Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
UPAYA MENGURANGI KESENJANGAN SOSIAL DAN EKONOMI
ANTAR DAERAH

Disusun oleh
KELOMPOK 07
LUTFI ATUR .R
FAJAR HIDAYAT
WAHYU IKHTIYAR
REZA SETIAWAN
TRIYANTORO HIDAYAT
HERU PURWANTO
SAIFUL HUZDA

D0A013041
D0A013042
D0A013043
D0A013044
D0A013045
D0A013046
D0A013047

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PETRNAKAN
PURWOKERTO
2013
DAFTAR ISI
Daftar isi
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.1
1

1.2 Perumusan Masalah..2


1.3 Tujuan...2
BAB 2 PEMBAHASAN
2.1 Pengertian3
2.2 Faktor penyebab kesenjangan sosial dan ekonomi..4
2.3 Dampak yang ditimbulkan dari kesenjangan sosial dan ekonomi...4
2.4 Upaya untuk mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi...4
BAB 3 KESIMPULAN
3.1 Kesimpulan......5
DAFTAR PUSTAKA

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1.

LATAR BELAKANG

Kesenjangan ekonomi antar wilayah merupakan fenomena global yang sering terjadi
di negara berkembang. Bahkan masalah kesenjangan ekonomi ini telah menjadi pembahasan
utama dalam penetapan kebijakan pembangunan ekonomi di negara berkembang sejak
puluhan tahun lalu. Perhatian ini timbul karena ada kecenderungan bahwa kebijakan

pembangunan

yang

dirancang

untuk

meningkatkan

pertumbuhan

ekonomi

justru

memperburuk kondisi kesenjangan ekonomi antar wilayah dalam suatu negara.


Kesenjangan ekonomi antar wilayah juga terjadi di Indonesia. Kesenjangan ini
berkaitan dengan strategi pembangunan Indonesia yang bertumpu pada aspek pertumbuhan
ekonomi sejak masa orde baru. Sasaran pembangunan diarahkan untuk pencapaian
pertumbuhan ekonomi tinggi, namun tidak memperhatikan pemerataan pembangunan
ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Walaupun aspek pemerataan sempat mendapatkan
perhatian ketika urutan prioritas trilogi pembangunan diubah dari pertumbuhan, pemerataan,
dan stabilitas pada Pelita II (1974-1979) menjadi pemerataaan, pertumbuhan, dan stabilitas
dari pada Pelita III (1979-1984), namun inti tumpuan pembangunan Indonesia tetap saja
pertumbuhan (growth bukan equity). Dalam praktiknya, pemerintah hanya menetapkan target
tingkat pertumbuhan yang hendak dicapai, namun tidak menetapkan target mengenai tingkat
kemerataan. (Dumairy, 1996).
Kesenjangan sosial merupakan sesuatu yang menjadi pekerjaan bagi pemerintah yang
butuh perhatian yang lebih. Kesenjangan sosial yang terjadi dalam masyarakat sangatlah
mencolok dan makin memprihatinkan yang perlu di bahas serta dicari penyebab-penyebab
terjadinya suatu kesenjangan sosial. Kesenjangan sosial yang muncul dalam masyarakat
perlunya sebuah keberanian dalam pengungkapanpannya. Sehingga kesenjangan sosial dan
ekonomi antar daerah menjadi topik yang menarik serta bagus untuk dipaparkan dalam
makalah ini.

1.2 PERUMUSAN MASALAH


Apa yang yang dimaksud kesenjangan sosial ekonomi?
Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan sosial ekonomi?
Bagaimana dampak yang ditimbulkan dari kesenjangan sosial ekonomi?
Bagaimana upaya mengatasi kesenjangan sosial ekonomi?
1.3 TUJUAN
1.
2.
3.
4.

Mampu mengetahui pengertian kesenjangan sosial dan ekonomi


Mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya kesenjangan sosial dan ekonomi
Mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kesenjangan sosial dan ekonomi
Mengetahui upaya-upaya untuk mengatasi kesenjangan sosial dan ekonomi
3

BAB 2
PEMBAHASAN
2.1 PENGERTIAN
Kesenjangan sosial adalah keadaan yang tidak seimbang yang ada di masyarakat yang
mengakibatkan perbedaan yang mencolok. Sedangkan kesenjangan ekonomi adalah sebuah
keadaan di mana terjadinya ketimpangan penghasilan antara masyarakat kelas atas dan kelas
bawah sangat tinggi. Kesenjangan ekonomi dan kesenjangan sosial adalah masalah besar
bagi negara Indonesia. Dari setiap periode pemerintahan belum bisa mengatasi akar masalah
dari kesenjangan ini. Akar permasalahan dari kesenjangan ini adalah tidak meratanya
pendapatan dari setiap warga negara Indonesia di setiap daerah, kemudian pembangunan
yang tidak merata di setiap wilayah Indonesia. Pendidikan masyarakat yang masih rendah,
dengan tingkat pendidikan yang rendah akan sangat sulit bagi negara Indonesia untuk
mengurangi permasalahan kesenjangan sosial maupun kesenjangan ekonomi.
4

Perbedaan status sosial dalam masyarakat, status sosial ini muncul karena adanya
stratifikasi dalam masyarakat, seperti halnya lulusan SMA dan lulusan sarjana tentu akan
memiliki status yang berbeda. Kemiskinan yang melanda negara sebagian warga negara
Indonesia, beberapa faktor yang mempengaruhi

lahirnya kemiskinan itu sendiri adalah

sebagai berikut ; fatalisme, rendahnya tingkat aspirasi, rendahnya kemauan mengejar sasaran,
kurang melihat kemajuan pribadi, perasaan ketidakmampuan, dan perasaan untuk selalu
gagal.
Pembangunan di Indonesia kebanyakan berpusat di pulau Jawa terutama Jawa Barat,
dengan alasan di Jawa sudah tersedianya infrastruktur, dengan harapan hasil-hasil
pembangunan tersebut dapat menetes ke daerah lain di Indonesia. Akan tetapi bukti sejarah
menunjukkan sejak pelita 1 (1969) ternyata efek tersebut tidaklah tepat. Perekonomian
Indonesia tahun 2010 tumbuh 6,1% yang melampaui target 5,8%. Nilai produk domestik
bruto naik dari 5.603,9 triliun pada 2009 menjadi 6.442,9 triliun rupiah, hal ini sangat jelas
bahwa orang yang sangat kaya memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia.

2.2 FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESENJANGAN SOSIAL EKONOMI ;

Menurunnya pendapatan per kapita


Ketidakmerataan pembangunan antar daerah
Rendahnya mobilitas sosial
Pencemaran lingkungan alam
Biaya pendidikan mahal
Tingginya pengangguran
Lahirnya ideologi kapitalis
Hilangnya asas gotong royong

2.3 DAMPAK KESENJANGAN SOSIAL DAN EKONOMI


Angka kriminalitas tinggi
Kemiskinan semakin menyebar
Putus sekolah
Kualitas kesehatan menurun
Tidak terjalinnya silaturahmi
2.4 UPAYA-UPAYA MENGURANGI KESENJANGAN SOSIAL DAN EKONOMI
Mengajarkan nilai-nilai pancasila
Menomorsatukan pendidikan
5

Menciptakan lapangan kerja dan meminimalis kemiskinan


Meminimalis KKN dan memberantas korupsi
Meningkatkan system keadilan di Indonesia serta melakukan pengawasan yang ketat

terhadap mafia hukum


Membuat pertumbuhan ekonomi bermanfaat bagi rakyat miskin

BAB 3
KESIMPULAN

3.1 KESIMPULAN
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa permasalahan kesenjangan sosial
dan ekonomi merupakan masalah besar bagi negara Indonesia dimana setiap periode
pemerintahan belum bisa mengatasi akar dari permasalahan ini. Dalam hal ini kami
memberikan pandangan tentang kinerja pemerintah yang masih harus terus ditingkatkan
lagi, dan benar-benar memperhatikan kondisi kesenjangan di lingkungan kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Agar setiap rakyat indonesia dapat memiliki
penghidupan yang layak dan bertanggung jawab. Sebagaimana dari fungsi negara itu
sendiri yang harus menyejahterakan masyarakat sesuai UUD yang telah mengaturnya.
Supaya keadilan, kesejahteraan bisa terwujud serta merata adalah tanggung jawab kita
bersama maka mulailah dengan diri kita sendiri dengan peduli dengan sesama.

DAFTAR PUSTAKA
wartawarga.gunadarma.ac.id/.../kesenjangan-sosial-yang-mengakar/ - Tembolok
http://resources.unpad.ac.id/unpad/content/uploads/publikasi_dosen/1a%20MAKALAH
%20AULIA-1.pdf
http://respository.ipb.ac.id