Anda di halaman 1dari 29

RANCANGAN BUSANA PESTA REMAJA DENGAN SUMBER IDE

SWEET OF SASIRANGAN

KARYA TULIS KREASI SISWA


Oleh :
MERIYANA
NIS/NISN. 121317/9973165876
Program Studi Tata Busana

PEMERINTAH KOTA BANJARBARU


DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 3 BANJARBARU
2013/2014

PENGESAHAN

Karya Tulis Kreasi Siswa berudul ''Rancangan Gaun Pesta Remaja dengan Sumber
Ide Sweet of Sasirangan''karya Meriyana (NIS/NISN.121317/9973165876, Program
Studi Keahlian Tata Busana ) disetujui sebagai salah satu Tugas Akhir pada SMK Negeri
3 Banjarbaru

Disetujui di : BANJARBARU
Pada Tanggal : Januari 2014
Pembimbing I

Pembimbing II

RATNA WULANDARI, S.Pd.T


NIP.19840228 2011012 002

ERWAN ERFANY, S.Pd.I


NIP.19760120 201001 1009
Mengetahui :

Kepala SMK Negeri 3 Banjarbaru,

ROSEHAN ANWAR , M.M.Pd.


NIP.19680819 199412 1 002

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Jangan Sesali masa lalu karena ada kekecewaan dan kesalahan kesalahan,
tetapi jadikan penyesalan itu sebagai senjata
untuk masa depan agar
tidak terjadi kesalahan lagi

Kupersembahkan buat :
Ayahanda Abdul Salam, M.M.
Ayahanda Erwan Erfany S.Pd.I
Ibunda Ratna Wulandari S.Pd.I

ABSTRAK
MERIYANA , NIS/NISN . 121317/9973165876. ''Rancangan Gaun Pesta Remaja
dengan Sumber Ide sweet of Sasirangan '' di bawah bimbingan Ibu Ratna Wulandari
,S.Pd.T (Pembimbing Pertama) dan Bapak Erwan Erfany S.Pd.I (Pembimbing Kedua)
Karya Tulis Kreasi Siswa
Gaun Pesta Remaja adalah busana yang biasa dipakai oleh kalangan para remaja
putri usia 15-17 tahun untuk menghadiri kegiatan acara pesta ulang tahun, perkawinan
maupun yang lainnya. Busana ini di rancang dengan memakai nuansa yang dikemas
dalam motif khas Banjar yaitu Sasirangan yang mungkin sudah menasional.
Sebagai karya tulis kreasi siswa, maka perumusan masalah yang diajukan adalah :
1).Bagaimanakah rancangan gaun pesta remaja dengan Nuansa khas Banjar ?
2).Bagaimanakah proses pembuatan busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of
sasirangan ? Sedangkan tujuan penulisan adalah : ingin mengetahui rancangan gaun
pesta remaja dengan nuansa sweet of sasirangan.
Dari beberapa uraian yang di kemukakan, maka di simpulkan bahwa pada dasarnya
gaun pesta remaja dengan nuansa sasirangan bagus untuk di pakai. Kesan tradisional
budaya dengan tampilan motif sasirangan.

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT, akhirnya karya tulis
untuk tugas akhir berjudul "Rancangan Gaun Pesta Remaja dengan Sumber ide sweet of
Sasirangan" dapat penulis selesaikan sesuai waktu yang telah di tetapkan.
Dengan selesainya karya tulis ini, tak lupa penulis ucapkan terima kasih dan
penghargaan yang tulus , terutama kepada :
1.

Bapak Rosehan Anwar, M.M.P.d., Kepala Sekolah SMKN 3 Banjarbaru, yang


banyak membantu , memfasiltasi dan memberikan kesempata kepada penulis untuk
menimba ilmu di sekolah yang beliau pimpin.

2.

Bapak Abdul Salam .M.M yang selau memberikan kami inspirasi dengan kesabaran
dengan penulis.

3.

Ibu Ratna Wulandari , S.Pd.T sebagai Pembimbing pertama dan Bapak Erwan
Erfani S.Pd.I sebagai pembimbig kedua yang telah memberikan arahan dan
bimbingan kepada penulis untuk menyelesaikan karya tulis ini.

4.

Bapak dan Ibu Dewan Guru SMKN3 Banjarbaru yang memberikan ilmu serta
pengalaman berharga dengan penuh keikhlasan dan kesabaran, yang mana ilmu
yang di berikan itu sangat penting dan bemanfaat dalam hidup bermasyarakat

5.

Serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang memberikan
andil baik langsung maupun tidak langsung.

Semoga segala bantuan dan dukungan yang telah di berikan itu bernilai pahala di sisi
Allah SWT.
Karya tulis ini mungkin masih jauh sempurna, Oleh karna itu saya mengharap saran
dan kritik membangun untuk penyempurnaan karya tulis di masa-masa mendatang.
Banjarbaru , Desember 2013
Penulis,
MERIYANA

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ..........................................................................................................
HALAMAN PENGESAHAN.............................................................................................
HALAMAN MOTTO..........................................................................................................
ABSTRAK...........................................................................................................................
KATA PENGANTAR ..........................................................................................................
DAFTAR ISI ........................................................................................................................
DAFTAR GAMBAR............................................................................................................
BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Perumusan Masalah
C. Tujuan Penilitian
D. Manfaat yang di peroleh
E. Sistematika Penulisan

BAB II

LANDASAN TEORI
A. Pengertian Busana Pesta Remaja
B. Sasirangan
C. Busana Pesta Remaja dengan Sumber ide Motif Sasirangan
D. Motif-motif Kain Sasirangan

BAB III

PROSEDUR KERJA
A. Alat dan Bahan
B. Langkah-langkah Kegiatan
C. Waktu dan Tempat Kegiatan

BAB IV

KESIMPULAN DAN PENUTUP


A. KESIMPULAN
B. PENUTUP

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pesta merupakan wadah berkumpulnya banyak orang untuk merayakan suatu
peristiwa. Di samping itu, pesta merupakan kegiatan istimewa yang jarang terjadi. Setiap
orang yang hadir di suatu pesta pasti ingin tampil menarik. Untuk dapat tampil menarik
biasanya para pengunjung baik undangan maupun penyelenggara pesta melakukan
persiapan yang cukup matang. Persiapan itu mulai dari pakaian yang dikenakan, riasan
wajah yang digunakan, jenis motor yang dikendarai, pasangan yang mendampingi, dan
sebagainya.
Pakaian yang di pakai dalam suatu pesta sangat berbeda dengan pakaian yang biasa
di gunakan sehari-hari. Seperti pakaian yang digunakan ke sekolah, ke kantor ataupun
yang biasa di pakai di rumah lebih sederhana.
Untuk mempersiapkan busana pesta, pemakai terkadang harus merogoh kocek agak
dalam. Apalagi zaman sekarang, harga-harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi dan
harga-harga lainnya. Gaun pesta yang dikenakan remaja bisa menembus angka jutaan
rupiah, apalagi barang produk impor. Terkadang dengan gaun pesta yang sederhana
relatif lebih murah, bahkan dengan nuansa ciri khas masing-masing dapat terlihat
anggun dan menarik.
Berdasarkan pada uraian di atas, saya tertarik untuk membuat rancangan busana
pesta remaja dengan sumber ide sweet of sasirangan sebagai tugas akhir. Rancangan ini
kemudian saya tuangkan ke dalam karya tulis.

B. Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka permasalahan dalam karya
tulis ini di rumuskan:
1.

Bagaimanakah merancang busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of


sasirangan ?

2.

Bagaimanakah proses pembuatan busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of
sasirangan ?

C.Tujuan Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah:
1.

Dapat menciptakan rancangan busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of
sasirangan

2.

Dapat membuat busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of sasirangan

D.Manfaat yang Diperoleh


Karya tulis ini di harapkan dapat memberikan manfaat dan kegunaan kepada:
1. Siswa
Sebagai siswa jurusan Tata Busana, karya tulis ini sangat bermanfaat sebagai
pengalaman berharga dalam menerapkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan
yang telah penulis dapatkan di sekolah untuk dapat diterapkan dalam kegiatan praktik
di masyarakat atau dunia kerja.

2. Bagi Sekolah
Diharapkan dapat menjadi referensi dan koleksi pespustakaan sekaligus sebagai
acuan bagi adik-adik di jurusan Tata Busana dalam membuat Tugas Akhir untuk
tahun-tahun yang berikutnya.
E. Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah pemahaman terhadap penyajian karya tulis ini, maka di buat
sistematika sebagai berikut :
Bab I Pendahuluan
Terdiri dari Latar Belakang, Perumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat,
serta Sistematika Penulisan.
Bab II Landasan Teori
Terdiri dari Pengertian Busana Pesta, Sasirangan, Busana Desta dengan
sumber ide Motif Sasirangan.
Bab III Prosedur Kerja Metodologi
Alat dan bahan, Langkah-langkah Kegiatan, Model yang Digunakan, Waktu
dan Tempat Kegiatan, dan Renacana Biaya.

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian Busana Pesta Remaja
Istilah gaun berpadanan (Sinonim) dengan kata busana atau baju dalam bahasa
indonesia. Dalam kamus bahasa indonesia gaun berarti baju wanita model Eropa' (Alwi,
ed.,2007 : 136).
Busana Pesta adalah busana yang di gunakan pada kesempatan pesta, dimana
busana tersebut di bagi menurut waktunya,yaitu pagi, siang, malam. Serta busana pesta
adalah busana yang di buat dari bahan yang bagus dengan hiasan yang menarik sehingga
kelihatan istimewa.
Busana pesta remaja adalah busana yang dipakai oleh kalangan para remaja putri
usia 15-17 tahun untuk menghadiri kegiatan acara pesta ulang tahun, perkawinan
maupun yang lainnya. Dari pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa busana pesta
adalah busana yang di kenakan untuk kesempatan pesta dan dibuat lebih istimewa dari
busana lainnya baik bahan, desain, hiasan, dan lainnya.

B. Sasirangan
Sasirangan adalah kain adat suku Banjar di kalimantan selatan yang dibuat
dengan teknik tusuk jelujur kemudian diikat dengan tali rafia lalu di celup. Pada
awalnya, bahan baku yang di gunakan adalah serat kapas (katun). Dalam perkembangan
nya sasirangan tidak hanya serat kapas, tetapi juga non kapas seperti polyester, sutera,
rayon dan lain-lain. Pada pembuatan busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of

sasirangan jenis baha yang akan di gunakan adalah serat kapas (katun). Kain Sasirangan
memiliki banyak motif yaitu Sarigading, ombak sinapur karang (ombak menerjang
karang), hiris pudak (irisan daun pudak), bayam raja (daun bayam), kambang kacang
(bunga kacang panjang),naga balimbur (ular naga), bintang bahambur (bintang
bertebaran di langit), kulat karikit (jamur kecil), gigi haruan (gigi ikan gabus), turun
dayang (garis-garis), dan lainnya.

C. Busana Pesta Remaja dengan Sumber ide Motif Sasirangan


Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan maka dapat dijelaskan bahwa busana
pesta remaja dengan sumber ide sweet of sasirangan memiliki unsur kebudayaan.
Pemilihan bahan yaitu yang bertekstur halus dan lembut. Seperti ungu muda, dan warna
gelap seperti abu-abu. Penciptaan busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of
sasirangan yaitu busana dengan bahan utama satin dan kombinasi motif sasirangan yang
terdapat dibeberapa bagian seperti di kerah, bagian bawah badan, bagian tengah muka,
dan bagian lengan. Di bagian bawah badan bahan utama dikombinasikan dengan motif
sasirangan yang berbentuk seperti gelombang laut.

D. Motif-motif Kain Sasirangan

Gambar 1. Motif
sasirangan bintang
bahambur (bintang
bertebaran di langit)

Gambar 2. Motif sasirangan kilat kurikit (jamur kecil)

Gambar 3. Motif sasirangan


bayam raja (daun bayam)


Gambar 4. Motif
sasirangan naga balimbur
(ular naga)


Gambar
5.

Berbagai mcam motif sasirangan lainnya

BAB III
PROSEDUR KERJA
A. Alat dan Bahan

Alat dan Bahan yang di gunakan untuk mengerjakan busana pesta remaja sama
dengan alat dan bahan yang di gunakan untuk mengerjakan busana pesta lainnya.
Adapun alat dan bahan yang di gunakan untuk mengerjakan busana pesta remaja
adalah :

1. Alat
Alat yang digunakan untuk mengerjakan busana pesta remaja adalah :
a. Alat jahit utama
Yaitu menggunakan mesin jahit lurus
b. Alat jahit bantu
1) Mesin obras

7) Jarum pentul

2) Gunting kain

8) Jarum mesin no.11

3) Gunting benang

9) Rader

4) Pendedel

10) Karbon jahit

5) Meteran / pita ukur


6) Jarum tangan

c. Alat membuat pola


1). Penggaris lurus
2). Penggaris bentuk

3). Meteran / pita ukur


4). Alat tulis
5). Gunting kertas
6). Lem
2. Bahan
a. Bahan utama
Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan busana pesta remaja dengan
sumber ide sweet of sasirangan adalah bahan sasirangan dengan motif bintang
behambur (bintang bertebaran dilangit) dan bahan satin warna ungu muda.
b. Bahan pelapis
Bahan pelapis yang digunakan dalam pembuatan busana pesta adalah :
1)

Lining (furing) dari bahan arrow dengan warna yang sesuai dengan bahan
utama

2)

Interfacing, yaitu menggunakan fiseline dan trubinaise

c. Bahan pelengkap
Bahan pelengkap yang digunakan dalam pembuatan busana pesta ini adalah :
1). Tutup tarik jepang 25 cm
2). Benang jahit
3). Kancing tindih
4). Payet dan manik
B. Langkah-langkah kegiatan
Dalam tahap persiapan ini langkah-langkah yang dilakukan adalah :

1. Persiapan
a. Menyiapkan desain busana
b. Pengambilan ukuran
c. Pembuatan pola dasar
d. Pecah pola busana sesuai desain
e. Membuat rancangan bahan dan harga

2. Pelaksanaan
a). Memotong kain
b). Memberi tanda jahitan

c). Menjahit
Tertib kerja menjahit gaun
1. Lekatkan fiselin pada bahan utama depan dan belakang
2. Jahit kupnat bahan utama dan pelapis (furing)
3. Satukan semua bagian furing
4. Satukan sisi depan dan belakang bahan utama dan press
5. Pasang risliting pada bagian utama dan press
6. Satukan bahan utama dan furing
7. Jahit kerah
8. Jahit bagian rompok pada lengan
9. Press semua bagian dan soom bagian bawah bahan utama
10. Fitting I
11. Perbaikan
12. Fitting II
13. Penyelesaian dan menghias busana

a. Desain Busana Pesta Remaja dengan sumber ide sweet of sasirangan


TAMPAK DEPAN

TAMPAK BELAKANG

2. Pola Dasar Rok


POLA DASAR ROK
Skala 1: 4

C. Waktu dan Tempat kegiatan


Kegiatan membuat busana pesta remaja akan dilaksanakan selama 6 minggu,
tempatnya akan di laksanakan di ruang praktik Tata Busana SMK Negeri 3
Banjarbaru. Sedangkan karya tulis ini akan di rencanakan selama 4 bulan dari bulan
September sampai Desember 2013.

RENCANA DAN JADWAL KERJA


No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9

September
1 2 3 4
Studi Pendahuluan

Judul dan Outline

Proposal

Masalah

danTujuan
Persiapan Alat dan
Bahan
Pelaksanaan
Konsep atau
Reproduksi
Pengesahan
Konsultasi

Kegiatan

Oktober
2 3 4

November
1 2 3 4

Desember
1 2 3 4

c. Pola dasar
1. Pola Dasar Badan
POLA DASAR BADAN
Skala 1 : 4

Keterangan pola dasar badan bagian depan


`A-B = 1/6 Lingkar leher + 2,5 cm
B-C = Panjang muka
A-D = C-E 1/4 Lingka badan + 1 cm
A-F = 1/6 Lingkar lehe +1/2 cm
D-G = 1/3 Panjang bahu + 1
F-H = Panjang bahu + 3 cm
F-I = 1/2 Panjang bahu - 1 cm
I-J = 3 cm
J-H = 1/2 Panjang bahu + 1 cm
C-K = 1/10 Lingkar pinggang +1 cm

K-K' = 3 cm (kupnat)
K-L = Tinggi badan
L-M = L-N =2 cm
B-B' = Turun 5 cm
E-E' = Panjang sisi
C-R =1/4 Lingkar pinggang +1+3 cm (kupnat)
Keterangan pola dasar badan bagian belakang
A-B = Turun 2 cm
A-C =1/6 Lingkar leher + 1/2 cm
B-D = Panjang punggung
A-E = D-F =1/4 Lingkar badan -1 cm
E-G = 1/3 Panjang bahu
C-H = Panjang bahu
B-I = Turun 10 cm
I-J = 1/2 Lebar punggung
F-F'= Panjang sisi
D-K =1/10 Lingkar pinggang - 1cm
K-K'= 3 cm (kupnat)
L = Tengah tengah k dan k'
M =Sejajar titik L
M-M'= Turun 4 cm
D-O = 1/4 Lingkar pinggang 1+3 cm (kupnat)

RANCANGAN BAHAN
Skala 1:4

b. Ukuran
Ukuran yang digunakan
1). Ukuran badan:
Lingkar badan = 80 cm
Lingkar panggul = 90 cm
Lingkar leher = 36 cm
Lingkar pinggang = 67 cm
Panjang bahu = 11 cm
Tinggi dada = 16 cm
Lebar muka = 32 cm
Panjang punggung = 36 cm
Lebar punggung = 34 cm
Panjang muka = 29 cm
Panjang sisi = 14 cm
Tinggi panggul = 20 cm

2). Ukuran rok:


Lingkar pinggang = 70 cm
Lingkar panggul = 13 cm
Tinggi panggul = 80 cm
Panjang rok = 90 cm

BAB IV
KESIMPULAN DAN PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah dalam pembuatan busana pesta remaja dengan
sumber ide sweet of sasirangan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of sasirangan di desain dengan
bentuk gaun longdress menggunakan bahan khas kalimantan yaitu sasirangan,
dikombinasikan dengan bahan satin polos dengan warna ungu muda.
Pengaplikasian bahan sasirangan pada gaun ini terletak pada bagian dada dan
peplum pada rok.
2. Proses pembuatan busana pesta remaja dengan sumber ide sweet of sasirangan
melalui 2 tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap
persiapan meliputi pembuatan desain, pengambilan ukuran, pembuatan pola dasar
dan pecah pola, membuat rancangan bahan dan harga. Pada tahap pelaksanaan
meliputi peletakkan pola pada bahan, pemotongan bahan, pemberian tanda jahit,
penjahitan busana, fitting I, perbaikan, fitting II, penyelesaian dan menghias
busana.
B. Penutup
Demikian proposal ini dibuat untuk dijadikan sebagai acuan untuk

melaksanakan penelitian berjudul "Rancangan Busana Pesta Remaja dengan Sumber


Ide '' sweet of sasirangan ''.
Penulis mohon ma'af apabila ada salah kata, semoga proposal ini berguna untuk
adik-adik kelas selanjutnya dalam membuat proposal.
DAFTAR GAMBAR
GAMBAR 1.......................................................................................................................
GAMBAR 2......................................................................................................................
GAMBAR 3......................................................................................................................
GAMBAR 4......................................................................................................................
GAMBAR 5......................................................................................................................

Keterangan pola dasar rok bagian muka


A-B = Panjang rok
A-C = Tinggi panggul
A-A1 = 1/4 Lingkar pinggang + 4
A1-A2 = 1,5 cm
A-D = 1/10 Lingkar pinggang
D-D1 = 3 cm
C-C1 = 1/4 Lingkar panggul + 1
B-B1 = C-C1
B1-B2 = 3 cm
B2-B3 = 1,5 cm
Keterangan pola dasar rok bagian belakang
A-B = Panjang rok
A-C = Tinggi panggul
A-A2 = 1/4 Lingkar pinggang + 2 -1
A1-A2 = 1,5
A-D = 4 cm
D-D1 = 3 cm
C-C1 = 1/4 Lingkar panggul -1
B-B1 = C-C1
B1-B2 = 3cm
B2-B3 = 1,5

Anda mungkin juga menyukai