Anda di halaman 1dari 2

1.

Di sak umum ada perjanjian sewa dan perjanjian mengandung sewa apa
bedanya ?
2. Mengapa di psak umum untuk pajak penghasilan menggunakan laba
akuntansi dan fiskal sedangkan di etap hanya ada ada laba fiskal ?
3. Mengapa di calk etap gak ada info tentang modal sama dividen ?
4. Apa maksud psak serupa dengan
5. Saling hapus tidak diperkenakan, mengapa ?
Sewa Dalam Laporan Keuangan Lessor (pihak yang menyewakan)

Dalam menentukan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa atau


perjanjian yang mengandung sewa, perlu diperhatikan substansi perjanjian dan
dilakukan evaluasi apakah

Pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset atau asetaset tertentu

Perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk menggunakan aset


tertentu.

Walaupun suatu aset tertentu diidentifikasikan secara eksplisit dalam perjanjian,


namun aset tersebut bukan merupakan subjek sewa jika pemenuhan perjanjian
tidak tergantung pada penggunaan aset tersebut.

Misalnya:

Melibatkan aset lain yang tidak ditentukan dalam perjanjian

Melibatkan pergantian aset yang sama dan sejenis.

Jika perjanjian mengandung sewa, maka pihak dalam perjanjian harus


menerapkan ketentuan PSAK 30 untuk unsur sewa dalam perjanjian tersebut (par
12).

Pembayaran terkait dengan perjanjian mengandung sewa harus dipisahkan antara


pembayaran atas unsur sewa dan atas unsur lainnya pada nilai wajar.
Contoh perjanjian yang mengandung sewa :

1. Sewa Pembiayaan (Finance Lease)


Pengakuan Awal

Nilai dari aset yang disewakan tidak dicatat di dalam Laporan Posisi Keuangan/Neraca Lessor
tetapi dicatat di dalam Laporan Posisi Keuangan/Neraca Lessee
Lessor mengakui aset berupa piutang sewa pembiayaan di neraca sebesar jumlah yang sama
dengan investasi sewa netto*.
* Investasi Sewa Netto adalah pembayaran sewa minimum yang didiskontokan dengan tingkat
suku bunga tertentu, nilai Investasi Sewa Netto ini biasanya sama dengan nilai wajar aktiva pada
awal sewa
Pengukuran Setelah Pengakuan Awal
Penerimaan pembayaran dari piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan
penghasilan pembiayaan.
2. Sewa Operasi (Operational Lease)
Lessor menyajikan aset untuk sewa operasi di laporan posisi keuangan/Neraca sesuai sifat
aset tersebut
Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan garis lurus selama
masa sewa. Biaya-biaya, termasuk biaya penyusutan, yang terjadi untuk memperoleh
pendapatan sewa diakui sebagai beban.