Anda di halaman 1dari 11

PENENTUAN

HARGA
TRANSFER
OLEH
1. DEWI RINA S F1315032
2. FARADINA DYAH
F1315041

PERUSAHAAN
MULTINASIONAL
adalah perusahaan yang beroperasi melewati
lintas batas antarnegra, yang terikat
hubungan istimewa, baik karena penyertaan
modal saham, pengendalian manajemen atau
penggunaaan teknologi, dapat berupa anak
perusahaan, cabang perusahaan, agen, dan
sebagainya, dengan berbagai tujuan, antara
lain untuk memaksimalkan laba setelah pajak
(meminimalkan pajak)

HUBUNGAN ISTIMEWA
Hubungan istimewa terjadi antara induk
perusahaan dengan anak perusahaannya
atau dengan cabang-cabangnya atau
perwakilannya yang berada di dalam negeri
maupun di luar negeri

Hubungan istimewa sebagaiman dianggap,


apabila :
WP mempunyai penyertaan modal langsung/tidak langsung
paling rendah 25% pada WP lain, atau hubungan antara WP
dengan penyertaan paling rendah 25% pada WP atau lebih,
demikian pula hubungan antara dua WP/lebih yang disebut
berakhir.
WP menguasai WP lainnya, atau 2 atau lebih WP berada di
bawah penguasaan yang sama bai langsung/tidak langsung.
Terdapat hubungan keluarga baik sedarah maupun
semenda dalam garis keurunan lurus dan/atau ke samping
satu derajat

HARGA TRANSFER
PENGERTIAN BERSIFAT NETRAL :
harga transfer adalah penentuan harga atau imbalan sehubungan
dengan penyerahan barang, jasa, atau pengalihan teknologi
antarperusahaan yang mempunyai hubungan istimewa.
PENGERTIAN BERSIFAT PEYORATIF:
harga transfer adalah rekayasa manipulasi harga secara sistematis
dengan maksud menguragi laba artifisial, membuat seolah
perusahaan rugi, menghindari pajak atau bea disuatu negara.

Penentuan Harga Transfer


Matz dan Usry (Gunadi, 1994) :
Berdasarkan biaya
Berdasarkan harga pasar
Berdasarkan negosiasi
Berdasarkan arbitrase

HARGA TRANSFER GANDA


Harga transfer ganda ini dapat dimisalkan, divisi
penerima dapat mempertimbangkan penerapan
harga transfer berdasarkan biaya diferensial.
Sebaliknya, divisi yang melakukan transfer dapat
mempertimbangkan unsur laba dalam penentuan
harga transfer dan memungkinan pengukuran kinerja
divisi

PERLAKUAN HARGA TRANSFER DI


INDONESIA
Terhadap transaksi antara WP yang mempunyai
hubungan istimewa, UU perpajakan di Indonesia
menganut asa material (substance over form rule)
Harga transfer dapat mengakibatkan terjadinya
pengalihan penghasilan atau dasar pengenaan pajak
dan/atau biaya dari satu WP ke WP lainnya, yang dapat
direkayasa untuk menekan keseluruhan jumlah pajak
terutang atas WP yang mempunyai tujuan istimewa
baik nasional maupun multinasional.

ADVANCED PRICING AGREEMENT


(APA)
Advanced Pricing Agreement adalah persetujuan di antara
Internal Revenue Service (IRS) dan perusahaan dengan
menggunakan harga-harga transfer, untuk menetapkan harga
transfer yang disepakati.

MANFAAT APA
Memberikan kepastian kepada Wajib Pajak atas semua
perhitungan mengenai harga transaksi dengan menggunakan
metode yang disetujui.
Memberikan kepastian terhadap kegiatan Wajib Pajak termasuk
kepastian mengenai kewajiban pajak yang berkaitan dengan
harga transfer.
Mengurangi biaya dan waktu pada saat diaudit, karena selama
periode APA berlaku harga transaksi yang telah disepakati oleh
Wajib Pajak dan otoritas pajak.
Dapat mencegah praktik harga transfer yang tidak benar dan
semata-mata hanya untuk menghindari pajak.

MASALAH DALAM
PENYELENGGARAAN APA
Pengorbanan waktu dan biaya yang dikeluarkan
untuk penyelanggaraan APA.
Wajib Pajak harus mengungkapkan informasi yang
mungkin merupakan rahasia perusahaan kepada
otoritas pajak.