Anda di halaman 1dari 14

FOREX MANAGEMENT

• Forex Management:
koordinasi pengelolaan asset dan
liabilities dalam berbagai valuta dalam
usaha mengoptimalkan yield dan
meminimalkan resiko.
Kebutuhan dana (likuiditas) dalam suatu
valuta misalnya dalam USD dapat
dipenuhi melalui dua cara yaitu:
1.Forex Market, dengan cara membeli
USD dengan menjual mata uang
lainnya
2.Money Market, dengan cara pinjam
(taken atau borrow) dari bank lain
sebesar USD yang dibutuhkan
Pelaksanaan transaksi foreign exchange:
1. Interbank Market: transaksi perdagangan
valas yang dilakukan melalui/antara bank ke
bank lainnya. Sebagian besar transaksi valas
dilakukan antar bank
2. Retail Market: transaksi yang dilakukan oleh
bank kepada customer atau sebaliknya.
Gunanya untuk memenuhi kebutuhan
customer dan dapat menambah keuntungan
dari selisih kurs jual beli.
Data-data yang dibutuhkan untuk
kebijakan forex management:
• Data makro:
– Perkembangan ekonomi regional dan
nasional
– Kebijakan bank sentral dari Main Currency
– Inflasi pada negara Main Currency
– Fluktuasi kurs Main Currency
– Fluktuasi kurs mata uang regional
• Data mikro:
– Analisis kecenderungan kurs
– Proyeksi cashflow setiap kurs
– Performance treasury: past performance
dan proyeksinya
Faktor-faktor yang mempengaruhi foreign
exchange rate/kurs:
1. Balance of Payment (BOP) atau Neraca
Pembayaran: jika BOP surplus akan
berakibat naik atau menguatnya nilai tukar
mata uang negara yang bersangkutan.
Surplusnya BOP akan meningkatkan demand
terhadap mata uang negara tersebut atau
bertambahnya devisa atau valas yang masuk
sehingga menambah supply di negara yang
neraca pembayarannya mengalami surplus.
2. Tingkat bunga: jika tingkat suku bunga
naik maka banyak investor akan
menginvestasikan dananya pada mata
uang tersebut, berarti permintaan
terhadap mata uang meningkat dan
pengaruhnya adalah kurs mata uang
negara tersebut menguat atau naik.
3. Government Policy : Bank Indonesia
melakukan intervensi untuk
menstabilkan nilai tukar mata uangnya.
4. Political Development : kondisi politik
di suatu negara akan mempengaruhi
nilai tukar mata uangnya. Kondisi
politik suatu negara yang stabil maka
nilai tukar mata uangnya akan stabil.
5. Spekulasi: kegiatan spekulasi dapat
mempengaruhi naik turunnya nilai
tukar
6. Unemployment: meningkatnya jumlah
pengangguran akan mengakibatkan
menurunnya nilai tukar mata uang
negara bersangkutan. Karena dengan
jumlah pengangguran yang meningkat
berarti mengurangi tingkat
produktivitas yang dapat
mengakibatkan turunnya surplus atau
menambah defisit Neraca
Pembayaran
7. Market Sentiment: sentimen pasar
dipengaruhi ekspektasi para pelaku
pasar terhadap kondisi atau kebijakan
yang ditempuh oleh pemerintah
setempat. Sentimen pasar
mencerminkan apakah kondisi atau
kebijakan yang ditempuh apakah
sesuai atau tidak dengan harapan
masyarakat secara umum, terutama
para pelaku pasar.
Quotation:
1.Direct Quotation
2.Indirect Quotation
3.Cross Rate
• Forex quotation:
Sistem penulisan yang menyatakan
harga atau nilai suatu valas yang
dinyatakan dalam valas lainnya

• Direct quotation: menyatakan nilai mata


uang suatu negara (domestic currency)
yang diperlukan atau diperoleh untuk
satu unit valas (foreign currency)
• Indirect quotation: menyatakan nilai
valas (foreign currency) yang diperlukan
atau diperoleh untuk satu unit domestic
currency