Anda di halaman 1dari 1

Woc Tuberculosis Paru

Mycrobacterium Tuberculosis,
Droplet

Hipertermi

Menetap Di udara

Efusi Pleura

inflamasi

Menempel di jalan napas


Iritasi pada pleura
Peradangan pada pleura

Iritasi pada bronkus

Menekan paru-paru

Merangsang pengeluaran
Mediator kimia (serotanin
histamin, prostaglandin,
bradikinin.

Produksi sputum

Sesak napas

MK: pola nafas


tidak efektif

Merangsang ujung
saraf-saraf bebas

Menetap di jar paru

Terhirup bronkus

Cairan dalam pleura

Ekspansi paru
menurun

Tumbuh & berkembang dalam


Sitoplasma dan Makropag

Batuk

Berubah
menjadi
tuberkel

Granuloma Limpangitis
lokal

Implus

Komplek
primer

Persepsi nyeri
Penyebaran
limfahematogen
Merangsang aktifitas
simpatis
Lesi pada organ
lain

Efek pada GI

Kulit, tulang,
genitourinaria

Pergerakan makanan
menjadi lambat

MK: nutrisi kurang dr


kebutuhan tubuh

Batuk terus
Kavitas2

Makanan tertahan di
lambung

anoreksia

lembek
perkejuan

Tidur terganggu

Perasaan mual muntah

Menghancurkan jar
sekitarnya
nekrosis

Pusat jaga aktif

Reflek regang di
lambung

Limpangitis
regional

Fokus Ghon

Kortek serebri

MK: gangguan
istirahat tidur

Peradangan
kelenjar getah
bening

Massa fibrosa

Thalamus

Merangsang RAS

Peradangan
saluran ge tah
bening

MK: Bersihkan jalan


napas tidak efektif

Ditransfer ke modula Spinalis


melalui Radik Dorsalis

MK: gangguan rasa


nyaman : nyeri

Merangsang
hipotalamus
sehingga suhu
tubuh meningkat

Terhirup

Pembuluh darah
pecah
hemaptoe
Respon psikologis

anemia
Hb menurun

MK: cemas
Suplay O2 kejar
menurun

kelelahan
MK: intoleransi aktifitas