Anda di halaman 1dari 2

Gambaran

Status Dokumen
Klinis
Diagnosis

Anamnesis

Induk
Salinan
No.Distribusi
Ditegakkan
berdasarkan
gejala klinis, Pemeriksaan
fisik, dan hasil EKG juga
Pada
anamnesis
umumnya
didapatkan
keluhan:
laboratorium.
1. Palpitasi
2. Rasa sakit yang biasanya dideskripsikan sebagai rasa tertekan atau
diremas, atau sensasi seperti terbakar pada daerah dada tengah atau
STANDART
PROSEDUR
(SOP)
Tatalaksana
dada
kiri dan OPERASIONAL
mungkin menjalar
pada leher,
bahu, rahang bawah,
Berdasarkan
uluhati,
dengan
dan
tangan
AHA kiri.
guidelines tahun
2015,
prinsipAkut
dasar penanganan
PKM 24 JAM
Acute
Coronary
Syndrome/
Infark
myokard
pasien
3. IMA
Sesak
secara
napasumum
(dyspnea)
adalah:
yang
(MONACO)
timbul bila beraktivitas dan berkurang bila
Baring
istirahat
atapun ahirnya menimbulkan rasa sakit.
BONTANG LESTARI 1. Tirah
NoVagal)
Revisi
4. Suplementasi
2.
Rasa mual danoksigen
muntah (stumulasi
yang adekuat
(mulai dari O2Halaman
4L/m) O2 nasal
5. kanul
Keringat
4
L/m,
dingin
atau
dengan
sungkup
bila
pemberian

5L/m
No Dokumen
3.
ISDN 5mg
sublingual
(dapat
6. Pemberian
Penurunan toleransi
terhadap
latihan
atau diulang
aktifitassampai
fisik 3x pemberian
00
1/1
dengan jeda 5-10 menit, sambil menjaga TD tetap adekuat)
4. Pemberian antiplatelet agent, Aspirin 162-325mg dan Clopidrogel
Pemeriksaan
(CPG)Fisik
300-600mg
Disetujui
oleh,
5. Pemberian Morfin (fentanyl) secara
titrasi
(bila tidak membaik dengan
1. ISDN)
Hipotension (tanda Infark/iskemik pada jantung kanan)
Kepala Puskesmas Bontang Lestari
2. Observasi
6.
Hipertensi KU
(dapat
& TVsebagai penyebab terjadinya serangan, atupun
7. Rujuk
sebagai
RSTerbit
&
akibat
Konsulpeningkatan
dokter spesialiskatekolamin
jantung Paru dikarenakan stress
PROTAP
Tanggal
hemodinamik
atau ansietas
saat serangan
berlangsung)
*perlu diperhatikan
pemberian
betabloker
kontraindikasi
pada fase akut! Dapat
3. Keringat
dingin
pada
akral
diberikan
saat pasien
stabil
saja.
*pemberian
4. Edema
NSAID
pulmonan
merupakan
(adanya
kontraindikasi
bunyi ronchi
pd pasien
pada kedua
ACS paru)/ murmur
ACS/IMA
Namun pada
bila didapatkan
jantung kondisi tertentu, yaitu:
Diah
Yulianti(ronchi luas pada
1.
IMA
yang diikuti dengan Drg.
tandaHeny
Gagal
Jantung
5. Gejala
JVP yang
meningkat
paru, odema tungkai, JVP yang
meningkat,
berat, dan
19760710
200502 2 dyspnea
002
murmur&gallop ritem) maka prinsip yang dilakukan MONF:
Pengertian
Acute
Coronary
Syndrome/
Infarkmenurut
Myokrd akut
(IMA) didefinisikan
sebagai
suatu
- Tirah
Baring
Klasifikasi
Angina
Pektoris
Canadian
Cardiovascular
Society
spectrum
yangadekuat
merupakan persentasi EKG seorang penderita, mulai dari
- klinis
Oksigen
Classification
System:
gambaran
STsegment
elevation myocardial infarction (STEMI) sampai gambaran
- ISDN sublingual
Non-ST-segment
elevation
myocardial infarction (NSTEMI) atau dalam Unstable
- Furosemid
oral/IV
Angina -(UAP).
Pada dasarnya
kejadian
Pemberian
antiplatelet
agent tersebut terjadi akibat rupture dari plak
atherosclerosis
dan
thrombosis
sebagian
atau seluruh pada arteri coroner jantung.
Morfin
titrasi
-Kelas
I: Pada
aktivitas fisik biasa tidak mencetuskan angina. Angina akan
- Rujuk RS & Konsul dokter spesialis jantung Paru
Tujuan
Sebagai panduan
laksana
ACS/IMA di
puskesmas aktivitas fisik (berjalan cepat,
muncul tata
ketika
melakukan
peningkatan
2. Gejala Infark Jantung Kanan/inferior, yaitu didapatkan gejala pasien
olahraga dalam waktu yang lama).
Kebijakan
Penerapan
standar hipotensi,
terapi ACS/IMA
di puskesmasnyeri hebat pada daerah uluhati,
lemas,
bradikardia,
mual/muntah berlebih, dan pada EKG didapatkan ST elevasi/ ST
Penyebab
Terjadi
rupture
atherosclerosis.
Plak yangsedikit/
terjadi memiliki
konsistensi
lebih
akibat
Kelas
II:T-inverted
Adanya
pembatasan
aktivitas
sehari-hari
(naik
depresi/
pada lead aktivitas
II, III, aVF (minimal
didapatkan
tanda
di
banyak tangga
pool lipid
dan
sel
inflamasi,
tetapi
memiliki
lapisan
fibrous
cap
yang
2 lead),dengan
maka: cepat, jalan naik, jalan setelah makan, stres, dingin).
tipis.peningkatan demand juga dapat menyebabkan serangan IMA. Dengan adanya
- Pemberian
merupakan
Kontra indikasi
kebutuhan/demand
yangISDN
meningkat,
menyebabkan
peningkatan kebutuhan nutrisi
Tirah
baring

Kelas
III:
Benar-benar
ada
pembatasan
aktivitas
fisik karena
timbul
dan oksigen terhadap myokard, namun supplay
tidak dapat
terjadi sudah
dikarenakan
Berikan
Suplementasi
Oksigen
yang
adekuat
gejala angina
ketika
pasien baru berjalan 1 blok atau naik tangga baru 1
obstruksi/hambatan
oleh
atherosclerosis.
-tingkat.
Lakukan perbaikan volume pada pasien dengan loading cairan
Daftar Pustaka
kristaloid
(RL)
Faktor Risiko
PJK/IMA:
- Pemberian antiplatelet agent
Kelas IV: Tidak bisa melakukan aktivitas sehari-sehari, tidak nyaman,
Pemberian
morfin
titrasi
1. -Faktor
tidak
dapat
dikendalikan
risk factors)
untuk yang
melakukan
aktivitas
sedikit (nonmodifiable
saja bisa kambuh,
bahkan waktu
-a. Keturunan
Rujuk
RS& Konsul
dokter
spesialis
jantung Paru
istirahat juga bisa terjadi angina.

b. Umur, makin tua risiko makin besar.


1. Acute Coronary Syndrome Treatment & Management. 2015. [cited
Pemeriksaan
2015 Penunjang
July 11] available from:
c.
Jenis
kelamin,
pria mempunyai risiko lebih tinggi dari pada wanita
-http://emedicine.medscape.com/article/1910735-treatment
EKG
:
1. STR,elevasi
2. OConnor
et al. 2010 American Heart Association Guidelines for
(wanita
risikonya
meningkat
sesudah
menopouse)
2. Abnormalitas
gelombang
inversi
T ataupun
hiperakut
T
Cardiopulmonary
Resuscitation
andT:Emergency
Cardiovascular
Care
3. STdepression
(junctional,2010;
downsloping,
horizontal)
Science.
AHA
journal. Circulation.
122: S787-S817.
[cited 2015
Gambar
lokasi
yang
dapat
dipresentasikan
EKG
abnormalitas
2. July
Faktor
dapat
dikendalikan
(modifiable
riskberdasarkan
factors)
11]yang
available
from:
gelombangnya.
http://circ.ahajournals.org/content/122/18_suppl_3/S787.full
3. a.Dyslipidaemia.
Permenkes RI no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi
Dokter di Fasyankes Primer
b.Tekanan darah tinggi (hipertensi).
c.Merokok
d.Penyakit Diabates Mellitus

e.Stres
- Laboratorium: DL, serial CKMB, serial Troponin
f.Kelebihan berat badan dan obesitas.

LAMPIRAN