Anda di halaman 1dari 10

ORDINARY BLOG

</>
just like it, it's only a simple blog
Sidebar
*
*
*
*
*
*
*

Klasik <?view=classic>
Kartu Lipat <?view=flipcard>
Majalah <?view=magazine>
Mozaik <?view=mosaic>
Bilah Sisi <?view=sidebar>
Cuplikan <?view=snapshot>
Kronologis <?view=timeslide>

<https://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8802361750880467588&from=pencil>
<https://www.blogger.com/home>
Resensi Kasus Tentang Implementasi Standar Manajemen
<http://pidpidpid.blogspot.com/2015/05/resensi-kasus-tentang-implementasi.
html>

Sarjana dan Kejujuran


<http://pidpidpid.blogspot.com/2015/04/sarjana-dan-kejujuran.html>
ETIKA PROFESI
<http://pidpidpid.blogspot.com/2015/03/etika-profesi.html>
TULISAN KEWIRAUSAHAAN
<http://pidpidpid.blogspot.com/2015/01/tulisan-kewirausahaan.html>
KEWIRAUSAHAAN (TUGAS SOFTSKILL 2)
<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/12/kewirausahaan-tugas-softskill-2.htm
l>

SEKILAS TENTANG KEWIRAUSAHAAN (TUGAS SOFTSKILL)


<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/10/sekilas-tentang-kewirausahaan-tugas
.html>

KASUS MINAMATA: KERACUNAN TOKSILOGI MERKURI (HG)


<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/06/kasus-minamata-keracunan-toksilogi.
html>
1

pencemaran air
<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/05/pencemaran-air.html>
Hubungan Pertumbuhan Penduduk dengan Kemiskinan, Kelaparan, dan
Keterbelakangan.
<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/04/hubungan-pertumbuhan-penduduk-denga
n.html>

Minim Pelanggaran, setelah Ditinggalkan Dishub?


<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/03/minim-pelanggaran-setelah-ditinggal
kan.html>

Hukum Industri II
<http://pidpidpid.blogspot.com/2013/06/hukum-industri-ii.html>
Hukum Industri I
<http://pidpidpid.blogspot.com/2013/06/hukum-industri-i.html>
UNDANG-UNDANG PERINDUSTRIAN
<http://pidpidpid.blogspot.com/2013/06/undang-undang-perindustrian_24.html
>

HAK PATEN <http://pidpidpid.blogspot.com/2013/06/hak-paten.html>


1
HAK MEREK <http://pidpidpid.blogspot.com/2013/06/hak-merek.html>
HAKI <http://pidpidpid.blogspot.com/2013/06/haki.html>
HAK CIPTA <http://pidpidpid.blogspot.com/2013/06/hak-cipta.html>
PERTENTANGAN SOSIAL DAN INTEGRASI MASYARAKAT
<http://pidpidpid.blogspot.com/2013/01/pertentangan-sosial-dan-integrasi.h
tml>

Ketahanan dan Keamanan Nasional


<http://pidpidpid.blogspot.com/2012/05/ketahanan-dan-keamanan-nasional.htm
l>

TUGAS TENTANG PENDAPAT DARI PASAL 27 - 34

<http://pidpidpid.blogspot.com/2012/03/tugas-tentang-pendapat-dari-pasal-2
7-34.html>

PASAL 28 & UU NO.11


<http://pidpidpid.blogspot.com/2012/03/pasal-28-uu-no11.html>
MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
<http://pidpidpid.blogspot.com/2012/03/makalah-pendidikan-kewarganegaraan.
html>

RANGKUMAN KEWARGANEGARAAN
<http://pidpidpid.blogspot.com/2012/03/rangkuman-kewarganegaraan.html>

- MANUSIA DAN KEGELISAHAN <http://pidpidpid.blogspot.com/2012/01/manusia-dan-kegelisahan.html>


- MANUSIA DAN KEADILAN <http://pidpidpid.blogspot.com/2012/01/manusia-dan-keadilan.html>
- MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB <http://pidpidpid.blogspot.com/2012/01/manusia-dan-tanggung-jawab.html>

- MANUSIA DAN HARAPAN <http://pidpidpid.blogspot.com/2012/01/manusia-dan-harapan.html>


- MANUSIA DAN PENDERITAAN <http://pidpidpid.blogspot.com/2011/12/manusia-dan-penderitaan.html>
- MANUSIA DAN KEINDAHAN <http://pidpidpid.blogspot.com/2011/12/manusia-dan-keindahan.html>
- MANUSIA DAN KEBUDAYAAN <http://pidpidpid.blogspot.com/2011/11/manusia-dan-kebudayaan.html>
- MANUSIA DAN CINTA KASIH <http://pidpidpid.blogspot.com/2011/11/manusia-dan-cinta-kasih.html>
Jun
29
<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/06/kasus-minamata-keracunan-toksilogi.html>

KASUS MINAMATA: KERACUNAN TOKSILOGI MERKURI (HG)


<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/06/kasus-minamata-keracunan-toksilogi.html

>
<https://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=8802361750880467588&postID=5514287
526812994927&from=pencil>
*KASUS MINAMATA DI JEPANG*
*Penyakit Minamata* atau *Sindrom Minamata* adalah sindrom kelainan
fungsi saraf <http://id.wikipedia.org/wiki/Saraf> yang disebabkan oleh
keracunan akut air raksa
<http://id.wikipedia.org/wiki/Air_raksa>. Penyakit ini mendapat namanya
dari kota Minamata <http://id.wikipedia.org/wiki/Minamata>,
Prefektur Kumamoto <http://id.wikipedia.org/wiki/Kumamoto> di Jepang
<http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang>, yang merupakan daerah di mana
penyakit ini mewabah mulai tahun 1958
<http://id.wikipedia.org/wiki/1958>. Pada waktu itu terjadi masalah
wabah penyakit di kota Minamata
<http://id.wikipedia.org/wiki/Minamata> Jepang. Ratusan orang mati
akibat penyakit yang aneh dengan gejala kelumpuhan syaraf. Mengetahui
hal tersebut, para ahli kesehatan menemukan masalah yang harus segera di
amati dan di cari penyebabnya. Melalui pengamatan yang mendalam tentang
gejala penyakit dan kebiasaan orang jepang, termasuk pola makan kemudian
diambil suatu hipotesis <http://id.wikipedia.org/wiki/Hipotesis>.
Hipotesisnya adalah bahwa penyakit tersebut mirip orang yang keracunan
logam berat. Kemudian dari kebudayaan setempat diketahui bahwa orang
Jepang mempunyai kebiasaan mengonsumsi ikan laut dalam jumlah banyak.
Dari hipotesis dan kebiasaan pola makan tesebut kemudian dilakukan
eksperimen untuk mengetahui apakah ikan-ikan di Teluk Minamata
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teluk_Minamata&action=edit&redlink=1>
banyak
mengandung logam berat (merkuri <http://id.wikipedia.org/wiki/Merkuri>).
Kemudian disusun teori bahwa penyakit tesebut diakibatkan oleh keracunan
logam merkuri yang terkandung pada ikan. Ikan tesebut mengandung merkuri
akibat adanya orang atau pabrik yang membuang merkuri ke laut.
Penelitian berlanjut dan akihrnya ditemukan bahwa sumber merkuri berasal
dar pabrik batu baterai
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batu_baterai&action=edit&redlink=1> C
hisso
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chisso&action=edit&redlink=1>. Akhirn
ya
pabrik tersebut ditutup dan harus membayar kerugian kepada penduduk
Minamata kurang lebih dari 26,6 juta dolar.
<http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/8/8d/Tomokos_hand.gif>
sumber: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/8/8d/Tomokos_hand.gif
<http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2013/02/12/488851_20130212024051.jpg>
sumber: http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2013/02/12/488851_20130212024051
.jpg
<http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2013/02/12/488851_20130212024109.jpg>
sumber: http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/2013/02/12/488851_20130212024109
.jpg
<http://2.bp.blogspot.com/-NhtaO3OUM5o/T8oZT5eqXnI/AAAAAAAAACM/06vnqXK8UKI/s1600
/minamata1.jpg>
sumber:
http://2.bp.blogspot.com/-NhtaO3OUM5o/T8oZT5eqXnI/AAAAAAAAACM/06vnqXK8UKI/s1600/
minamata1.jpg
*PENYEBAB PENYAKIT MINAMATA*
Penyakit minamata mirip orang yang keracunan logam berat. Kemudian dari
kebudayaan setempat diketahui bahwa orang Jepang mempunyai kebiasaan
mengonsumsi ikan laut dalam jumlah banyak. Dari hipotesis dan kebiasaan

pola makan tesebut kemudian dilakukan eksperimen untuk mengetahui apakah


ikan-ikan di Teluk Minamata
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teluk_Minamata&action=edit&redlink=1>
banyak
mengandung logam berat (merkuri <http://id.wikipedia.org/wiki/Merkuri>),
dan ternyata benar. Kemudian di susun teori bahwa penyakit tersebut
diakibatkan oleh keracunan logam merkuri yang terkandung pada ikan. Ikan
tesebut mengandung merkuri akibat adanya orang atau pabrik yang membuang
merkuri ke laut.
Penyakit ini ditemukan pertama kali di kota Kumamoto pada tahun 1956 dan
pada tahun 1968 pemerintah Jepang menyatakan bahwa penyakit ini
disebabkan pencemaran pabrik batu baterai
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batu_baterai&action=edit&redlink=1> C
hisso
Co., Ltd. oleh pembuangan limbah metil merkuri. Limbah merkuri di
Perairan Minamata berasal dari perusahaan Nippon Mitrogen Vertilaser
yang merupakan cikal bakal Ciso Go LTD dengan produksi utama pupuk Urea.
Penyakit aneh ini kemudian dikenal dunia dengan nama Penyakit Minamata.
Penyakit Minamata tidak hanya menyerang manusia. Tetapi juga binatang
yang mengkonsumsi bahan makanan yang tercemar merkuri atau menghirup
udara yang mengandung merkuri.
Metil merkuri adalah merkuri organik yang berbentuk serbuk putih dan
berbau seperti belerang pada sumber air panas. Senyawa ini mudah
terserap oleh organ pencernaan dan dibawa oleh darah ke dalam otak,
liver dan ginjal bahkan ke dalam janin. Metil merkuri yang masuk ke
tubuh manusia akan menyerang sistem saraf pusat. Merkuri anorganik dapat
berubah menjadi metil merkuri karena ditransformasi oleh bakteri di
perairan, misalnya Desulfovibrio desulfuricans LS. Merkuri organik akan
terserap oleh ikan dan kerang melalui insang atau saluran pencernaan.
Metil merkuri yang terbentuk di perairan secara bertahap diakumulasi
dalam tubuh ikan dan kerang dan konsentrasinya berlipat ganda dalam
rantai makanan biota perairan. Contohnya merkuri dalam plankton diserap
oleh ikan kecil dan jumlahnya berlipat sesuai dengan jumlah plankton
yang dimakan ikan, kemudian ikan kecil dimakan oleh ikan besar dan
merkurinya berlipat ganda. Beberapa polutan seperti metil merkuri dan
dioksin yang dilepaskan ke lingkungan menunjukkan konsentrasi yang
tinggi pada organisme yang menempati puncak rantai makanan.
Methyl mercuri dalam ikan tidak dapat direduksi dengan memasaknya karena
metil merkuri dalam ikan terikat erat pada protein dan pemanasan pada
temperatur yang biasa digunakan saat memasak kecuali jika ikan dibakar
pada suhu diatas 400 dan ikan akan menjadi arang. Oleh sebab itulah
terjadi penyakit Minamata.
Parahnya, penyakit Minamata tidak ada obatnya. Tahun 1956, kecurigaan
mulai muncul setelah Direktur Rumah Sakit Ciso melaporkan ke Pusat
Kesehatan Masyarakat Minamata. Atas masuknya gelombang pasien dengan
gejala sama, kerusakan sistem syaraf. Namun penyakit Minamata ini, amat
lambat penanganannya oleh Pemerintah Jepang. Baru 12 tahun, yakni pada
tahun 1968, pemerintah Jepang mengakui, penyakit aneh ini bersumber dari
limbah Ciso yang dibuang ke Perairan Minamata.
*GEJALA PENYAKIT MINAMATA*
Gejala awal antara lain kaki dan tangan menjadi gemetar dan lemah,
kelelahan, telinga berdengung, kemampuan penglihatan melemah, kehilangan
pendengaran, bicara cadel dan gerakan menjadi tidak terkendali. Beberapa
penderita berat penyakit Minamata menjadi gila, tidak sadarkan diri dan
meninggal setelah sebulan menderita penyakit ini.
Gejala-gejala sindrom ini seperti kesemutan
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kesemutan&action=edit&redlink=1> pada
kaki
<http://id.wikipedia.org/wiki/Kaki> dan tangan

<http://id.wikipedia.org/wiki/Tangan>,lemas-lemas
<http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lemas&action=edit&redlink=1>,
penyempitan sudut pandang dan degradasi kemampuan berbicara dan
pendengaran. Pada tingkatan akut, gejala ini biasanya memburuk disertai
dengan kelumpuhan <http://id.wikipedia.org/wiki/Kelumpuhan>, kegilaan
<http://id.wikipedia.org/wiki/Kegilaan>, jatuh koma dan akhirnya mati
<http://id.wikipedia.org/wiki/Mati>. Akibat limbah merkuri, warga
menderita penyakit dengan ciri-ciri sulit tidur, kaki dan tangan merasa
dingin, gangguan penciuman, kerusakan pada otak, gagap bicara, hilangnya
kesadaran, bayi-bayi yang lahir cacat hingga menyebabkan kematian.
Penderita kronis penyakit ini mengalami gejala seperti sakit kepala,
sering kelelahan, kehilangan indera perasa dan penciuman, dan menjadi
pelupa. Meskipun gejala ini tidak terlihat jelas tetapi sangat
mengganggu kehidupan sehari-hari. Yang lebih parah adalah penderita
congenital yaitu bayi yang lahir cacat karena menyerap metil merkuri
dalam rahim ibunya yang banyak mengkonsumsi ikan yang terkontaminasi
metil merkuri. Ibu yang mengandung tidak terserang penyakit Minamata
karena metil merkuri yang masuk ke tubuh ibu akan terakumulasi dalam
plasenta dan diserap oleh janin dalam kandungannya. Disamping dampak
kerusakan fisik, penderita Minamata juga mengalami diskriminasi sosial
dari masyarakat seperti dikucilkan, dilarang pergi tempat umum dan sukar
mendapatkan pasangan hidup.
*PROSES PENCEMARAN LINGKUNGAN AKIBAT MERKURI*
Merkuri merupakan benda cair,hydrargyrum, air/cairan perak
unsur golongan transisi berwarna keperakan dan merupakan satu dari lima
unsur yang berbentuk cair dalam suhu kamar serta mudah menguap. Karena
merupakan benda cair sehingga merkuri dengan mudah meresap ke dalam
tanah. Tanah yang mengandung 50 % pori-pori yang terisi air dan udara
lebih mempermudah merkuri yang merupakan benda cair untuk bereaksi ke
dalam tanah Secara alamiah, pencemaran Hg berasal dari kegiatan gunung
api atau rembesan air tanah yang melewati deposit Hg. Apabila masuk ke
dalam air tanah, kemudaia air tanah mengalir masuk menuju ke perairan
dengan system. permeabilitas tanah. Merkuri mudah bereaksi dengan unsur
yang ada dalam tanah dan air dan membentuk HgCl (merkurianorganik).
Merkuri anorganik akan berubah oleh peran mikro organisme. Merkuri
dapat pula bersenyawa dengan karbon membentuk senyawa organomerkuri.
Senyawa organo merkuri yang paling umum adalah methyl merkuri yang
dihasilkan oleh mikro organisme dalam tanah dan air.
Komponen merkuri yang digunakan dalam pestisida, umumnya memasuki tanah
dengan jumlah 1g/ha sampai 200g/ha (0,00050,1 ppm), yang mana apabila
lebih dari tingkatan itu dapat menghancurkan organik dalam tanah dan
nitrogen dalam mineral tanah. Tanah mengandung CO_2 dengan kesuburan
tanah NH_2 dan NaOH. Merkuri dapat bereaksi dengan nitrogen tanah
membentuk methyl mercuryHg(NO_2 )_3 . Methyl merkuri dapat terendap
dengan skala waktu yang cukup lama di dalam tanah karena merkuri stabil
dan tidak dapat dipisahkan bahkan dicampurkan dengan zat lain
Proses metabolisme sebagian dari alkil merkuri akan diubah menjadi
senyawa merkuri anorganik dan akan terakumulasi pada organ hati dan
ginjal. Senyawa alkil merkuri dalam tubuh selama 70 hari dan dikeluarkan
dari dalam tubuh sebagai hasil samping metabolisme. Jumlah hasil alkil
merkuri yang dikeluarkan sebagai hasil samping metabolisme tubuh
hanyalah mencapai 1 % dari total alkil yang masuk, 99 % terakumulasi
dalam berbagai organ dalam tubuh. Pembuangan senyawa merkuri organik
dari dalam tubuh berkaitan erat dengan sistem urinaria atau sistem
pembuangan. Merkuri yang masuk ke dalam hati akan terbagi 2:
1.
Sebagian akan terakumulasi pada hati
2.
Sebagian lainnya akan dikirim ke empedu
Dalam kantung empedu senyawa merkuri organik akan dirombak untuk dapat
dihancurkan dan dimusnahkan daya racunnya, hasil perombakan berupa

senyawa merkuri anorganik yang kemudian dikirim lewat darah ke ginjal.


Pada ginjal, senyawa merkuri anorganik ini mengalami proses pemilahan
akhir, dimana akan terakumulasi pada ginjal dan lainnya dibuang bersama
urin.
Wanita hamil yang terpapar oleh senyawa alkil merkuri dapat menyalurkan
pada janin yang dikandungnya. Senyawa alkil merkuri masuk bersama
makanan melewati plasenta dibawa oleh peredaran darah ke janin.
Kontaminasi yang disebabkan oleh alkil merkuri dapat merusak otak janin
sehingga bayi menjadi cacat. Wanita menyusui yang terpapar oleh senyawa
metil merkuri dapat mengakibatkan keracunan merkuri pada bayi yang disusui.
*CARA PENGOBATAN PENYAKIT MINAMATA*
Tidak ada pengobatan tuntas bagi korban Minamata. Korban pergi ke rumah
sakit untuk mengurangi gejala dan rehabilitasi. Ketika korban menjadi
semakin tua, jumlah orang yang dirawat semakin banyak dan kebutuhan
bantuan perawatan di rumah semakin bertambah. Dalam masyarakat yang
cepat menua ini, penderita berharap untuk dapat hidup di masyarakat
tanpa khawatir dikucilkan masyarakat. Penderita yang dapat menggerakkan
badannya diberi kesempatan untuk melakukan apa yang dapat dilakukannya.
Meskipun berkebun dan mencari ikan adalah pekerjaan yang cukup berat,
penderita dapat melakukannya setelah menjalani rehabilitasi. Beberapa
penderita bekerja di perusahaan dan mereka telah beradaptasi dengan
kondisinya. Walaupun begitu penilaian dan salah paham pada penderita
Minamata tetap terjadi sehingga penderita tidak memberitahu orang lain
bahwa ia menderita Minamata bahkan kepada keluarganya sendiri. Tetapi
penderita lainnya malah dengan terbuka menceritakan perasaannya dan
penderitaan yang dialami sebagai korban Minamata dengan harapan tragedi
Minamata tidak akan terjadi lagi.
*PENCEGAHAN ATAU SOLUSI PREVENTIF*
Solusi preventif merupakan sebuah solusi untuk melakukan pencegahan
sebelum terjadinya suatu pencemaran. Banyak cara yang dapat dilakukan
untuk melakukan pencegahan terhadap suatu pencemaran, namun khusus untuk
pencemaran raksa dan logam berat tentunya dari banyak cara tersebut
hanya beberapa cara saja yang dapat diterapkan untuk mencegah pencemaran
tersebut. Cara-cara tersebut diantaranya adalah :
1. Mengatur pembuangan limbah industri sehingga tidak mencemari
lingkungan, dengan mengatur tata cara pembuangan limbah industri
terutama untuk limbah raksa dan logam berat maka seharusnya tidak
terjadi pencemaran di perairan Indonesia. Namun hal yang terjadi
adalah perusahaan melakukan pembuagan limbah dengan tidak mengikuti
aturan untuk pembuangan limbah sehingga limbah dari perusahaan
mencemari perairan Indonesia dan merugikan warga yang berada di
sekitar daerah pembuangan limbah.
2. Menempatkan industri atau pabrik terpisah dari kawasan permukiman
penduduk, hal ini berguna agar limbah hasil dari operasional pabrik
tidak langsung pada penduduk yang ada di sekitar pabrik, dan bila
terjadi pengolahan limbah secara tidak sempurna maka efeknya tidak
akan langsung mengenai para penduduk karena daerah permukimannya
yang terpisah dari pusat industri atau pabrik tersebut.
3. Melaksanakan audit lingkungan, berguna untuk mengevaluasi ketaatan
penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan terhadap persyaratan hukum
dan kebijakan, dalam hal ini adalah kebijakan terhadap pembuangan
limbah hasil industri terutama limbah raksa dan logam berat.
4. Memberikan sanksi atau hukuman secara tegas terhadap pelaku kegiatan
yang mencemari lingkungan, artinya bahwa pemerintah sebagai
regulator harus tegas untuk menindak pelanggar pencemaran
lingkungan, dalam penegakannya-pun tidak boleh pandang bulu, siapa
yang salah harus bertanggung jawab baik pelakunya perusahaan

multinasional maupun pelaku perusahaan nasional.


Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_Minamata
http://tralalaikrima.blogspot.com/2012/04/makalah-toksikologi-lingkungan-logam.h
tml
http://burgerawa.wordpress.com/2012/12/30/makalah-hukum-lingkungan-penyakit-mina
mata-dan-pembuangan-limbah-pabrik/
http://indahnyaberbagibiologi.blogspot.com/2011/06/minamata-disease.html
Diposkan 29th June 2014 oleh marthan lassandy
<http://www.blogger.com/profile/05451424291069156910>
1
Lihat komentar
1.
Julie Nova <http://www.blogger.com/profile/12075400305893708807>16
Desember 2015 20.39
<http://pidpidpid.blogspot.com/2014/06/kasus-minamata-keracunan-toksilogi.ht
ml?showComment=1450327162158#c3063082111742479543>
www.seasonbet77.com <http://198.50.133.242/>
http://198.50.133.242 <http://198.50.133.242/>
Agen Judi | Agen Bola | Agen Sbobet
Agen Sbobet <http://198.50.133.242/>
Agen Judi <http://198.50.133.242/>
Agen Bola <http://198.50.133.242/>
Agen Judi Online <http://198.50.133.242/>
Agen Casino <http://198.50.133.242/338a/>
Prediksi Bola <http://198.50.133.242/category/artikel/prediksi-bola/>
Agen Tangkas <http://198.50.133.242/tangkasnet/>
Agen Poker <http://198.50.133.242/asiapoker77/>
Agen IBCBET <http://198.50.133.242/ibcbet/>
Agen 1sCasino <http://198.50.133.242/1scasino/>
Balas <javascript:;>Hapus
<https://www.blogger.com/delete-comment.g?blogID=8802361750880467588&postID=
3063082111742479543>
Add comment
<javascript:;>
Muat yang lain
<javascript:;>
Mengenai Saya
Mengenai Saya
marthan lassandy <https://www.blogger.com/profile/05451424291069156910>
Foto Saya <https://www.blogger.com/profile/05451424291069156910>
Arsip Blog
Arsip Blog
*
2015
<http://pidpidpid.blogspot.co.id/search?updated-min=2015-01-01T00:00:00-08:0

0&updated-max=2016-01-01T00:00:00-08:00&max-results=4>4
o
Mei <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2015_05_01_archive.html>1
+ Resensi Kasus Tentang Implementasi Standar Manajem...
<http://pidpidpid.blogspot.co.id/2015/05/resensi-kasus-tentang-imple
mentasi.html>
o
April <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2015_04_01_archive.html>1
o
Maret <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2015_03_01_archive.html>1
o
Januari <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2015_01_01_archive.html>1
*
2014
<http://pidpidpid.blogspot.co.id/search?updated-min=2014-01-01T00:00:00-08:0
0&updated-max=2015-01-01T00:00:00-08:00&max-results=6>6
o
Desember <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2014_12_01_archive.html>1
o
Oktober <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2014_10_01_archive.html>1
o
Juni <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2014_06_01_archive.html>1
o
Mei <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2014_05_01_archive.html>1
o
April <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2014_04_01_archive.html>1
o
Maret <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2014_03_01_archive.html>1
*
2013
<http://pidpidpid.blogspot.co.id/search?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:0
0&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=8>8
o
Juni <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2013_06_01_archive.html>7
o
Januari <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2013_01_01_archive.html>1
*
2012
<http://pidpidpid.blogspot.co.id/search?updated-min=2012-01-01T00:00:00-08:0
0&updated-max=2013-01-01T00:00:00-08:00&max-results=9>9
o
Mei <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2012_05_01_archive.html>1
o
Maret <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2012_03_01_archive.html>4
o
Januari <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2012_01_01_archive.html>4
*
2011
<http://pidpidpid.blogspot.co.id/search?updated-min=2011-01-01T00:00:00-08:0
0&updated-max=2012-01-01T00:00:00-08:00&max-results=4>4
o
Desember <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2011_12_01_archive.html>2
o
November <http://pidpidpid.blogspot.co.id/2011_11_01_archive.html>2

Memuat
Template Dynamic Views. Diberdayakan oleh Blogger <https://www.blogger.com>.