Anda di halaman 1dari 4

Cara mengatasi inflasi:

1. pemerintah berusaha menekan inflasi serendah-rendahnya karena


inflasi tidak dapat dihapuskan sama sekali.
2. Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar
dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam
mengendalikan harga.
3. Kebijakan moneter dengan cara bank sentral untuk
mempengaruhi jumlah uang yang beredar sehingga akan terjadi
perubahan jumlah uang yang beredar.
4. Memperkuat Politik diskonto (discount policy), yaitu politik bank
sentral untuk mempengaruhi peredaran uang dengan jalan
menaikan dan menurunkan tingkat bunga.
5. Kebijakan Pasar Terbuka (open market policy) yaitu dengan jalam
membeli atau menjual surat-surat berharga.
6. menentukan cash ratio yaitu angka perbandingan minimum antara
uang tunai yang dimiliki oleh bank umum dengan jumlah uang giral
(cek.giro dan sebagainya) yang dikeluarkan oleh bank yang
bersangkutan.
7. Menurunkan cadangan minimum sehingga jumlah uang yang
beredar cenderung naik dan sebaliknya jika cadangan minimum
dinaikan jumlah uang yang beredar cenderung turun.
Kebijakan fiskal
1. Pengaturan Pengeluaran Pemerintah
2. Menaikan Tarif Pajak
3. Mengadakan Pimjaman Pemerintah
Kebijakan Non-Moneter
a)

Menaikan Hasil Produksi

b)

Kebijakan upah adalah tindakan menstabilkan upah dan gaji dengan


cara gaji tidak sering dinaikan.

c)

Pengaman harga dan distribusi barang


. Menghitung Laju Inflasi
1. GNP Deflator
GNP Deflator adalah rasio GNP (Gross National Product) nominal
pada tahun tertentu terhadap GNP riil pada tahun tersebut.
2. Indeks Harga Konsumen (IHK) atau consumer price index (CPI)
3. Indeks Harga Produsen (IHP)
4. 4. Indeks biaya hidup atau cost-of-living index (COLI).
5. 5. Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari
komoditas-komoditas tertentu.
6. 6. Indeks harga barang-barang modal

Cara Mengatasi Deflasi


1. menurunkan tingkat suku bunga.
2. memberikan stimulus ekonomi berupa bantuan likuiditas ke sektor
bisnis.

3. Pemerintah juga dapat memotong pajak dan meningkatkan


belanjanya sendiri untuk menggairahkan perekonomian.
4. Dari sisi Bank Sentral, pemerintah juga dapat meningkatkan
peredaran uang di masyarakat dengan membeli surat hutang sektor
swasta dan menukarkannya dengan uang tunai.
5. Kebijakan Moneter
a)

Politik Diskonto

b)

Kebijakan Pasar Terbuka

c)

Politik Persediaan Kas (cash ratio policy)

d)

Perubahan Cadangan Minimum

2. Kebijakan Fiskal
a)

Pengaturan Pengeluaran Pemerintah

b)

Menurunkan Tarif Pajak

c)

Mengadakan Pimjaman Pemerintah

3. Kebijakan Non-Moneter

1.

b)

Kebijakan Upah

a)

Menurunkan Hasil Produksi

Memperluas kesempatan kerja


3.
Meningkatkan kualitas kerja dari tenaga kerja yang ada,
sehingga mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan keadaan.

Peningkatan mobilitas modal dan tenaga kerja

Segera memindahkan kelebihan tenaga kerja dari


tempat dan sektor yang kelebihan ke tempat dan sektor
ekonomi yang kekurangan
isi formasi kesempatan (lowongan) kerja yang kosong, dan


Mengadakan pelatihan tenaga kerja untuk meng

Segera mendirikan industri padat karya di wilayah


yang mengalami pengangguran.
mendirikan industri- industri baru, terutama yang bersifat padat
karya

Deregulasi dan debirokratisasi di berbagai bida


ng industri untuk merangsang timbulnya investasi baru
seperti home industry

Menggalakkan pengembangan sektor informal,

Menggalakkan program transmigrasi untuk menyerap


tenaga kerja di sektor agraris dan sektor formal lainnya.

Pembukaan proyek
Pemberian informasi cepat jika ada lowongan kerja
di sektor lain, dan

Melakukan pelatihan di bidang ketrampilan lain untuk


memanfaatkan waktu ketika menunggu musim tertentu.

Mengarahkan permintaan masyarakat terhadap

Meningkatkan daya beli masyarakat.


barang dan jasa, dan