Anda di halaman 1dari 32

Biomol

Struktur Karbohidrat

Proyeksi Struktur
Proyeksi Fisher

Proyeksi Howart
Jika posisi OH pada atom C nomor
satu mengarah ke bawah, disebut
(alfa), jika posisi OH pada atom C
nomor satu mengarah ke atas, disebut
(beta)

MONOSAKARIDA

D-Gliseraldehid
Gliseraldehid adalah
suatu aldehid, dan
merupakan kelas
monosakarida aldosa.
Karbohidrat ini hanya
memiliki 3 atom C
(triosa), berupa
aldehid (aldosa)
sehingga dinamakan
aldotriosa.

D-Hidroksiaseton
Dihidroksiaseton
adalah suatu keton,
dan merupakan
kelas monosakarida
ketosa.

D-Glukosa
Glukosa
merupakan
aldoheksosa.
Gula ini
terbanyak
ditemukan di
alam.

Fruktosa
Fruktosa merupakan
isomer dari glukosa,
namun memiliki gugus
aldehid.
Fruktosa dinamakan juga
levulosa (karena memutar
bidang polarisasi ke kiri)
Merupakan gula paling
manis sehingga terasa
lebih manis dari glukosa
dan banyak terdapat
dalam madu dan buahbuahan.

Galaktosa

D-Galaktosa

-D-galaktosa

-D-galaktosa

Monosakarida ini jarang terdapat


bebas di alam. Umumnya berikatan
dengan glukosa dalam bentuk laktosa,
yaitu gula yang terdapat dalam susu.

Ribosa
Ribosa, atau D-ribosa, adalah
sebuah aldopentosa
sebuah monosakarida yang
terdiri dari lima atom karbon,
dan termasuk sebuah gugus
fungsional aldehida dalam
bentuk linearnya.
Sebagai sebuah komponen
RNA yang digunakan untuk
transkripsi genetika, ribosa
sangat penting bagi makhluk
hidup.

Disakarida adalah karbohidrat yang tersusun dari 2 molekul


monosakarida, yang dihubungkan oleh ikatan glikosida. Ikatan
glikosida terbentuk antara atom C 1 suatu monosakarida dengan
atom O dari OH monosakarida lain. Hidrolisis 1 mol disakarida
akan menghasilkan 2 mol monosakarida.

DISAKARIDA

Maltosa
Maltosa adalah suatu
disakarida dan
merupakan hasil dari
hidrolisis parsial tepung
(amilum). Maltosa
tersusun dari molekul -Dglukosa dan -D-glukosa.
gugus -O- sebagai
penghubung antarunit
yaitu menghubungkan C 1
dari -D-glukosa dengan
C 4 dari -D-glukosa.

Sukrosa
Sukrosa tersusun oleh molekul
glukosa dan fruktosa yang
dihubungkan oleh ikatan 1,2.
Sukrosa terhidrolisis oleh enzim
invertase menghasilkan -D-glukosa
dan -D-fruktosa

Laktosa
Laktosa tersusun dari molekul -Dgalaktosa dan -D-glukosa yang
dihubungkan oleh ikatan 1,4'-.

Polisakarida adalah molekul karbohidrat polimerik yang tersusun


atas rantai monosakarida yang panjang dan terikat oleh ikatan
glikosidik. Polisakarida merupakan suatu makromolekul (molekul
besar). Jika polisakarida mengalami hidrolisis, maka akan
menghasilkan monosakarida dan disakarida.

POLISAKARIDA

Selulosa
Polisakarida yang terdiri
dari rantai linier dari
beberapa ratus hingga
lebih dari sepuluh ribu
ikatan (14) unit Dglukosa.
Selulosa adalah senyawa
organik yang paling umum
di Bumi. Sekitar 33% dari
semua materi tanaman
adalah selulosa. hanya
dapat dicerna oleh hewan
yang memiliki enzim
selulase.

Glikogen
Glikogen terdiri atas
subunit glukosa dengan
ikatan rantai lurus (14)
dan ikatan rantai
percabangan (16).
Glikogen memiliki struktur
mirip amilopektin (salah
satu jenis pati) tetapi
dengan lebih banyak
percabangan, yaitu setiap
8-12 residu.

Kitin
Kitin adalah polisakarida
struktural yang digunakan
untuk menyusun
eksoskleton dari artropoda
Kitin tergolong
homopolisakarida linear
yang tersusun atas residu
N-asetilglukosamin pada
rantai beta dan memiliki
monomer berupa molekul
glukosa dengan cabang
yang mengandung
nitrogen.

Pati
Pati adalah suatu polisakarida yang
mengandung amilosa dan amilopektin.
Amilosa merupakan polisakarida berantai lurus
bagian dari butir-butir pati yang terdiri atas
molekul-molekulglukosa -1,4-glikosidik
Amilopektin merupakan polisakarida bercabang
bagian dari pati, terdiriatas molekul-molekul
glukosa yang terikat satu sama lain melalui
ikatan 1,4-glikosidikdengan percabangan
melalui ikatan 1,6-glikosidik pada setiap 20-25
unit molekul glukosa.

Pati

Asam Hialuronat
Dalam jaringan hewan, asam
hialuronat umumnya terikat
pada protein dan hanya sedikit
yang terdapat dalam keadaan
bebas.
Struktur asam hialuronat
berupa polimer asam Dglukuronat dan N-asetil
glukosamina.kedua turunan
monosakarida yang berbeda ini
dihubungkan oleh ikatan
glikosida (1,3) membentuk satu
unit disakarida yang
ebrgabung dengan disakarida
lain

OLIGOSAKARIDA

Rafinosa
Terdiri atas tiga molekul
monosakarida yang berikatan,
yaitu galaktosa-glukosafruktosa.
Atom karbon 1 pada galaktosa
berikatan dengan atom karbon
6 pada glukosa, selanjutnya
atom karbon 1 pada glukosa
berikatan dengan atom karbon
2 pada fruktosa.
Apabila dihidrolisis sempurna,
rafinosa akan menghasilkan
galaktosa, glukosa dan
fruktosa.

Selobiosa
Selibiosa tersusun dari dua
satuan glukopiranosa yang
digabung oleh suatu ikatan
1,4.Selobiosa berbeda dari
maltosa dari hal ikatan 1,4 yang
pada selobiosa lebih merupakan
ikatan 1,4 -, bukan .
Hidrolisis kimia dari selobiosa
dalam asam berair
menghasilkan suatu campuran
-dan -D-glukosa, produkproduk yang sama seperti yang
diperoleh dari maltosa.

Gentibiosa
Gentiobiosa memiliki
rantai beta-glikosida,
yang berawal pada C-1
di cincin A dan berakhir
pada C-6 di ring B.
Gentibiosa yang terdiri
dari dua unit D_glukosa
dihubungkan dengan
ikatan (1,6)_glikosida
dan memberikan rasa
pahit saat dikonsumsi.

GLIKOKONJUGAT

Proteoglikan
Proteoglikan merupakan makromolekul
dari permukaan sel atau matriks
ekstraseluler di mana satu atau lebih
sulfat rantai glikosaminoglikan bergabung
secara kovalen dengan protein membran
atau protein disekresikan.
Glikosaminoglikan rantai dapat mengikat
protein ekstraseluler melalui interaksi
elektrostatik dengan muatan negatif
dikenakan pada polisakarida

Proteoglikan

Glikoprotein
Glikoprotein memiliki satu atau
beberapa oligosakarida dari berbagai
kompleksitas bergabung secara
kovalen dengan protein.
Glikoprotein biasanya ditemukan
pada bagian luar membran plasma
(sebagai bagian dari glycocalyx), di
matriks ekstraselular, dan dalam
darah.

Glikoprotein

Glikolipid
Glikolipid merupakan membrane
spingholipid yang kelompok kepala
hidrofiliknya oligosakarida. Seperti
dalam glikoprotein, oligosakarida
bertindak situs spesifik untuk
pengenalan oleh lektin.

Glikolipid