk
memindahkan gambar dalam rongga perut ke layar monitor
Dua lubang yang lain untuk instrumen bedah yang lain

Selanjutnya di gunakan gas karbondioksida (CO2) untuk mengembangkan rongga perut sehingga
mudah melakukan tindakan
Teknik anestesi (pembiusan) yang digunakan umumnya anestesi umum

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk prosedur ini?

Waktu operasi untuk tindakan laparoskopi sangat tergantung penyakit yang didapatkan.. Untuk
kasus-kasus kista ovarium, pembebasan perlengketan, operasi dapat berlangsung 30 menit
hingga 1 jam. Pada tindakan pengangkatan rahim, endometriosis berat, operasi dapat memakan
waktu hingga 4 jam.
keuntungan yang didapatkan dengan teknik ini :

Diagnosis yang lebih baik


Kerusakan jaringan lebih ringan
Nyeri pasca operasi lebih ringan
Lama perawatan lebih singkat
Kejadian infeksi luka operasi lebih sedikit
Sisi

kosmetik

lebih

baik

Apa risiko yang dapat timbul?


Teknik laparoskopi dapat menimbulkan komplikasi yang sama dengan operasi konvensional,
misalnya perdarahan, cedera pada organ dalam perut, komplikasi akibat proses pembiusan,

infeksi (lebih kecil dibandingkan konvensional), dan pada beberapa pasien harus dilanjutkan
dengan operasi konvensional.
Berapa lama perawatan pasca tindakan?

Pada umumnya perawatan pasca operasi laparoskopi lebih singkat dibandingkan dengan
operasi konvensional. Lama perawatan berkisar antara 1 hingga 3 hari. Pada sterilisasi atau
laparoskopi diagnostik dan tindakan ringan lainnya pasien dapat pulang pada hari yang sama.