Anda di halaman 1dari 14

HIV/AIDS

pada Kehamilan

PROFESI NERS 2016


PSIK - UNIVERSITAS
RIAU

HIV

Virus yang menyerang


sistem kekebalan tubuh

AIDS

Kumpulan gejala
penyakit yang disebabkan oleh HIV

HIV tidak sama


Dengan AIDS!!!

Penularan

Dari ibu ke anak


proses

kehamilan

Melalui plasenta
Proses

persalinan

Lewat darah dijalan lahir


Menyusui

Lewat air susu ibu

HIV tidak menular melalui:

Bekerja

bersama
orang yang
terinfeksi HIV

Gigitan nyamuk
atau serangga

Keringat,
sentuhan,
berpelukan

Berbagi makanan
atau Alat makan
bersama

Memakai toilet bergantian

Tanda dan gejala


Awal Gejala kurang
tampak
-BB turun drastis
-Diare kronis >1bulan
-Penurunan kesadaran
-kelainan pada kulit
-Pembengkakan KGB
-Tumbuh jamur di mulut
-Kelainan pada mata
-Timbul penyakit lain, TB

Siapapun bisa tertular HIV, jika perilakunya


beresiko. Penampilan fisik bukan jaminan
bebas HIV, karena orang HIV + sering terlihat
sehat dan merasa sehat. Jika belum
melakukan tes HIV, seseorang tersebut tidak
akan tahu bahwa dirinya sudah tertular HIV
dan dapat menularkan ke org lain

TEST HIV merupakan


satu-satunya cara untuk
mengetahui
terinfeksi HIV atau
tidak!!

Penatalaksanaan
Terapi

antivirus
Dengan pengobatan antiretroviral
pada ibu trimester akhir, resiko
penularan dapat dikurangi menjadi
8%
ARV hanya dapat meningkatkan
daya tahan tubuh, dan menekan
pertumbuhan HIV, namun tidak
menghilangkan virusnya

Melahirkan

Setelah melahirkan cuci alat


genitalia 2 kali sehari hingga
bersih hingga terlindungi dari
infeksi
Menyusui
Penggantian asi dengan susu
lain dan makanan tambahan.

Pencegahan HIV/AIDS
Terapi ARV (anti Retroviral)
Seksio sesaria
Pemberian zidovudin saat

persalinan dan kepada bayi baru


lahir
Tidak memberikan asi

THANK YOU