Anda di halaman 1dari 2

1. PENGERTIAN STANDARISASI BAHAN OBAT ALAM DAN TUJUANNYA?

Tujuannya untuk menentukan kandungan bahan obat alam dalam setiap


sediaan obat alam dan untuk membuat obat bermutu, aman dan dapat
berkhasiat.
2. Mengapa bahan obat alam perlu distandarisasi ?
karena bahan obat yang digunakan untuk menstandarisasi akan menentukan
komposisi bahan alam yang akan digunakan sebagai bahan baku obat
herbal, selain itu jika dalam bahan obat alam memiliki kandungan racun jika
dikonsusmsi berlebih, sandarisasi ini juga berguna untuk menentukan
batasan bahan obat alam yang digunakan.
3. Tuliskan dan jelaskan pembagian obat herbal ?
a. Jamu
Jamu adalah obat tradisional yang diracik dengan menggunakan bahan
tanaman sebagai penyusun jamu tersebut.Jamu disajikan secara
tradisional dalam bentuk serbuk seduhan, pil, atau cairan.Satu jenis
jamu yang disusun dari berbagai tanaman obat yang jumlahnya antara
5 10 macam, bahkan bisa lebih.Jamu tidak memerlukan pembuktian
ilmiah sampai uji klinis, tetapi cukup dengan bukti empiris.
b. Herbal Terstandar
Umumnya, herbal standar telah mengalami pemrosessan, misalnya
berupa ekstrak atau kapsul.Ekstrak dari herbal tersebut telah diteliti
khasiat dan keamanannya melalui uji pra klinis. Uji tersebut melalui
beberapa proses antara lain : uji penerapan standar kandungan bahan,
proses pembuatan ekstrak, higenitas, serta uji toksisitas.
c. Fitofarmaka
Merupakan jamu dengan khasiat , keamanan, serta standar proses
pembuatan dan bahannya telah diuji secara klinis, jamu berstatus
sebagai fitofarmaka juga dijual di apotek dan harus dengan resep
dokter. Fitofarmaka ( Clinical Based Herbal Medicine) merupakan obat
tradisional yang dapat disejajarkan dengan obat modern.
4. Tuliskan klasifikasi bahan yang digunakan serta senyawa marker !
a. Klasifikasi merica
klasifikasi tanaman lada adalah sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Class : Dicotyledoneae
Ordo : Piperales
Familia : Piperaceae
Genus : Piper
Species : Piper nigrum L.
Kandungan lada hitam sangat beranekaragam dan piperin merupakan
kandungan utama. Senyawa amida (piperin) berupa kristal berbentuk
jarum, berwarna kuning, tidak berbau, tidak berasa, lama-kelamaan

pedas, larut dalam etanol, asam cuka, benzena, dan kloroform


(Amaliana, 2008). Piperin memiliki manfaat sebagai anti-inflamasi,
antiarthritik (Bang et al., 2009; Sudjarwo, 2005), analgesik (Sudjarwo,
2005), depresan sistem safaf pusat dan anticonvulsan (Deepthi et al.,
2012).
b. Jambu biji
c. Temulawak
Klasifikasi ( Curcuma xanthorrhiza )
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Ordo : Zingiberales
Keluarga : Zingiberaceae
Genus : Curcuma
Spesies : Curcuma xanthorrhiza ROXB
Senyaa merker dari temulawak

pada

temulawak,

senyawa

markernya

adalah xantorizol.
Tugas Pendahuluan II
1. Jelaskan fungsi dari penyerbukan !
2. Jelaskan macam-macam ekstraksi !
Ekstraksi adalah pemisahan suatu zat dari campurannya dengan pembagian sebuah zat
terlarut antara dua pelarut yang tidak dapat tercampur untuk mengambil zat terlarut
tersebut dari satu pelarut ke pelarut yang lain. Ekstraksi bertujuan untuk melarutkan
senyawa-senyawa yang terdapat dalam jaringan tanaman ke dalam pelarut yang dipakai
untuk proses ekstraksi tersebut.
3. Jelaskan fungsi pengamatan organoleptis !
4. Jelaskan fungsi dan perbedaan pengamatan makroskopis dan mikroskopis !