Anda di halaman 1dari 2

Review Sketsa Robot 2.

0
Filbert Kurnia Liwang-1506738435-Fakultas Kedokteran
Review Sketsa Robot 2.0
Sketsa Robot 2.0 merupakan suatu pementasan dari Teater Sastra UI. Topik
yang diangkat dalam pementasan Sketsa Robot 2.0 ini merupakan sindiran terhadap
semakin mahalnya biaya pendidikan saat ini. Selain itu, hal itu ditekankan dalam
pentas tersebut melalui salah satu dialog dari panitia penerimaan mahasiswa baru di
Universitas Robot Indonesia yang mengatakan bahwa, Pendidikan tanpa uang
adalah omong kosong. Melalui perkataan itu, teater ini kembali menyindir bahwa
orang-orang yang tidak mampu tidak dapat mendapatkan pendidikan yang baik.
Pendidikan hanyalah sarana yang digunakan untuk mendistribusikan kekayaan
semata dan yang dapat ikut di dalamnya hanyalah orang-orang kaya yang mampu
untuk membayar pendidikan. Topik tersebut semakin nyata saat ini dengan adanya
isu kenaikan Uang Kuliah Tunggal di Universitas Indonesia yang menjadi kontroversi
di kalangan mahasiswa karena banyak yang tidak menyetujui kenaikan uang kuliah
tersebut.
Selain itu, di Sketsa Robot 2.0 ini, salah satu hal yang membuatnya menarik
adalah bahwa dunia yang dibayangkan dan digambarkan merupakan dunia dimana
robot sudah memiliki tempat yang sama di dunia. Robot digambarkan sebagai sosok
yang telah memiliki kepintaran yang sama dengan manusia. Robot pun dianggap
telah dapat menggantikan peran manusia dalam kehidupan. Robot-robot tersebut
merupakan bentuk sindiran terhadap dunia saat ini yang semakin merobotkan
manusia. Hal tersebut terbukti dari sistem pendidikan di Indonesia saat ini yang
bertujuan terhadap suatu hal utama yaitu untuk menyiapkan tenaga-tenaga kerja di
bidang-bidang tertentu untuk memenuhi kebutuhan pasar. Pendidikan pun semakin
lama semakin diusahakan untuk dipercepat. Dengan sistem akselerasi di sekolahsekolah, lalu dengan penyingkatan masa kuliah maka seseorang dituntut dapat
bekerja saat masih muda. Hal tersebut memiliki suatu kekurangan bagi saya karena
terkadang untuk beberapa profesi, seseorang tetap membutuhkan waktu belajar
yang lama untuk mendalami ilmu dan mengerti dengan baik. Kualitas sarjana pun
semakin lama semakin dipertanyakan karena hanya dihasilkan untuk memenuhi
kebutuhan industri.
Teater bergenre komedi satire ini mengajak kita untuk berpikir mengenai
betapa hebatnya, sekaligus menakutkannya, masa depan nanti. Konsep komedi

Review Sketsa Robot 2.0


Filbert Kurnia Liwang-1506738435-Fakultas Kedokteran
yang dibawakan sangat efektif karena selain menggelitik di perut, namun juga dapat
membuat pesan yang ingin disampaikan diterima. Penonton akan lebih fokus untuk
menonton jika sesuatu dibawa melalui komedi dan pesan-moral pun pasti tertangkap
oleh audiens. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa komedi sejak dulu kala selalu
menjadi senjata utama bagi sastrawan untuk mengungkapkan pikirannya mengenai
persoalan besar yang terjadi di masyarakat ke atas panggung.