Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KASUS

I. IDENTITAS PASIEN
Nama

: Ny. S

Umur

: 30 tahun

Jenis kelamin

: Perempuan

Alamat

: Jalan Jedong Jaten RT 02 RW 06, Malang

Pekerjaan

: Buruh Pabrik

Pendidikan

: SMP

Agama

: Islam

Suku bangsa

: Jawa

Status marital

: Menikah

Tanggal pemeriksaan

: 18 Februari 2016

II. ANAMNESIS
Keluhan Utama:
Gatal pada selangkangan dan bokong
Riwayat Penyakit Sekarang:
Sejak 1 minggu yang lalu, pasien mengeluh timbul bintik-bintik merah yang terasa
gatal pada selangkangan. Gatal dirasakan bertambah parah saat pasien berkeringat. Untuk
mengurangi rasa gatal, pasien menggaruk bintik-bintik merah tersebut namun bintikbintik merah tersebut semakin bertambah banyak dan bertambah lebar setelah pasien
menggaruknya. Selang 3 hari kemudian, timbul bintik-bintik merah yang sama pada
bokong.
Riwayat Penyakit Dahulu dan Penyakit Lain:
-

Tidak ada riwayat penyakit dahulu yang berhubungan dengan penyakit saat ini

Tidak ada penyakit lain yang berhubungan dengan penyakit ini .

Riwayat Pengobatan:
3 hari setelah muncul bintik-bintik merah yang terasa gatal, pasien berobat ke bidan
mendapatkan tablet acyclovir yang diminum 3 kali sehari dan salep acyclovir yang
dioleskan 3 kali sehari. Setelah menggunakan obat tersebut, gatal tetap tidak berkurang.
Riwayat Keluarga
Tidak ada kaitannya riwayat keluarga dengan penyakit yang diderita pasien saat ini

Riwayat Sosial
Setiap hari pasien menggunakan celana jeans ketat saat bekerja, dan pasien tidak
langsung mengganti celananya saat berkeringat.
III.STATUS DERMATOLOGI
LESI
a. Tipe

: Papul, pustul, plak hiperpigmentasi, ekskoriasi, krusta hemoragik,


skuama

b Bentuk

: Sirsiner, polisiklik

c. Ukuran

: Numuler

d. Susunan

: Konfluen

e. Distribusi

: Bilateral, Lokalisata

f. Warna

: Merah, putih, hitam

g. Konsistensi : h. Lokasi

: Regio inguinal, regio gluteal

Regio Inguinal

Regio Gluteal

IV. DIAGNOSA BANDING

1. Tinea Kruris
2. Kandidiasis Intertriginosa
3. Psoriasis vulgaris
V. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan mikroskopis
Telah dilakukan pengerokan skuama di tepi lesi menggunakan pisau tumpul/scalpel
tumpul. Hasil kerokan ditampung pada kertas berwarna gelap, kemudian dipindahkan ke
object glass dan ditutup dengan cover glass. Kemudian dibasahi dengan larutan KOH
10% secukupnya dibiarkan selama 15 menit. Lalu diperiksa dibawah mikroskop cahaya
dengan pembesaran 10x dan 40x. Tidak ditemukan hifa panjang, seperti 2 garis sejajar
terbagi oleh sekat/septa dan bercabang atau spora berderet (artrospora), dikarenakan
kemungkinan ada kesalahan dalam pengambilan bahan skuama.

VI. DIAGNOSA
Tinea kruris

VII. TERAPI
- Topikal:
Krim Ketokonazol 2% 50g, dipakai 2x sehari pagi dan sore setelah mandi dioleskan
pada lesi. Diberikan selama 2 minggu.
- Sistemik
Tablet Ketokonazol 1x200mg diminum setelah makan. Diberikan selama 10 hari.
Tablet Amoxycillin 3x500mg. Diberikan selama 5 hari.

VIII. PROGNOSIS
Ad Vitam

: Bonam

Ad Sanationam

: Bonam

Ad Fungsionam

: Bonam

Ad Kosmetikam

: Dubia ad bonam

IX. SARAN
Tidak menggunakan celana yang terlalu ketat dan apabila berkeringat segera di
keringkan, kemudian mengganti pakaian yang basah dengan pakaian yang kering.