Anda di halaman 1dari 15

PRINSIP HEMODINAMIKA

I Putu Dedy Arjita

Deskripsi
KARDIORESPIRASI

Salah satu dari sistem di tubuh


berperan dalam proses homeostasis.

yang

Sistem kardiorespirasi : sistem kardiovaskuler


(jantung dan pembuluh darah) dan sistem
respirasi dimana keduanya bekerja sinergis
dalam mengatur hemodinamik tubuh.

HEMODINAMIKA

Hemodinamik adalah aliran darah dalam


sistem peredaran tubuh kita baik
melalui sirkulasi magna (sirkulasi besar)
maupun sirkulasi parva (sirkulasi dalam
paru-paru).

HEMODINAMIK
Prinsip penting yg menentukan arah aliran
darah adalah aliran cairan dr daerah
bertekanan tinggi ke daerah bertekanan
rendah.
Tekanan yg bertanggung jawab terhadap
aliran
darah
dalam
sirkulasi
normal
dibangkitkan oleh kontraksi otot ventrikel.
Saat otot berkontraksi darah terdorong dr
ventrikel ke aorta selama periode dimana
tekanan ventrikel kiri melebihi tekanan
aorta.
Apabila kedua tekanan menjadi seimbang,
maka katup aorta akan menutup dan

HEMODINAMIK
Darah yg telah memasuki aorta akan
menaikkan tekanan darah pembuluh darah
tsb.
Dampaknya adanya perbedaan tekanan yg
akan mendorong darah secara progresif ke
arteri, kapiler dan ke vena.
Darah kemudian kembali ke atrium kanan
karena tekanan dalam ruang ini lebih
rendah dari tekanan vena.
Perbedaan tenan jg berdampak terhadap
aliran darah dr arteri pulmonalis ke paru
dan kembali ke atrium kiri.

HEMODINAMIK
Perbedaan
tekanan
dalam
sirkulasi
pulmonal secara bermakna lebih rendah dr
tekanan sirkulasi sistemik sehingga aliran
di pembuluh darah pulmonal lebih rendah.

Deskripsi
PRINSIP :

Kecepatan aliran darah ke setiap


jaringan tubuh hampir selalu diatur
sesuai dengan kebutuhan jaringan.

Curah jantung terutama dikendalikan


oleh penjumlahan seluruh aliran darah
setempat.

Tekanan arteri dikendalikan secara


mandiri baik dengan pengaturan aliran
darah setempat atau pengaturan curah
jantung.

Deskripsi
KOMPONEN :

Aliran Darah

Tekanan Darah

Resistensi Tekanan Darah

ALIRAN DARAH

Jumlah darah yang melalui suatu titik tertentu di


dalam sirkulasi dalam suatu periode.
Aliran darah yang melalui pembuluh ditentukan 2
(dua) factor :

Perbedaan tekanan darah di antara kedua


ujung
pembuluh
(gradient
tekanan)
di
sepanjang pembuluh darah, yaitu daya yang
mendorong darah melalui pembuluh.

Tahanan bagi aliran


pembuluh (resistensi)

darah

yang

melalui
9

TEKANAN DARAH

Tekanan darah berarti daya yang dihasilkan oleh


darah terhadap setiap satuan luas dinding
pembuluh darah. Biasanya diukur dengan
manometer air raksa dengan satuan mmHg.

10

RESISTENSI ALIRAN DARAH

Resistensi adalah hambatan aliran terhadap


aliran darah melalui suatu pembuluh yang
ditimbulkan oleh gesekan antara cairan
yang mengalir dan dinding pembuluh yang
stasioner.

11

Lanjutan..

Viskositas (kekentalan) Darah


Timbul antara molekul suatu cairan yang
saling
bergesekan.
Semakin
besar
viskositas, maka semakin besar pula
resistensi darah. Viskositas ditentukan oleh
konsentrasi protein plasma dan jumlah sel
darah merah yang beredar.

Luas permukaan pembuluh


Karena
darah
menggesek
lapisan
pembuluh darah mengalir, semakin besar
luas permukaan yang berkontak dengan
darah, maka semakin besar pula resistensi
terhadap aliran darah.
12

Faktor Penentu Hemodinamik

Pre-load

Contractility

After-load

Lanjutan..
Menggambarkan tekanan saat pengisian
atrium kanan selama diastolic digambarkan
melalui Central Venous Pressure (CVP).
Sedangkan pre
load ventricle kiri
digambarkan melalui Pulmonary Arterial
Pressure (PAP).
Menggambarkan kekuatan otot
untuk memompakan darah ke
tubuh.

jantung
seluruh

Menggambarkan kekuatan/tekanan darah


yang
dipompakan
oleh
jantung,
dipengaruhi sistemik : sistemik vascular
resistance & sistemik pulmonary vascular

14

TERIMA KASIH

SELAMAT BELAJAR, SEMOGA SUKSES